
Flashback On
"Don, kamu hubungi haikal kita butuh bantuan dia!!"
"Tapi Nona yakin dengan membuat seperti ini , Tuan Christian tidak akan apa-apa???"
"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, tapi saya lebih tidak yakin jika nanti wanita yang mengaku-ngaku ibu kandung saya itu akan berbuat nekad dengan christian. saya tahu ini berat untuk dijalanin tapi ini sebuah demi kebaikannya!!"
"Nona ... hati anda sangat mulia sekali, anda rela meninggalkan suami anda sendiri untuk melindungi nya dari ibu kandung anda!!"
"saya harap ini keputusan terbaik, setelah saya hubungi ayah saya , ayah saya memberi saran untuk sementara saya menjauh dari kehidupan christian agar christian tetap aman."
Disaat ia merasa bahwa hidupnya sudah cukup bahagia dengan hubungan rumah tangga yang sudah membaik, namun kebahagiaan itu seakan sirna dengan kenyataan yang ia peroleh hari ini mendapat kabar dari Detektif andalannya bahwa Catherine Doughlas sedang menyiapkan rencana untuk menghancurkan Christian bukan hanya Ibu kandung nya saja yang ingin menghancurkan pernikahannya tapi Kakeknya sendiri pun Rhonald Arie Johnson juga sedang merencanakan untuk menghancurkan Michael Steve Donald Dornan ayah mertuanya melalui suaminya Christian.
Entah bagaimana Sheva menjalani hidupnya seakan Tuhan sedang menguji nya lagi untuk melakukan pengorbanan sekali lagi untuk suaminya orang yang dicintainya.
Menangis??
Ia sudah cukup lelah untuk melakukannya dan buktinya juga ia tidak memperoleh apa-apa setelah ia menangis, orang-orang terdekatnya lah yang menghancurkan kebahagiannya seakan mereka bahagia melihat dirinya hancur tak tersisa. Tahu ini tidak adil untuk nya tapi aku yakin dengan keputusan yang aku buat ini yang terbaiknya . " Christian maafkan aku untuk menjauh darimu bahkan menjauhimu dari anak-anakmu, Demi Tuhan ini sebuah demi kebaikan mu sekali lagi maafkan aku". ucap Sheva dalam bathin.
"Donna persiapkan segalanya dari sekarang, tempat tinggal kita di Virginia juga kau persiapkan jangan lupa!!"
"Baik Nona saya akan persiapkan segalanya, dan saya juga sudah menghubungi Haikal untuk menjalani rencana kita nona"
Sheva keluar dari ruangan kerja nya menuju kamar anak-anaknya tanpa sengaja dia mendengar suara hisakan tangis didalam kamar anak-anak nya, betapa terkejutnya dia melihat Christian sedang menangis di samping Box bayinya ."Alex dan alexa anak-anakku betapa syukurnya daddy memiliki kalian nak, kalian hadir dikehidupan daddy disaat daddy menyerah dengan kehidupan nak!! Daddy yang tidak bisa mengingat siapa diri daddy ataupun masalalu daddy nak. Tapi kalian tahu nak?? Tuhan sangat baik nak dia memberikan Mommy mu kepada daddy nak dengan skenarionya!! walaupun Daddy sadar sudah jahat dengan mommy mu nak memaksa dia nak!!" Christian bermonolog didepan anak-anaknya yang masih tertidur pulas. Ya sheva masih mengintipnya dari belakang .
"arghh" christian menarik nafasnya kasar tanpa sadar air mata nya menetes mengingat kejadian yang telah lalu. "tapi percayalah nak, Daddy tidak jahat kepada mommymu! Daddy sangat mencintai mommy bahkan saat mommy mu menghilang dari daddy dan menyembunyikan kehamilannya itu membuat daddy frustasi nak!!, bahkan saat bayangan masa lalu daddy hadir lagi dan membawa Kakak Caca hadir di tengah keluarga kita. Mommy mu lah nak yang meyakinkan daddy untuk menerima kakak mu nak walaupun daddy tidak mengingat siapa caca dan Mendiang ibunya caca. Anak-anakku kalian harus tahu Mommy mu lah wanita yang daddy cintai walaupun daddy tahu mommy mu bukan lah wanita pertama dalam hidup daddy nak tapi daddy pastikan dia adalah wanita terakhir dalam hidup daddy, Nak bantu daddy untuk membuat mommy mu mencintai daddy mu ini nak karena daddy yakin mommy mu pasti belum mencintai daddymu nak !!. mungkin mommy mu masih marah dengan perilaku daddy dulu nak tapi kalian jangan marah dengan mommy ya nak?? daddy yang salah daddy yang sudah menghancurkan semua kebahagiaan mommy mu nak!!. hiks..hiks". gumam christian sambil menangis didepan anak-anaknya.
