Menunggu Penantian Tanpa Batas

Menunggu Penantian Tanpa Batas
Malah Ketagihan


__ADS_3

"Hem... ku kira kamu tau. Ya udah, sana Ras. Katanya kamu mau pulang." Kata Elmi menjawab ucapan Laras sambil mengingatkan Laras.


"Eh... iya, sampai lupa aku, El. Untung kamu ingetin. Aku turun sekarang deh. Pak makasih ya, udah anterin Laras sampai rumah. Buat kamu juga El, makasih ya." Kata Laras yang kemudian langsung berpamitan.


"Iya nak Laras sama - sama. Besok - besok juga kalau nak Laras mau, bisa bareng lagi pulangnya sama Elmi. Iya kan, El." Kata ayahnya Elmi menjawab ucapan Laras sambil berkata juga pada Elmi.


"Ih... yah, jangan di tawarin gitu. Ntar, Laras malah ketagihan. Terus nanti minta ikut terus sama kita loh, kalau pulang sekolah nanti." Kata Elmi sengaja berkata seperti itu.


"Hus... El ucapan kamu tuh. Nggak boleh kaya gitu. Nak Laras, jangan di bawa ke hati ya. Ucapan Elmi barusan." Kata ayahnya Elmi yang merasa tak enak pada Laras.


"Tenang ko pak, saya nggak akan ambil hati. Lagian saya yakin, Elmi hanya bergurau. Iya kan, El." Kata Laras menjawab ucapan ayahnya Elmi sambil berkata juga pada Elmi.


Sementara Elmi yang mendapatkan ucapan yang sama pun. Kini mulai menjawab ucapan Laras dan ayahnya secara bersamaan.


"Iya yah yang di bilang Laras itu benar. El, kan nggak mungkin beneran bilang kaya gitu ke Laras. Hanya bergurau saja." Kata Elmi membenarkan ucapan Laras sambil menjawab ucapan ayahnya juga.

__ADS_1


"Syukur kalau gitu. Ayah kira kamu beneran bilang kaya gitu." Kata ayah yang akhirnya merasa lega setelah mendengar ucapan Elmi.


"Em... kalau gitu. Laras keluar dulu ya. Apa bapak dan Elmi mau mampir dulu ke rumah?" Kata Laras yang sudah siap keluar mobil. Namun sebelum itu, Laras pun sempat menawarkan Elmi dan ayahnya untuk mampir ke rumahnya.


"Sepertinya lain waktu aja nak Laras. Iya kan, El." Kata ayahnya Elmi menjab ucapan Laras sambil berkata pada Elmi.


"Iya Ras, aku sama ayah mampir nya lain waktu aja. Soalnya abis ini, ayah mau langsung ke kantor lagi." Kata Elmi membenarkan ucapan ayahnya.


"Sebelum nya terimakasih, kamu udah menawarkan aku dan ayah untuk mampir." Kata Elmi melanjutkan lagi ucapannya.


"Sip kita bisa atur nanti." Kata Elmi menjawab ucapan Laras.


"Oke." Kata Laras yang langsung setuju.


Kemudian ia pun mulai mengucapkan salam, setelah pintu mobil terbuka.

__ADS_1


"Aku keluar dulu ya. Assalamualaikum. Hati - hati di jalan. Semoga selamat sampai tujuan. Dah." Kata Laras berkata pada Elmi dan ayahnya Elmi.


"Wa'alaikumussalam, iya makasih. Aamiin. Dah juga." Kata Elmi menjawab ucapan Laras.


Dan kata ayahnya Elmi pun tak jauh berbeda dengan jawaban Elmi saat menjawab ucapan Laras barusan.


Setelah mendengar jawaban dari keduanya. Laras pun mulai menutup pintu mobil. Kemudian mobil pun melaju meninggalkan Laras yang melambai - lambai kan tangannya.


"El, kamu nggak mau duduk di samping ayah." Kata ayahnya Elmi mencoba menawarkan Elmi untuk duduk di samping nya.


"Nggak yah, El seperti nya mau rebahan dulu di sini. Sebelum sampai rumah. Boleh kan yah." Kata Elmi menjawab ucapan ayah nya.


"Em... ya sudah, kalau kamu mau rebahan dulu mah. Ayah nggak bisa memaksa lagi." Kata ayah nya Elmi menjawab ucapan Elmi.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2