
Keheningan dimalam ini membuat ku melamun hingga jauh, kulihat diluar rintik-rintik hujan membasahi tanah.
Dan
lamunan jauhku pun terhenti dengan panggilan dari seseorang "Dokter
kita ada pasien gawat darurat yang baru saja kecelakaan" kata suster
Anna
"Baik suster Anna saya akan menyusul kamu ke ruangan IGD" lalu aku menyusul suster Anna melihat kondisi pasien yang baru datang
"Sudah di cek nadi nya bagaimana suster tanyaku pada suster Anna sambil memeriksa pasien itu dengan stetoskop kebanggaan ku ini"
"Kondisi stabil dokter Sheva" ungkap suster anna sambil membersihkan luka di badan pasien dengan kapas
"
saya akan menjahit lukanya ini suster, dan selesai ini tolong pasien di
MRI ( Magnetic resonance imaging) keseluruhan nya suster dan setelah
hasilnya keluar tolong berikan kepada saya"
"Baik dokter sheva".
Sheva Anastasia Johnson, aku seorang Dokter ahli bedah di sebuah Rumah Sakit St.Elizabeth di Inggris
Aku lulusan University of Edinburgh dengan prestasi yang membanggakan.
Aku
anak tunggal dari keluarga yang cukup berada ayah ku Billy David
Johnson seorang Dokter beliau Dokter Bedah Syaraf dan memimpin Rumah
sakit yang sekarang tempat aku bekerja, walaupun dia ayah ku dia sangat
disiplin sebagai atasan ku ditempat kerja, banyak cibiran orang diluar
sana yang kudengar pantas aku mudah bekerja dirumah sakit ini karena aku
anak pimpinan rumah sakit.
Kadang aku sakit hati dengar ucapan
mereka karena aku juga masuk kerumah sakit ini juga di tes oleh para
petinggi rumah sakit ini termasuk ayahku juga ikut mengetes aku.
Dari
umur 10'tahun aku sudah hidup terpisah dengan orang tuaku dan tinggal
di Mansion Pinus Johnson bersama 1 Pengasuhku bibi Hazel dan 5 asisten
rumah tangga dan para Bodyguard orang suruhan Kakek ku untuk menjaga ku.
Ayah
bercerai dengan ibu , ayah menjadi workholic kadang dia selalu tidur
dirumah sakit nya dan tidak pulang kerumah ayah kecewa dengan ibu karena
ibu meninggalkan nya pergi dengan laki-laki yang dicintai nya.
Aku
akui ayah dan ibu menikah karena perjodohan yang dilakukan kakek ku
Ronald Arie Johnson diluar sana mungkin orang- orang sudah mengenal
siapa itu Ronald Arie Johnson Seorang Dokter Bedah terkenal pada masanya
hingga sekarang pun kakek juga masih dikenal oleh para pasien-pasien
__ADS_1
nya yang pernah ditangani oleh kakek.
Sejak kakek pensiun 10 tahun
lalu menjadi Dokter Bedah , kakek menjalani usaha barunya membuka
Perusahaan Farmasi Johnson & Co. yang cukup maju dan pesat. Kakek
menjalani usaha bersama ayah ku dan para investor
Jadi bisa dibilang
hidup ku bisa makmur sampai 15 turunan Johnson ke depan nya tanpa harus
bekerja pun. Keluarga Johnson mempunyai 12 rumah sakit yang berada di
seluruh London dan akan membuka lagi anak cabang rumah sakit
St.Elizabeth di Paris.
Makanya kakek mempersiapkan aku yang cucunya untuk bisa memimpin salah satu rumah sakit yang ada di keluarga Johnson.
"Dokter Sheva ini hasil MRI pasien sudah keluar tolong di dilihat" kata
suster Anna memberikan aku map yang berisi hasil MRI pasien
Dan aku melihat hasil MRI pasien, "seperti nya tidak ada yang gawat suster Anna jadi kita pantau saja terus kondisi pasien"
Baik Dok saya akan memantau kondisi pasien" ucap suster Anna meninggalkan Sheva sendirian diruangan nya.
