
Ia pun tersadar saat Elmi menyenggol sedikit lengannya.
"Ck... El, kenapa kamu senggol tangan aku sih." Kata Laras yang mulai mengubah panggilannya pada Elmi.
Sehingga hal ini membuat Elmi sempat mengatai Laras di dalam hatinya.
"Ck... cepet amat rubahnya tuh panggilan. Gue kira si inces ini, nggak akan ganti panggilannya ke gue. Eh, ternyata udah jadi aku, kamu. Em... ya udah deh, gue juga ikutin aja." Kata Elmi yang berbicara di dalam hatinya.
Setelah selesai berbicara di dalam hati. Ia kemudian mulai menjawab ucapan Laras.
"Lagian kamu sih Ras, di tanya sama ayah aku. Eh, malah diem kaya patung." Kata Elmi menjawab ucapan Laras.
"Hehehe... maaf deh, aku tadi lagi ngelamun. Jadi lupa buat jawab ucapan bapak kamu, El." Kata Laras menjelaskan keadaannya yang sempat terdiam pada Elmi.
"Ngelamun apa sih kamu, Ras. Sampai bisa lupa kaya gitu. Apa jangan - jangan..." Kata Elmi yang langsung di potong oleh Laras.
"Jangan berpikiran yang aneh deh, El. Ini tak seperti yang kamu kira." Kata Laras yang memotong ucapan Elmi.
__ADS_1
"Hem... jadi yang benar yang gimana dong." Kata Elmi yang menuntut jawaban.
"Em... yang kaya aku jelasin tadi. Aku hanya ngelamun aja. Nggak lebih dari itu." Kaya Laras menjawab ucapan Elmi.
"Gitu ya, aku kira ada hal yang kamu lakuin. Em... ya udah lupain aja. Sekarang jawab dulu ucapan ayah aku. Biar ayah aku nggak nunggu kamu terlalu lama buat jawab." Kata Elmi menjawab ucapan Laras sambil mengalihkan pembicaraan.
"Iya deh, aku jawab." Kata Laras akhirnya menyetujui ucapan Elmi tanpa ada bantahan sedikit pun.
Bergegaslah, Laras pun mulai menjawab ucapan ayahnya Elmi.
"Pak, sebelumnya saya minta maaf karena udah membuat bapak menunggu jawaban dari saya. Rumah saya ke arah kanan pak dari sini." Kata Laras menjawab ucapan ayahnya Elmi.
"Em... saya takut ngerepotin bapak. Jadi, saya pulang sendiri aja pak." Kata Laras yang merasa tak enak.
"Nggak sama sekali ngerepotin ko. Ayo El, ajakin juga nak Laras ikut bareng sama kita. Ayah tunggu di mobil ya." Kata ayah kemudian berpamitan pada Elmi untuk menunggu mereka berdua di mobil.
"Iya yah, nanti Elmi sama Laras ke mobil juga." Kata Elmi menjawab ucapan ayahnya.
__ADS_1
"Ya udah, ayah duluan." Kata ayah menjawab ucapan Elmi.
"Iya yah." Kata Elmi menjawab ucapan ayahnya.
Setelah itu, ayah Elmi pun pergi melangkahkan kaki menuju mobil miliknya.
Sementara Elmi dan Laras kini mereka berdua sedang berbicara empat mata.
"Ayo Ras, kita ke mobil." Kata Elmi yang langsung menarik tangan Laras.
"Em... El, gue nggak enak tau. Lo sendiri aja deh yang pergi ke mobilnya. Gue bisa pulang sendiri ko. Sebelum nya makasih udah ajakin gue pulang bareng." Kata Laras yang langsung melepas pegangan tangan Elmi yang menarik lengan nya.
"Yah, jangan gini dong Ras. Ayo kita pulang bareng aja. Anggap aja keluarga sendiri. Ya, ya mau ya, please." Kata Elmi sedikit memaksa.
"Em... maaf deh El, gue nggak bisa ikut." Kata Laras yang masih menolak.
"Kalau lo nggak ikut Ras. Gue juga nggak mau pulang." Kata Elmi kemudian sedikit mengancam Laras.
__ADS_1
Sehingga ucapan Elmi ini pun, akhir nya meluluhkan Laras yang sedari tadi terus menolak menjadi setuju.
Bersambung...