
mereka langsung mendekati pohon kelapa tersebut, pohon itu tidak terlalu tinggi namun harus di panjat agar bisa mendapatkan buahnya.
"om cepat naik!!" ucap ceoli yang tak sabaran meminum kelapa tersebut
"bentar, om lagi mikir ni gimana cara naiknya!!" ucap ezio, setelah berpikir beberapa menit ezio pun langsung mencoba untuk menaiki pohon kelapa tersebut.
"tuan hati hati!!" ucap Alaska
"tenang aja ini gak seberapa kok!!" ucap ezio sombong
"jangan sombong tuan, nanti jatuh loh!!" ucap Alaska sebenarnya takut jika ezio terjatuh.
baru setengah pohon kelapa ezio langsung melompat ke bawah karena tak kuat memeluk pohon kelapa tersebut, spontan ceoli dan Alaska langsung tertawa lepas
"kan tuan, saya bilang jangan ngomong sombong nanti jatuh!!" ucap Alaska membantu ezio untuk berdiri. saat melihat telapak tangan ezio yang terluka Alaska merasa kasian.
"sudah tuan gak usah manjat lagi!!" larang Alaska
"kenapa? kan kalian ingin buah kelapa!!" ucap ezio
"tangan tuan terluka, jangan manjat lagi!!" larang Alaska. ezio pun langsung melihat telapak tangannya yang terluka
"ini cuma luka kecil, aku akan berusaha lagi untuk mengambil buahnya ya!!" ucap ezio masih ingin memanjat pohon kelapa
"tidak usah tuan!!" ucap Alaska masih melarang
"udah gak papa kok!!" ucap ezio mencoba lagi
"om hati hati!!" ucap ceoli
"tenang saja!!" ucap ezio mulai memanjat lagi
pelan pelan ezio memanjat pohon kelapa akhirnya ia bisa sampai ke atas dan duduk di sana.
"yey om bisa manjat!!" ucap ezio sangat senang
"hore..... om hebat!!" puji ceoli. Alaska pun hanya tersenyum melihat ezio yang sangat girang di atas sana.
"kang hati hati awas jatuh!!" ucap lingling dari kejauhan
ezio mendengarnya namun ia abaikan saja karena tak penting baginya. setelah itu ezio langsung mengambil 3 buah kelapa untuk ceoli dan Alaska.
"jangan di bawah ya, om mau jatuhin buahnya!!" ucap ezio. Alaska dan ceoli pun langsung menjauh dari bawah pohon kelapa
setelah mengambil kelapa ezio berusaha untuk turun, namun ia mulai bingung bagaimana caranya untuk turun.
"hati hati tuan!!" ucap Alaska mengingatkan
"cara turunnya gimana ya?" tanya ezioo Kepada Alaska
__ADS_1
"turun pelan pelan om!!" ucap ceoli. ezio benar benar tak tau bagaimana caranya untuk turun
"ambil posisi seperti tadi tuan, trus turun pelan pelan, sampai di sini aku akan bantu tuan!!" ucap Alaska memberi saran
"sulit banget ini!!" ucap ezio yang benar benar tak tau cara turun
beberapa menit berlalu ezio masih belum bisa turun, Alaska dan ceoli sudah mengajari ezio cara turun namun ezio masih saja tidak yakin dengan semua cara yang mereka katakan.
"om ceoli haus, om tinggal di sini dulu ya!!" ucap ceoli benar benar kehausan
"betul tuh, tuan udah di ajarin tetap aja gak mau turun!!" ucap Alaska kesal dengan ezio. akhirnya mereka berdua kembali ke gubuk dengan membawa buah kelapa yang di ambil ezio tadi.
"eeeee kalian kok main tinggal!!" ucap ezio kesal di tinggal. Alaska pun tak mendengar lagi perkataan ezio ia langsung berjalan menuju gubuk.
sesampainya di gubuk Alaska langsung membelah kelapa tersebut dan mereka pun meminumnya.
"brensek juga tu dua bocah!!" ucap ezio kesal. karena tak ada pilihan lain ezio pun langsung melompat ke bawah
bruk..........
ezio melompat ke bawah sehingga suara tersebut mengalihkan perhatian orang yang ada di sana.
