Mr. Misterius Falling In Love

Mr. Misterius Falling In Love
Chapter 49


__ADS_3

"  Mario.. bagaimana sudah kamu ikutin istriku kemana saja hari ini?"


"Sudah Tuan, sepertinya mereka ke sebuah Mansion yang dijadikan Maskar untuk Dark Angel, dan saya baru dapat kabar dari anak buah saya yang menyamar menjadi Bodyguard Nona Sheva..." Mario menggantungkan kata-katanya dengan wajahnya yang menunduk tanpa melihat wajah Christian


Christian yang merasa penasaran dengan perkataan Mario yang gantung pun menarik kerah baju Mario dengan muka merah Christian mengumpatnya. "kau tahu aku paling tidak suka orang-orang itu menggantung perkataannya"


Mario yang merasa sesak nafasnya ketika Christian menarik kerah bajunya , mario menarik tangan Christian untuk lepas dari lehernya hingga ia terjatuh. " maafkan saya bos, saya tidak akan mengulangi nya lagi"


Christian pun melepaskan cengkeraman nya dan menjauh dari mario."baiklah cepat katakan informasi apa yang kau dapatkan?"


"Istri anda baru saja membunuh Tuan Indra Brasco tangan kanan Tuan Ronald Johnson, dan mayatnya dibakar"


Christian yang mendengar perkataan Mario pun membulatkan matanya tidak habis pikir dengan perbuatan Sheva lagi hamil tapi masih melakukan pembunuhan. Apa tidak takut dengan kondisi kandungannya, Christian lupa bahwa didiri Sheva terdapat jiwa Iblis yang kapan saja bisa bangun terutama jika berhadapan dengan musuh-musuhnya.


"Apa kesalahan yang dilakukan oleh tuan Indra itu? Hingga ia bernasib Malang sekali" tanya Christian penasaran


"Dia mencoba melakukan pembunuhan berencana untuk tuan, Tuan ingat kejadian seminggu yang lalu waktu mobil tuan rem nya blong itu semua ulah orang suruhannya untuk mencelakai tuan Christian dan niat nya itu ketahuan oleh anak buah nona Sheva jadinya nasib tuan Indra seperti sekarang mati ditangan nona Sheva" jawab Mario dengan nada tegas


Christian yang mendengar perkataan Mario dengan tersenyum sinis, "Sheva.. Sheva kamu memang wanita yang tepat untuk menjadi istri dan ibu anak-anakku"


"Jadi apa yang harus saya lakukan Tuan?""tanya Mario


"Kamu tetap suruh anak buahmu ikuti kemana pergi istriku, sekarang aku akan menunggu kedatangan anak dan istriku"jawab Christian


Mario pun pergi dan meninggalkan Christian sendirian diruangannya, Christian yang melihat kepergian Mario pun mengalihkan pandangannya ke arah Sky Line besar yang terdapat di dalam apartemennya.


"Sheva Anastasia Johnson ketua Dark Angel, cantik ,pintar dan jangan tinggalkan pembunuh berdarah dingin. paket sangat komplit untuk wanita sekelas Sheva."gerutu Christian membathin.


***


Mansion Virginia


Wanita cantik itu berjalan melewati ruang tengah mansion itu semua pelayan di mansion menunduk menyambut kedatangan majikannya, wanita cantik itu tersenyum melihat para pelayannya , dia berjalan ke lantai dua di mansion itu dan berhenti di depan kamar tanpa sadar dia mendengar ocehan suara anak perempuan dari luar kamarnya.

__ADS_1


"Mbak, caca rindu deh dengan Daddy... Daddy apa kabar ya?"


"Daddy lagi kerja sayang, cari uang buat kakak caca , abang alex, adek alexa dan adek dalam perut mommy! jadi kakak caca jangan sedih ya nak berdoa semoga daddy diberikan kesehatan oleh Tuhan"


Gadis kecil itu pun mengangguk dan tersenyum ke arah pengasuh nya itu. "mbak, mommy kemana ya kok lama banget ya? biasanya jam segini sudah pulang kerja?"


