Menjadi Pembantu Tuan Muda

Menjadi Pembantu Tuan Muda
Liburan


__ADS_3

"masih panik?" tanya ezio dengan mengangkat salah satu alisnya. Fandi pun langsung menggeleng, ia mengatur nafasnya terlebih dahulu


"bagaimana bisa semua berkas berada di mobil tuan?" tanya Fandi penasaran


"aku sudah tau tadi malam bahwa kantor ini akan di bakar!!" ucap ezio


"dari mana tuan tau?" tanya Fandi semakin penasaran


"semalam anak buah ku memberitahu ku, ini semua ulah ayah Andini, dia tak terima karena kelakuan anak nya yang tak ku bela, padahal itu bukan lah salah ku jadi mana mungkin aku membelanya!!" ucap ezio menjelaskan. Fandi mendengarkan penjelasan ezio kini ia mulai mengerti dengan apa yang terjadi


"tenang saja, polisi sudah menemukan orang yang membakar kantor, kemungkinan besar mereka adalah suruhan ayah Andini, saya harus memenjarakan ayah Andini!!" ucap ezio kesal dengan ayah Andini tak beda jauh sifatnya dengan Andini. ezio pun kini baru tau ternyata bukan Andini saja yang menginginkan harta ezio ayah Andini juga sangat ingin memiliki semua harta peninggalan Abraham yaitu ayah ezio.


kali ini ezio tidak tinggal diam, ia akan memenjarakan ayah Andini segera, ia tidak suka selalu di ganggu hanya karena sebuah perjodohan alm ayah ezio.


"kantor harus segera di liburkan!!" ucap ezio lagi


"baik tuan!!" ucap Fandi


"apa gaji kami akan turun tuan?" tanya Fandi tiba tiba


"Fandi....... ini hanya kebakaran gedung, untuk memperbaiki itu semua tidak membuat ku jatuh miskin, harta ku tidak akan habis sampai 7 keturunan. jadi mana mungkin gaji kalian ku potong!!" ucap ezio tak pernah berpikir akan mengurangi gaji karyawannya. Fandi hanya mengangguk dan tersenyum saja.


sore ini ezio pulang sendirian, Fandi sedang mengurus semua berkas berkas yang sudah di selamatkan tadi. ezio pulang menggunakan taksi.


"om........" suara anak kecil terdengar dari perkarangan rumah, ezio Langsung mendekat ia melihat ada Alaska dan juga ceoli di sana.


ceoli berlari ke arah ezio, ezio pun langsung menggendong keponakannya itu


"om tidak apa apa?" tanya ceoli, ezio pun menggeleng sambil tersenyum


"om tidak bohong?" tanya ceoli lagi


"om tidak apa apa sayang!!" ucap ezio sambil tersenyum, ia menggendong ceoli sampai ke dalam rumah, ezio pun langsung duduk di sofa, Alaska hanya mengikuti langkah ezio


"duduk sini!!" ucap ezio kepada Alaska, Alaska hanya menuruti ezio


"tuan baik baik saja?" tanya Alaska buka suara

__ADS_1


"aku baik baik saja? kenapa kalian bertanya seolah olah aku sedang sakit?" ucap ezio merasa aneh


"saya dengar kantor tuan kebakaran, makannya dari itu kami bertanya apakah tuan baik baik saja!!" ucap Alaska polos


"dengar ya yang terbakar itu kantor bukan aku, jadi aku baik baik saja!!" ucap ezio sambil menatap Alaska


"tapi pasti tuan bersedih saat ini kan!!" ucap Alaska ingin sekali menghibur ezio


"sedih? apa yang ku sedihkan?" ezio bertanya


"tuan pasti rugi atas kebakaran itu!!" ucap Alaska lagi, mendengar itu pun ezio langsung tertawa pemikiran Alaska sama seperti Fandi tadi.