mata itu pun juga mengeluarkan buliran air di sudut matanya ingin melangkah tapi dia masih terdiam di depan pintu mendengar curahan hati pria itu. "maafkan aku Christian" sheva membathin, sekarang dia merasakan DIlema Pria didepannya mencurahkan perasaan nya disaat dia ingin pergi menjauh dari Christian untuk melindungi Pria itu, sekali lagi Sheva menyemangati dirinya bahwa ini demi kebaikan Christian.
Flashback Off
Tiga bulan kemudian,
Brakk...
Sheva pun terperanjat kaget ketika seseorang membuka pintu ruangannya dengan kasar. Sheva yang juga baru saja memasuki ruangan nya itu pun berhenti dan dengan cepat berbalik untuk melihat seseorang yang dengan berani nya berlaku tidak sopan itu, Ya sheva sudah kembali bekerja di Rumah sakit setelah selesai cutinya dari dua bulan yang lalu.
Setelah berbalik dan melihat siapa yang telah berbuat kurang sopan itu alangkah kagetnya lagi Sheva melihat Wanita Seksi dengan wajah memerah berdiri di ambang pintu seraya melihat penuh amarah kearahnya.
Dengan deru nafas yang tak karuan , Wanita itu pun mendekati Sheva dan bahkan mempertipis jarak dengan tatapan mematikan. Dan tanpa mengucap sepatah kata Wanita itu langsung mendorong Sheva hingga punggung Sheva terbentur cukup kuat ke dinding seraya mencekam kuat leher Sheva.
Ya Catherine Doughlas saat ini tengah mencekik leher Sheva anak kandungnya yang sudah dia tinggalkan.
Mendapati perlakuan tersebut membuat Sheva memncoba untuk melepaskan cengkeraman tangan ibunya di lehernya, karena cekikan itu sangat kuat hingga membuatnya kesulitan untuk bernafas, belum lagi tubuhnya yang dibanting menimbulkan sakit yang luar biasa bagi tubuhnya.
"Kau sama saja saja seperti ayahmu yang pecundang itu! dan kau tidak akan kubuat bahagia bagaimana anakku mengalami kehancuran karena ulah suamimu itu!! aku juga akan menghancurkan kebahagian suami mu itu dengan membuat mu mati ditanganku!!" Ucap Catherine dengan emosi yang membara
"Iii-buu to--lloo-ng, le-pas" Sheva mencoba untuk melepaskan tangan ibunya
"Ahh ibu?? ha..ha sejak kapan kau anak ku ha??? kau itu hanya anak dari seorang pencundang dan istri dari seorang pembunuh kau tahu kan???" Cicit Chaterine tertawa mengejek kepada sheva
"Ii--buu, saaa-kkit" lirih Sheva yang kini sakit luar biasa
" Ckk, biar kau rasakan bagaimana sakitnya anakku Shafana saat merenggang nyawa dijalan saat suamimu itu membunuhnya!!!" ucap Catherine tanpa ampun
Sheva yang sudah kehilangan kekuatan pun mencoba untuk melepaskan cengkeraman tanagn Catherine di lehernya.
__ADS_1
" CATHERINE!!!" Pekik Billy dan Steve ayah dan papa mertuanya baru saja datang.
Plak..
Sebuah tamparan pun Catherine terima dan membuat ia terpental di lantai. Saat itu pula Sheva ambruk kelantai dan terlepas dari cekikan ibunya.
