
POV author
Sheva terbangun dari tidurnya dan memegang kepala nya yang sakit betapa terkejutnya dia ketika sadar ada tangan besar diatas perutnya dan pria itu sedang tertidur di samping ranjang nya, siapa dia dan aku dimana??? Kamar siapa ini??
Ehmmm..ehmm tolong jangan pergi racau pria itu seperti nya sedang mengigau , Sheva yang sedari tadi tidak melihat wajah pria ini karena dia tertunduk menutup wajahnya
Sheva pun membangunkan pria itu dengan mengelus rambutnya "hai bangun siapa kau ??"
Christian yang merasakan elusan halus di kepalanya pun terbangun dan betapa terkejutnya Sheva melihat pria itu lagi "kau....kau... kenapa kau bisa disini??"
Christian yang tersenyum melihat gadis nya sudah terbangun "sayang kau sudah sadar tahukah kau betapa aku sedih kau tertidur selama dua hari"
"Apa aku tertidur dua hari bagaimana bisa??" Sheva pun mengernyitkan kepalanya untuk mengingat lagi kenapa dia bisa tertidur dua hari setahu nya dia terakhir di rumah kakek Arkano dan minum susu itu yang terakhir dia lakukan "arghh sakit nya kepala ini"
Christian terkejut mendengar suara rintihan Sheva dan memegang pundak Sheva "kau kenapa sayang ada yang sakit???"
Sheva pun menepis tangan Christian "jangan kau pegang-pegang aku ini pasti perbuatan mu bukan??? Aku mau pulang sekarang cepat!!!" Teriak Sheva kepada Christian sambil Terisak sedih
"Tooollonng bawaaaa aku pulang christiaannn aku tidak mau disini ihhh ihhhh" tangis Sheva
Christian pun mendekat ke Sheva dan duduk dekat disamping Sheva sambil memegang perut Sheva
"Sayang kau mau kemana?? Sudah cukup kau bermain dengan ku tidak cukup kah kau menjauhkan aku dengan anakku selama 7 bulan ha???? Apalagi sekarang kau adalah tanggung jawabku kau istriku sekarang!!!!" Kata Christian tangan kiri masih memegang perut Sheva dan tangan kanan nya mengelus kepala Sheva
Sheva mendengar nya terkejut "apa aku istri mu??? Jangan mimpi kamu"
Christian bangkit dari duduknya dan mengambil berkas diatas nakas samping ranjang Sheva dan memberikan nya kepada Sheva
"Baca ini dan pahami"
Sheva menerima berkas nya membuka nya dan membaca nya lalu dia membulatkan matanya ketika dia membaca nya
"Apa ??? Sejak kapan ini??? Kamu suami kU???"
"Kamu sudah paham kan sayang!! Jadi kamu jangan macam-macam"
"Tapi aku tidak pernah menanda tangani persetujuan pernikahan dengan mu Christian !!!" Sambil membuang berkas itu
" tapi disana sudah tertera kan sayang kau tidak bisa menolak nya sayang ingat jangan marah-marah kau sayang kan dengan anak kita dikandunganmu!!"
Sheva pun bangun dari tidur nya dan berjalan ke arah Christian dan menampar pipi Christian
Plak suara tamparan keras terdengar di ruangan itu
"Enak sekali kau ya dengan mudah mengatur hidupku , kau orang yang menghancurkan hidup kU , kau orang yang membuat aku menandatangani perjanjian bodoh dengan mu , kau orang yang telah memberikan benih dalam rahim kU , kau juga yang telah membuat aku seperti ini haaaaaaa!! Teriak Sheva kepada Christian
Christian yang masih memegang pipinya pun cuma bisa mendengar makian dari Sheva hanya bisa diam dengan perilaku Sheva kepadanya dia merasa iba melihat Sheva masih Terisak dengan tangisannya
Christian pun lalu mendekat ke arah Sheva "kau harus terima semua ini kau sekarang istriku ibu dari anakku, aku tahu kau sekarang tidak mencintaiku tapi lambat laun kau akan mencintaiku"
Cihhhh Sheva meludah kesamping Christian "jangan mimpi kau!!!"
