Menjadi Pembantu Tuan Muda

Menjadi Pembantu Tuan Muda
Masuk kampus


__ADS_3

Beberapa jam di perjalanan mereka pun sampai di rumah. Alaska menggendong ceoli untuk masuk ke dalam rumah karena saat ini masih menunjukkan pukul 3 malam.


"istirahat lah!!" ucap ezio saat memindahkan barang dari mobil ke dalam rumah


"baik tuan!!" ucap Alaska pun langsung masuk ke dalam kamar tidur bersama ceoli.


pagi yang cerah yang nikmati di ibu kota tak seindah di vila pedesaan yang kemarin baru ezio kunjungi. ezio sedikit melamun saat perjalanan menuju kantor hal itu pun membuat Fandi ingin bertanya


"tuan kenapa?" tanya Fandi yang masih fokus menyetir mobil


"aku lelah, belum tidur!!" ucap ezio jujur, memang sedari tadi ezio belum tidur sama sekali, ia memilih memeriksa berkas berkas yang di kirimkan oleh Fandi.


"kalau gitu tuan istirahat saja dulu!!" ucap Fandi menyarankan


"sebentar lagi saja!!" ucap ezio. Fandi pun mengangguk tanda mengerti.


________________


hari berganti hari, bulan berganti bulan, kini Alaska sudah di terima di salah satu universitas di kota itu, ia mengambil jurusan ilmu hukum.


setiap pagi Alaska masih memiliki kewajiban yaitu mengantar ceoli untuk masuk sekolah. setelah mengantar ceoli Alaska pun langsung menuju ke kampusnya.


sudah 2 Minggu Alaska menginjakan kaki di kampus itu, Alaska pun mulai terbiasa dengan lingkungan sekitar.


"hai kamu Alaska kan?" tanya seorang pria mendekati Alaska


"iya ada apa?" tanya Alaska yang masih tetap berjalan


"kamu masuk MK ilmu hukum kan?" tanya pria itu lagi yang kini berjalan di sampingnya


"iya!!" jawab Alaska singkat


"aku juga masuk MK itu, kita bareng ya masuk ke dalam kelas!!" ucap pria itu. Alaska hanya mengangguk tanda setuju.


Beberapa menit kemudian mereka sampai di dalam kelas, sudah banyak mahasiswa di sana yang sedang menanti dosen. Alaska duduk di bangku ke tiga dari depan, pria itu pun mengikuti Alaska untuk duduk di sampingnya.


"pagi......!!" ucap dosen itu masuk

__ADS_1


"pagi pak!!" ucap mereka serentak. Alaska yang dari tadi sibuk dengan ponselnya kini ia mulai fokus belajar karena dosennya telah masuk.


Alaska terkejut saat melihat dosen yang di depan, ia sepertinya pernah bertemu dosen itu tapi ia lupa di mana.


"baiklah anak anak, perkenalkan nama saya Anton, saya pengganti dosen ijar yang meninggal satu Minggu yang lalu!!" ucap anton memperkenalkan diri


di pertemuan pertama memang unit itu di ajarkan oleh dosen yang bernama ijar, namun seminggu yang lalu beliau meninggal dan di haruskan dosen itu di ganti oleh Anton.


"baiklah kita langsung saja memasuki pelajaran hari ini!!" ucap Anton. Anton memperhatikan semua mahasiswa yang ada di dalam kelas itu, namun Anton terkejut saat melihat seseorang yang sangat ia kenal.


Anton menatap gadis itu dengan tatapan yang sedikit aneh, Alaska pun sadar bahwa ia sedang di lihat, ia hanya menunduk saja.


2 jam berlalu mereka pun menyelesaikan pelajaran saat itu, mahasiswa satu persatu keluar dari kelas, begitu pun Alaska yang akan masuk MK berikutnya.


"kamu mau masuk lagi?" tanya pria yang sedari tadi duduk di sebelah Alaska


"iya!!" ucap Alaska singkat.


