Mr. Misterius Falling In Love

Mr. Misterius Falling In Love
Chapter 27


__ADS_3


"Rasakan semua, demikian pinta sang hati. Amarah atau asmara, kasih atau pedih, segalanya indah jika memang tepat pada waktunya. Dan inilah hatiku, pada dini hari yang hening. Bening. Apa adanya."


Dee, Rectoverso


Sore-Venecia


Indah nya pemandangan ini benar kata orang nikmat mana lagi yang kau dustakan, seorang gadis cantik sedang duduk di restaurant pinggiran sungai


Venesia dikenal sebagai kota romantis.


Banyak pasangan yang ingin menghabiskan waktu bersama di kota ini. Tetapi tidak dengan ku yang masih belum menerima dia atau memaafkan dia biarkan waktu saja yang menjawab nya apakah dia sudah berubah atau belum, ahh bingung ujar sang gadis itu sambil mengaduk sendok di cangkir hot coklate nya, seperti biasa setiap pulang kerja pasti selalu disinggahi gadis itu untuk duduk disini sampai melihat matahari terbenam.


Negara ini negara dari semua negara yang aku paling suka selain tempat favorit ku disini lah cerita hidup ku bermulai menjadi istri nya gak nyangka 6 bulan bersembunyi darinya sampai ditemukan olehnya dan sampai harus menjadi istri nya secara legal. Bingung sama perasaan ini kadang merindukan nya kalau dia jauh tapi jika dia dekat selalu menjadi musuh.


Drttt.....drrrrtt


Sheva


Hallo ....


Suster Rumah Sakit


Hallo dokter anda dimana ?? Ada yang mencari anda


Sheva


Owhh ya kalau penting sudah suruh kesini saja, tempat biasa di restaurant pinggiran sungai venecia


Telepon dimatikan oleh Sheva , Sheva sambil mengelus perutnya "sayang kenapa kamu aktif sekali nak kamu rindu dengan daddy mu??, sabar ya daddy mu sedang perjalanan dinas 3 hari lagi pulang katanya sabar ya sayang" ucap Sheva bermonolog sendiri


Rasanya tidak sabar mommy mau ketemu kamu nak, Sheva pun melihat kesebelah meja nya terdapat pengawal pribadi nya Donna dan Adhi yang disuruh Christian dan ayah mertuanya marchel untuk menjaga. Sheva pun memberi kode tangan kepada Donna untuk ketempat nya


"Don, kamu bisa cari tahu tadi ada telepon dari rumah sakit kalau ada yang mencari kU!!"


Donna bangun dari duduk nya dan berjalan ke arah meja Sheva


"Baik nona saya akan cari tahu siapa itu"


Donna meninggalkan Sheva dan kembali ke meja nya untuk mencari tahu


Bingung Tumben ada yang cari in selain pasien , ini siapa ya?? Kakek Roland gak mungkin kan?? Daddy gak mungkin juga!! Kak Fanny apa kak Fanny tapi gk mungkin juga soalnya kan dia selalu diawasi sama Arnold suaminya !!


Di kejauhan dari Sheva terdapat wanita sedang melihat nya dengan rasa sedih dan bahagia ketika dia melangkah ingin mendekat Sheva dia dicegat dengan Donna dan Adhi , Sheva yang mendengar keributan dari belakang nya pun Sheva menoleh dan melihat Fanny "kakak !!" Sheva pun memberi kode kepada Donna dan Adhi untuk membiarkan Fanny mendekat kepadanya.


Sheva pun berdiri dan memeluk Fanny "kakak aku rindu sekali dengan mu"


Fanny yang diizinkan bisa mendekat dengan Sheva pun melangkah mendekat ke arah Sheva dan memeluknya "Sheva kakak rindu sekali sama kamu!!"


Sheva pun mempersilahkan duduk Fanny dan memanggil waiters datang untuk memesan minuman untuk Fanny "kakak mau pesan apa???"


Fanny yang bahagia bertemu dengan Sheva pun duduk disamping nya Sheva " Kakak mau Americano saja "


Pengawal pribadi Sheva pun Donna mengambil HP dan meng chat Christian memberitahukan kedatangan dan nya


Donna


Maaf tuan Christian , saya ingin memberitahukan anda bahwa kakak nyonya Sheva datang


Christian


Apa?? Fanny ada disana ??? Dengan siapa dia datang??


Donna

__ADS_1


Sendirian tuan


Christian


Awasi dia terus , aku akan segera terbang kesana


Donna


Baik tuan


——————————-


POV Christian


"Shit kenapa dia bisa bertemu dengan Sheva" gerutu Christian yang sedari tadi dilihat Arnold yang kebingungan


"Lo kenapa ngomel -ngomel sendiri???" Tanya Arnold sambil mentoyor kepala Christian


Christian yang menangkis tangan Arnold di atas kepala nya pun marah " ih kenapa sih tangan lo, ini gue dapat kabar istri loh di venecia tempat Sheva , kita harus kesana sekarang gue takut istri lo bawa istri gue lagi!!"


