Menjadi Pembantu Tuan Muda

Menjadi Pembantu Tuan Muda
tak ingin menikahinya


__ADS_3

ternyata jarak dari rumah ezio ke rumah Alaska sangat jauh, Alaska tak menyangka akan jalan sejauh itu.


"aduh........ badan gue masih sakit eeee malah jalan sejauh ini!!" ucap Alaska merebahkan tubuhnya ke atas kasurnya.


ia memandangi langit langit kamarnya yang beberapa hari kebelakang tak di huni oleh dirinya.


"jadi ceoli itu anak orang kaya? dan pria yang bertubuh kekar itu adalah anak buah nya? wah......hebat banget ya ceoli punya orang tua kaya raya. bahkan ayahnya Sangat tampan!!" gumam Alaska sambil memandangi langit langit kamarnya.


"eh kok tampan sih, kok gue malah bilang dia tampan kab dia jahat!!" ucap Alaska salah cakap.


perlahan Alaska mulai menutup matanya berharap alam mimpi akan segera ia kunjungi.


__________________


malam itu ezio sedang makan malam sendirian, tak ada yang menemani hanya kesunyian yang selalu bersamanya.


"om, kak Alaska kok gak ada di kamar?" tanya ceoli mendekati omnya yang sedang makan.


dari kemarin ceoli selalu mengecek kamar di mana ada Alaska di sana, ceoli selalu memastikan bahwa Alaska di sana walau merek belum sempat berjumpa.


"sudah pulang!!" ucap ezio masih fokus dengan makan


"om.......kenapa Kaka Alaska pulang, ceoli mau main sama siapa?" ucap ceoli mulai merengek


"kak Alaska hanya pulang sebentar saja, jangan nangis ya. om akan temani kamu kok!!" ucap ezio masih tetap fokus makan


"janji ya kak Alaska cuma pulang bentar!!" ucap ceoli


"iya!" ucapnya


________________


"bagaimana kemarin berjumpa dengan ezio?" tanya papa Andini ketika mereka sedang makan bersama


"dia tak mau menikahi ku pah!!" ucap Andini mulai sedih


"kenapa begitu?" tanya papa Andini sedikit kaget


"tidak tau pah, dia bilang tak cinta sama Andini!!" ucap Andini sedih


"dasar kamu ezio, berani beraninya kamu tidak mau menikahi putri ku, tenang saja papa akan temui mamanya besok!!" ucap papa Andini kesal terhadap ezio. Andini tersenyum tipis kali ini dia pasti akan mendapatkan seorang ezio.


di kalangan pertemanan Andini, ezio adalah seorang pangeran. banyak sekali putri dari pengusaha yang ingin menjodohkan putri mereka dengan ezio, namun ezio selalu tak punya waktu untuk hal itu. bahkan Andini sekarang mengaku bahwa dirinya adalah tunangan dari ezio, setelah berita itu tersebar luas banyak wanita lain yang memilih mundur namun masih banyak juga yang akan menunggu ending dari kisah cinta ezio dan Andini.

__ADS_1


Andini tidak akan menyerah untuk mendapatkan ezio, dia akan selalu berusaha untuk ezio.


________________


"bagaimana hubungan kedua anak kita?" tanya papa Andini kepada seorang wanita paruh baya yang kini duduk di hadapannya


"kita atur waktu untuk mereka menikah!!" ucap riri.n ( mama ezio )


"tapi aku mendengar kabar bahwa ezio tak ingin menikahi putri ku, apa itu benar?" tanya papa Andini


"aku rasa itu tidak benar, tapi akan ku pastikan lagi jika ezio akan menikahi Andini secepatnya!!" ucap Ririn


"baguslah kalau begitu, aku tak mau acara ini di tunda tunda lagi!!" ucap papa Andini yang sudah muak melihat ezio yang selalu menunda pernikahannya dengan Andini


"akan ku pastikan kali ini tidak akan di undur!!" ucap Ririn meyakinkan papa Andini.


siang itu Ririn langsung berangkat ke kantor ezio untuk menemui putranya itu, ia cukup terkejut saat tadi ayah Andini mengatakan bahwa ezio tak ingin menikahi Andini.


tok...... tok.......tok.....