"Kau gila Catherine ,kau ingin membunuh anak kandung mu sendiri apa???" pekik Billy mengeras rahangnya
"Sheva" Ucap Steve ayah mertuanya menhampiri Sheva
" Sa--sayang kamu kenapa nak?? buka mata mu sayang!!!" titah Steve mulai panik
" Billy, Sheva!! jangan kau urus wanita gila itu biar anak buahku yang mengurus dia!!" ucap Steve kala tak mendapati kesadaran
Mendengar pekikan Steve besannya membuat Billy mengurung niatnya yang hendak mencoba memberikan tamparan lagi kepada mantan istrinya itu kembali.
"Kenapa ini??? kenapa bisa seperti ini??" tanya Billy tak kalah syoknya seperti sang besan Steve
" Ayo cepat Steve, panggil dokter!!" titak Billy dengan wajah yang sudah di basahi oleh air mata
dengan cekatan Billy mengangkat tubuh Sheva yang saat ini dan dengan cepat membawa Sheva menuju ruang IGD.
" Maaf Tuan tidak boleh masuk, demi keselamatan pasien silahkan menunggu diluar terlebih dahulu" ujar perawat saat Billy memnciba masuk kedalam ruang IGD tersebut.
"Billy sebaiknya kita menunggu diluar saja, aku akan menyuruh anak buahku untuk mengurus wanita gila itu" ucap Steve mencoba menenangkan sang besan yang sedang kalut.
*****
Sudah lebih dari satu jam anak buah Steve menacari keberadaan Catherine mengelilingi sekitaran Rumah sakit dan melihat CCTV hasilnya tetap Nihil tidak menemukan wanita gila itu dia lari saat STeve dan Billy membawa Sheva ke IGD. Betapa marahnya Billy mendengar mantan istrinya itu lari dan sudah mencelakai anaknya.
"Ini seperti saja membuka masa lalu yang terjadi di 10 tahun yang lalu , Bill!!" jawan Steve
"Maksud kau apa ini??? jangan bertele-tele ceritakan saja dengan jelas" tegas Billy kepada steve
"Baiklah aku kan memberitahukan segalanya agar semuanya jelas, ( Skip cerita 10 tahun yang lalu ya guys bisa dilihat di bab sebelumnya bagi yang membaca , Hehehe). begitulah ceritanya Bill mengapa mantan istrimu itu dendam kepada anakku!!!"
Billy yang menganga mendengar ceritanya yang sangat dramatisir dan sangat terkejut pasti, Wah seorang Christian Dornan membuat dua anak gadis nya mencintainya dan mempunyai kedua anak gadisnya mempunya anak dari Christian. Ternyata Tuhan Sengaja membuat skenario nya untuk Christian dan kedua anak gadisnya, dan akhirnya Sheva lah yang menjadi tambatan terakhir untuk seorang Don Juan seperti Christian walaupun dengan cara yang menyedihkan. Ia Billy walaupun mulanya ia tidak menyetujui Pernikahan Christian dan Sheva tapi akhirnya dia menyetujui nya karena selama Sheva jauh dari pandangannya Billy mempunyai mata-mata yang selalu mengintai keberadaan Sheva anaknya.
Dia diberitahukan bahwa Sheva bahagia bersama Christian , disitulah dia menyadari bahwa Habis Gelap Terbitlah Terang untuk permasalah Sheva dan Christian mengungkapkan bahwa setiap manusia akan mengalami masa-masa sulit, tetapi juga akan merasakan masa-masa membahagiakan. Dengan kepergian Shafana yang membuat Christian hampir depresi hingga ia amnesia pun dan Tuhan baik kepadanya dia memberikan Shafa yang begitu mirip dengan Shafana kepada Christian. Tapi ternyata Tuhan sekali lagi menguji cinta antara mereka berdua , apakah mereka masih bisa bertahan dengan cinta mereka atau mereka menyerah!!.
Cklek..
Baik Steve dan Billy sama-sama mengalihkan pandangan nya ke arah pintu yang dibuka tanpa aba-aba itu. mereka melihat seorang wanita dan pria memasuki ruang kerja Sheva yang berada dirumah sakit sambil menunggu keadaan nya.
