
Seminggu sudah Sheva melahirkan dan sekarang dia sudah berada di rumahnya lagi, ya dua hari yang lalu dia pulang dari rumah sakit setelah diizin oleh dokter untuk pulang kerumah. masih dikamar bayi nya wanita cantik itu menatap anak-anaknya yang sudah tertidur karena dari tadi ada sesi pemotretan untuk bayi-bayinya.
Seminggu pula Sheva didiamkan oleh Christian karena melahirkan tanpa sepengetahuan Christian tapi bagi Sheva dia tidak peduli toh nanti suaminya itu akan menegur juga. "hai anak mommy terima kasih sudah hadir dikehidupan mommy , menjadi malaikat untuk mommy, menjadikan mommy kuat menghadap daddy kalian yang kadang egois dan manja kayak anak kecil. terima kasih sudah menjadikan mommy wanita yang begitu sempurna" gumam sheva dalam hati.
"ehmmm" deheman dari luar pintu pun mengkagetkan sheva dan dia pun menoleh dia masih melihat sepupu suaminya Arnold berada di depan pintu kamar anaknya bersama Donna Asisten pribadi sheva.
"sorry gue ganggu Mrs. Dornan karena ada hal penting yang harus kita bahas, gue udah jauh-jauh kesini untuk bahas hal ini dan gue juga sudah lama disini, lo tahu kan kalau urusan gue belum selesai gue belum tenang dan gue gak bisa pulang dulu!!".
Sheva pun menanggukan kepala nya dan keluar dari ruangan bayinya dia mencari pengasuh anaknya Mela untuk menjaga anaknya dulu sebentar.
"Sorry bang arnold dan Donna kalian langsung saja keruang kerja Christian tunggu aku disana!! aku mau cari mela dulu untuk jaga si kembar" ungkap sheva dengan mengulas senyum dibibir tipisnya
Arnold dan Donna pun meninggalkan sheva dan pergi menuju ruangan kerja Christian. Sheva yang keluar dari kamar anaknya menuju kamar caca disana dia melihat Bik asih yang sedang menemani Caca sedang bermain boneka nya ." bik asih tolong ya cari mela untuk jaga si kembar. saya mau ke ruang kerja dulu ada kerjaan!" ucap sheva meninggalkan kamar caca berlalu menuju ruang kerjanya.
cklek..
Sheva memasuki ruangan kerja christian dia melihat dua orang itu sudah duduk diatas sofa didepan meja kerja christian, sheva pun mendekat ke arah arnold dan Donna "maaf telat tadi cari mela dulu untuk jaga si kembar"
Arnol dan Donna pun menganggukkan kepala nya .
"jadi apa yang bang arnold mau omongkan?? tentang kerjasama rumah sakit kita??"
"ya soal kerjasama Hospital St. luisa dengan Grey Hospital apakah kamu tahu itu???"
"ehm aku tahu bang, jadi aku setuju saja dengan kerjasama kita dan pertukaran dokter antara kedua rumah sakit pun aku juga setuju. itu kan yang tertulis di kontrak perjanjian kerjasama kita???"
"iya baiklah kalau kamu sudah oke dengan semua syarat yang aku buat, nanti aku suruh sekretaris aku bikin janji sama Donna untuk membahas hal ini"
Sheva melirik Donna memberi kode kepada nya, lalu donna pun memberikan berkas yang dia pegang kepada Arnold " sebelumnya maaf tuan arnold setelah nona sheva sudah menyetujui persyaratan dari pihak anda , anda juga harus menyetujui persyaratan dari pihak kami. silahkan dibaca dulu!!" ujar donna memberikan berkas nya.
Arnold mengernyitkan keningnya satu garis saat membaca perjanjian yang diberikan Donna "maksud nya ini apaan???? Sheva???"
Sheva yang tersenyum melihat mimik wajah Arnold pun berdiri dari duduk nya dan melangkah ke arah jendela "Ya seperti yang kau baca bang Arnold aku mau mengambil alih Cabang Rumah sakit mu di Lexington, Virginia bagaimana kau bisa mengikuti syaratku???".
__ADS_1
"Wah..wah aku tidak sangka wanita yang anggun seperti mu bisa berpikir licik seperti ini, otak mu sama seperti suamimu Christian, kalau aku tidak menuruti persyaratanmu bagaiman???". ucap Arnold melirik Sheva secara sinis
Sheva membalikkan badannya melihat Donna dan Arnold "aku tidak licik ini bisnis bukan?? sama-sama menguntungkan untuk kedua belah pihak, ayolah bang Arnold aku tahu rumah sakit disana sudah lama kau tak urus daripada terbengkalai lebih baik kau serahkan saja kepadaku , amankan???"
