Mr. Misterius Falling In Love

Mr. Misterius Falling In Love
Chapter 2


__ADS_3

Keesokan harinya cuaca


yang masih gelap Sheva dan Fanny sudah berada di AirPort untuk


meninggalkan London hanya untuk mengelabui kakeknya, " nona muda sudah


saatnya boarding kita dan pesawat sebentar lagi take off" kata Fanny


kepada Sheva berjalan melewati imigrasi


Selama penerbangan


London - Belanda Sheva tertidur di kursinya dan Fanny membangunkannya


"Nona muda bangun kita sudah sampai di belanda" sambil menepuk punggung


sheva pelan


"ehmm ... (sheva sambil mengucek matanya) kita sudah sampah Fanny?? "


Akhirnya mereka berdua


turun dari pesawat dan menuju ke parkiran di luar disana sudah ada yang


menunggu Haikal Bodyguard suruhan Billy untuk menjaga anaknya selama di


David


 


Sampailah di sebuah


Mansion yang cukup mewah Sheva dan Fanny keluar dari dalam mobil dan


masuk kedalam mansion mereka disambut oleh maid disana "selamat datang


nona sheva" kata maid sambil menunduk memberikan salam kepada sheva


"Terimakasih bik, tapi maaf saya mau bertanya dikamar saya bisa antar saya kekamar karena saya cukup lelah dengan hari ini"


"Baik Nona saya antar anda naik keatas" ungkap maid sambil membawakan koper sheva ke atas dan menunjukkan kamar nya sheva


 


"ini kamar Nona sheva " sambil mempersilahkan masuk sheva kekamar nya


"terimakasih Bik, owh maaf bik nama bibi siapa?? "


"Panggil saya Anneth saja nona"


"baik bik anneth, bibi

__ADS_1


panggil saya sheva saja ya ehmmm bibi bisa tinggalkan saya sendiri saja


karena saya mau istirahat sekarang bik "


"baik nona sheva " ungkap bibi anneth sambil meninggalkan sheva sendirian dikamar


Sekarang sheva sendirian


dikamar dia memandang sekitar nya lalu dia pergi kearah jendela besar


di sudut ruangannya dia melihat keluar sambil memegang handphone


ditangan nya, dan berkata dalam hati " daddy sedang apa?? Kabar daddy


seperti apa??" Gerutu Sheva dalam hati sambil melihat fhoto daddy nya


bersama nya di dalam handphone


Sejak sampai di Belanda


Sheva belum menghubungi daddynya, karena sebelum dia pergi daddy nya


berpesan agar jangan menghubungi daddy nya biar kakeknya tidak curiga


dengan kepergok Sheva dari rumah.


Bunyi ketukan pintu dari luar pintu tok tok


"Nona Sheva saya boleh masuk" ungkap Fanny dari luar pintu


"Nona


Sheva saya hanya ingin memberikan berkas ini kepada anda, besok anda


sudah bisa kerja kembali dirumah sakit Medistra hospital"


"Terima kasih kak Fanny


ops (sambil tutup mulutnya Sheva) bolehkan aku memanggilmu kakak karena


aku cuma anak tunggal dan juga kata daddy selama aku disini aku memakai


nama keluarga mu kak Fanny "


" boleh nona Sheva"


" jangan panggil aku


nona Sheva , kak Fanny panggil aku Sheva saja tidak apa-apa!! Kak Fanny


besok aku kerumah sakit bawa kendaraan sendiri saja ya, biar aku hafal

__ADS_1


jalan "


" tapi Sheva , tuan Billy bilang selama kamu dibawah pengawasan ku kamu harus diantar terus"


" owhh baiklah kalau


begitu untuk besok aku mau diantar tapi seterusnya aku akan bawa


kendaraan sendiri ya kak Fanny" pinta Sheva memelas kepada Fanny


" baik lah Sheva, besok


juga saya sekalian mau bertemu kepala rumah sakit, baiklah sudah malam


Sheva Istirahatlah pasti lelah karena perjalanan kita 8 jam tadi besok


pun sudah mulai kerja kembali Sheva" kata Fanny sambil meninggalkan


Sheva dikamar dan menutup pintu kamar.


London


"Sheva......


dimana kamu cucu kU" teriak kakek Ronald mencari cucunya didalam rumah


sambil berjalan dan memanggil anak buah nya untuk semua berkumpul,


tampak lah kemarahan dimata kakek Ronald berjalan didepan anak buahnya


sambil menginterogasi satu-satu anak buah nya.


"Kalian semua percuma saya bayar kenapa tidak ada yang tahu Sheva bisa pergi dari rumah??" Bentak kakek Ronald


"Kami


tidak tahu tuan, dari semalam kami jaga nona muda tidak kemana-mana


sejak pulang dari rumah sakit tuan, kami kecolongan tuan Ronald" ucap


penjaga rumah kepada Ronald sambil ketakutan


"Kalian


semua aku potong gaji 2 bulan ingat itu, jangan bantah masih untung aku


potong gaji kalian daripada aku potong kepala kalian semua"


Ronald sambil marah meninggalkan mereka keluar rumah menaiki mobil nya menelepon seseorang dari telepon nya


" kamu dimana?? Cari cucuku sampai dapat, aku tunggu kabarnya " sambil mematikan telepon nya .

__ADS_1


 


 


__ADS_2