
perlahan Alaska membuka matanya, ia merasakan kehangatan yang berbeda, Alaska terkejut saat dirinya berada di pelukan ezio. Alaska kembali menutup matanya ia berpikir itu hanyalah mimpi namun saat membuka mata tetap saja yang di hadapannya saat ini adalah ezio.
"aaaaa......." teriak Alaska namun tidak terlalu keras. ezio kesal dengan suara Alaska yang membangunkannya, ezio belum mau membuka mata namun ia langsung memeluk erat tubuh Alaska.
"jangan berisik, kamu menganggu tidur ku!!" ucap ezio namun ia tak membuka matanya, Alaska menelan ludahnya dengan kasar. ini baru pertama kalinya ia mendengar suara ezio khas baru bangun tidur
Alaska tak berani bergerak lagi, tapi jujur saja sebenarnya ia tak betah dengan posisi seperti itu.
"tuan bisa lepaskan saya!!" ucap Alaska akhirnya buka suara
"tidak!!" ucap ezio
"ku mohon tuan!!" ucap Alaska lagi
"tidak!!" ucap ezio lagi
"ku mohon tuan, aku tak tahan dengan mau mulut tuan, tuan bernafas terlalu dekat!!" ucap Alaska sebenarnya tak tahan dengan bau mulut ezio.
ezio pun langsung semakin memeluk Alaska dengan erat, namun kini posisi kepala Alaska berada di dada ezio agar Alaska tak merasakan bau nafas ezio. seketika ezio tersenyum saat mengingat kejujuran Alaska barusan, ia ingin tertawa lepas namun ezio menahannya.
"tuan lepaskan saya saja ya!!" ucap Alaska juga tak betah di peluk dengan posisi seperti itu. ezio pun langsung melepaskan pelukannya memberikan Alaska untuk bernafas lega.
"kenapa apa ketek ku juga bau?" tanya ezio kini ia sudah menatap Alaska
"tidak, tuan tidak bau ketiak!!" ucap Alaska jujur
"kenapa kamu barusan jujur kalau mulut bau, tapi kenapa semalam kamu gak jujur!!" ucap ezio mulai berbicara serius
Alaska sedikit berpikir, ia mengingat kejadian semalam, ia akui semalam ia tak jujur kepada ezio.
"maaf tuan!!" ucap Alaska merasa bersalah
"aku tau kau bukan pacar lelaki itu, tapi kenapa kamu gak jujur Hem?" tanya ezio lembut. Alaska hanya diam saja tak berani menjawab pertanyaan ezio
"apa karena Andini?" tanya ezio
"kamu bekerja di rumah ku untuk pembantu dan baby sister untuk ceoli, jadi selama ini kenapa kamu mau di suruh oleh Andini?" ezio melanjutkan. Alaska tak tau mau menjawab apa, namun ia menebak pasti ezio sudah tau semuanya.
"maaf tuan!!" ucap Alaska lagi
"mulai sekarang, aku mohon berbicara lah dengan jujur, semalam aku mengusir mu karena kamu tak jujur terhadap ku. dan aku minta maaf atas sikap mu semalam yang berlebihan!!" ucap ezio menyesali perbuatannya semalam
__ADS_1
"tidak tuan, saya yang seharusnya minta maaf!!" ucap Alaska yang merasa bersalah
"saya yang salah!!" ucap ezio lagi
"tidak tuan, saya yang salah!!" ucap Alaska tak ingin menyalahkan ezio
"hadeuh kamu ini, apa kamu kebanyakan nonton sinetron Indosiar? sehingga percakapan kita ini tak mengetahui siapa kah yang sebenarnya salah?" ucap ezio, Alaska malah tertawa mendengar pertanyaan ezio
"ya sudah ayo kita pulang!!" ajak ezio bangun, Alaska pun ikut bangun, ia tak menyangka ezio mau tidur di jalanan malam itu. saat ingin pulang Alaska melihat masih banyak orang yang tidur di depan toko, karena memang waktu masih menunjukkan pukul 5 pagi.
