
pria itu membawa ceoli masuk ke dalam rumahnya, ezio pun mengikutinya, Alaska hanya bisa mengikuti langkah ezio.
sekarang mereka duduk di sofa, pria paruh baya itu masih menangis sambil menciumi ceoli. tak lama kemudian akhirnya pria itu tak menangis lagi, ia pun melepaskan pelukannya, membiarkan ceoli untuk duduk di samping alaska.
"bagaimana kabar ibu mu?" tanya pria itu
"baik paman!!" ucap ezio sopan.
Tak lama kemudian datang seorang wanita cantik yang masih muda dengan membawa minuman untuk ezio, Alaska dan ceoli.
wanita itu tersenyum ke arah ezio, ezio pun langsung membalas senyumannya, entah kenapa Alaska tak suka dengan senyuman wanita itu.
"di minum mas, mbak!!"ucap wanita itu tersenyum setelah itu ia langsung kembali lagi ke dapur.
"itu tadi putri ku, dia lah harta ku satu satunya!!" ucap pria tersebut
"sudah besar dan cantik ya paman!!" puji ezio. Alaska kesal dengan pujian itu ingin sekali Alaska cubit perut ezio namun ia tak mungkin melakukan hal itu di sini.
lama berbincang di sana membuat Alaska dam ceoli mulai bosan, ezio pun menyadari hal itu.
"paman kami ingin pamit, kamu langsung ingin pergi ke vila!!" ucap ezio, pria paruh baya itu pun langsung memanggil putrinya untuk mengantarkan ezio ke vila milik ezio.
"kamu temani mereka ya, mereka ingin ke vila!!" ucap pria paruh baya itu
"baik ayah!!" ucap wanita itu
"mangga mas!!" ucap wanita itu sambil tersenyum, ezio pun tersenyum dan bangkit dari duduknya.
Alaska ingin duduk di depan saat itu, namun wanita itu langsung Luan membuka pintu.
"kamu teh baby sister ceoli kan, kamu di belakang aja ya!!" ucap wanita itu, Alaska kesal ia pun langsung duduk di bangku belakang bersama ceoli.
selama perjalanan ezio heran dengan raut wajah Alaska yang berubah.
"mas namanya siapa?" tanya wanita itu kepada ezio
"ezio, kalau kamu?" tanya ezio
"saya lingling mas"ucap lingling sambil tersenyum
"umur mu berapa?" tanya ezio basa basi
"sudah 24 tahun mas, kalau kata ayah sudah bisa untuk menikah!!" ucap lingling tersenyum lagi
__ADS_1
"kalau mas berapa?" tanya lingling
"28 tahun!!" ucap ezio singkat
"wah...... gak terlalu jauh dari lingling!!" ucap wanita itu lagi
Alaska merasa hawa di dalam mobil itu semakin panas, ia semakin tidak betah berada dalam mobil itu, percakapan mereka berdua membuat Alaska ingin mengamuk
"mas sudah menikah ya?" tanya lingling
"mau menikah dia sama Andini!!" ucap Alaska tiba tiba, mendengar hal itu ezio langsung paham apa yang di rasakan Alaska saat ini
"betul mas? mau menikah?" tanya lingling
"kemungkinan besar tidak jadi, jodohnya tidak cocok!!" ucap ezio sedikit terkekeh
"oh.... bagus lah mas, lebih baik kita memilih orang yang tepat walaupun pun agak lama datangnya!!" ucap lingling
Alaska pun langsung mengejek lingling dari arah belakang, Alaska memanyum manyum kan bibirnya untuk mengejek lingling. ezio yang melihat itu dari kaca langsung terkekeh.
tak lama kemudian mereka sudah sampai di vila yang berada di puncak, mereka langsung keluar dari mobil, Alaska sangat takjub dengan pemandangan yang ada di sana.
