
Deringan bel yang berbunyi nyaring,menandakan usainya jam pelajaran pertama. Sudah menjadi rutinitas bagi sebagian murid untuk menghabiskan waktu mereka di kantin guna mengisi energi untuk melanjutkan pelajaran nanti.
Pun demikian dengan Callista,ia segera bergegas ke kantin,bahkan sedikit berlari,meninggalkan Karamel yang terus memanggil-manggil namanya.
"Callista Andriana!"
Sepasang manusia berwajah serupa menghentikan langkah gadis itu,tepat di depan tangga yang akan mengantarnya ke bawah.
Callista yang berniat cepat ke kantin pun mau tak mau berhenti dulu.
"Fe..Fendy,Fadil?" Ia bertanya memastikan.
Kedua orang itu mengangguk.
"Em,ada apa ya? Kok nyegat gue gini?"
"Lo,di suruh Reyno ke rooptop."
Hening sejenak,selama beberapa detik,sampai akhirnya Callista menepuk jidatnya sendiri.
Ucapan Reyno tadi pagi kembali terngiang di otaknya ; "Temuin gue di rooftop. Jam istirahat pertama nanti. Ada yang perlu kita omongin." Sekelebat,ucapan Reyno melintas di otaknnya.
"Ah,iya. Reyno ya? Iya,iya,gue sampe lupa kalo ada janji temu sama dia. Okelah,abis ini gue bakalan langsung ke sana. Btw thanks loh,udah mau di repotin buat ngingetin gue."
Salah satu dari mereka mengangguk,entah Fendi atau Fadil. Terlalu susah bagi Callista untuk membedakan dua manusia yang nyaris tidak memiliki perbedaan itu.
"Lista.."
Deg..
Kepala ketiga orang itu kompak,menoleh.
Sial bagi Callista,karena beberapa meter dari tempatnya berdiri,terlihat Digo berjalan santai dengan satu tangan ia masukkan ke saku celananya.
"Pada ngapain di sini?" Tanyanya setelah sampai di hadapan ketiga orang itu.
Callista menolehkan kepalanya ke arah si kembar,memberi kode berupa kedipan mata,berupaya meminta bantuan mereka untuk menjelaskan.
Namun sayang,bukannya mendapat bantuan yang di inginkan,sepasang kembar laknat itu malah dengan santainya mengangkat bahu sembari memasang wajah tak acuh.
"Kita duluan ya Lis."
Double sial,kini salah satu dari makhluk kembar itu malah menepuk bahunya dan pergi meninggalkan Callista,di susul oleh saudaranya yang satu lagi.
Kini tinggalah Callista dan Digo yang masih menatapnya penuh tanya.
"Kamu gak ke kantin? Atau mau barengan sama aku?" Ia bertanya dengan nada lembut.
Serba salah juga Callista di buatnya. Di satu sisi ia sangat ingin ke kantin namun di sisi lain,ada seseorang menunggunya di rooptop.
"Tak..tak..tak.."
Suara sepatu seseorang yang berada dengan lantai keramik,terdengar nyaring di lorong kelas yang sudah sepi itu.
__ADS_1
Lagi-lagi Callista harus menoleh,terlihat seseorang tengah berjalan ke arahnya dengan raut dingin dan tatapan tajam.
Orang itu sampai di hadapannya. Memindainya dari bawah sampai ke atas. Lalu berhenti tepat saat netra mereka saling bertemu.
"Gue tunggu-tunggu dari tadi,ternyata lo malah nyangkut di sini. Sama si.."
Reyno memindai manusia di belakang Callista dengan tatapan sinis. "KUNYUK."
Ia menekan kalimatnya ledekannya dengan santai.
"Heh,maksud lo apa?"
Digo maju satu langkah dengan tangan terkepal.
"Lo ngatain gue?"
Alis Reyno terangkat sebelah. "Gak tuh."
"Gue bicara fakta. Lo kan emang kunyuk." Tukasnya menyebalkan.
"Gue lagi gak mau ribut sama lo Rey,gue sama cewek gue mau ke kantin. Lo yang gak ada keperluan,tolong minggir!"
