
malam yang indah kini sudah berganti dengan subuh, matahari mulai menampakkan diri, embun tipis di pepohonan pun mulai rontok perlahan. kini Alaska mengantar ceoli untuk ke sekolah, hari ini Alaska juga membuatkan bekal untuk ceoli makan di sekolah.
"da....... kak!!" ucap ceoli ingin memasuki kelas
"Babay......... belajar yang rajin!!" ucap Alaska sambil melambaikan tangannya. ceoli pun mengangkat kedua jempolnya sambil tersenyum. setelah itu Alaska langsung kembali ke rumah.
sesampainya di rumah Alaska di kejutkan oleh seorang wanita paruh baya yang sebelumnya ia belum pernah lihat di rumah itu.
"sudah pulang?" sambut wanita itu dengan hangat
"sudah buk!!" ucap Alaska canggung.
"oh ya, kenalin saya mamanya ezio, pasti kamu belum pernah lihat kan!!" ucap Ririn memperkenalkan diri. spontan Alaska langsung menyalami Ririn karena tau itu adalah mamanya ezio.
"maaf buk, tadi gak tau!!" ucap Alaska grogi
"gak papa kok, Ayuk duduk!!" ucap Ririn, kini mereka dengan duduk berdua di sofa
"kamu kan yang bernama Alaska?" tanya Ririn memulai pembicaraan
"iya buk!!" ucap Alaska sambil tersenyum
"terima kasih ya nak sudah mau bekerja di sini menemani ceoli!!" ucap Ririn tersenyum
"iya buk, malah saya yang berterima kasih sudah di izinkan tinggal di sini bahkan dengan fasilitas yang sangat mewah!!" ucap Alaska jujur
"oh ya maaf sebelumnya, ibu mau tanya apakah kamu merantau ke sini, orang tua mu di mana?" tanya Ririn ingin tau asal usul Alaska
"saya tidak merantau buk, saya seorang anak yatim piatu, yang tinggal sendiri di dunia ini. bahkan beberapa hari yang lalu saya di usir oleh ibu kontrakan karena sudah lama tak di bayar. dan kemudian tuan ezio membawa kesini. mangkanya saya sangat bersyukur dan berterima kasih buk!!" ucap Alaska menceritakan siapa dirinya.
Ririn sangat tersentuh dengan kehidupan Alaska, sepatutnya ia tetap bersyukur karena masih memiliki ezio dan ceoli. sedangkan Alaska tak memiliki siapa siapa dan hanya diri sendirinya lah yang bisa menyemangatinya.
"anak yang malang, anggap saja saya ini ibu mu ya!!" ucap Ririn langsung memeluk Alaska dengan hangat. Alaska tak menyangka mamanya ezio sebaik ini bahkan ia benar benar sangat bersyukur bisa hadir di keluarga ini.
"terima kasih buk!!" ucap Alaska membalas pelukan Ririn.
"oh ya, sebentar lagi ezio pulang, bagaimana kalau kita masak dulu!!" ajak mama ezio
"boleh buk!!" ucap Alaska dengan senang hati.
mereka langsung memasak saat itu, ternyata mama ezio sangat hobi memasak, begitu juga dengan Alaska yang mempunyai hobi memasak.
"ezio sangat suka sekali dengan rendang!!" ucap Ririn saat mereka sedang memasak
__ADS_1
"wah.....memang rendang banyak orang yang menyukai buk!!" ucap Alaska juga suka rendang
"Alaska suka juga?" tanya Ririn
"suka banget buk!!" ucap Alaska
"oh ya, kita buat sup buah lagi ya, ceoli sangat suka sup buah!!" ucap Ririn
"baik buk!!" ucapnya.
setelah siap memasak Alaska kembali menjemput ceoli ke sekolah, entah kenapa Alaska sangat bahagia hari ini.
