Menjadi Pembantu Tuan Muda

Menjadi Pembantu Tuan Muda
tersebar


__ADS_3

selama di perjalanan ezio hanya fokus dengan ponselnya, Fandi pun tetap fokus menyetir mobil.


"tuan tumben tadi pagi tidak ada Andini?" tanya Fandi mulai basa basi


"kenapa emang?" tanya ezio yang masih fokus pada ponselnya


"ya kan biasanya dia selalu mengantar tuan sampai ke mobil!!" ucap Fandi


"dia tidak tidur di rumah malam ini!!" ucap ezio masih juga fokus pada ponselnya


"loh kok tumben?" ucap Fandi merasa curiga


"untuk apa kamu bahas dia? tak penting sama sekali!!" ucap ezio males pagi pagi membahas tentang Andini


"maaf tuan, saya hanya sekedar bertanya!!" ucap Fandi yang tak mau lagi melanjutkan pembahasannya, ezio pun hanya mengangguk.


tak lama kemudian mereka telah sampai di kantor, ezio berjalan menuju ruangannya yang di ikuti oleh Fandi.


"kalau ada anak buah saya datang hari ini ke kantor suruh mereka masuk ke dalam ruangan ku!!" ucap ezio saat mau memasuki ruangan


"tumben tuan mereka kemari!!" ucap Fandi heran


"mereka akan memberitahukan informasi penting!!" ucap ezio yang kini mereka sudah berada di dalam ruangan ezio


"informasi apa tuan?" ucap Fandi yang semakin bingung dan penasaran


"tentang Andini!!" ucap ezio


"hah? saya tidak paham tuan!!" ucap Fandi yang benar benar bingung


"ya sudah kalau bingung jangan banyak tanya nanti juga kamu tau!!" ucap ezio. akhirnya Fandi pun hanya mengangguk.


tepat pukul 10 pagi anak buah ezio datang ke kantor, mereka di suruh masuk ke dalam ruangan ezio, kini di sana ada dua anak buah ezio dan ada fandi


"bagaimana tugas kalian?" tanya ezio kepada kedua anak buahnya


"kami sudah menemukan semua buktinya tuan!!" ucap salah satu dari mereka


"bagus!!" ezio tersenyum

__ADS_1


"nanti pukul 3 sore kalian sebar bukti yang ada pada kalian!!" ucap ezio sangat senang


"baik tuan!!" ucap salah satu dari mereka


"dan kamu Fandi buat kata kata yang sedih di sosial media ku jangan lupa posting Poto saya juga!!" ucap ezio kepada Fandi


"hah?" tanya Fandi semakin bingung


"hadeuh kamu ini, gini kamu tunggu informasi nanti dari mereka, setelah kamu mengetahui informasi tersebut kamu bagikan keterkejutan kamu dengan sebuah kata kata lewat Poto saya!!" ucap ezio menjelaskan kepada Fandi. Fandi hanya mengangguk walau sebenarnya ia masih kurang paham.


inilah yang di nanti nanti ezio ending apa yang akan terjadi kepada Andini, ia benar benar muak dengan wanita itu bahkan kini ia juga muak dengan keluarga Andini teruma anak Andini yang ternyata sangat tertarik juga dengan harta ezio.


________________


Alaska kini sudah memainkan ponselnya kembali banyak sekali panggilan tak terjawab dari ezio dan juga dari nomor tak ia kenal.


"siapa ya nomor ini?" ucap Alaska bertanya tanya, ia sedang mengingat kepada siapa ia pernah memberikan ponselnya, dan pada saat itu Alaska ingat ia memberikan nomor ponselnya pada laki laki ia ia tak kenal sebelumnya


"Anton yah namanya?" ucap Alaska ingat tapi sedikit ragu. bahkan laki laki itu memberinya pesan namun Alaska tak meresponnya sama sekali.


hari ini Alaska menemani ceoli bermain bola, ceoli sangat bersemangat main di luar hari ini, di bawah trik matahari yang panas tak menyurutkan semangat ceoli bermain bola bahkan Alaska pun sangat bersemangat walaupun cuaca sedang panas.


lama bermain akhirnya mereka kelelahan, mereka duduk di bangku taman bahkan wajah ceoli kini sudah merah bagaikan memakai blas on.