Christian yang sedari tadi menahan amarahnya pun malam geram kepada Sheva dan menarik tangan Sheva kearah belakang dengan keras "kau ya sudah aku baikkan kau melampau , ingat kakak mu Fanny menikah dengan sepupu kU mau kusuruh Arnold menyiksa Fanny "
Arghhh saaaaakkitt Sheva kesakitan dan kaget dia baru ingat bahwa Fanny menikah dengan Arnold bagaimana ini kalau kak Fanny disiksa aku gak mau dia kenapa -kenapa cukup dia sudah menggantikan posisi aku di perjodohan itu sekarang dia harus disiksa jangan , baik lah seperti nya ini jalan kU harus menerima pria bastard ini sebagai suamiku
"Saaaakkit Christian baaaaaiik aku menerima nya kau sekarang suami kU, tolong jangan kau apa-apakan kak Fanny " sambil berontak melepaskan tangan Christian
Christian pun membuka tangan nya dari tangan Sheva " ehmm gadis pintar baik akan kU pastikan Fanny tidak kenapa-kenapa" sambil mengelus kepala Sheva
"Christian kita dimana??" Tanya Sheva kepada Cristian yang sedang mengelus kepalanya
"Ehmm , kita dirumah papaku di italy "
"Owhh" Sheva cuma ber oh ria lalu dia pergi kembali ke ranjang nya duduk dipinggir ranjang nya , Sheva lalu memanggil Christian untuk duduk disebelahnya sambil menepuk ranjang disebelahnya yang masih kosong
Christian yang kaget melihat perilaku Sheva pun menggelengkan kepala nya tadi baru aja dia marah dan menampar kU sekarang dia Memanggilku untuk duduk disamping nya , Christian berjalan ke arah Sheva dan duduk disamping nya
"Kau mau apa Sheva "
Melihat Christian sudah duduk disamping nya Sheva lalu mengambil tangan Christian dan menaruh diatas perut nya "kau tahu Christian ini bukan kemauan kU tapi kemauan anakmu jadi jangan geer kamu sejarang kau rasakan ini"
__ADS_1
Muncullah gerakan tendangan dari dalam perut Sheva saat Christian memegang perut Sheva "sayang kamu senang akhirnya daddy mu memegang mu, mommy benar kan daddy bertemu denganmu"
Christian yang terkejut merasakan tendangan dari anaknya dia tersenyum lalu mendekatkan wajahnya ke perut Sheva " sayang , daddy datang maaf kan daddy baru bisa memegang kamu nak, daddy janji kita tidak akan berpisah lagi " cup Christian mencium perut Sheva
Sheva yang kaget Christian mencium perutnya pun mendorong Christian jauh dari perut nya, " sekarang kau boleh keluar?? Aku mau istirahat !!! Tolong "
Christian pun mengiyakan keinginan Sheva lalu dia memeluk Sheva dan mencium kening Sheva, mengantar Sheva untuk tidur, " terimakasih Sheva sudah menjadi wanitaku dan ibu dari anakku" ucap Christian masih mengelus perut nya Sheva hingga Sheva tertidur
Christian pun pergi meninggalkan Sheva sendirian dikamar nya lalu dia menuju ruang kerja papa nya
Betapa kaget nya dia melihat papa nya sedang bercumbu dengan perempuan yang tidak ia kenal
"Ehmmm hai kau pria tua kalau kau mau bermain jangan diruangan ini!!"
Michael dan wanita itu pun terkejut melihat Christian sudah masuk ke Ruangannya lalu Michael menyuruh wanita itu pergi "sayang kau kekamar kU saja dan tunggu aku disana "
"Baik " jawab wanita itu berjalan meninggalkan ayah dan anak itu di ruangan berdua
Arghhhh Christian mengacak rambut nya secara kasar "pa apa yang kau buat??? Siapa perempuan itu!!!"
Michael tersenyum melihat anaknya frustasi "dia calon ibu mu nak!!!"
"Kau gila pa!!! Dia semumuran dengan kU pa!! Tunggu wanita itu mantan tunangan Tuan Billy Johnson bukan???"
"Aku tak tahu aku bertemu dengan nya di club malam saat dia sedang mabuk!!"
Ahhhh Christian mengambil nafas nya secara kasar dia gak menyangka papa nya mencari calon istri saja di club malam "aku tak peduli ayah!!! Dengan calon istri mu itu!!!"
Michael bangun dari duduk nya berjalan ke arah Christian dan membuka kedua tangan nya secara "kau tidak ingin memeluk papa mu nak sepeti waktu kecil mu??"
Christian yang melihat papa nya bertingkah seperti anak kecil pun datang kepelukan papa nya" aku bukan anak kecil lagi pa"
Michael yang memeluk anak nya pun tersenyum "iya kau bukan anak kecil lagi , tapi anak kecil yang bisa bikin anak bayi hehehehe ketawa Michael " sambil memeluk anaknya untuk melepaskan rindunya
Christian pun melepaskan pelukan ayah nya lalu mengajak papa nya duduk di sofa sudut ruangan kerja papa nya " iya pak aku anak kecil yang bisa membuat anak bayi , puas papa!!"
