
POV SHEVA
Tiga bulan pun berlalu sejak kepergian ku kenegara ini dan meninggalkan Jerman yang telah membuatku hancur, tapi aku bersyukur disaat aku hancur dan rapuh Tuhan memberikan dia didalam janinku dia hadir menemaniku " Hai sayang kamu sudah besar aja didalam perut bunda" kata gadis itu sambil mengusap perutnya yang sudah membuncit.
tiba-tiba gadis itu memikirkan pria bastard itu "apa kabar kamu disana??? empat bulan tidak bertemu denganmu membuat ku rindu melihat wajahmu" ungkap Sheva yang mulai bingung dengan perasaan nya apakah aku
mulai mencintainya??? owhh tidak mungkin apa kamu yang merindukan nya nak??? tanya sheva sambil mengelus perutnya
selama tiga bulan berada di New Zaeland aku tidak hanya berdiam diri saja di dalam mansion walaupun aku tahu Kak Fanny melarangku beraktifitas berat karena kandunganku sangat muda. tapi aku mengindakkan
larangannya karena aku tidak bisa hanya duduk didalam kamar saja.
Dream Medical Clinic aku bekerja disini sejak aku mengundurkan diri dari Medistra Hospital ya walaupun tidak sebesar rumah sakit sebelumnya ,tapi ini sangat nyaman sekali setiap hari bertemu dengan pasien dari kalangan bawah sampai atas, Perawat nya pun baik-baik semua mudah dijadikan tim work yang solid. Dream Medical Clinic dikasih ayah untukku sebagai hadiah karena aku hamil anak laki-laki bukan hanya anak laki-laki tapi perempuan juga alias kembar.
Sejak usia kandungannku 4 bulan dan di usg serta tahu jenis kelaminnya ayah sangat menyayangi anak didalam kandunganku ini walaupun ia tahu anak ini hasil perkosaan. dia lah yang mengganti posisi pria bastard itu untuk menemani kehamilanku, dia sangat perhatian dengan cucunya dia selalu memperhatikan pola makanan ku.
Di Dream Medical Clinic aku bekerja bareng Kak Fanny yang notabene Dokter Spesialis Penyakit dalam dan para dokter lainnya.
Kak Fanny dia sangat perhatian kepada ku bahkan dia lebih Posesiv kepadaku daripada Ayah, dia selalu melarang aku kemana-mana pasti setelah pulang kerja dia tidak mengizinkan aku pergi keluar lagi harus pulang langsung kerumah.
kadang bosan kalau harus dikekang terus olehnya , tapi aku sadar dia begitu karena dia sayang sama aku. dia takut aku dan kandunganku kenapa-kenapa, ditambah lagi cibiran dari orang-orang sekitar yang melihat aku hamil diluar nikah tanpa suami. Sakit pasti mendengar omongan orang-orang dan melihat aku sebelah mata ya mereka cuma bisa diam didepanku saja karena mereka tahu aku anak dari keluarga Johnson yang berkuasa dan mereka tidak pernah macam-macam terhadapku.
Pov Christian
Christian tersenyum kecil saat melihat sketsa wajah ditangannya, gambar gadis cantik yang ia rindukan.
ketukan pintu terdengar dari luar, Christian langsung menyuruhnya masuk dan merapikan kertas yang bercecer di atas meja kerjanya. Ia menumpuk menjadi satu dan tanpa sengaja ia melihat sketsa gambar gadis
yang sedang tersenyum. Mengapa aku seperti ini ... mungkin aku
merindukannya??
"Ada apa??", Tanya Christian menatap pria didepannya Pria itu menghela nafas pelan. "Belum ketemu!!", desahnya pelan
Christian hanya diam dan menompang dagunya ia tahu sangat sulit menemukannya apalagi iya tahu Billy David Johnson lah yang menyembunyikan gadis cantiknya
"Sudah 5 bulan lebih" ucapnya menatap sketsa itu.
"Apakah anak buah mu sudah mencari dia dimana-mana???"tanya Christian duduk dengan sampai
"Sudah saya sebarkan anak buah di seluruh penjuru dunia tuan, tapi tetap mereka tidak menemukannya", jawab Haikal
Christian tidak tahu kenapa ia mencari gadis itu yang sudah ia
perkosa, sudah lima bulan lebih ia mencarinya namun hasilnya tetap
nihil. ia tidak menemukan gadis itu karena memang gadis itu
disembunyikan oleh keluarganya. Gadis cantik yang telah hamil anaknya ,
lamunan Christian pun teringat 4 bulan lalu yang didatangi oleh Billy
dan anak buahnya.
Flashback on
Bug..
pria itu datang memukul wajah nya dan mencekik lehernya
"KAU BUAT APA DENGAN ANAKKU HA!!!"