Ya, Haikal dan Donna saat ini tengah memasuki ruang kerja Istri Bosnya Sheva, saat posisinya sudah mendekat dengan posisi Pria-pria yang berpengaruh di dunia bisnis dan kesehatan itu, Haikal memberikan sebuah berkas kepada Steve.
"Maaf tuan ini berkas data penting yang harus anda tanda tangani!!" ucap Haikal
Ya Christian sekarang sedang perjalanan bisnisnya ke Jepang selama seminggu mengurus perusahaan cabang yang baru dibuka disana, selama Christian pergi Papa nya lah Steve yang menghandle Perusahaan di Italy.
"Maaf tuan saya lancang memotong pembicaraan ini, sesuai pesan Nona Sheva sebelum kejadian ini terjadi . Nona juga meminta saya memberika ini kepada anda Tuan selaku Ayahnya Nona Sheva" gerutu Donna memberikan berkas kepada Billy
Billy mengenyitkan keningnya saat membaca berkasnya membulatkan matanya tidak percaya apa yang dibaca saat ini, Steve yang merasa penasaran dengan perubahan wajah Billy pun menarik kasar berkas yang masih dibaca oleh besannya itu. membuat Billy terkaget melihat steve menarik kasar berkas itu.
sama dengan wajah Billy , mimik wajah Steve pun berubah membaca isi berkas itu." apa ini maksudnya??? Donna??". pekik Steve membulat mata kepada Donna
Donna yang terkejut di pekik oleh Mertua Bosnya pun memerah wajahnya "maaf tuan itu sudah direncanakan oleh Nona Sheva dari tiga bulan yang lalu, dia ingin melindungi Tuan Christian dari orang-orang yang berniat jahat kepada Tuan Christian!!"
__ADS_1
Sontak penuturan Donna membuat Steve dan Billy tak percaya, bahwa anaknya sudah mengetahui tentang niat jahat orang lain kepada Christian.
"Maksud mu Donna, anakku sudah mengetahui semua siapa saja yang ingin mencelakai suaminya???" ujar Billy mencoba mendekati Donna
Dengan cepat Donna mengakat tangannya memberi tanda untuk diam di tempat kepada Billy mertua Bosnya walaupun itu lancang menurutnya.
" Ya tuan Billy , Lama sebelum kejadian ini Nona Sheva sudah mengetahui semua tentang niat jahat orang itu terutama Niat Ibu kandungnya Nyonya Catherine yang ingin membuat Tuan Christian hancur melalui orang kesayangan Tuan Christian yaitu ingin membunuh Nona Sheva, dan juga Niat dari kakeknya sendiri Nona Sheva Tuan Besar Arnold Johnson yang mempunyai niat ingin menghancurkan Tuan Steve melalui Tuan Christian , jadi Nona Sheva sudah memikirkan semuanya Tuan dia juga sempat meminta bantuan Tuan Arnold Grey untuk membantunya dengan memberikan kuasa Pengalihan Rumah Sakit di Virginia. Jadi dengan keputusan Nona Sheva meninggalkan Tuan Christian untuk mengalihkan rencana musuh-musuh Tuan Christian yang punya niat buruk untuknya tuan!!!."
"Jadi setelah tuan Steve dan Tuan Billy membaca ini surat pernyataan berpisah Nona Sheva kepada Tuan Christian itu tolong bantu Nona Sheva untuk menjalani Misinya Tuan!!! walaupun ini berat dilakukan oleh Nona Sheva tapi ini cuma skenario untuk mengelabui musuh Tuan??." tutur Donna dengan tegas.
