
Tringg...
Bel keramat SMA Bina Bangsa berdering nyaring,menggema ke seluruh penjuru sekolah.
Reyno yang baru saja sampai,buru-buru turun dari mobil sebelum gerbang di tutup.
"Nano masuk ya pa..! Bye..!"
Reyno berteriak pamit sembari melambaikan tangannya lalu berlari menuju ke gerbang sekolah.
"Reyno Margantara!" Seseorang menghadang langkahnya,membuat Reyno mau tak mau harus mengerem larinya.
"Aishh,untung gak nabrak!" Ia nyaris mengumpati manusia di depannya ini.
"Ckk,ngapain. Aku,eh gue buru-buru,udah telat soalnya."
Reyno menatap agak memohong pada cewek di depannya itu,berharap ia mau menurunkan tangannya yang terentang.
"Biasa aja kali. Panik amat,lagian kelas gue sama kelas lo hari ini olahraga. Jam pertamanya itu olahraga,paling ke kelas cuma ganti baju abis itu ke lapangan,gak usah buru-buru kali."
"Tapi.."
"Rey! Lo kenapa sih? Gelisah amat,lo ngehendarin gue? Dua minggu hilang,datang bukannya bawain gue oleh-oleh,lo malah mau kabur. Tanggung jawab dulu,lo bikin hari gue kelabu tau!"
"Hah?" Menelaah manusia di depannya ini dari atas sampai ke bawah,Reyno lantas menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Demi apapun,gue gak kenal sama lo. Lo siapa sih?" Akhirnya Reyno mengeluarkan juga,sejumlah kalimat yang berhasil ia rangkai dan menanyakan langsung pada gadis di depannya.
Kedua alis gadis itu terlihat bertaut,tatapannya juga menyorot tak percaya. "Lo gak kenal gue?"
"Gak." Reyno menggeleng,dengan sorot mata jujur.
"Serius? Gila ya? Dua minggu gak mungkin bikin lo amnesia Reyno,gue Callista. Callista Andriana,cewek yang dua minggu lalu lo ajak jalan-jalan ke pantai Akkarena,lo kasih harapan dengan kalimat terakhir lo,dan sekarang seenak jidatnya lo lupain gue."
"Mau belajar jadi badboy lo?"
Makin gatal saja kepala Reyno mendengar celotehan makhluk aneh di di depannya ini. Tapi tunggu...
Tadi gadis di depan ini menyebut dirinya Callista Andriana,terdengar familiar..
Ingatan Reyno tiba-tiba berputar pada ucapan Raynand tempo lalu.
****
("Denger Nano,di sekolah sana,gue udah bikin lo jadi anak pinter,populer dan punya banyak kelebihan. Gue udah persiapkan semuanya buat lo,dan terutama satu. Ada cewek yang yang mesti lo jaga nanti,namanya Callista Andriana Wijaya. Gue percayain dia sama lo. Jangan ngecewain gue!")
****
"Ah,jadi ini cewek yang abang maksud." Reyno membatin dalam hati. Mengamati Callista dengan lekat sekali lagi,ia lantas mengangguk-angguk paham.
"Hm,lumayan cantik. Pantas abang suka."
__ADS_1
Reyno membatin lagi.
"Eh,malah ngelamun. Mana,oleh-oleh buat gue?"
"Eh,anu. Em,elo Callista Andriana Wijaya?"
"Ya iyalah Reyno! Aneh deh."
"Hehe,sorry,agak ngelag. Makhlum dua minggu gak sekolah,oh ya. Lo bilang jam pertama olahraga ya?"
Callista mengangguk-angguk bingung. "Ya,ya iya."
"Ah,kalau begitu gue ke kelas dulu. Mau ganti baju,bye Callista Andriana,sampai ketemu di lapangan."
Reyno lantas berlalu meninggalkan Callista yang masih ternganga heran dengan kelakuannya.
"Aneh,makin hari Reyno makin aneh."
♡♡♡
Setelah melewati perjalanan yang lumayan berliku,termasuk harus naik ke lantai tiga,akhirnya Reyno tiba juga di depan pintu berwarna coklat bertuliskan 11 IPA 1.
Ya,tempat itu akan menjadi habitat barunya mulai hari ini hingga ke depannya. Semoga.