Christian yang mulai kesakitan di wajahnya dan kehabisan nafas pun mendorong dada pria itu hingga ia terjatuh ke lantai
__ADS_1
"uhuk..uhuukk.. Apa yang aku perbuat tuan, anda benar-benar tidak
sopan sama sekali datang ke kantor orang lalu memukulku" bentak
Christian sambil terbatuk setelah terlepas dari cekikan Billy
"DOOR!!"
"****!!" Christian mengumpat lirih saat mendengar bunyi tembakan
Billy tertawa setelah menembakkan pistolnya ke sembarang arah untuk menakutkan Christian
"Kau telah memperkosa anak gadisku, apakah kau lupa Christian ????
apa yang kau inginkan Haaaa, tak puaskah ayahmu membunuh Kakak
perempuanku!!! sekarang kau memperkosa anakku" bentak Billy
"Iya aku memang memperkosa anak mu tapi aku tidak tahu tentang ayahku
membunuh kakakmu!!"kata Christian yang bangkit dari duduknya untuk
berdiri sejajar dengan Billy
"Ha ha ha... aku tidak tahu ternyata kau dan ayahmu itu sama saja"
Tak lama setelah itu anak buah Christian masuk dan menodongkan senjata ke punggung Billy yang berada di depannya.
Billy memincingkan matanya lalu tersenyum " Haaaaa ternyata kau ..."
Kemudian Billy memberi kode kepada anak buahnya untuk menjatuhkan senjata anak buahnya Christian
DORR!!
Anak buah Billy mulai menyerang dan menembak tangan anak buah Christian hingga terjatuh senjatanya
Kau mau apa haa!!! tolong jangan buat keributan dikantorku!!!" Teriak
Christian yang mengepalkan tangannya ingin memukul Billy yang berada
dihadapannya
"Kalian semua keluar dari kantorku!!!" Christian mulai mendekati Billy
"Hai
ayah mertua jangan berbuat kotor disini, apakah kau tak kasihan kepada
anak gadismu ??? keperawanannya telah kuambil masa depannya hancur dan
kau pasti butuh pertanggung jawabanku bukan????" kata Christian sambil
tersenyum sinis kepada billy
Lalu Billy teringat sesuatu pesan yang disampaikan Fanny keponakannya bahwa Christian tidak boleh mengetahui Sheva hamil
"EHmmm..
Hai anak muda jangan kau sangka dengan memperkosa anakku, aku kemari
untuk mengemis tanggung jawabmu!! , Ciihh (Billy meludah ke samping )
aku tak sudi kau menjadi Suami anakku" Bentak Billy dengan suara
baritonnya yang keras kepada Christian
__ADS_1
Christian marah dan mengambil pistolnya dan menodongkan senjatanya ke arah kepala Billy
"Ayah Mertua kalau kau tak kupandang sebagai ayah dari gadis yang kuperkosa sudah kubunuh kau!!! "
Saat bersamaan Haikal datang untuk mencegah Christian berbuat nekad kepada Billy
"Haikal!! apa yang kaulakukan??? jangan kau halangi aku untuk membunuh tua bangka ini!!!"
Haikal
melirik Billy yang berdiri pas didepannya Christian " Turunkan Senjata
anda tuan!!! anda tidak bisa begini, semakin anda membunuh Tuan Billy
kita tidak akan bertemu lagi dengan Nona Sheva dan Calon anak anda"
"Arghhhhh, apa kau bilang???" kata Christian kepada Haikal menjatuhkan senjatanya kelantai
"ini
Tuan Berkas hasil pemeriksaan Nona Sheva di Frauenarzt Hospital saat
itu Nona Sheva sudah hamil 3 weeks Tuan" kata Haikal sambil memberikan
berkas itu kepada Christian
Christian membuka berkas itu dan betapa kagetnya Christian melihat berkas itu
"Oh Shitt!! betapa bodohnya aku !!"
Billy yang kaget mengetahui Christian sudah mengetahui Sheva hamil pun mulai membuat perlawanannya
"Haaaa....
jangan kau sangka dengan kau tahu kehamilan Sheva kau bisa bertemu
dengan nya!!! ingat Christian kau tidak akan bisa bertemu lagi dengan
Sheva dan Calon anakmu!!!" ejek Billy kepada Christian sambil tersenyum
sinis
"Ingat Christian persetan dengan perjanjian
yang kau buat dengan anakku, you've lost and lost your future child. Dan
jangan kau cari lagi anakku !!! ". Kemudian Billy dan anak buahnya
pergi meninggalkan Christian yang meratapi kata-kata Billy
".....****"
Christian kesal dan bunyi tembakan pun terdengar
"DOORRR"
Christian
menembak ke segala arah menghabiskan isi peluru di pistolnya betapa
kesalnya ia bisa tidak tahu bahwa Sheva hamil dan dia melarikan diri
membawa anaknya.
Flashback Off
__ADS_1