Menjadi Pembantu Tuan Muda

Menjadi Pembantu Tuan Muda
tidak mau mengalah


__ADS_3

suasana dingin membuat Alaska malas untuk bangun pagi, ia malah nyaman di dalam dekapan ezio. ezio pun masih tidur terlelap.


"kak Alaska!!" panggil ceoli, mendengar suara ceoli memanggilnya Alaska pun langsung terbangun sehingga membuat ezio ikut terbangun


"ada apa?" tanya ezio sedikit terkejut


"ceoli nyari in aku tuan!!" ucap Alaska panik


"ya sudah kamu tidur saja dulu, biar aku yang urus ceoli!!" ucap ezio langsung keluar dari kamar.


"ceoli!!" panggil ezio yang langsung menggendong ceoli


""om kak Alaska mana?" tanya ceoli


"lagi di kamar mandi!!" ucap ezio membawa ceoli keluar menikmati pemandangan di pagi hari


"om kenapa di sini dingin banget!!" ucap ceoli merasa cuaca di sana berbeda dengan yang di rumah


"karena di sini memang dingin, banyak pegunungan yang membuat cuaca dingin!!" ucap ezio. Alaska yang melihat ezio membawa ceoli keluar, ia pun langsung bergegas keluar dari kamar ezio dan langsung membersihkan diri saat itu.


setelah cuci muka dan sebagainya, Alaska pun keluar untuk ikut nimbrung bersama ceoli dan ezio.


"kak Alaska!!" panggil ceoli saat melihat Alaska berjalan mendekati mereka


"sudah bangun?!!" ucap Alaska


"sudah kak, tapi dingin banget kalau cuci muka!!" ucap ceoli belum menyentuh air pagi itu


"sebentar lagi matahari juga muncul jadi tidak dingin lagi kok!!" ucap ezio juga merasakan dinginnya di sana.


mereka bertiga duduk di taman sambil menikmati pemandangan pagi hari, Alaska sangat suka moments tersebut, begitu juga ezio yang menginginkan selalu berada di momen ini.


dari kejauhan mereka melihat ada sebuah motor yang mendekat ke arah mereka. awalnya Alaska tak kenal siapa yang membawa motor itu, tapi semakin dekat semakin jelas bahwa yang membawa motor itu adalah lingling dan temannya. Alaska sedikit kesal dengan kedatangan lingling dan temannya.


"waduh, tampan pisan!!" puji teman lingling. lingling pun langsung tersenyum saat temannya memuji ezio.


"punten kang, ini lingling membawa sarapan pagi buat akang!!" ucap lingling tersenyum ramah


"wah ini sangat merepotkan!!" ucap ezio tak menyangka lingling akan mengantarkan makanan ke vila


"gak apa kang, ini di makan ya!!" ucap lingling sambil senyum, dengan terpaksa ezio pun langsung mengambil makanan yang di bawa lingling


"atur nuhun lingling!!" ucap ezio


Alaska yang melihat itu tampak kesal, ia pun langsung masuk ke dalam vila, ezio menyadari perubahan mimik wajah Alaska.


"ya sudah kang, kami balik dulu!!" pamit lingling

__ADS_1


"ooooo ya sudah, sekali lagi terima kasih ya!!" ucap ezio. lingling pun tersenyum dan langsung meninggalkan vila.


"kak Alaska kenapa?" tanya ezio kepada ceoli


"ha.....ha.. kak Alaska marah ha....ha... om harus tanggung jawab!!" ucap ceoli tau bahwa Alaska marah.


ezio langsung masuk ke dalam vila dan melihat Alaska yang tengah sibuk di dapur.


"kamu ngapain?" tanya ezio


"maaf tuan, saya juga bisa masak, seharusnya tuan bilang pada lingling bahwa saya bisa masak tak perlu repot-repot jauh jauh datang kemari membawakan makanan!!" ucap Alaska yang fokus menyiapkan bahan untuk memasak


seketika ezio langsung paham dengan kecemburuan Alaska, ia pun tak mau membuat Alaska merasa tersaingi.


