Mr. Misterius Falling In Love

Mr. Misterius Falling In Love
Chapter 17


__ADS_3


Hari ini jadwal pemeriksaan rutin kandungan ku dan betapa bahagianya ku melihat si kembar melalui layar USG anak ku sudah tumbuh berkembang didalam rahim ku tapi mengapa dia tidak mirip dengan ku??? Hidungnya lebih mancung dariku??? Kenapa lebih banyak mirip pria bastard itu???


Dokter kandunganku menyarankan aku untuk tidak terlalu capek dan stres agar kandungan ku tidak mudah kram, memang beberapa minggu ini perut kU sering kram apabila aku merindukan pria bastard itu mungkin karena dia ayah dari anakku, apakah anakku merindukan belaian ayahnya??? Tidak mungkin itu aku saja benci untuk bertemu dengannya jadi tidak mungkin aku bisa mencintai nya


"Hai sayang anak mom sehat disana ya, mommy menunggumu sayang kita akan selalu bahagia walaupun tanpa daddy kalian" ungkap Sheva sambil mengelus perut buncit nya.



Sheva yang duduk diatas ranjang nya hanya memakai hot pants pendek kaos putih dipadukan cardigan Grey panjang semakin menampakan perut nya yang mulai besar, kandungan nya memang berusia 17 weeks tapi sudah besar sekali kelihatannya karena janin didalam rahimnya kembar. Dari luar pintu berdiri seorang laki-laki tubuh besar berparas tampan walaupun sudah memasuki kepala lima umur nya dia memandang anak semata wayang nya yang sedang berbicara dengan perutnya.


Bahagia bisa melihat dia tersenyum putri kecilku, lalu pria itu pun masuk kedalam kamar putri kecilnya yang membelakangi Sheva lalu membelai rambut Sheva dengan lembut


Sheva yang terkejut lalu melihat kearah belakang nya dia melihat ayah nya Billy sudah ada di belakangnya.


"Daddy!!!", Sheva memeluk ayahnya


Billy pun langsung duduk dipinggir ranjang Sheva sambil membalas pelukan Sheva


"Daddy dari tadi sudah di belakang nak, kamu nya saja yang tidak sadar daddy dibelakangmu, kamu sedang bahagia nak???"


"Iya daddy tadi Sheva habis chek rutin kandungan daddy, tahu tidak daddy Sheva melihat anak Sheva sehat dirahim Sheva daddy"


"Iya sayang . Syukurlah cucu daddy sehat disana semoga cucuk daddy ini sehat-sehat terus sampai lahiran ya sayang" kata Billy sambil mengelus perut Sheva


"Daddy ada apa kesini?? Tumben daddy hari ini ada disini??" Tanya Sheva kepada ayahnya


Iya Billy selama Sheva berada di New Zaeland memang datang nya selalu seminggu sekali untuk mengunjunginya, karena Billy tidak bisa datang pas jam kerja karena Billy harus mengurus rumah sakit dan membuat grandfather Roland tidak Curiga kepada Billy karena sudah membuat Sheva lari, kadang Billy merasa bersalah kepada Sheva seandainya dia tidak menyarankan Sheva untuk lati dari perjodohannya mungkin Sheva tidak akan bernasib sial seperti ini.


Diperkosa lalu sekarang hamil diluar nikah harus membesarkan anak nya sendirian. Mungkin jika grandfather Roland tahu keadaan cucu kesayangan nya hari ini dia bisa marah dan membunuh Christian. Apalagi dia mendengar dari anak buahnya kabar kesehatan Christian sempat drastis menurun dan dirawat dirumah sakit selama sebulan lebih akibat penyakit yang tidak diketahui , tidak mungkin luka bekas tinjunya dia bisa dirumah sakit bukan?? Kata anak buahnya yang mendapat kabar dari orang kepercayaan nya dirumah sakit tempat dirawat Christian. Christian mengalami morning sickness penyakit yang dialami oleh wanita yang sedang hamil muda


Sungguh terkejut mendengarnya seorang Christian bisa sakit dan tepar di rumah sakit karena lemah tak berdaya, yang hamil memang Sheva tapi yang mengalami morning sickness nya Christian. Memang cucu nya ini tidak mau membuat susah mommy nya selama kehamilannya.


Tapi Billy tidak ingin papa nya Roland tahu tentang keadaan Sheva , dia juga tidak ingin Christian mati ditangan papa nya. Dia sadar walaupun Christian jahat telah memperkosa anaknya tapi dia adalah ayah kandung dari cucu nya yang sedang dikandung Sheva.

__ADS_1


Billy tidak mau cucu nya jadi yatim dan dendam kepada kakek buyut nya karena tahu ayahnya mati karena dibunuh kakek buyutnya , jadi biar lah seperti ini saja dan waktu yang menjawabnya seperti apa ke depannya.


" sayang , daddy mau bicara dengan mu tentang Fanny"


"Kenapa dengan Fanny Dad??," tanya Sheva yang mulai penasaran dengan ayahnya


"Ehmmm daddy mau bilang sayang bahwa Fanny itu bukan anak buah ayah nak, dia adalah sepupu mu nak"


Sheva membulatkan matanya yang kaget mendengar  perkataan ayahnya lalu mulai duduk mendekati ayah nya


"Jadi kak Fanny sepupu kU dari mana ayah???"


"Fanny anak dari Adek bungsu ayah Magdalena Johnson yang dibunuh oleh Steve Dornan ayah dari Christian Dornan "


Semakin Sheva memerah wajah nya kembali mendengar perkataan daddynya perutnya terasa kram saat mendengar nama Christian diucapkan apakah anaknya mendengar nama  ayahnya sedang dibicarakan???