" Jika semua urusan ini selesai Nona Sheva akan datang lagi kepada Tuan Christian"
" Ya Tuhan kau begitu baik Nak" Pekik Billy
Donna mendekat kearah Billy memberikan pelukan layak seorang anak dan ayahnya. "sabar Tuan ini semua demi kebaikan Tuan Christian" menepuk pelan punggung Billy
Steve yang mengeluarkan airmatanya pun mendekat kearah Billy menenangkan besannya itu. "Maafkan aku Billy kalau bukan masalah yang dulu tidak mungkin ayah mu punya niat untuk menghancurkan pernikahan Anak-anak kita. maafkan aku Billy" ucap Steve serak berlutu memohon maaf kepada besan
Billy yang melihat Steve belutut memohon maaf pun membantu Steve berdiri "jangan kau seperti ini, bangun kau Steve Dornan jangan lemah. sudah lama ku memaafkan mu tentang kejadian itu. dan sekarang kau berubahlah jangan mengulang lagi. kita harus melindungi Christian dan Sheva .walaupun sekalipun itu ayahku sendiri dan mantan istri ku orang terpenting dalam hidupku akan tetap kulawan karena ingin menghancur kehidupan anak dan mantuku!!!".
Steve pun mengangguk pelan dengan perkataan Billy “ iya aku akan membantu rencana Sheva, jadi apa yang harus kita lakukan haikal, Donna ??”
“Kita akan buat seolah Nona Sheva dan anak-anak pergi menjauh tuan dibawa oleh Tuan Billy dan meninggalkan surat cerai kepada tuan Christian dan tuan Steve cuma meyakinkan tuan Christian bahwa nona Sheva di culik dengan tuan Billy , ya selebih nya tuan Steve dan tuan Billy tahu kan?? Tempat persembunyiannya Nona Sheva dan anak-anak sudah dipastikan di kota terpencil Virginia,Amerika Serikat. Dan kami berharap Tuan billy dan tuan Steve bisa membantu pengamanan disana selain tuan Arnold juga membantu kami tuan!!!” Ungkap haikal menjelas kan rencana kepada kedua Tuan besar nya.
“Baik lah Haikal selama Sheva dalam persembunyian nya kau jaga Christian dan lindungi dia , karena ini akan menjadi dampak terburuk a untuk Christian”
“Baik tuan saya akan lakukan perintah tuan”
Tiba-tiba pembicaraan mereka terhenti dengan bunyi ketukan pintu diluar.
Tok..tok
“Ya masuk siapa??”
Cklek
Pintu terbuka menampakan wanita cantik berpakaian putih memasuki ruangan kerja Sheva
“Maaf tuan Steve , saya Dokter Agustin yang menangani keadaan Nona Sheva” kata dokter Agustin memperkenalkan diri
“Owh iya Dokter Agustin bagaimana menantu saya kabar nya ???” Tanya Steve
“Keadaan Dokter Sheva lemah Pak Steve ditambah keadaan Sheva sedang mengandung 3minggu Pak, tolong diusahakan Sheva jangan banyak pikiran agar kandungan nya aman di trimester pertama !!” Jawab Dokter Agustin
Perkataan dokter Agustin membuat semua mata di ruangan itu membulat kaget.
“Aaaappa Sheva hamil lagi ?? Anak pertama nya saja baru berusia 3 bulan ??? Donna kamu tahu tentang ini??? Memang dia tidak pakai kontrasepsi apa???” Ungkap Billy
“Maaf Tuan saya juga tidak tahu, padahal nona Sheva cepat melahirkan agar bebas bergerak katanya untuk menjalankan rencana nya , kalau dia hamil lagi ini bagaimana ???” Gerutu Donna yang kebingungan
Dokter Agustin mengilas senyum dari bibirnya melihat kebingungan empat orang didepannya itu “ maaf pak Steve dan pak Billy mungkin Sheva dan suami kebobolan lupa pakai kontrasepsi hehehe”
“Baiklah pak Steve , nona Sheva sudah saya pindahkan keruang rawat VVIP untuk beristirahat , saya tinggal dulu pak “. Dokter Agustin meninggalkan ruang kerja Sheva
“Benar-benar anak mu itu Steve bisa-bisanya dia buat anak lagi sudah tahu anaknya masih kecil-kecil sudah buat istri nya hamil lagi !!!” Cicit Billy sambil menepuk jidat nya pelan
Mereka pun tertawa didalam ruangan itu mendengar perkataan Billy, Steve yang merasa akan bertambah lagi anggota Dornan pun semakin diliputi perasaan bahagia dan akan selalu melindungi menantu kesayangan nya itu dari orang-orang yang ingin berusaha memisahkan Christian dan Sheva .
__ADS_1