"dengar ya kebakaran itu tidak seberapa, untuk memperbaiki kantor itu tidak akan menghabiskan harta ku. bahkan harta ku tidak akan habis sampai 7 keturunan!!" ucap ezio menjelaskan


what? 7 keturunan, kaya banget ni tuan jarjit, batin Alaska


"ya sudah, kalian harus siap siap malam ini ya, besok pagi kita berangkat!!" ucap ezio memberitahukan


"kita jadi liburan om?" tanya ceoli yang sedari tadi hanya diam


"jadi dong, kan om dah janji mau ajak kalian liburan!!" ucap ezio menepati janjinya


"ya sudah om mandi dulu ya, ceoli sama kak Alaska ya!!" ucap ezio, ceoli pun langsung mengangguk.


"kak Ayuk Peking baju!!" ajak ceoli


"Ayuk!!" ucap alaska


__________________


"bagaimana bisa kantornya terbakar?" ucap Erli bertanya tanya. padahal sudah lama ia tak menganggu ezio bahkan tidak menghiraukan ezio satu bulan ini.


pertama Erli kaget dengan hubungan ezio dan Andini yang semakin erat, namun kini hubungan mereka kembali kandas akibat Andini selingkuh, bahkan ezio juga merasa kecewa, ezio membagikan kekecewaannya lewat akun Instagramnya. dan kini Erli mendengar kabar lagi bahwa kantor milik ezio terbakar.


"apa kalian tau penyebab kebakaran itu?" tanya Erli kepada anak buahnya


"tidak tuan!!" ucap mereka, memang sebulan kebelakang ini Erli tak menyuruh anak buahnya untuk memantau ezio, karena bagi Erli kini memantau gerak gerik ezio adalah hal yang tidak menguntungkan baginya. malah Erli kini lebih fokus pada perusahaannya sendiri.

__ADS_1


"yang jelas bukan kalian kan yang bertindak!!" ucap Erli takut jika semua ini ulah anak buahnya


"bukan tuan!!" ucap mereka jujur


"bagus lah!!" ucapnya


_____________


pagi di hari libur membuat kemacetan bertambah di ibu kota, banyak kendaraan yang melintas untuk mengunjungi tempat tempat wisata. begitu yang di lakukan ezio mereka kini berada di tengah tengah kemacetan, ezio berencana membawa Alaska dan ceoli ke tempat yang sangat segar yang jelas jauh dari kata macet dan polusi.


3 jam berlalu kini mereka hampir sampai di sebuah perkampungan, ezio mengendarai mobil sendirian, di sampingnya ada Alaska dan ceoli yang menemani, mereka berlibur hanya bertiga saja, sedangkan bik Rumi berlibur bersama keluarganya yang lain.


"om dari tadi kok banyak hutan hutan!!" ucap ceoli


"sekarang kita mainnya ke hutan, biar ceoli banyak tau tentang pedesaan!!" ucap ezio. ceoli pun hanya mengangguk saja.


tak lama kemudian mereka sampai di perkampungan, rumah yang sangat sederhana, Alaska tak tau itu rumah siapa.


ezio keluar dari mobil, Alaska dan ceoli pun mengikuti ezio, ezio mengambil oleh oleh yang ia bawa tadi.


"ceoli tau ini rumah siapa?" bisik Alaska ke ceoli, ceoli pun langsung menggeleng. ceoli juga baru kali ini ke tempat itu.


"paman!!" sapa ezio saat seorang pria paruh baya keluar dari dalam rumah tersebut, ezio pun mencium punggung tangan si pria itu, Alaska pun mengikuti apa yang di lakukan ezio.


"ini siapa?" tanya pria itu saat melihat ke arah Alaska


"saya baby sister ceoli paman!!" ucap Alaska langsung menjawab


"oh........ dan ini ceoli?" tanya pria itu sambil melihat ke arah ceoli


"iya paman!!" ucap ezio. pria paruh baya itu pun Langsung menangis saat tau ceoli berada di pelukan Alaska, pria itu pun Langsung menggendong ceoli sambil menangis. Alaska tak tau kenapa pria itu menangis.


"kamu sudah besar nak.......!!" ucap pria itu sambil menangis.


terima kasih udah mampir di novel author semoga ceritanya menarik perhatian teman teman ya 🤗


jangan lupa untuk like vote dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkkwkw 🥴

__ADS_1


_happy reading_


__ADS_2