"capek bik!!" ucap ceoli


"nih bibi buatin minuman segar!!" ucap bibi membawakan minuman untuk Alaska dan ceoli


"wah.....makasi ya bik!!" ucap Alaska yang kehausan


"makasih bik!!" ucap ceoli pun senang


"iya sama sama!!" ucap bik Rumi ikut senang


mereka minum bertiga di sana dan bercanda tawa siang itu.


_______________


sedari tadi Fandi bolak balik mengecek ponselnya untuk melihat informasi apa yang akan di beberkan anak buah ezio, beberapa jam menunggu Fandi benar benar sangat penasaran.

__ADS_1


tepat pukul 3 sore, tiba tiba suara notif berbunyi di ponsel Fandi, dengan cepat ia Langsung mengecek ponselnya. ia membuka informasi yang baru masuk, Fandi Langsung membacanya.


"hah?" ucap Fandi terkejut dengan berita tersebut, karena masih penasaran Fandi pun membuka video yang sudah tersebar di beberapa media sosial.


Fandi tampak terkejut saat melihat video me*******um yang di perankan oleh Andini. kini Fandi baru padam apa yang di katakan ezio tadi pagi.


"apa ini benaran?" ucap Fandi bertanya tanya. kini media sosial langsung di hebohkan dengan video me*****um Andini dengan seorang lelaki yang di Yakini selingkuhannya. orang orang tau bahwa Andini adalah pacar ezio namun kini video itu sudah tersebar luas dan nama Andini kini tercemar.


fandi tak tau apa yang terjadi kepada ezio, ia juga tak tau kenapa ezio membeberkan informasi tersebut.


Fandi pun langsung memposting Poto ezio dengan kata kata yang sangat kecewa terhadap Andini, ia memposting Poto tersebut di akun media sosial milik ezio.


____________


beberapa kali Andini menghubungi ezio tapi tak di angkat sama sekali, ia benar benar kesal saat ini, bahkan kini ia masih berada di apartemen pacarnya.


"bagaimana ini?" ucap Andini kesal


"aku tidak tau, siapa yang merekamnya!!" ucap pria itu juga bingung


"ini apartemen mu, seharusnya kamu tau!!" ucap Andini sangat marah. Andini yang kesal langsung mengambil tasnya dan ingin pergi dari sana.


saat keluar dari apartemen Andini sangat terkejut dengan banyaknya wartawan di sana.


"wah...... sepertinya video itu benar, lihat saja Andini baru keluar dari apartemen itu!!" ucap salah satu wartawan yang ada di sana dan pernyataan itu di dukung oleh lainnya, bahkan mereka tak menyia nyiakan moment tersebut, karena banyak yang tau bahwa apartemen itu bukan milik ezio namun Andini kini memakai mobil ezio.


Andini langsung dari kerumunan wartawan itu, akhirnya ia bisa melarikan diri dari para wartawan tadi.


"aaaaaaaaa" teriak Andini sambil memukul-mukul setir tersebut


"kenapa bisa jadi begini!!" teriak Andini di dalam mobil, ia benar benar stres tak karuan.


ia masih mencoba menghubungi ezio namun ezio tak merespon sama sekali.


"ezio tolong, ini semua tidak benar, aku tidak mau ini semua terjadi!!" ucap Andini yang masih juga menghubungi ezio walau ezio tak meresponnya.


"aaaaaaa" Andini berteriak lagi di dalam mobil. hari ini ia benar benar sangat kesal sekali bahkan nama baiknya tercemar untuk saat ini.


terima kasih udah mampir di novel author semoga ceritanya menarik perhatian teman teman ya 🤗

__ADS_1


Jangan lupa untuk like vote dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkkwkw 🥴


_happy reading_


__ADS_2