Pengasuh itu pun melihat jam yang berada di dinding kamar itu dan melihat ke arah caca lagi sambil membelai puncak kepala perempuan kecil itu. "mommy mungkin lagi banyak pasien sayang, kan caca tahu kalau mommy seorang dokter kan? jadi mommy merawat pasien nya dulu"


"iya ya caca lupa kalau mommy itu dokter pasti lagi dibutuhkan sama pasiennya"


Pengasuh itu pun melirik kebelakang caca dan melihat Nyonya rumahnya sedang berdiri didepan pintu kamar caca. "Nyonya sudah pulang? maaf saya tidak tahu "


" ya , tidak apa-apa alya, saya juga baru datang bagaimana kabar anak-anak hari ini"


"baik Nyonya sikembar bersama nannynya di kamar sebelah kalau Caca baru pulang sekolah Nyonya"


Caca yang tersenyum melihat mommynya sudah pulang pun berlari mendekat kearah mommynya memeluk mommynya erat menenggelamkan kepalanya di leher Sheva dan menghirup aroma yang dirindukan dari mommynya.


Sheva yang melihat caca berlari pun merentangkan tangannya dan mensejajarkan dirinya sama dengan caca memeluk caca secara erat. "anak mommy, kenapa sayang rindu dengan daddy ya?"


"ya sudah sekarang kakak caca siap-siap sama mbak alya ya kita makan malam diluar bareng sama abang dan adek bagaimana?"


"benar mommy? kakak mau makan diluar kita malam ini !" kata Caca dengan tertawa girang


"alya bantu caca siap-siap untuk acara makan malam diluar, saya mau ke kamar sikembar"


Alya menganggukan kepalanya tanda iya kepada tuannya, Sheva pun pergi kekamar sebelah bertemu dengan anak-anak kembarnya yang makin hari menggemaskan dan menyuruh para nannynya untuk mempersiapkan si kembar untuk acara makan malam hari ini.


Sheva pun berlalu kekamarnya juga untuk mempersiapkan dirinya untuk bertemu dengan Christian. sebelum dia masuk ke toilet pun dia mengambil ponsel diatas nakasnya untuk menelepon Christian lalu dia mendial nomor Christian.


"Hallo" suara diseberang telpon


"Hallo Tian, ini aku Sheva yang menghubungimu"

__ADS_1


"Sayang, dikirain siapa "


"Nanti malam kita ketemu dimana?"


"Owh, kamu datang ke apartemen aku saja sayang bawa anak-anak ya aku kangen banget dengan mereka, aku share lokasi nanti"


"bukannya kata kamu kita mau makan malam kan? kenapa harus ketemu di apartemen mu?"


"Ya tuhan sayang, takut banget sih ketemu ma aku! emang kamu gak rindu ma aku? iya kita makan malam di apartemen saja aku sudah pesan makanan dari restaurant"


"Kamu jangan mesum deh, oke sampai ketemu nanti malam jam 7 aku sampai sana bareng anak-anak"


"Oke sayang, aku tunggu kamu"


Sheva memutuskan panggilannya dan meletakkan kembali ponselnya di atas nakas nya. dia pun mulai bersiap-siap untuk acara nanti malam.


Beberapa menit kemudian,


Sheva turun ke ruang tengah menunggu anak-anaknya yang lagi bersiap -siap untuk acara makan malam bersama Christian.


Hari ini Sheva memakai dress warna pink dutch dengan model kemben serta rambut blonde nya digerai, cukup cantik malam ini menurutnya walaupun dia sedang hamil menurutnya penampilannya itu nomor satu.


Tanpa disadari Sheva pun anak-anaknya sudah turun dan bergabung dengan dirinya diruang tengah ditemani para pengasuhnya.


Sheva melirik ke arah anak-anaknya yang sudah siap , "Anak-anak mommy cantik dan ganteng banget sayang, jadi sudah siap kita keluar hari ini?"


"Siap Mommy, ayo kita pergi sekarang"teriak caca semangat menarik tangan Sheva ke arah mobil yang menunggu di depan mansionnya.


Sheva dan anak-anak pun masuk kedalam mobilnya pergi ke apartemen Christian. sedangkan dilain tempat Christian yang sedang menunggu kedatangan Istri dan anak-anaknya pun sedang menyuruh para maid di apartemen nya untuk menyiapkan makanan di meja makan.


"perfect" gumam Christian sambil tersenyum


"Sudah selesai Tuan, ada yang ditambah lagi Tuan?" tanya maid itu kepada christian

__ADS_1


Christian menoleh ke arah maid itu lalu menggelengkan kepalanya. " tidak ada buk, nanti kalau ada yang kurang lagi saya nanti panggil ibu." jawab Christian


Maid itu menganggukan kepala nya dan permisi pergi dari ruang makan itu. Christian yang masih diruangan itu pun menunggu kedatangan istri dan anak yang dirindukan. jauh dari anak dan istri selama beberapa bulan ini sungguh menyiksa hati dan bathin Christian. dia tidak akan mau lagi pisah dan jauh dari anak dan istrinya.


__ADS_2