Menjadi Pembantu Tuan Muda

Menjadi Pembantu Tuan Muda
Ngeselin


__ADS_3

saat sampai di sekolah ceoli, Alaska sangat takjub karena pasti sekolah itu bukan sekolah main main.


"kak Ayuk antelin ceoli!!" ucap ceoli, Alaska tak menjawab, ia melihat penampilannya yang sangat lusuh sekali mana mungkin ia masuk ke dalam dengan pakaian seperti itu.


"ayo kak!!" ucap ceoli lagi


"kalau minsal di anterin sama pak sopir aja bisa?" ucap Alaska ragu ragu


"Yah...........!!" ucap ceoli sedih. melihat ceoli sedih akhirnya Alaska memaksakan diri untuk mengantar ceoli masuk ke dalam.


di sana sangat banyak orang tua murid mengantarkan anaknya untuk sekolah, saat mereka masuk semua mata tertuju pada Alaska membuat Alaska tak nyaman.


"kak antar sampe situ aja ya!!" ucap ceoli menunjukkan ke arah bangku taman. Alaska hanya mengangguk sambil menunduk, ia benar benar tak nyaman di lihatin oleh banyak orang.


"tumben ya yang nganter ceoli wanita lusuh kek gitu!!" ucap seorang wanita tapi masih di dengar oleh Alaska, ia hanya diam saja tak menghiraukan apa yang mereka katakan.


"loh .....Alaska di antar sama siapa?" tanya buk guru penasaran, pasalnya orang di sana kaget saat ceoli di antar oleh seorang wanita asing, biasanya ceoli di antar oleh ezio atau pun mamanya. bahkan banyak orang orang di sana menunggu ezio datang, karena banyak guru guru yang masih gadis dan tertarik pada ezio.


"dia kak Alaska buk!!" ucap ceoli dengan senang hati memperkenalkan Alaska, Alaska hanya tersenyum kikuk.


"oh..... pembantu baru ya?" tebak buk guru


"enggak buk, dia kakak ceoli!!" ucap ceoli lagi


"betul buk, saya pembantu baru!!" ucap Alaska mengakui tebakan buk guru tersebut.


"ya sudah, kakak pamit dulu ya!!" ucap Alaska tak ingin berlama lama di sana


"iya kak, Babay!!" ucap ceoli tersenyum. Alaska pun Langsung cepat cepat pergi dari sana karena benar benar merasa tak nyaman.


________________


"aku ingin makan buah, tolong belikan sebentar!!" ucap ezio kepada Fandi


"baik tuan!!" ucap Fandi langsung bergegas membeli apa yang di inginkan oleh tuannya


baru saja ezio menyelesaikan meeting pagi ini, kini ia sedang beristirahat di ruangannya.


tok......tok......tok


"masuk!!" ucap ezio tanpa melihat siapa yang datang, karena ia menebak pasti Fandi yang datang


"apakah ada yang tinggal?" tanya ezio merasa itu Fandi dan saat melihat ke pintu ternyata bukan Fandi


"apa yang tinggal?" tanya seorang wanita

__ADS_1


"kenapa kamu ada di sini?" tanya ezio dengan suara sedikit tinggi


"kan ini kantor pacar saya jadi tak ada masalah kan aku ke sini!!" ucap Andini Langsung duduk manis di sofa ruangan ezio


"ingat aku bukan pacar mu!!" ucap ezio kesal


"loh kok gitu? bahkan semua media tau bahwa kita pacaran kan!!" ucap Andini


"itu kamu yang umumkan bukan saya!!" ucap ezio


"tetap saja kamu adalah pacar ku!!" ucap Andini dengan kePDan tingkat tinggi


"pergi dari sini, jangan membuat hari ku jadi berantakan!!" ezio mengusir Andini


"loh tidak bisa gitu!!" ucap Andini tak mau di usir


"aku sedang banyak kerjaan, tolong jangan ganggu saya. pergi dari sini atau saya panggilkan satpam untuk menyeret mu keluar!!" ucap ezio dengan suara tinggi. mendengar ezio marah Andini Sangat Merinding, ternyata setampan ezio kalau marah serem juga


"untuk hari ini aku akan pulang, aku tidak akan menganggu kesibukan mu dulu baby!!" ucap Andini tersenyum dan keluar dari ruangan.