"Jadi Kak Fanny kakak sepupu kU daddy ?? Tapi mengapa kakek bilang cucu nya cuma satu daddy ???"


"Iya , maghdalena nikah lari pada saat itu dia seharusnya menikah dengan Steve Dornan tapi dia tidak mau malah memutuskan menikah dengan pacarnya, lalu dia dibuang dari keluarga hingga Fanny lahir dan orang tuanya meninggal pun Roland kakekmu tidak mau mengakui nya nak!!! Daddy sedih melihat Fanny kecil menjadi yatim piatu lalu daddy memutuskan untuk merawatnya dan membesarkan nya tanpa sepengetahuan kakekmu Roland"


Sheva yang kebingunganmelihat mata ayah nya yang mulai mengeluarkan butiran air mata dari sudut mata ayah nya.


"Apa yang membuat daddy bingung??? Hingga daddy menjadi sedih begini" tanya Sheva yang lembut menghapus air mata ayahnya


" kamu bertanya mengapa daddy kemari di saat jam kerja daddy kan??"


Sheva yang mendengar pertanyaan daddy nya pun menganggukkan kepalanya


"Kenapa daddy???"


"Kakek mu membuat masalah lagi nak, dia mencari Fanny dia menyuruh anak buah nya untuk mencari Fanny"


"Kenapa kakek mencari kak Fanny, daddy!! Bukan nya kakek Roland sudah membuang kak Fanny ???"


"Kakekmu ingin menggantikan posisi mu dengan Fanny di perjodohan dengan cucu sahabatnya nak, itu yang membuat daddy datang kemari nak. Daddy bingung harus bicara apa dengan Fanny"

__ADS_1


Sheva yang sedari tadi sudah mengeluarkan air mata nya pun berlutut kepada ayahnya Billy "maafkan aku daddy sudah membuat susah mu dan kakek sekarang aku malah sudah membuat malu nama keluarga kita daddy" isak tangis Sheva memohon maaf kepada Billy


Billy yang melihat Sheva berlutut sambil menangis pun memegang punggung Sheva dan membantu berdiri Sheva untuk kembali duduk Disampingnya


"Sayang kamu jangan merasa bersalah , kamu jangan banyak tangis nak, kami tidak kasihan dengan anakmu ini" ungkap Billy sambil mengelus perut Sheva


"Tapi Sheva sudah membuat kak Fanny terjebak ayah dia harus menggantikan posisi Sheva untuk menikah dengan jodoh yang diberikan kakek, apakah kak Fanny mau menerimanya ayah??"


Langkah kaki cantik yang berjalan menyusuri ruangan lantai dua mansion megah itu tiba tiba terhenti dari luar melihat pintu berwarna putih yang tidak tertutup itu didalamnya ada pria matang dengan wajah ketampanan nya yang masih tersirat di usianya yang memasuki 50 sedang berbicara dengan seorang gadis kecil yang cantik , hidung mancung sedang berbadan dua itu berbicara serius


Gadis cantik berambut pirang itu dengan manik nya yang berwarna biru kehijauan itu pun tidak sengaja mendengar pembicaraan ayah dan anak yang sedang berbicara tentang dirinya yang sedang dicari oleh kakeknya karena harus menggantikan posisi perjodohan Sheva dengan cucu sahabat kakeknya .


Fanny yang bingung mendengar perkataan pamannya dan merasa kasihan dengan pamannya itu, lalu dia berpikir apakah aku menerima saja perjodohan ini??? Aku ingin membalas Budi terhadap paman yang sudah merawat dan membesarkannya ditambah lagi dia tidak mau Roland makin menyalahkan Sheva karena lari dari perjodohan ini.


Fanny kasihan dengan adik kecilnya itu dia pasti akan makin stres belum masalahnya yang belum terselesaikan ditambah masalah perjodohan ini, berarti aku harus membantunya


Fanny menarik nafas nya dalam-dalam dan membuangnya lalu dia masuk ke kamar Sheva tanpa disadari oleh ayah dan anak itu


“Aku mau paman Billy untuk menggantikan posisi Sheva” kata Fanny yang mengkagetkan Billy dan Sheva


Alangkah kaget ya Billy dan Sheva saat melihat Fanny datang dan berkata mau menggantikan posisi Sheva


“Sayang kamu disini, jangan sayang kamu tidak perlu harus berkorban untuk menggantikan posisi Sheva”


“Tidak apa paman mungkin dengan ini aku bisa diterima oleh kakek Roland paman”


Billy yang mendengar itu lalu berdiri mendekati Fanny dan memeluknya


“Kau gadis yang paling baik sayang, sama seperti mamamu nak”


Sheva pun tak mau kalah dia juga ikut berdiri dan mendekati Fanny “ kak Fanny maafkan aku kamu Harus menggantikan posisiku kak” tangis Sheva saat memeluk Fanny


“Tak apa sayang, mungkin ini sudah takdir dari Tuhan sayang, kamu jangan nangis lagi ya Sheva” ungkap Fanny yang membalas pelukan Sheva dan menghapus air matanya


Sejak Sheva hamil , Sheva gampang menangis dia sangat sensitiv sekali mungkin hormon hamil yang membuat nya sepeti ini

__ADS_1


“Fanny sayang terima kasih kamu sudah mau mengganti posisi Sheva , kalian anak-anak daddy nak “ , kata Billy sambil memeluk keduanya dengan lembut.


__ADS_2