"aku tidak ada masuk lagi, kamu yang semangat ya!!" pria itu memberikan semangat kepada Alaska


"iya, terima kasih!!" ucap Alaska singkat, Alaska pun langsung pergi Meninggalkan peri itu. pria itu selalu mendekati Alaska dari awal kali masuk ke kampus, bahkan sampai saat ini Alaska tidak tau nama pria itu, karena ia juga tak peduli dengan pria itu.


Alaska yang merasa dirinya di panggil langsung berbalik badan, ia terkejut saat melihat siapa yang memanggilnya barusan.


"kamu Alaska kan?" tanya Anton memastikan


"iya pak ada apa?" tanya Alaska sedikit gugup


"bisa kita duduk sebentar di sana!!" ucap Anton menunjukkan ke arah bangku taman yang sedang kosong. Alaska hanya mengangguk sambil menunduk.


sekarang ia baru ingat siapa pria yang ada di depannya ini, Alaska tak pernah membalas pesan dari Anton, Alaska juga tak pernah mengangkat telepon dari Anton bahkan kini Alaska sudah memblokir nomor Anton. Alaska merasa sedikit bersalah karena ternyata Anton adalah dosennya di kampus untuk saat ini.


mereka duduk di taman, Anton pura pura membuka laptopnya agar tidak di curigai oleh pegawai dan mahasiswa yang ada di sana.


"kau bilang, kau adalah seorang pembantu. tapi kamu berada di kampus!!" ucap Anton pun merasa heran


"iya pak, saya memang seorang pembantu tapi majikan saya berinisiatif membiayai saya untuk kuliah!!" ucap Alaska jujur terhadap Anton

__ADS_1


"baik sekali majikan kamu, apa dia laki laki?" tanya Anton penasaran


"iya pak!!" ucap Alaska


"saran saya kamu seharusnya lebih memikirkan lagi tentang hal itu, mana ada orang mau membiayai orang lain tanpa ada maunya!!" ucap Anton menebak bahwa majikan Alaska adalah suami istri


"tapi majikan saya ikhlas membiayai saya pak!!" ucap Alaska memang merasa bahwa ezio ikhlas


"iya dia memang ikhlas, pasti dia punya tujuan untuk itu semua!!" ucap Anton yang sedang memainkan laptopnya


"tidak pak, perkataan bapak itu tidak benar!!" ucap Alaska


"baiklah terserah padamu, jadi aku ingin bertanya kenapa kamu memblokir nomor ku? kenapa kamu tak pernah membalas chat ku?" tanya Anton, pertanyaan itu yang sangat di Takuti oleh Alaska dari tadi, ia sekejap terdiam memikirkan apa yang akan ia katakan.


"kenapa diam?" tanya Anton melihat ke arah Alaska karena sedari tadi ia hanya fokus melihat ke laptopnya


"maaf pak, saya banyak kerjaan jadi maaf saya merasa terganggu dengan notif dari bapak!!" ucap Alaska sambil menunduk


"kalau begitu untuk sekarang tidak mungkin lagi kan kamu memblokir nomor saya, kan saya sudah menjadi dosen kamu!!" ucap Anton sambil tersenyum tipis


"iya pak saya akan membuka blokirannya, maaf atas kesalahan saya!!" ucap Alaska meminta maaf


"tidak masalah, pulang perlu saya antar?" tawar Anton


"tidak perlu pak!!" Alaska menolak sambil tersenyum


"baiklah kamu sudah bisa pergi!!" ucap Anton


"iya pak, saya izin pergi!!" ucap Alaska langsung pergi dari sana, Anton hanya mengangguk bertanda mengatakan iya.


Anton tak menyangka akan bisa. bertemu dengan Alaska di kampus ini, dia adalah wanita yang ia cari selama berbulan bulan di kota ini, wanita yang sederhana namun masih kelihatan cantiknya. Anton tersenyum sendiri di bangku taman yang di kelilingi banyak bunga bunga berbagai model di sana.


"akhirnya aku menemukan mu!!" ujar Anton senang


terima kasih udah mampir di novel author semoga ceritanya menarik perhatian teman teman ya 🤗


jangan lupa untuk like vote dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkkwkw 🥴

__ADS_1


_happy reading_


__ADS_2