Tatapan tajam Arnold kepada Christian yang mengatai Fanny pun membuat Christian kaget "kenapa lo tatap gue kayak gitu, ayo cepat an kita pergi gue udah suruh haikal siapkan pesawat pribadi gue langsung kesana" Christian pun bangkit dari duduk nya dan menarik tangan Arnold ikut meninggalkan kantor nya menuju lobby yang sudah ditunggu oleh supir nya.


Tanpa menunggu lama mobil yang membawa Arnold dan Christian pun sampai di bandara, sampai di bandara mereka langsung naik pesawat pribadi dan memilih langsung duduk karena pesawat mereka mau take off, karena selama perjalanan itu mereka cuma berdiam diri memikirkan istri-istri nya, Arnold pun memulai pembicaraan kepada Christian


"Bro sekarang Fanny masih sama istri lo!!"


"Ya masih lah bro , mereka masih di restaurant itu kata Donna"


"Gue bingung bro mau ngapain sama Fanny , mau marah dia sudah puas gue marahin!! Gue bingung harus buat apa lagi untuk nya!!!"


Christian yang melihat sepupu nya sedih pun memukul punggung Arnold secara halus memberikan semangat


"Lo yang sabar bro, gue gimana bro istri gue gak pernah anggap gue! Dia masih benci sama gue bro!!!"


Christian pun menoleh ke jendela pesawat nya dia melihat awan yang berlari-lari di luar. Ya Tuhan bantu aku sekali lagi buka pintu hati nya ya Tuhan untuk bisa menerima kU Tuhan , dia wanita tang kucinta Tuhan " doa Christian sambil meminjamkan mata nya


Setelah menempuh beberapa jam di perjalanan Christian dan Arnold pun sampai di italy dan mereka sekarang menuju Danieli a Luxury Collection Hotel karena Donna pengawal pribadi Sheva memberitahukan nya bahwa mereka berada di hotel berbintang lima itu.


—————————————-


"Kak tenang saja kita sudah di tempat yang aman sekarang kakak kenapa sampai disini??"


"Kakak mencari mu kemana-mana Sheva"


"Aku baik-baik saja kak jangan khawatir kak, dan aku sekarang punya tanggung jawab kak selain dengan pekerjaan kU, aku juga menjadi istri untuk Christian " gerutu Sheva yang masih memegang air mineralnya


Fanny yang mendengar perkataan tanggung jawab pun kaget terbatuk dan menyemburkan air yang diminum nya "huukkk huuukk maksud kamu apa Sheva kamu sudah menikah dengan Christian ??"


Sheva yang melihat Fanny terbatuk pun mengelus punggung Fanny secara halus " ya kak aku sudah menikah secara hukum kami sah kak" walaupun Sheva harus berbohong dengan kakak nya tentang pernikahannya demi keamanan Fanny


"Kok bisa dek?? Kenapa kamu mau???"


"Maaf kakak ini semua demi anakku aku tidak mau dia lahir nanti dibilang anak haram padahal dia punya ayah" bulir air mata Sheva keluar sambil Terisak Sheva memeluk Fanny


Fanny yang merasa ikut sedih dengar perkataan Sheva pun membalas pelukan adiknya, "sabar sayang kakak tahu kalau itu terbaik untuk mu kakak dukung , kakak akan bilang dengan paman Billy juga"


"Terimakasih kak!! Kakak sudah mendukung keputusan aku!! Terus kakak gimana bisa kesini??? Gak dicari sama dokter Arnold ???" Tanya Sheva kepada kakak nya


"Aku kabur Sheva , mendengar kamu ada di negara ini. Dan terlebih kabur dari Arnold ketika aku dapat kabar kalau aku........." perkataan Fanny terputus hingga Fanny pun juga menangis


Sheva yang melihat Fanny Terisak sedih , Sheva memeluk Fanny dan mengelus punggung Fanny dengan lembut "kakak kenapa are you okey??? Kak Arnold kasar dengan kakak???"


Fanny yang menoleh kearah Sheva dan menatap mata Sheva dengan sendu "kakak haaaammmil anak Arnold Sheva, kakak tidak mau hamil anak pria itu!!"


Sheva membulatkan matanya mendengar perkataan Fanny , dan Sheva pun mencerna perkataan Fanny lalu dia mengelus perut Fanny untuk menenangkan Fanny " kakak disini ada nyawa yang tumbuh di rahim kita, dia tidak salah kak dia anugerah dari Tuhan untuk kita. Bersyukurlah dia dihadirkan di rahim kita kak!! Apa bedanya dengan aku kak dia hadir karena perkosaan kak! Sedangkan kakak dia hadir di tengah pernikahan kakak. Jadi bersyukur lah dia sudah hadir untuk menjadi kebahagiaan di rumah tangga kakak"

__ADS_1


"Sheva terima kasih, kamu sudah membuat aku sadar dia tidak salah dia anugerah!" Ungkap Fanny yang menghapus air mata nya


"Nah gitu donk itu baru kak Fanny namanya , duh bentar lagi aku punya keponakan" kata Sheva masih memegang perut rata Fanny


"Dek kamu jadi tinggal dimana ??" Tanya Fanny


"Aku tinggal di mansion Dornan kak milik Christian, tapi aneh ya kakak bisa masuk negara ini kan akses masuk untuk Johnson dan MC .callister tidak bisa masuk ke negara ini kak!!"Jawab Sheva kepada Fanny


"Owh iya?? Tapi kan kakak nama keluarga Zurich dek dan juga nama keluarga suami Grey jadi bisa masuk"


"Iya juga sih kak benar berarti kakak bisa masuk ke negara ini!!"