"ya sudah, nyonya Alaska, bisakah nyonya memasak nasi goreng pagi ini?" ucap ezio sambil tersenyum


"tuan mau nasi goreng?" tanya Alaska sambil menatap ezio


"iya, aku ingin nasi goreng!!" ucap ezio sambil tersenyum


"baiklah, akan saya masak kan!!" ucap Alaska senang. dengan senang hati Alaska pun langsung memasak nasi goreng.


ezio pun memilih untuk cuci muka bersama ceoli, kalau mandi sepertinya mereka tidak ingin mandi pagi ini karena sangat dingin.


tak lama kemudian Alaska sudah selesai memasak nasi goreng, mereka makan di taman yang memang sudah tersedia kursi dan meja. mereka makan sambil menikmati pemandangan.


Alaska pun langsung membagikan nasi goreng tersebut ke piring ezio dan ceoli, mereka baca doa bersama setelah itu langsung memakan nasi goreng tersebut.


satu suapan mendarat di mulut ezio, rasa yang sangat pas di mulutnya.


"enak!!" puji ezio


"benarkah tuan?" tanya Alaska tak percaya


"iya enak, ini sangat enak!!" ucap ezio langsung makan dengan lahap


"iya kak, enak banget!!" ucap ceoli sambil mengacungkan kedua jempolnya


mereka pun makan dengan lahap pagi itu, ezio sudah sekali nambah begitu juga dengan ceoli, di sisa sisa makanan terakhir mereka ingin nambah lagi.


"kak mau nambah lagi!!" minta ceoli


"no...no..no... ini jatah punya om!!" ucap ezio langsung mengambil semua nasi goreng yang tinggal sedikit


"om ceoli masih lapar!!" ucap ceoli


"tadi kamu sudah makan dua piring, pokonya ini jatah om!!' ucap ezio tak mau mengalah

__ADS_1


"tuan bagi sedikit untuk ceoli!!" ucap Alaska kepada ezio


"No...... ini jatah ku, siapa suruh masak sedikit!!" ucap ezio malah menyalahkan Alaska


"maaf tuan, tadi saya tidak tau kalau tuan dan ceoli suka nasi goreng, tapi tolong lah bagi ceoli sedikit!!" minta Alaska


"tidak, tadi kan ada makanan yang di bawa lingling, itu aja kasih ke ceoli!!" ucap ezio yang masih lahap memakan masakan Alaska.


dengan terpaksa Alaska mengambil kembali makanan yang di bawa lingling tadi karena ceoli masih lapar katanya.


"ceoli makan ini aja ya!!" tawar Alaska


"itu apa kak? apa itu nasi goreng juga?" tanya ceoli


"bentar ya kakak buka dulu!!" ucap Alaska, dan benar saja lingling juga memasak nasi goreng dan beberapa sayur mayur


"iya nasi goreng juga!!" ucap Alaska langsung menaruh nasi goreng ke dalam piring ceoli.


satu suapan mendarat di mulut ceoli, namun rasanya sangat berbeda, ceoli merasa masakan itu tidak enak.


"gak enak kak!!" ucap ceoli tak suka masakan lingling


"masak sih?" ucap Alaska tak percaya, ia pun langsung menyicipi nasi goreng tersebut.


"lumayan enak kok!!" ucap Alaska


"gak enak kak, enak masakan kakak!!" ucap ceoli kesal


"coba aku rasa!!" ucap ezio yang langsung menyicipi masakan lingling


"tidak enak!!" ucapnya setelah menyicipi makanan tersebut.


"kak Alaska nanti harus masak yang banyak!!" ucap ceoli


"iya nanti kakak masak yang banyak ya!!" ucap Alaska sambil tersenyum


"dan ingat untuk ku 4 porsi, masak yang banyak!!" ucap ezio juga


"iya tuan!!" ucap Alaska senang masakannya di sukai oleh orang yang ia sayangi untuk saat ini.


setelah makan, Alaska langsung membersihkan meja dan piring yang kotor.


terima kasih udah mampir di novel author semoga ceritanya menarik perhatian teman teman ya 🤗


jangan lupa untuk like vote dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkkwkw 🥴


_happy reading_

__ADS_1


__ADS_2