Reyno menarik napas dalam,sebelum akhirnya melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam. Begitu masuk,ia dapat melihat hiruk pikuk di dalam kelas k
itu.
Sebenarnya Reyno masih ingin mengamati lebih lanjut,sayang di tengah ke-asyikannya,pundaknya di tepuk oleh seseorang.
Reyno menoleh,dan seketika itu juga,matanya berbinar.
"Tamara!" Ia memekik senang,sementara sosok di depannya itu memutar bola matanya ke arah lain.
"Ralat! Tama Hilamovi. Jangan ngubah-ngubah nama gue!" Peringatnya dingin.
Reyno menggaruk tengkuknya canggung. Manusia di depannya ini adalah satu-satunya manusia yang akan ia sangat ia harapkan kehadirannya.
Sayang sekali,melihat dari tatatapn Tama,pria itu sepertinya tidak terlalu senang dengan kehadirannya.
Memang Tama bukanlah sahabatnya,ia sahabat masa kecil Raynand. Memang kenal dengan Reyno,tapi tidak terlalu mengingat sosok Reyno yang dulunya sangat culun dan manja.
"Ckk,udah. Gak usah ngelamun,ayo masuk. Ganti pakaian lo,tuh liat. Tim futsal lo udah nunggu di luar! Dua minggu di tinggalin induknya,mereka nunggu banget momen lo come back."
Ucapan Tama berhasil membuat mata Reyno membola kaget. "Futsal? G..gue gabung tim futsal maksud lo?"
"Bukan sekedar tim,lo kaptennya. Reyno Margantara."
Tama menekankan setiap kalimatnya dengan senyum yang terkesan meledek.
"Yuk,ganti baju. Kapten kok telat."
__ADS_1
Tama dengan santainya mengamit Reyno kembai keluar dan membawanya menuju ruang ganti khusus pria.
Langkah Reyno terseret-seret,keringat mulai membanjiri pelipisnya.
"Tam,b..bisa gak gue izin aja!"
Setelah mengumpulkan keberanian,Reyno akhirnya angkat bicara.
Ia menatap Tama dengan memelas membuat pria iru menghentikan langkahnya dan menghadal ke arah Reyno sepenuhnya.
"Kenapa memang?"
Reyno tertunduk. "Gue gak bisa main." Ujarnya lirih.
"L..lo kan tau,gue mana pernah main begituan. Gue gak kuat lari-lari. Gue.."
"Huft."
Hembusan napas Tama berhasil membuat kepala Reyno makin tertunduk takut.
"M..maaf,Tam. K..kalau aku,maksudnya gue keliatan gak guna."
"Emang!" Tama kembali memotong ucapan Reyno,bahkan kini mencengkram pundaknya dengan kuat.
"Dari dulu,sampai sekarang kebiasaan lo tuh cuma satu Rey. Ngerepotin orang dengan segala ketidakbisaan lo. Lo pikir gue gak capek dengar keluhan sama yang keluar dari bibir lo?"
"Capek Rey! Gue yang bukan abang lo aja capek dengerinnnya,apalagi Ray,yang selama ini selalu ngalah segalanya buat lo! Harusnya satu tahhun lo koma,lo sadar,kalau berubah itu perlu!"
"Jangan egois! Kalau Ray tau lo di sini ngejalanin kehidupan lo dengan gambaran yang persis kayak masa lalu lo,dia pasti kecewa! Dia ngarepinnya lo berubah,berubah jadi lebih baik,bukannya makin lemah kayak gini."
Cengkeraman di pundak Reyno terlepas. Tama beralih mengangkat dagunya dengan bengis.
"Dasar lemah!"
♡♡♡
Haiii,bersambung. Aku lagi usahain numpukin draff buat kejar target tamat. Berhubung aku lagi ada urusan promosi sama temen2 otor lainnya,jadi mau gak mau aku harus up tipis2. Biar promo temen2ku gk ketilep.
Biasa kerja sama menuju pemes bersama,hiyaaa2
Au ah,gelappp..
Pokoknya sampai jumpa besok.
♡♡♡
Oh ya,sebelum keluar,yuk baca-baca dulu novel temenku,judul dan juga sinopsis dan nama otornya ada di bawah ini...
Cusa mampir...!
__ADS_1