Arnold memutar bola matanya secara malas mendengar ucapan Sheva " ternyata darah itu memang kental ya , kau sama seperti Uncle Billy sifatmu betul-betul keturunan Johnson dan jangan lupa kau memang benar-nemar jodoh Christian karena 11 : 12 dengan sifatmu ini, untunglah Fanny tidak seperti mu bisa-bisa aku stres menghadapinya!!!"
Sheva menaikkan satu alis nya " hai aku anak Daddy pasti aku mirip dengannya , kau belum tahu saja bagaimana Fanny belum saja dia. Bagaimana kau mau menyerahkan cabang rumah sakitmu itu??"
"baik..baiklah aku menyetujui persyaratan nya, tapi aku juga meminta kepada mu tentang pertukaran Dokter dari kedua rumah sakit kita!!! aku mau dokter yang berkompeten seperti mu."
"Terima kasih bang Arnold, oke soal pertukaran Dokter itu akan kuberikan Dokter-dokter di rumah sakit kami kami yang berkompeten dan aku akan menemani mereka selama beberapa hari saat mereka disana".
"itu cuma alasanmu saja bukan baiklah, Donna kau akan bertemu dengan Alona untuk mengurus semua ini ya !! dan kau juga akan mengatur semua konfrensi pers bukan rencana mau dimana buata acara nya?? lebih baik di London saja bukan??"
"oke itu ide bagus bang arnold tapi aku tidak bisa hadir jika acara dalam waktu dekat, mungkin 2 bulan lagi bisa???"
"oke, aku tahu kau juga baru selesai melahirkan dalam tahap recorvery" ujar Arnold
Sheva pun mengulas senyuman dibibir tipis nya akhirnya dia bisa mencari tahu tentang Shafana dan wanita yang disebut ibu kandungnya itu, tidak ada alasan untuknya mengapa dia ngotot untuk mengambil alih cabang Rumah sakit di Virginia , kota yang berada di Amerika karena sesuai rencana nya dia harus menjaga keluarga nya dari niat buruk Ibu kandung nya untuk menghancurkan keluarga nya walaupun Sheva sudah menyewa Detektif andalan untuk mengawasi gerak gerik ibu kandung nya itu. " Maafkan aku ibu aku harus melawanmu kau harus tahu anakmu meninggal bukan karena suamiku, dan aku harus minta bantuan ayah untuk melawanmu! ntah apa masih pantas kau disebut ibu secara kau meninggalkan aku dan ayah untuk pria lain" gumam Sheva dalam bathin melihat fhoto Catherine Doughlas ibunya.
Pria tampan itu memasuki Mansion nya melangkah menaiki tangga rumahnya di lantai dua dan masuk kekamar anak kembarnya dia melihat seorang pengasuh sedang duduk disamping Box bayinya.
"Eh Maaf pak"
wanita bangun dari duduknya dan melangkah ke arahnya, " saya disuruh Nona Sheva untuk menjaga si kembar karena nona lagi diruang kerja bersama Nona Donna".
Christian menatapnya dan menanggukan kepalanya ,"kau boleh pergi kembali ".
"baik pak" mella pergi meninggalkan Christian sendirian dikamar sikembar
Christian mendekat kearah box bayinya dia menatap anak-anaknya ,mencium pipi anak-anaknya dia pun duduk disamping box bayinya menopang dagunya di pinggir box bayinya. "Alex dan alexa anak-anakku betapa syukurnya daddy memiliki kalian nak, kalian hadir dikehidupan daddy disaat daddy menyerah dengan kehidupan nak!! Daddy yang tidak bisa mengingat siapa diri daddy ataupun masalalu daddy nak. Tapi kalian tahu nak?? Tuhan sangat baik nak dia memberikan Mommy mu kepada daddy nak dengan skenarionya!! walaupun Daddy sadar sudah jahat dengan mommy mu nak memaksa dia nak!!" Christian bermonolog didepan anak-anaknya yang masih tetidur pulas.
"arghh" christian menarik nafasnya kasar tanpa sadar air mata nya menetes mengingat kejadian yang telah lalu. "tapi percayalah nak, Daddy tidak jahat kepada mommymu! Daddy sangat mencintai mommy bahkan saat mommy mu menghilang dari daddy dan menyembunyikan kehamilannya itu membuat daddy frustasi nak!!, bahkan saat bayangan masa lalu daddy hadir lagi dan membawa Kakak Caca hadir di tengah keluarga kita. Mommy mu lah nak yang meyakinkan daddy untuk menerima kakak mu nak walaupun daddy tidak mengingat siapa caca dan Mendiang ibunya caca. Anak-anakku kalian harus tahu Mommy mu lah wanita yang daddy cintai walaupun daddy tahu mommy mu bukan lah wanita pertama dalam hidup daddy nak tapi daddy pastikan dia adalah wanita terakhir dalam hidup daddy, Nak bantu daddy untuk membuat mommy mu mencintai daddy mu ini nak karena daddy yakin mommy mu pasti belum mencintai daddymu nak !!. mungkin mommy mu masih marah dengan perilaku daddy dulu nak tapi kalian jangan marah dengan mommy ya nak?? daddy yang salah daddy yang sudah menghancurkan semua kebahagiaan mommy mu nak!!. hiks..hiks". gumam christian sambil menangis didepan anak-anaknya.