"tuan!!" teriak Alaska yang langsung berlari ke arah pohon kelapa tadi
"kang!!" lingling pun langsung berlari mendekati ezio
"aduh...... CEO hebat tapi manjat pohon kelapa yang rendah saja tidak bisa!!" ucap paman geleng geleng kepala
"kang gak papa kan!!' ucap lingling yang sudah berad tepat di samping ezio, namun Alaska sudah lebih dulu datang dari pada lingling
"sudah tau saya jatuh mana mungkin saya baik baik saja!!" ucap ezio judes
"ya sudah kang, biar saya obatin ya!!" ucap lingling lagi
"sudah tidak apa apa, ada pembantu saya di sini!!" ucap ezio
"sakit, bantu saya jalan ya!!" ucap ezio kepada Alaska. Alaska pun mengangguk tanda mengerti
Alaska memapah ezio sampai ke gubuk, lingling yang melihat itu pun tampak kesal dengan Alaska.
"wahh mereka pasangan yang serasi ya!!" ucap teman lingling tiba tiba berada di belakang lingling
"apa apa an sih kamu, kang ezio cuma cocok sama lingling!!" ucap lingling
"mimpi kamu Ling, lihat mereka sangat romantis, aku teh yakin pasti mereka ada hubungan khusus kalau gak mana mungkin kang ezio mau di Sentuh sama seorang baby sister!!" ucap teman lingling yang terus memanasi lingling
"apa apa an sih kamu!!" ucap lingling kesal, ia pun langsung meninggalkan teman nya di sana.
"sakit banget!!" ucap ezio sambil berjalan
__ADS_1
"kan sudah saya bilang, tuan jangan manjat, tuan sih gak mau dengarin kata saya!!" ucap Alaska memarahi ezio
"kan demi kamu, lagian juga kalian langsung ninggalin saya!!" ucap ezio
"ya karena tuan gak bisa turun, kami kan haus masak iya kami nungguin tuan turun lama banget!!" ucap Alaska yang masih setia memapah ezio
"makannya kalau saya ngomong dengarin tuan!!" lanjut Alaska
"iya bocah bawel!!" ucap ezio pun tak mau memperpanjang masalah lagi.
tak lama kemudian mereka sampau di gubuk, ceoli pun langsung memberikan kelapa kepada ezio agar ezio bisa minum.
"om sakit ya?" tanya ceoli
"tidak, ada kak Alaska jadi gak sakit" ucap ezio sambil melirik ke arah Alaska
"apa apa an sih tuan!" ucap Alaska mencubit perut ezio
"gimana rasanya ezio sakit kah?" tanya paman mendekati mereka
"tidak terlalu om!!" ucap ezio sambil tersenyum
"kalau gitu kalian pulang saja ya!!" ucap paman menyarankan
"baik om!!" ucap ezio. setelah paman meninggalkan mereka, ezio pun langsung berdiri dan mengajak ceoli dan Alaska pulang
"yuk kita pulang!!" ucap ezio
"loh kok bisa bangun sendiri!!" ucap Alaska
"sebenarnya sih gak terlalu sakit, hanya memancing biar kamu panik saja!!" ucap ezio sambil terkekeh
"iiiii tuan jahat!!" ucap Alaska kesal
"sudah ayuk kita pulang!!" ucap ezio yang langsung menggendong ceoli
"om gak sakit pinggang!!" ucap ceoli
"nanti om sakitnya bukan di sini!!" bisik ezio
"kenapa begitu?" tanya ceoli lagi
"sudah bocah gak boleh banyak tanya!!" ucap ezio. Alaska yang berjalan di belakang sedikit kesal karena ezio hanya pura pura sakit.
tapikan tadi kan suara jatuhnya kuat banget pasti sakit, apa dia pura pura gak sakit depan Paman?, batin alaska
terima kasih udah mampir di novel author semoga ceritanya menarik perhatian teman teman ya 🤗
jangan lupa untuk like vote dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkkwkw 🥴
__ADS_1
_happy reading_