Mr. Misterius Falling In Love

Mr. Misterius Falling In Love
Chapter 8


__ADS_3

Medistra Hospital


Lorong rumah sakit yang begitu sepi ini membuat hati Christian berdegup kencang bukan karena Christian ketakutan berjalan di lorong rumah sakit tapi karena dia akan bertemu lagi dengan perempuan itu perempuan yang sudah diperkosanya, perempuan yang sudah dia renggut paksa kesuciannya.


Christian bersama haikal berjalan menuju ruang pendaftaran di rumah sakit itu, "selamat pagi pak ada yang bisa saya bantu??" Tanya perawat itu


"Saya haikal Fernando yang tadi menelepon untuk appoitment dengan dokter Sheva Anastasia"


" owh tunggu sebentar ya pak saya lihat di sistem dulu, owh ada apa pasien atas nama Christian Jamie Dornan ya pak" tanya perawat itu kepada haikal


" iya suster benar"


" baik pak sekarang bapak jalan lurus lalu belok keruangan praktek dokter Sheva" kata suster sambil memberikan berkas pendaftaran Christian kepada Haikal


"Baik suster, terima kasih" kata Haikal dan Christian meninggalkan suster itu menuju ruangan praktek Sheva


Sampai diruangan itu haikal dan Christian disambut oleh suster Gabriela " selamat pagi tuan ada yang bisa saya bantu"


" selamat pagi suster saya yang sudah bikin appoitment dengan dokter Sheva" ungkap Haikal sambil memberikan berkas pendaftaran tadi kepada suster Gabriela


"Owhh iya untuk tuan Christian ya, baik tuan tunggu sebentar ya saya akan ke dalam ruangan dokter Sheva dulu"


Tok..tok (bunyi pintu dari luar)


"Iya silahkan masuk"


"Maaf dokter pasien nya sudah datang"


"Owh iya suruh masuk suster Gabriela" ungkap Sheva sambil tersenyum


" tuan Christian silahkan masuk , dokter Sheva sudah menunggu" kata suster Gabriela menunjukkan ruangan Sheva

__ADS_1


Dengan senyuman nya yang bahagia Christian melangkah masuk ke ruangan berwarna putih itu ketika dia membuka pintu itu dan melihat dari jauh gadis yang dia inginkan.


" selamat pagi dokter cantik" ungkap Christian sambil menutup pintu dan mengunci nya


Bagaikan disambar petir di siang bolong Sheva mendengar suara itu lagi dengan mata membulat dia melihat Christian didalam ruangan nya dan berjalan menuju nya


" mau apa anda kesini???"


"Hai cantik, kamu jangan marah donk dengan pasien kamu kan hari ini jadwal ku chek up dengan mu"


Sambil berjalan menuju ke arah Sheva dan berhenti di depan Sheva Christian memegang tangan Sheva secara paksa " cantik aku rindu kamu" kata Christian berbicara di telinga Sheva sambil menggigit kecil telinga Sheva


"Kamu mau apa?? Ahhh tidak puas kamu dengan menghancurkan masa depan ku???" Bentak Sheva kepada Christian


"Sayang - sayang kamu itu jangan marah jadwal kamu hanya untuk chek kondisi ku saja , aku tidak akan macam-macam dengan mu cuma satu macam saja dengan mu" gerutu Christian yang melancarkan aksi nya kepada Sheva.


Kedua tangan Sheva di tahan satu tangan dengan tangan kiri Christian tangan lainnya mulai membuka resleting dress Sheva, Sheva yang mulai ketakutan dengan aksi Christian di ruangan nya dia mulai menangis


" tolong kamu jangan macam-macam disini aku tidak ingin malu tolong tuan Christian" pinta Sheva memohon kepada Christian sambil menangis


"Apa syarat nya dasar bastard anda"


" ehmmm ehmm gampang syarat itu, kamu harus melahirkan anak ku jika kamu tidak mau gampang kok video hot kita kemarin akan aku sebarkan bagaimana kamu mau??? Dan hari ini diruangan ini aku akan melakukan lagi lagi dan lagi seperti kemarin"


"Jangan ku mohon jangan buat aku malu jangan dilakukan disini, aaaakku aaakku akan mengikuti persyaratan mu tapi kumohon lepaskan tangan anda tuan nanti ada yang melihat kita"


" ohoooo kamu memang gadis penurut sayang baiklah nanti sore aku jemput kamu pulang kerja dan kamu jangan lari dariku" ungkap Christian sambil melepaskan tangan Sheva


"Baiklah manis silahkan anda periksa kondisi saya sekarang saya sekarang"


Sheva melihat tangan nya yang memar gara-gara Christian memegang nya terlalu kuat, Sheva pun akhirnya memeriksa  kondisi Christian dan memberikan beberapa obat dan vitamin untuk Christian.

__ADS_1


"Keadaan anda sudah mulai membaik tuan Christian " kata Sheva sambil memberi resep kepada Christian


" baiklah dokter terima kasih, dan jangan lupa dokter nanti sore saya jemput"


Christian pun pergi meninggalkan Sheva keluar dari ruangan nya dan Sheva pun mulai panik dengan apa yang dia janjikan kepada Christian.


"Ya Tuhan aku ngomong apa sehingga aku mau menuruti keinginan nya untuk melahirkan anak nya??? Kenapa Tuhan aku harus bertemu lagi dengan nya???" Bathin Sheva berkata sambil menangis didalam ruangan


Sheva yang tadi nya mulai percaya diri lagi sejak kejadian yang menimpanya tapi sekarang dia mulai goyah lagi karena bertemu lagi dengan Christian apa lagi dia harus bikin janji dengan Christian.


Bagaimana ini??? Apa aku harus bilang dengan ayah??? Atau kakek??? Owhh tidak aku tidak bisa bilang kepada mereka bisa terjadi perang dunia antara mereka


Ya Tuhan bagaimana ini???? Bantu aku ya Tuhan untuk bisa kuat


Sheva yang sedari tadi berbicara sendiri di depan kaca ruangannya dan dia tidak menyadari dibalik pintu ada yang melihat nya dari belakang nya


"Kenapa Sheva dia berbicara sendiri apa dia mulai sakit lagi??" Bathin Fanny berbicara


Fanny berjalan mendekati Sheva dan mengelus punggung Sheva " dek kamu tidak apa-apa?


Sheva yang membulatkan matanya  terkejut melihat kedatangan fanny yang sudah di belakang nya


" kak Fanny sejak kapan di belakang?? Bikin terkejut saja, aku k


baik-baik saja kak Fanny"


"Kak Fanny ada apa ke sini?? Tidak ada pasien kak??"


" kakak kesini mau pamit dek, kakak ada seminar di Belanda selama 4 hari siang ini kakak berangkat kamu ditinggal tidak apa-apa kan dek???”


“Owh tidak apa apa kak, kakak disana hati-hati ya”

__ADS_1


“Baik Sheva sampai disana kakak akan telepon Sheva” ungkap Fanny sambil memeluk Sheva dan meninggalkan Sheva


“Syukurlah kak Fanny pergi selama 4 hari jadi aku bisa menyelesaikan masalah ini dengan pria bastard itu “ gerutu Sheva sambil mengepal tangannya memukul meja


__ADS_2