__________________
"Oma sup buah ada?" tanya ceoli saat duduk di meja makan
"ada dong, sabar ya sayang!!" ucap Ririn, Ririn dan Alaska sedang menyiapkan makanan di meja sambil menunggu kepulangan ezio.
setelah itu mereka menunggu kepulangan ezio sambil bercerita. ceoli bercerita tentang game hari ini di sekolah, sesekali mereka tertawa karena ceoli bercerita dengan serius.
tin.....tin.....tin....
suara klakson mobil ceoli di luar, dengan cepat ceoli langsung menyambut ezio begitu juga dengan Ririn dan Alaska
"om......" teriak ceoli menghampiri ezio. dengan cepat ezio langsung menggendong ceoli
entah kenapa kini hati ezio benar benar tersentuh, ia merasa kepulangannya di tunggu oleh mama dan istrinya walau pun Alaska bukan lah istrinya.
"iya ma...!" ucap ezio langsung mencium tangan sang mama
kemudian mereka langsung masuk dan makan bersama di meja makan, tak lupa Fandi juga ikut makan siang di rumah ezio.
entah kenapa makan kali ini ezio merasa sesuatu yang sangat menghangatkan jiwanya.
"ceoli sudah bisa makan sendiri kan?" ucap ezio di sela sela makannya
"sudah om!!" ucap ezio sambil mengunyah makanannya
"ya udah makan sendiri dong, Kaka Alaska kan juga mau makan, kasian dari tadi Kaka Alaska cuma suapian ceoli makan!!" ucap ezio. seketika alaska langsung melihat ke arah ezio, entah kenapa kini hati Alaska sedang berbunga bunga.
"gak mau om, ceoli mau di suapin kak Alaska!!" ucap ceoli tak mau makan sendiri
"iya gak papa kok, lagian saya belum lapar!!"ucap Alaska kembali menyuapi ceoli. pada akhirnya ezio hanya bisa diam saja.
__ADS_1
waduh tuan manis banget ngomongnya, batin Fandi
"Alaska ambil semua barang di dalam mobil!!" perintah ezio saat mereka sudah selesai makan. tanpa ba bi bu Alaska pun langsung berjalan menuju mobil untuk mengambil semua barang milik ezio.
"wah......ceoli pasti senang, semau isinya mainan!!" ucap Alaska tersenyum. ia punya langsung masuk kembali ke dalam rumah
"ini tuan!!" ucap Alaska
"baik, ceoli lihat ini ada banyak mainan!!" ucap ezio
"hole.....dapat mainan lagi!!" ucap ceoli sangat senang, tanpa sengaja terlukis senyuman di bibir Alaska saat melihat ceoli kegirangan.
dan senyuman itu pun di sadari oleh ezio, namun ezio hanya diam saja ia hanya senyum di hatinya.
Alaska membantu ceoli membawa mainan tersebut ke dalam kamar, ceoli benar benar sangat gembira hari ini.
"setelah ini ceoli tidur siang ya!!" ucap Alaska
"ceoli mau tidur sama robot ini kak!!" ucap ceoli menunjukkan robotnya
"iya boleh!!" ucap alaska. setelah ceoli tertidur Alaska kembali ke kamarnya. sedangkan Ririn juga sedang tidur siang di kamar tamu. Alaska juga berniat untuk tidur siang ini.
tok .......tok......tok....
tiba tiba pintu kamar Alaska di ketuk, Alaska pun langsung membuka pintu tersebut.
"ada apa tuan?" tanya Alaska saat tau pintu kamarnya di ketuk oleh ezio
"ini untuk mu!!" ucap ezio memberikan paper bag untuk Alaska
"apa ini tuan?" tanya Alaska penasaran
"buka saja sendiri, saya permisi dulu!!" ucap ezio langsung turun
"terima kasih tuan!!" ucap Alaska sambil membungkuk. ezio hanya mengangguk dan masih bisa di lihat oleh Alaska.
"tuan saya pulang dulu!!" ucap Fandi saat melihat ezio turun dari lantai 2
"baik hati hati, terima kasih!!" ucap ezio
"baik tuan!!" ucap Fandi langsung pulang saat itu.
terima kasih udah mampir di novel author semoga ceritanya menarik perhatian teman teman ya 🤗
__ADS_1
jangan lupa untuk like vote dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkkwkw 🥴
_happy reading_