"masuk!!" ucap ezio yang sedang fokus pada laptopnya. Ririn langsung masuk ke dalam ruangan, ia melihat putranya yang tengah fokus dengan laptop


"loh mama!!" ucap ezio saat tau siapa yang datang saat itu, ia pun langsung menghentikan aktivitasnya dan langsung duduk di sofa bersama sang mama.


"Mama mau ngomong sering sama kamu!!" ucap Ririn dengan tatapan yang serius


"oooooo silahkan!!" ucap ezio mulai serius


"Mama mau kamu nikahi Andini secepatnya!!" ucap Ririn serius. ezio sedikit kaget, namun dari 1 kalimat tadi ia sudah tau bagaimana ujung dari pembicaraannya dengan Riri. saat ini.


"mah.........!!" ucap ezio sambil mengeluarkan nafas kasarnya


"kenapa? kamu tak ingin menikahi nya?" tanya Ririn memastikan


"mah.......aku tak mencintainya, sudah ku coba untuk mencintainya namun tetap saja tidak ada sedikit pun perasaan ku padanya!!" ucap ezio jujur


"jadi kamu menyukai siapa?" tanya Ririn penasaran


"untuk beberapa tahun ini tak ada satu wanita pun yang membuat ku jatuh cinta ma!!" ucap ezio menatap kosong ke arah luar jendela


"benarkah? apakah anak mama tidak normal?" Ririn sedikit takut dengan tebakannya


"mah........ putra mu ini masih normal, cuma memang tak ada satu wanita pun yang membuat ku tertarik!!" ucap ezio

__ADS_1


"maka dari itu kamu harus menikah dengan Andini, kalian akan satu rumah, mama yakin dia akan membuat mu tertarik!!" ucap ririn menyarankan


"maaf mah, aku tidak bisa!!" ucap ezio pasrah


"tapi itu permintaan papa mu ezio!!" ucap ririn mulai kesal


"jodoh itu bukan di tangan papa atau pun mama, jodoh itu di tangan Tuhan ma, kalau memang Tuhan belum menggerakkan hati ezio berarti belum waktunya ezio mencintai wanita mah!!" ucap ezio tidak akan mau menikahi Andini.


Ririn terdiam, memang yang di katakan ezio benar adanya, ia juga tidak mungkin memaksakan putranya itu untuk menikahi Andini.


"kok mama diam?" tanya ezio heran melihat mamanya hanya diam


"yang kamu katakan memang benar nak, tapi papa mu sudah sepakat dengan papa Andini akan menikahkan kalian berdua!!" ucap Ririn


"Mama tenang saja, biar ezio yang mengurus itu semua!!" ucap ezio menenangkan mamanya


"iya sih, tapi mama pengen kamu cepat nikah biar mama cepat dapat cucu lagi!!" ucap Ririn memberikan kode


"tenang ma, ezio akan berusaha akan hal itu!!" ucap ezio


"bagus, mama tunggu kabar baik dari kamu!!" ucap Ririn akan merestui ezio menikah dengan wanita pilihan ezio


"iya mah!!" ucap ezio tersenyum.


______________


hari ini Alaska berjualan seperti hari biasanya, namun ia masih merasakan sakit di badannya, sakit itu tidak akan membuat semangat Alaska patah.


Alaska yang ada di taman sedang di amati oleh anak buah ezio, ezio menyuruh beberapa anak buahnya untuk menjaga Alaska. anak buah ezio sangat heran karena baru kali ini mereka mendapatkan perintah untuk mengawasi seorang wanita, mereka curiga bahwa tuannya pasti sedang jatuh cinta pada wanita yang bernama Alaska.


"eh tumben ya, tuan nyuruh kita ngawasin cewek!!" ucap salah satu dari mereka


"iya tuh, liat aja pas cewek itu babak belur di buat sama yang lain, tuan Langsung marah!!" ucapnya lagi


"mungkin tuan lagi jatuh cinta!!" tebaknya


"mungkin sih!!" ucap salah satu dari mereka. anak buah ezio yang telah memukul Alaska kini tengah di hukum oleh ezio bahkan gaji mereka di turunkan.


terima kasih udah mampir di novel author semoga ceritanya menarik perhatian teman teman ya 🤗


jangan lupa untuk like vote dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkkwkw 🥴


happy reading

__ADS_1


__ADS_2