ezio sangat jijik saat mendengar Andini memanggilnya dengan sebutan baby, ezio memijat mijat kepalanya, entah kenapa ia pusing saat melihat Andini tadi.


klek........... pintu ruangan ezio terbuka lagi


"apa lagi? kan aku sudah mengusir mu tadi, pergi jangan ganggu aku!!" bentak ezio


"sory.........!!" ucap ezio menghempaskan nafas kasarnya


"tuan kenapa?" tanya Fandi penasaran


"tadi ada Andini, bagaimana dia bisa ke sini?" ucap ezio masih kesal


"waduh....... saya yakin tuan, pasti dia mengaku pacar tuan mangkanya bisa masuk ke sini!!" ucap Fandi menebak


"hmmmm......... setelah ini pastikan tidak ada yang sembarangan masuk walaupun itu hal penting!!" ucap ezio


"baik tuan!!" ucapnya.


_______________________


matahari yang tadinya menapakkan diri kini sudah mulai turun memberikan kesempatan pada bulan untuk muncul, namun saat detik detik matahari terbenam di situlah terdapat suasana yang sangat menangkan jiwa bahkan kita juga dapat menikmati keindahan sunset di sore hari.


tampak jelas dari jendela kamar Alaska matahari yang mulai tenggelam, Alaska tersenyum ke arah matahari seakan akan tak ingin keindahan itu cepat berlalu.


"kakak kok senyum?" tanya ceoli penasaran

__ADS_1


"lihat mataharinya mulai tenggelam, dan suasananya sangat indah!!" ucap Alaska. ceoli pun melihat ke arah matahari, namun bagi ceoli biasa saja karena ia masih kecil jadi tak tau bagaimana keindahan matahari tenggelam.


tok ......tok......tok....


tiba tiba pintu kamar Alaska ada yang ketok, Alaska pun langsung membuka pintu tersebut.


"mana ceoli?" tanya ezio tanpa melihat ke arah Alaska


"itu!!" ucapnya


"om.......!!" panggil ceoli langsung berlari ke arah ezio


"iya sayang!!" ucap ezio langsung menggendong ceoli


"Alaska ambilkan semua barang yang ada di mobil, saya ada membelikan mainan untuk ceoli!!" ucap ezio masih tak menatap Alaska


"baik tuan!!" ucap Alaska langsung turun untuk mengambil mainan ceoli


padahal kan dia baru turun dari mobil, kok gak sekalian aja dia bawa. benar benar nyusahin banget ni tuan jarjit, ucap alaska kesal


sesampainya di mobil, Alaska sangat terkejut karena banyak sekali barang di sana.


"what? kok banyak banget, kok gak dia aja sih yang bawa!!" ucap Alaska tambah kesal melihat barang sebanyak itu


akhirnya dengan terpaksa Alaska membawa barang tersebut ke lantai dua, karena kamar Alaska dan kamar ezio berdekatan. Alaska naik turun tangga sebanyak empat kali karena barang yang di bawa ezio sangat banyak.


aduh sumpah, ni orang ngeselin banget, batin Alaska benar benar kesal.


"tuan, ini barangnya sudah saya bawakan!!" ucap Alaska menumpukan semua barang di depan kamar ezio.


ezio pun langsung membuka pintu dan sangat banyak sekali barang barang yang di bawa Alaska.


"kamu lelah?" tanya ezio dengan mengangkat salah satu alisnya


lelah lah masak enggak, tolot bet ni orang, batin Alaska menjawab


"tidak tuan, saya tidak lelah sama sekali!!" ucap Alaska menunjukkan senyumannya


"baguslah!!" ucap ezio langsung mencari paper bag yang berisikan mainan ceoli, setelah dapat ia langsung mengambilnya.


"karena kamu tidak lelah, bawa semua paper bag ini ke kamar mu, dan jangan lupa buka semua dan susun dengan rapi!!" ucap ezio langsung masuk ke dalam kamar dan tak menghiraukan ekspresi Alaska.


"ngeselin!!" ucap Alaska ingin teriak.


terima kasih udah mampir di novel author semoga ceritanya menarik perhatian teman teman ya 🤗

__ADS_1


jangan lupa untuk like vote dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkkwkw 🥴


_happy reading_


__ADS_2