Tok...tok bunyi ketukan pintu dari luar tanpa disadari oleh Sheva dan Fanny ada dua pria yang menunggu mereka di kuar pintu , Sheva yang mendengar ketukan pintu itu lalu bangkit dari duduk nya dan membuka pintu nya


"Ya tunggu siapa sih yang gak sabaran "


Sheva yang terkejut melihat Christian dan Arnold didepan pintu lalu mempersilahkan masuk kedua pria itu, Fanny sedari tadi masih duduk di pinggir ranjang nya pun menoleh ke belakang "siapa dek yang datang??" Fanny melihat ke arah Sheva dibelakang nya sudah ada Christian dan Arnold


"Kau tahu dari mana aku disini???" Kata Fanny yang menarik tangan Sheva ke dekapan nya


"Cih kau kira aku apa ha??? Tidak tahu keberadaan mu????" Jawab Arnold yang berjalan ke arah Fanny


Pria ini dengan wajah marah nya mengambil Sheva dan menyuruh Sheva pergi dari dekapan Fanny , Arnold mendekatkan langkah nya ke arah Fanny dan  memegang tangan Fanny memutar nya ke belakang


"Kau itu ya selalu saja cari masalah , kau mau apa ha?? Jangan kau macam-macam!!!"


Sheva yang melihat Arnold kasar kepada Fanny pun ingin memisahkan Arnold dicegah oleh Christian Ditarik tangan Sheva "kau mau kemana Sheva jangan ikut campur urusan mereka"


"Tapi Arnold kasar sama kak Fanny tolong dia Christian !!!" Pinta Sheva memohon kepada Christian


Christian yang tidak sampai hati melihat Sheva sudah menangis pun akhirnya dia luluh dan menolong Fanny melepaskan cengkeraman tangan Arnold dari tangan Fanny


"Bro sudah jangan kasar, kasihan istri lo!!! Ngomong baik-baik"


"Lo gak usah ikut campur bro ini urusan gue sama istri durhaka kayak dia!!!" Bentak Arnold menunjuk Fanny


"Oke oke gue tahu lo marah tapi gak gini caranya ngomong baik- baik santai bro ingat istri lo hamil"


Fanny yang kaget mengetahui Arnold dan Christian mengetahui kehamilan nya pun semakin ketakutan melihat Arnold yang sudah marah


"Aku pergi hanya mencari Sheva adikku itu saja !! Aku tidak ada maksud lari darimu!!!" Bentak Fanny kepada Arnold


Plak suara tamparan keras di pipi Fanny


"Dasar istri kurang ajar kau!!!"


Sheva yang melihat kejadian itu pun melihat Fanny meringis kesakitan memegang pipinya yang merah "kak mana yang sakit ???"


Sheva pun marah berjalan ke arah Arnold dan membalas tamparan ke wajah Arnold


Plak ...


"Yang kurang ajar itu kau bukan kak Fanny, seenaknya saja bawa wanita lain ke rumah setiap malam !! Mana otak mu ha laki ***!!!" Sheva membulatkan mata dan menunjuk muka Arnold


Arnold yang merasa dipermalukan pun menggenggam jarinya ingin membalas Sheva , Christian yang melihat Arnold ingin membalas nya pun dicegah "tenang bro biar gue yang urus Sheva"


"Lo urus istri lo jangan dia ikut campur masalah rumah tangga gue"Kata Arnold secara tegas kepada Christian


Christian pun melangkah berjalan ke Sheva dan menarik tangan Sheva membawa keluar Sheva "ayo kita pergi dari sini sudah berapa kali aku bilang jangan pernah ikut campur kalau kau mau kakak mu selamat!!!"


Sheva yang meronta kesakitan tangannya melepaskan tangannya dari Christian "saaaakit tiian lepaskan tanganku , aku hanya menolong kak Fanny"


Christian pun memberi kode kepada Donna untuk membawa Sheva ke mobil "bawa dia ke mobil nanti aku susul"


Sheva pun dibawa pergi Donna keluar dari kamar itu , Christian pun kembali ke dalam kamar "bro maafkan Sheva tadi  dan lo Fanny jangan harap lo bisa bawa Sheva lagi dari gue !! Lo atau keluarga lo tidak akan bisa bawa Sheva dari gue ingat itu!!!" Ucap Christian mengancam Fanny sambil meninggalkan Fanny dan Arnold dikamar .

__ADS_1


__ADS_2