Menunggu Penantian Tanpa Batas

Menunggu Penantian Tanpa Batas
Jawaban Tak Terduga


__ADS_3

"Syi... Syi... makannya jangan terlalu fokus ke cowo terus. Simak juga dong ucapan gue." Kata Luna yang tak habis pikir.


"Iya deh, gue simak lain kali. Hehehe..." Kata Syiren menjawab ucapan Luna.


"Ih... lo ya, makin kesini ko makin nyebelin." Kata Luna menjawab ucapan Syiren.


Tiba - tiba jawaban tak terduga pun Syiren berikan pada Luna.


"Bilang aja kalau lo kangen pas gue ngga buat lo nyebelin. Iya kan, hayo ngaku." Kata Syiren menjawab ucapan Luna.


"Ck... ada - ada aja sih lo Syi. Di bilang nyebelin malah percaya diri gue bisa kangen sama sifat nyebelin lo. Parah yang ada lo mah Syi." Kata Luna menjawab ucapan Syiren.


"Hehehe... buat hiburan aja kali Lun, soalnya gue udah bosen nih. Karena my husband udah pergi. Ah... mana ngga nyapa gue dulu lagi. Kan gue jadi sebel." Kata Syiren menjawab ucapan Luna.


"Buat apa tuh my husband nyapa lo segala." kata Luna menjawab ucapan Syiren.

__ADS_1


"Ya buat ngabarin gue lah Lun, Masa iya ngabarin lo. Kan gue wife nya juga." Kata Syiren dengan percaya dirinya.


"Sejak kapan lo jadi wife?" kata Luna yang seperti terus menerus berputar mempertanyakan ucapan Syiren.


"Ih... lo nih, kebanyakan kepo deh. Ntar lama - lama lo jadi ibu - ibu loh. Karena pengen tau terus urusan orang." Kata Syiren menjawab asal ucapa Luna.


Luna yang aneh dengan jawaban Syiren pun tak tinggal diam. Ia langsung menanyakan hal tersebut pada Syiren.


"Lah Syi, apa hubungannya gue sama ibu - ibu?" Kata Luna yang langsung bertanya.


"Itu beneran Syi, nyokap lo masih bertanya kaya gitu. Saat lo udah remaja kaya gini." Kata Luna yang sedikit ragu mendengar penuturan Syiren sebagai jawaban atas pertanyaan nya tadi.


"Hem... beneran Lun, nyokap gue tuh memang suka tanya gitu. Walau jarang - jarang sih. Tapi, ya kurang lebih sering sih." Kata Syiren yang malah memberikan jawaban yang membingungkan.


"Ini jawaban lo yang bener tuh yang mana sih Syi. Yang jarang atau yang sering, gue kan jadi bingung sama jawaban lo itu." Kata Luna yang langsung mempertanyakan ke jelasan nya.

__ADS_1


"Hehehehe... sorry Lun, gue kayanya lagi ngga konsen deh karena kurang asupan." Kata Syiren menjawab ucapan Luna.


"Asupan apa?" Kata Luna yang penasaran dengan kata asupan, sehingga ia pun langsung bertanya pada Syiren.


"Nutrisi cinta dari my husband Rey. Makannya jawaban ucapan lo aja sampai pimplan." Kata Syiren yang akhir nya membuat Luna langsung memutarkan bola mata nya karena jengah.


"Gue nyesel banget Syi malah tanya kaya gitu ke lo." Kata Luna setelah ia memutarkan bola matanya.


"Lah kenapa nyesel sih Lun, pertanyaan lo barusan tuh malah buat gue seneng tau." Kata Syiren menjawab ucapan Luna.


"Seneng buat lo Syi tapi buat gue jengah saat gue dengar jawaban dari lo kaya gitu tadi." Kata Luna menjawab ucapan Syiren.


"Ko bisa jengah sih. Padahal kan itu jawaban ngga terlalu masalah deh kaya nya." Kata Syiren menjawab ucapan Luna.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2