"Kau tak berubah ya Christian , jadi bagaimana menantu Papa sudah sadar dia???"
"Sudah pa, sekarang dia sedang istirahat lagi dan besok aku akan membawa nya ke mansion kU pa agar dia tidak bertemu dengan wanita mu itu!!"
" kenapa kalian tidak tinggal disini saja , nanti disana Sheva siapa yang rawat???"
"'Aku akan membawa ibu ria pa!! Pengasuh kU dari kecil pa!!! Boleh kan?? Disana juga ada maid pa!! Dan satu lagi permintaan kU izinkan Sheva bekerja dirumah sakit mu pa!!"
"Baik kau boleh membawa buk ria bersama mu, tapi mengapa Sheva Harus bekerja di rumah sakit dia mau kerja apa disana??" Tanya Michael yang bingung
"Sheva seorang dokter bedah umum pa, jadi aku pikir kalau dia berdiam dirumah tentu dia tidak betah pa!!!"
"Owhh menantu kU seorang dokter bagus sekali nak pantas kamu jatuh cinta dengan gadis cantik itu, baru aku teringat dia keturunan Johnson pasti nya dia seorang dokter sama dengan kakek, ayahnya dan tantenya mamamu!!"
"Ya ayah ya sudah lah yah sana pergi kau pasti ditunggu oleh wanitamu aku tidak mau menganggu kemesraan mu" gerutu Christian mengusir ayah nya.
————————————-
POV Sheva
Sheva terbangun dari tidur nya karena dia merasakan haus lalu dia terbangun dan membuka pintu nya berjalan menuruni tangga rumah itu dia memandang sekitar nya mansion ini mewah tapi mengapa sepi tanpa dia sadar dia berhenti di depan sebuah figura besar yang terdapat gambar sebuah keluarga lengkap "mungkin ini keluarga Christian"bathin Sheva , Sheva pun berjalan kearah dapur dan membuka kulkas untuk mengambil air mineral tanpa disadari dibelakang ada seorang wanita paruh baya menatap nya " maaf Nona anda butuh bantuan saya???"
Sheva yang kaget pun menjatuhkan gelas nya
Prakkk gelas pecah dari pegangan Sheva
"Maaf anda membuat kaget saya" saat Sheva ingin memungut pecahan gelas nya ditahan oleh Christian
"Kau kenapa sayang kok bisa pecah ???"
Sheva yang melihat Christian pun langsung memeluk Christian "maaf kan aku Christian aku cuma haus dan di saat aku minum wanita itu datang jadi aku kaget" ungkap Sheva sambil menunjuk ke arah wanita yang berdiri di hadapannya
Christian yang tersenyum melihat Sheva yang memeluknya sambil ketakutan pun mencium rambut Sheva " tengah sayang jangan khawatir ibu itu baik dia ibu asuh kU buk ria"
Wanita itu pun datang mendekat ke Sheva " nak maaf kan aku membuat mu terkejut perkenalkan saya buk ria " sambil mengulurkan tangannya kepada Sheva
Sheva yang masih bersembunyi didada Christian sambil memeluknya lalu bangun dan mengulurkan tangannya juga " iya ibu maaf kan saya"
__ADS_1
" sayang besok Kita pindah ya ke mansion kita bersama buk ria yang akan menjaga mu!!"
"Mengapa Kita pindah kenapa tidak tinggal disini saja???"
"Ini mansion papa kU tidak enak Kita lama-lama disini , dan aku punya berita baik untukmu lusa kamu bisa bekerja dirumah sakit papa"
Sheva pun mengeluarkan senyuman di bibir tipis nya "benarkah ??? Aku bekerja lagi Christian " cup tanpa sadar Sheva mencium bibir Christian dan membuat pipi Christian memerah
Tanpa disadari Christian dari tadi ada sepasang mata yang melihat mereka bermesraan di dapur
"Ehmm kau jangan bermesraan di dapurku"kata Michael berjalan ke arah Christian
"Papa, kenapa disini bukannya papa lagi dikamar???"
"Aku turun karena mendengar suara dari luar makanya aku turun , dikirain ada apa malah aku melihat kalian berciuman disini"
Christian yang mendengar ayah nya sedang menggodanya pun dia menarik tangan Sheva mengenal kan papa nya kepada Sheva " sayang perkenalkan ini papa kU Michael Dornan "
Sheva mengulurkan tangan nya "halo om salam kenal saya Sheva Anastasia "
Michael yang membalas salam dari Sheva pun mendekat ke arah Sheva dan memeluknya "kau jangan memanggil kU om sekarang kau panggil aku papa saja sama sepeti Christian memanggil kU kau anakku juga !!" Michael lalu melepaskan pelukannya kepada Sheva dan memegang perut Sheva
"Baik pa, terima kasih " jawab Sheva
"Sayang kau cantik sekali beruntung Christian mendapatkan mu"
"Terimakasih pa!!!"