"wah..... kak cantik banget!!" puji ceoli
"ceoli mau ya Poto Poto di sini!!" ucap Alaska ingin mengambil gambar ceoli
"mau kak!!" ucap ceoli pun antusias. mereka pun langsung berfoto Foto
"di sini ada sawah kan?" tanya ezio kepada lingling
"ada mas!!" ucap lingling
"tolong nanti kamu temani kami untuk keliling di desa ini ya!!" ucap ezio
"baik mas!!" ucap lingling Sangat antusias
ezio pun langsung mengajak mereka untuk masuk ke dalam vila tersebut, vila tersebut tidak terlalu besar hanya ada dua kamar, satu dapur, ruang tamu, kamar mandi dan teras yang sangat cantik.
"Alaska bawa barang dari mobil kemari ya, kita tinggal di sini!!" ucap ezio. Alaska pun langsung mengangguk dan mengambil barang mereka
"kalau makan nanti saya anterin ya mas!!" ucap lingling
"baik terima kasih, maaf merepotkan!!" ucap ezio
__ADS_1
lama berbincang di sana akhirnya ezio ingin mengantar lingling pulang ke rumahnya.
"Alaska bentar ya, saya harus mengantar lingling dulu!!" ucap ezio. Alaska hanya mengangguk tanpa melihat ke arah ezio. ezio pun langsung berangkat mengantar lingling
kini hari sudah mulai gelap namun ezio belum pulang juga, Alaska mencoba menghubungi ezio namun ezio tak mengangkat teleponnya.
"kak om kemana? ceoli lapar!!" ucap ceoli yang mulai lapar
"kakak gak tau nih, kakak juga lapar. oh ya tadi kakak ada bawa mie instan sama sosis kita masak itu aja yuk!!" ucap Alaska. ceoli pun langsung mengangguk setuju. mereka masak bersama di dapur sambil bernyanyi.
"wah....kak ceoli kenyang, masakan kakak enak!!" ucap ceoli senang
setelah makan mereka langsung ke kamar, namun sampai pukul 10 malam ezio belum pulang juga, Alaska mulai takut dan panik, bahkan kini ceoli sudah tertidur, Alaska pun menyelimuti ceoli dengan selimut yang ada di sana.
Alaska keluar dari vila itu menunggu ezio pulang, ia masih tetap saja menghubungi ezio namun belum ada respon dari ezio.
"tuan kemana sih!!" ucap Alaska mulai takut, Alaska takut jika ezio kenapa napa, Alaska juga takut jika ada orang jahat yang akan menganggu Alaska dan ceoli.
"apa dia pacaran dulu sama lingling?" ucap Alaska so uzon.
Alaska duduk di bangku teras sambil menunggu ezio, namun makin lama dinginnya makin terasa, tapi Alaska masih tak mau masuk ke dalam vila sebelum ezio pulang.
Alaska benar benar kedinginan, Alaska melihat ke arah pedesaan yang ada di sana, sangat indah sekali, lampu warga yang hidup semua sangat indah di pandang dari atas bukit.
"indah sekali!!" puji Alaska.
tak terasa kini Alaska sudah tertidur di teras vila, ezio yang baru sampai pun terkejut mendapati alaska yang tertidur di luar.
"Alaska!!" panggil ezio, namun Alaska tak bangun juga
"Alaska!!" panggil ezio lagi sambil menggoyangkan tubuh ezio. spontan Alaska pun langsung bangun dan melihat siapa yang membangunkannya
"tuan kemana saja!!" ucap Alaska dengan suara tinggi
"maaf , tadi saya beli makanan ke kota, trus pas pulang ban mobilnya kempes, jadi agak lama, maaf ya!!" ucap ezio mengakui kesalahannya
"aku menghubungi tuan, tapi tuan gak angkat telepon, apa gunanya ponsel tuan!!" ucap Alaska masih kesal
"maaf, ponsel ku berada dalam tas, tasnya tinggal di sini!!" ucap ezio lagi. Alaska yang kesal pun langsung masuk ke dalam vila.
terima kasih udah mampir di novel author semoga ceritanya menarik perhatian teman teman ya 🤗
jangan lupa untuk like vote dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkkwkw 🥴
__ADS_1
_happy reading_o