Sheva berdiri dipinggir
kaca melamun jauh memikirkan perkataan kakek tadi malam, yang ingin
menjodohkan nya dengan cucu dari sahabatnya seperti biasa kakek selalu
menuntut anak atau cucu nya untuk menuruti kata-Katanya.
ini terus hidup kU diatur terus oleh kakek, sudah cukup dengan ayah yang
diatur hidup nya oleh kakek dan ujung-ujung nya rumah tangga nya
hancur" gerutu Sheva dalam hatinya
deeeert...deeeeert bunyi
getar HP Sheva diatas meja yang membuat Sheva terkejut dari lamunannya
dan mengambil HP nya dan melihat panggilan dari ayah nya
" Hallo sayang , kamu dimana nak??? " kata ayah Sheva
" hallo daddy ada apa?? Aku diruangan Dad"
"Sheva kamu bisa keruangan daddy secepatnya daddy tunggu ya" ungkap Billy mematikan HP nya
" Tumben daddy cari Sheva ada apa ya??" Gerutu Sheva sambil berlari meninggalkan ruangan nya menuju ruangan daddy nya
Tok...tok Sheva mengetuk pintu berwarna coklat itu permisi masuk kepada yang punya ruangan
" permisi daddy ada apa , daddy Memanggilku " kata Sheva sambil melihat daddy nya
"
Sheva !! Daddy sudah dengar dari kakek mu katanya dia mau menjodohkan
mu dengan cucu sahabatnya!! Apa kamu mau?? Bentak Billy sambil melotot
melihat Sheva
" iya Dad , kakek memang mau menjodohkan kU tapi aku
tidak mau daddy, aku tidak mau berakhir rumah tangga kU seperti daddy
dan mommy"
__ADS_1
" baik Sheva daddy
setuju sama keputusan mu lebih baik kamu pergi dari kota ini untuk
sementara untuk menghindar dari perjodohan ini daddy sudah mengurus
semua nya"
" tapi daddy pekerjaan
kU bagaimana??? Pasienku bagaimana??? Tidak mungkin ku tinggalkan daddy
lagian juga aku mau kemana daddy???" Tanya Sheva bingung melihat daddy
nya
"Anak gadis daddy, kamu
tidak usah khawatir tentang itu daddy sudah mengurus nya semua kamu
besok subuh pergi ke Belanda disana sudah ada yang menunggu kamu nak.
Tentang pasien mu itu gampang nak biar daddy yang menggantikan mu dan
tentang pekerjaan mu juga kamu jangan khawatir kamu masih bisa bekerja
di Belanda" kata Billy sambil memeluk Sheva
" daddy yakin aku
meninggalkan negara ini??? Dan daddy bagaimana??? Ayah pasti akan kena
marah kakek!!" Tanya Sheva yang mulai menangis di pelukan daddy nya
" kamu tenang aja urusan
kakek biar daddy yang tangani, kamu ikuti saja semua perintah daddy
,besok kamu ke Belanda akan ditemani Fanny asisten kepercayaan daddy
ingat nak kamu Sheva kamu anak daddy satu -satunya jadi daddy tidak mau
kamu nasib nya sama seperti daddy"
"Baiklah daddy Sheva
akan menuruti kata-kata daddy, besok Sheva akan Belanda tapi daddy janji
harus jaga diri baik- baik selama jauh dari Sheva" tangis Sheva masih
memeluk ayah nya
" Sheva ini semua berkas-berkas mu nak, selama kamu disana kamu tidak akan memakai nama keluarga kita nak"
"Maksud ayah Sheva akan tukar identitas ???" Tanya Sheva yang mulai kebingungan dengan kata-kata ayah Nya
"
iya nak, karena selama di Belanda kamu akan dijaga Fanny asisten
pribadi ayah jadi kamu disana akan menjadi adiknya Fanny jadi otomatis
kamu memakai nama keluarga Fanny yaitu Zurich seperti nama Fanny jadi
nama kamu sekarang Sheva annastasya Zurich itu cuma untuk sementara
Sheva untuk mengelabui kakek mu saja"
" baik ayah aku setuju saja dengan ide ayah itu" gerutu Sheva sambil memegang berkas yang diberikan ayah nya.
__ADS_1