"Ayuk naik!!" ajak ezio, Alaska pun naik di belakang motor ezio
sebelum ezio melakukan motornya, ia meraih tangan Alaska untuk memeluk perutnya, Alaska hanya nurut saja tak berani membantah.
jantung Alaska berdegup kencang, bahkan ia menelan ludahnya dengan dengan kasar, karena ia dapat merasakan bagaimana bentuk perut ezio.
tak lama kemudian mereka sampai di rumah, pak satpam membuka gerbang, pak satpam pun menyapa ezio dengan tersenyum. pak satpam senang karena akhirnya ezio berhasil membawa Alaska kembali.
saat masuk ke dalam rumah ezio memperhatikan kaki Alaska terluka Akibat semalam tak memakai sendal.
"Alaska cuci kaki mu, setelah itu ke sofa ya!!" ucap ezio. Alaska hany mengangguk saja.
"tidak usah tuan, aku bisa sendiri!!" ucap Alaska tak ingin merepotkan ezio
"sudah sini!!" ucap ezio langsung memindahkan kaki Alaska kepangkuannya
"jangan banyak gerak, atau kaki ini akan saya gigit!!" ancam ezio, akhirnya Alaska hanya bisa pasrah saja.
ezio mengobati kaki Alaska dengan telaten, entah kenapa perasaan itu muncul lagi di hati Alaska.
"mulai hari ini pakai kembali ponsel mu!!" ucap ezio yang masih fokus mengobati luka Alaska
"baik tuan!!" ucap Alaska
"kamu ini masih bocil, jadi pakailah ponsel itu agar aku mudah menghubungi mu, karena bocil seperti mu kalau sudah main lupa pulang!!" ucap ezio menasehati
"tuan saya bukan bocil lagi!!" ucap Alaska tak terima di bilang bocil
"umur mu berapa?" tanya ezio
"19 tahun tuan, kan sudah pernah ku katakan hari itu, bahkan aku sudah punya KTP!!" ucap Alaska
__ADS_1
"19 tahun itu masih bocil bagiku!!" ucap ezio
"bukan saya yang bocil tuan, tapi tuan lah yang sudah tua!!" ucap Alaska Asal asalan. ezio yang tadinya fokus mengobati luka Alaska kini ia malah menatap Alaska dengan tatapan yang tajam. Alaska terkejut dengan perubahan ekspresi ezio, ia pun mulai ketakutan.
"asal aja kamu ngomong!!" ucap ezio mencubit lembut hidung Alaska
"tapi benar sih, saya sudah berumur 28 tahun. berarti kita beda 9 tahun!!" ucap ezio sebenarnya tak marah
"berarti tuan cocok saya panggil om om!!" ucap Alaska terkekeh
"eits........ jangan terlalu keras nanti orang lain dengar!!" ucap ezio tak marah sama sekali.
"sudah!!" ucap ezio sudah mengobati luka Alaska
"terima kasih tuan!!" ucap Alaska
"iya, aku balik ke kamar dulu!!" ucap ezio pamit, Alaska pun hanya mengangguk.
Alaska masuk ke kamar ceoli, ia melihat ceoli yang masih tertidur pulas, Alaska tersenyum saat melihat ceoli tertidur, ia pun langsung berbaring di samping ceoli.
_____________
hari ini ezio bangun kesiangan, karena tadi ia memilih untuk tidur sebentar. ia juga sudah mengabari Fandi bahwa mereka berangkat ke kantor pukul 9 pagi.
"bik Alaska mana?" tanya ezio kepada bik Rumi
"alaska joging pagi sama tuan ceoli!!" ucap bik Rumi
"loh mereka kok gak ajak saya?" ucap ezio
"kan tuan harus ke kantor!!" ucap bik rumi
"hmmm...... baiklah bik, saya berangkat!!" ezio pamit. bik rumi pun mengangguk sambil tersenyum.
ezio tak tau jika Alaska akan joging pagi ini, kalau ia tau pasti ia memilih untuk ikut Alaska dan ceoli.
terima kasih udah mampir di novel author semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗
jangan lupa untuk like vote dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkkwkw 🥴
_happy reading_
__ADS_1