————————————-
London
POV Fanny
Setiap hari sejak kejadian Fanny meninggalkan Arnold sendirian di hari pertama pernikahan nya, Fanny selalu mendapat siksaan dari Arnold setiap hari selain menjadi budak nafsu nya Fanny pun harus menerima dengan perilaku Arnold yang selalu membawa pulang perempuan setiap malam ke mansion nya , "arghhh gak bisa seperti ini bagaimana aku bisa kabur ditambah lagi Sheva belum ditemukan sampai sekarang dimana keberadaan nya" bathin Fanny
Fanny bangun dari tidur nya menuju kamar mandi selesai dia bersih -bersih dia lalu turun dari kamar nya menuju dapur untuk menyiapkan sarapan untuk Arnold , sejak menikah dan pindah ke mansion Arnold Fanny dan Arnold pisah kamar dan mereka membuat perjanjian untuk tidak ikut campur dalam urusan hal pribadi.
Sampai didapur itu Fanny melihat maid nya sedang menyiapkan sarapan untuk nya dan Arnold
"Pagi bik suri lagi apa??"
"Eh nona selamat pagi lagi buat nasi goreng untuk nona dan tuan Arnold"
Fanny berjalan mendekati bik suri "ehmm wangi seperti nya ya, ehmm bik semalam Arnold pulang jam berapa???" Tanya Fanny sambil membantu suri menyiapkan piring
"Semalam tuan Arnold dan teman wanita nya pulang jam 1 pagi nona, sekarang tuh masih ada di kamar tuan Arnold!!"
"Owhhh baguslah!!" Fanny cuma bisa ber oh ria saja mendengar Arnold masih membawa wanita setiap malam rasa nya sakit sekali dada mendengar dan melihat dia membawa wanita ke rumah ini, aku kenapa seperti ini bukannya aku tidak ada perasaan dengan Arnold tapi kenapa sedih, Fanny pun melanjutkan makan nya yang sudah disediakan oleh bik suri
Tanpa disadari Fanny ada mata yang melihat nya dari atas , Arnold pun turun ke bawah ke ruang makan masih ber pakaian piyama tidur nya dia pun duduk di depan Fanny "kau kenapa bangun pagi???"
Fanny yang terkejut melihat Arnold didepannya pun menjadi kenyang dan bangun dari duduk nya " aku ada urusan di rumah sakit" sambil meninggalkan Arnold pergi di saat Fanny ingin menaiki tangga lantai dua dia melihat wanita itu turun ke bawah dan melihat sinis ke arah Fanny berjalan ke arah Arnold wanita itu bergayutan mesra di pangkuan Arnold
"Ishhhh jijik sekali aku melihat ini"bathin Fanny
Fanny pun berlari kekamar nya dan membanting pintu kamar nya
Bug...
Fanny pun terduduk didepan pintunya sambil menangis ya Tuhan aku tidak minta seperti ini begitu menyakitkan sekali Tuhan melihat suami bermesraan dengan wanita lain didepan mataku, aku tidak kuat Tuhan bagaimana ini!!! Sheva dimana kamu dek ??? Sudah dua minggu kamu menghilang kakak rindu dengan kamu
Fanny berdiri dan melangkah ke nakas samping ranjang nya mengambil telepon
"Halo bagaimana ??? Sudah kamu dapat informasi nya tentang Sheva ??"
Suara dari seberang
"Belum nona masih nihil nona"
Fanny menutup teleponnya lalu mengambil tas nya dan perlengkapan kerja nya lalu dia keluar dari kamar nya turun dari tangga dia masih melihat Arnold dna wanita itu masih bermesraan ditambah sekarang Arnold mencium wanita itu sengaja memanas-Manasi Fanny , Fanny yang melihat itu langsung pergi meninggalkan nya tapi di saat Fanny ingin keluar dia dipanggil oleh Arnold
"Mau kemana kau??? Tidak ada sopan nya sama suami"
__ADS_1
"Kenapa aku harus sopan dengan mu!!! Urus sana wanita mu jangan kau tanya kemana aku!!"Teriak Fanny meninggalkan Arnold tanpa menggubris nya
Arnold yang melihat Fanny sudah pergi meninggalkan mansion pun geram dengan tingkah Fanny !!!