tanpa disadari oleh christian ada mata yang melihat nya , mata itu juga mengeluarkan buliran air di sudut matanya ingin melangkah tapi dia masih terdiam di depan pintu mendengar curahan hati pria itu. "maafkan aku Christian" sheva membathin
__ADS_1
Christian bangun dari duduk nya membelakangi Sheva yang masih berdiri di depan pintu kamar, christian menciumi pipi gembul anak nya satu-satu. Sheva pun melangkah mendekat kearah christian dan dia melingkar kan tangan nya diperut Christian memeluknya dari belakang. Sheva menyandarkan kepalanya di bahu Christian yang mengejutkan Christian dan menoleh kesamping dia melihat wanita cantiknya.
"Hai.. kenapa kamu nangis??" tanya sheva masih memeluk christian dari belakang
" tidak mana ada aku menangis." jawab christian membalikkan tubuh istrinya itu menghadapnya
Sheva membingkai wajah suaminya dan menatap dalam matanya mencari kejujuran dimata suaminya." Kamu tahu Tuhan itu pandai membolak balikan perasaan seseorang dan kamu tahu Tuhan juga sudah menuliskan takdir kita di langit sana. Kita memang dipertemukan dengan sebuah kesalahan tapi lewat sebuah kesalahan mereka hadir dalam hidup kita" ungkap sheva menunjuk anak-anaknya.
" Dan melalu mereka juga terutama aku belajar ikhlas menerima semua takdir yang diberikan oleh Tuhan untukku, menerima semua skenario yang sudah diatur Oleh Tuhan, belajar untuk bisa memaafkan mu, belajar juga untuk bisa menerima mu dengan ikhlas sebagai suami. kalau aku sudah bisa menerima semua itu berarti aku juga belajar mencintaimu Christian, belajar menjadi istri yang baik untukmu menerima segala kekuranganmu, masa lalumu dan belajar menjadi ibu yang baik untuk anak-anak kita!! jadi kamu jangan ragu dengan perasaanku kepadamu, I Love You Christian, Suamiku, Daddy anak-anakku". ucap Sheva mengeratkan pelukannya kemudian ia mengecup bibir Christian dalam yang diterima Christian dengan senang hati.
"Terima kasih Sayang kamu sudah memaafkan ku menerimaku dengan segala kekuranganku, I love you too istriku dan mommy anak-anakku, aku akan selalu menjaga janji suci yang sudah terikrar selamanya" Christian mengeratkan pelukannya kepada Sheva membawa sheva kedalam dada bidangnya .
"Tak perlu seseorang yang sempurna, cukup temukan orang yang selalu membuatmu bahagia dan membuatmu berarti lebih dari siapa pun".
"Masa lalu saya adalah milik saya, masa lalu Anda adalah milik Anda, namun masa depan adalah milik kita berdua".
"Kekurangan terhadap pasangan, menjadi sesuatu yang membuat hubungan seharusnya saling melengkapi". -** Habibie-
My dearest wife,
You make my heart so full and fill all the emptiness in it. I am forever thankful to have you in my life as my wife, You are the woman who could transform my imperfections into my perfections with only the touch of your love and care.,Everytime I look at you, I wonder if I did something amazing to be able to get such a gift from God. You have been a blessing in my life ever since I met you and I love you so much.
Istriku tersayang,
Kau membuat hatiku begitu penuh dan mengisi seluruh kekosongan di dalamnya. Aku akan selamanya bersyukur memilikimu di dalam kehidupanku sebagai istriku,Kau adalah perempuan yang dapat mengubah ketidaksempurnaanku menjadi kesempurnaanku hanya dengan sentuhan kasih sayang dan kepedulianmu,Setiap aku melihatmu, aku bertanya-tanya hal luar biasa apa yang telah saya lakukan sehingga mendapatkan hadiah begitu hebat dari Tuhan. Kau adalah berkah dalam kehidupanku sejak aku bertemu denganmu dan aku sangat mencintaimu.
- Christian Jamie Dornan-
My dearest Husband
God have given me my husband so that we could weather the storms in life together,trust you not because you are my husband but because you are the epitome of everything that a good man should be,Each passing day that I spend with you, it becomes the new best day of my life.
Suamiku tersayang,
Tuhan telah memberikanku suami agar kami bisa menghadapi badai dalam kehidupan bersama, Saya mempercayaimu bukan karena kau adalah suamiku namun karena kau adalah segalanya yang menjadi seorang pria baik,Setiap hari yang saya lalui bersamamu, hari itu menjadi hari terbaik yang baru dalam hidupku.
__ADS_1