Bravo..! Reyno bertepuk tangan ringan.
"Yang gak ada keperluan itu elo. Gue ada janji sama Callista dari pagi tadi,jadi yang seharusnya minggir itu elo!"
Tatapan mata Digo beralih pada Callista. Ia menatap Callista penuh tanya.
"Kamu ada janji sama dia?"
Luruh sudah bahu laki-laki berparas tampan satu itu. Di belakangnya,Reyno tersenyum miring dan maju tiga langkah melewati Digo,menghampiri Callista.
"Ayo pergi,urusan 'kita' lebih penting dari pada urusan lo ke kantin bareng 'cowok' itu."
Reyno menarik jemari Callista dan menautkannya pada jemarinya sendiri,melewati Digo dengan meninggalkan senggolan kasar di bahu laki-laki itu.
"Ngantin sendiri. Gak usah manja." Sindirnya sebelum benar-benar pergi.
Tangan Digo makin terkepal. "Awas aja,gue bakalan bikin perhitungan sama lo."
♡♡♡
"Jadi,apa yang mau lo bicarain?"
Callista langsung to the point begitu ia dan Reyno sampai di rooftop sekolah.
Bukannya langsung menjawab. Reyno malah menyodorkan sebungkus roti isi selai kepada Callista.
"Nih,makan dulu. Gara-gara lo jadi gak ngantin,takutnya pingsan nanti."
Reyno berbicara normal. Suaranya yang berat dan lembut,berhasil membuat hati Callista berdesir.
Callista mengambil roti yang barusan Reyno sodorkan,tanpa membuat drama penolakan terlebih dahulu.
__ADS_1
"Lo baik ya ternyata,walau kadang agak nyebelin."
Senyum tipis tercetak di bibir laki-laki itu. "Jadi menurut lo,gue orangnya nyebelin?"
Tanpa ragu,Callista mengangguk. "Banget. Apalagi di depan pintu,pertama kali kita ketemu."
"Ciye nostalgia." Goda Reyno,membuat Callista mendelik.
"Bukan nostalgia,gue cuma lagi mengheningkan cipta."
"Berati gue pahlawan dong,buat lo?"
Kue yang Callista makan,kini sudah habis. Menyisakan bungkusannya yang sudah kosong.
"Langsung ke intinya bisa gak? Waktu istirahat sisa tujuh menit lagi,Reyno Margantara."
Callista berbicara penuh penekanan.
Reyno ikut melihat jam di pergelangan tangannya. Benar kata Callista. Jam istirahat pertama memang hampir habis.
Hening berlalu,sebelum akhirnya Reyno berjalan ke pinggir rooftop dan meletakkan kedua tangannya di pembatas rooftop.
Callista mengikuti Reyno dari belakang,lalu menyusul berdiri di sebelahnya.
"Callista.."
"Hm?" Gadis itu menoleh. Memperhatikan Reyno yang menyebut namanya dengan pandangan lurus ke depan.
"Hari ini gue pengen bareng lo seharian. Boleh?"
Sebuah pernyataan yang begitu tiba-tiba. Makin herab saja tatapan Callista pada cowok aneh di sebelahnya ini.
"Lo ngigo?"
Reyno menggeleng cepat. Tubuhnya berotasi cepat hingga dalam hitungan detik,ia sudah benar-benar menghadap ke arah Callista.
"Pulang sekolah nanti,temani gue jalan-jalan. Bisa?"
Lagi-lagi Reyno membuat pertanyaan yang terkesan. Aneh.
"Lo kenapa sih sebenarnya?"
Tatapan Reyno berubah sendu.
"Gue gak papa Callista. Gue cuma pengen bareng lo seharian ini aja. Bisa kan?"
♡♡♡
Bersambung...
♡♡♡
Hay guys..,sebelum lanjut ke chapter berikutnya,sempetin dulu yuk,buat liat-liat novel temen author di bawah ini...
__ADS_1
(Baca sinopsisnya dulu dan kalau tertarik,langsung aja cek profilnya ya..)