Mr. Misterius Falling In Love

Mr. Misterius Falling In Love
Chapter 35


__ADS_3

Flasback On Sheva


"Kakak akhirnya kau datang " memeluk fanny erat.


"kakak juga sayang kangen dengan mu dan juga anak mu disini" sambil mengelus perut sheva


lalu sheva menyuruh fanny duduk diruang kerja christian dan dia memulai cerita nya semua dengan fanny dari awal dan akhir tanpa ditutup-tutupi karena sheva percaya dengan fanny setiap ada masalah pasti fanny selalu membantu nya, walaupun sekarang mereka tidak bisa bersama lagi karena punya kehidupan sendiri begitu pun sheva selalu mendengar curhatan fanny kalau kakak nya itu ada masalah di rumah sakit atau dengan suaminya arnold.


"jadi gitu kak, apa kakak kenal dengan Shafana??? apalagi christian sekarang amnesia dia tidak mengenal siapa shafana maupun anaknya caca. pasti dia tidak bisa menerima caca kak??"tanya sheva kepada fanny dengan senyum tipis nya



"aku tidak begitu kenal dengan shafana sayang, tapi aku pernah melihat aunty catherine mama mu dek, tapi kalau caca itu anak shafana berarti dia keponakan kita dek dan memang seharusnya kita yang merawatnya dek dia keturunan Johnson dan Dornan terutamanya. kalau christian amnesia jangan kamu paksakan untuk mengingat nya dek itu hanya akan memperparah keadaan christian jadi kamu harus banyak bersabar tapi kamu yakin dek kamu bisa merawat anak mantan pacar suamimu??" ungkap fanny yang melihat mata sheva untuk mencari jawaban ketulusannya tanpa kebohongan


Damm


fanny tidak melihat kebohongan di mata sheva yang ada di mata itu ketulusan bahwa sheva akan merawat keponakannya itu "kakak yakin kamu bisa dek, kakak tahu kamu sudah mencintai christian bukan???"


sheva mengambil nafasnya secara kasar "argh ... aku tidak tahu kak perasaan apa ini, hanya aku merasa tidak bisa jauh darinya entah karena anak ini atau akunya yang sudah terbiasa bersama nya, ditambah masalah anak ini (caca) datang kak di kehidupan kami. christian pria ini terlalu misterius kak susah untuk mencari tahu tentang masa lalunya kak. sudah lah kak bantu aku dengan doa saja semoga hati ku luas kak bisa menjalani ini semua" katanya seraya melemparkan senyum nya kepada kakaknya agar fanny tidak terlalu khawatir kepadanya


"adek kakak sayang sudah dewasa ya, ya sudah kakak akan bantu cari tahu tentang shafana dan aunty catherine btw kakak juga mau pamitan sayang kakak mau pulang ke london!! kamu tahu kan arnold bagaimana dan lagian kerjaan kakak juga menumpuk disana nanti liburan kakak datang berkunjung kesini atau pas kamu lahiran ya!! kamu jaga diri baik-baik". ungkap fanny sambil memeluk sheva memberikan tanda perpisahan


"iya kak terima kasih, kakak baik-baik juga ya jaga kandungannya kalau arnold macam-macam kasih tahu aku biar aku potong junior nya itu sampai habis!!!" dengan nada nya yang tegas


"hehehe, kamu ini dek sudah lah kakak pamit ya soalnya arnold sudah menunggu di airport , ada apa-apa hubungi aku ya!!" fanny pun mencium pipi sheva dan meninggalkan sheva di ruangan kerja nya christian sendiri. (ehmm kayaknya enak ya buat sequel cerita fanny dan arnold ayo donk riders comment nya ya!!)


Flasback off


2 bulan kemudian


Pov Author

__ADS_1


Sekarang umur kandungan sheva sudah 9 bulan dan tinggal menunggu hari saja untuk melahirkan dan christian selalu menjadi suami siaga untuk nya sejak sheva sudah memasuki kandungan 9 bulan dan menunggu hari Christian memutuskan untuk cuti untuk sementara waktu tapi dia selalu menghandle kerjaannya dari rumahnya apabila ada yang penting atau yang harus di tandatangani oleh Christian ,Haikal asisten pribadi Christian datang kerumah untuk minta tanda tangan christian. dan Sheva pun begitu dia cuti dari kegiatannya menjadi dokter tapi tetap dia menghandle kerjaan nya dari rumah karena dia tidak memungkin lagi untuk kerumah sakit lagi dengan perutnya yang besar membuat dia begah dan sering sakit pinggang.


Pagi ini Sheva bangun dari tidur nya dengan Christian yang memeluknya seakan takut kehilangan dirinya bahkan dalam tidurnya sekalipun.


"Christian bangun sudah jam 6 pagi ini" ujar Sheva membangunkan Christian sambil membuka tirai jendela


"Hmm" gumam christian tanpa membuka matanya sedikitpun


"christian bangun hari kan kau harus mengantar caca kesekolah , ayoo bangun nanti caca telat kesekolahnya!!!" Ujar Sheva membangunkan Christian sekali lagi, kali ini dengan menghampiri christian yang masih tidur dengan memainkan rambut christian yang cukup berantakan


"Jam berapa sekarang sayang??" tanya Christian sambil membuka matanya karena terganggu dengan cahaya terang  yang masuk ke dalam kamarnya.


"Jam enam Christian sekarang, cepat bangun sekarang!!!" Jawab Sheva sambil merapikan rambut christian dengan jari-jarinya


"lima menit lagi please..." ujar Christian melanjutkan lagi tidur nya


"Bangun sekarang atau tidak ada jatah untukmu satu minggu kedepan!!!" ancam sheva yang langsung berhasil membuat Christian bangun dan duduk bersandar pada kepala ranjang.


"aku sudah bangun sekarang ,sayang" Ujar Christian dengan cepat karena begitu takutnya dengan ancaman yang Sheva berikan. karena menurut nya istri nya ini adalah perempuan tercantik yang selalu dirindukan saat dia diluar hingga dia pun bisa melupakan gadis-gadis jalang diluar sana yang merayunya baginya Sheva itu candu untuknya jadi kalau tidak mendapatkan jatah dari sheva sama saja bunuh diri baginya.


Sheva lalu tersenyum lebar karena kemenangan nya barusan dengan ancamannya nya Christian langsung bangun, " cepat mandi sekarang!! aku mau mengurus caca dulu"ujar Sheva meninggalkan Christian sendiri dan beralih masuk kekamar caca yang kemungkinan masih tertidur.


Dan benar saja saat Sheva membukakan pintu kamar caca, Sheva melihat jika caca masih tertidur pulas diatas ranjangnya dengan wajah yang terlihat begitu damai dan menggemaskan. Sheva lantas melangkahkan kakinya mendekat ditempat dimana Caca berada sebelum pada akhirnya Sheva memutuskan untuk membangunkan putrinya itu.


"Good morning, kesayangan mommy, bangun yuk sayang nanti telat sekolah nya loh!!!"ujar Sheva mengelus puncak kepala Caca dengan lembut.


"Hoamm.. Good Morning Mommy " Ujar Caca yang terdengar sedikit tidak jelas karena ia ucapkan sambil menguap.


Good Morning, Little Princess mommy"jawab Sheva sambil mencium caca yang masih dalam posisi telentang itu.


" ya sudah sekarang caca mandi ya itu bik asih sudah datang nanti dia bantu caca beres-beres buat keperluan caca sekolah hari ini"tanya Sheva yang dijawab anggukan oleh sheva sambil membantu caca bangun dari tidurnya

__ADS_1


******


Setelah selesai dengan mengurus segala keperluan caca yang dibantu oleh bik asih pengasuh caca, Sheva kembali kekamarnya untuk mengurus keperluan Christian yang sudah rapi dengan setelan jas nya hanya dasi yang belum melingkar sempurna di kera  bajunya, lalu sheva mengambil dasi yang christian ulurkan ke arahnya dan segera memakaikannya di leher christian dengan terampil. Saat sudah selesai menyimpilkan dasi di lehe christian, sheva tidk langsung menjauhkan dirinya dari christian melainkan justru menarik dasi christian yang membuat posisi mereka berdua dekat.


"Here your morning kiss"


dan tanpa menunggu lama lagi sheva melumat bibir christian dengan lembut yang langsung dibalas dengan senang hati oleh christian. Pinggang Sheva pun juga tidak luput dari peluka christian untuk menahan tubuh sheva agar berdiri di tempatnya.


setelah dirasa cukup, sheva segera menarik tubuhnya dari christian yang langsung membuat christian merasa kehilangan bibir manis sheva.


"Hai kamu mau kemana sudah rapi dengan setelan jas mu ini bukannya kau sedang cuti kan???"ujar Sheva yang melihat raut wajah christian yang nanar


"aku ada meeting penting pagi ini tadi haikal meneleponku dan meeting itu tidak bisa diwakilkan makanya aku harus hadir"


"baiklah , sudah waktunya sarapan pasti caca menunggu kita"


"Fine"jawab christian sebelum merengkuh pinggang sheva dengan satu tangannya dan membawa sheva berjalan beriiringan disampingnya


"Hai litlle princces daddy"mencium pipi caca yang sudah duduk di meja makan


"Hai daddy " caca membalas mencium pipi christian


Ya selama dua bulan ini christian belajar menerima Caca sebagai anaknya dibantu dengan sheva untuk bisa menyayangi caca walaupun dia lupa siapa ibu kandung caca. tapi naluri nya sebagai ayah timbul ketika anak ini memeluknya dan menyayanginya setulus hati.


selesai dengans arapan mereka , sheva mengantar christian dan caca hingga teras mansion sebelum Christian berangkat dia berpamitan dengan sheva .


"sayang aku pergi dulu antar caca lalu kekantor" pamit christian sambil mengecup kening sheva dibalas anggukan oleh sheva


sheva pun melirik gadis kecil yang berdiri di samping christian " sekolah yang benar ya little princess mommy , jangan bandel-bandel ya" sambil mengelus puncak kepala caca.


dibalas dengans enyuman oleh caca "baik mommy oke"

__ADS_1


lalu christian dan caca menuju mobil segera berangkat meninggalkan mansion , setelah mobil christian menghilang dari pagar mansion ,akhirnya sheva pun masuk ke dalam mansion nya dan memulai aktivitas nya seperti biasa kalau tidak bekerja di rumah sakit.


__ADS_2