
Mansion Michael Steve Dornan
"Ehmmm kau kenapa nak???" Ujar pria setengah baya itu mendekati anaknya yang duduk dipinggir kolam renang sedang melamun lalu ikut duduk disamping nya .
Lamunan itu terhenti ketika ada seseorang sudah duduk disamping nya dia pun menoleh kesamping dilihatnya papa nya sudah duduk " kenapa pa?? Aku baik-baik saja aku cuka stres tentang urusan kantor saja!!" Ungkap Christian yang ingin menghindar dari papa nya l
"C'mon boy tidak udah bohong sedari tadi papa lihat kau melamun dan papa juga aneh kamu sudah 3 hari tidak pulang ke mansion mu sejak acara keluarga kita kemarin!! Kau tak rindu dengan istri mu ??" Michael memegang pundak Christian sambil menepuk-nepuk pelan punggung anaknya
"Iya pa aku rindu saja tidur dirumah mu kebetulan juga kan ada Cia dan Sheva pun mengerti juga pa" christian sambil mendongak ke arah papanya sambil tersenyum , maafkan aku pa aku berbohong aku tidak bisa pulang karena Sheva tidak ingin bertemu dengan ku pa maaf kan aku pa, aku bingung sekarang sejak pertengkaran beberapa hari lalu dengan Sheva dan dia tidak ingin bertemu dengan ku lagi pa gara-gara anak kecil itu.
Flasback oN
Sheva mendatangi kantor Christian dan dia membanting kertas didepan meja kerja Christian "aku mau kau baca itu sekarang" paksa Sheva kepada Christian yang terlihat kaget dengan kedatangan Sheva ke kantor nya.
"Apa ini??? Kenapa aku harus baca!!" Christian pun membuka amplop putih itu yang ada logo rumah sakit dan dia membulat mata nya karena dia melihat hasil DNA atas namanya dengan nama seorang anak Agatha Rose Dornan yang menyatakan dia anak kandung nya, apa maksud nya ini?? " ini apa sayang Agatha ini siapa aku tidak punya anak lain selain anak yang berada didalam kandunganmu" Christian berdiri menghampiri Sheva yang berada di depan meja nya
"Itu Sudah jelaskan bahwa dia anak mu anak kandung mu dan tolong akui itu Christian aku tidak akan marah !!!" Sheva melihat manik keabuan milik Christian yang masih melihat nya dengan tanda tanya." Dia anakmu dari pacar mu shafana, sekarang dia tidak ada siapa-siapa selain kamu Christian!!"
Christian yang mengernyitkan satu garis di kening nya pun menggenggam kertas hasil DNA itu secara kusut dan dibuang "siapa lagi itu aku tak kenal siapa shafana, sumpah Sheva aku tak kenal mereka" Christian memegang tangan Sheva memohon Sheva percaya akan ucapannya
Sheva yang melihat Christian memohon pun iba dan dia teringat kata kakak Fanny bahwa pasien amnesia jangan dipaksa untuk mengingat akan semakin membuat dia kesakitan dan takutnya akan menjadi parah , Sheva pun tidak mau itu terjadi ,"Christian tolong lah kau mengingat caca kalau pun kau tak mau mengingat shafana, tapi aku tak bisa paksa kau untuk mengingat mereka karena penyakit mu" menangkis tangan Christian dari tangannya
"Tolong Sheva aku tidak bisa mengingat siapa mereka jangan kau paksa aku mengingat mereka kalau pun caca itu anak kU aku tidak mau dia aku sudah ada kau dan calon anakku nanti aku bisa minta tolong haikal bawa caca ke asrama tinggal disana aku akan tetap membiayai nya sampai dewasa dia"
__ADS_1
Sheva yang mendengar itu pun menampakkan wajah nya yang marah dengan ucapan Christian yang ingin mengantar caca ke asrama, Sheva pun mendekat malah lebih dekat searah pas didepan Christian "kau ya memang tak pernah berubah , aku tidak pernah setuju kau mengantar dia ke asrama !! Sebelum kau bisa menerimanya kau tak usah pulang lagi ke mansion!!! Jangan bertemu aku lagi dan jangan harap kau bisa mengelus perut aku lagi untuk untuk tahu kabar anakmu ingat itu!!! Kau boleh datang ke mansion ketika kau sudah bisa menerima anakmu caca" ucap Sheva secara tegas lalu Sheva pun pergi meninggalkan Christian yang masih diam termangu melihat punggung istri nya sudah menghilang dari pandangannya
"Arghh..... " Christian mengacak rambutnya secara kasar dan mengendorkan dasi nya yang merasa tercekik di lehernya " apa-apaan ini seenaknya saja dia melarang aku pulang dan tidak boleh mengelus perut nya lagi!!!" Christian bermonolog sendiri sambil melihat fhoto Sheva yang berada diatas meja kerja nya.
Flasback off
"Hai nak masih melamun saja, ayo jujur kenapa kamu!!!" Tanya Michael yang melihat mata Christian sudah berkaca - kaca dia yakin bahwa Christian pasti ada masalah hingga dia menangis dan akhirnya Christian pun luluh juga dan menangis dipelukan nya "Christian No jangan menangis laki-laki tidak boleh menangis sayang, cerita kan apa masalah mu!!" Michael membalas pelukan anak laki - lakinya sambil menepuk pelan punggung nya
"Ikkksss papa , aku punya anak lain selain anak didalam kandungan Sheva" suara serak Christian karena tangisannya pun menceritakan semua dari awal sampai akhir kepada papa nya Michael dan memberikan kertas hasil DNA yang sudah lusuh yang di kusut oleh Christian kepada papa nya. "Maaf pa , aku sudah bikin malu papa aku bukan anak yang baik" sambil menunduk Christian meminta maaf kepada papa nya
Michael pun kaget mendengar semua nya dari Christian ditambah lagi bukti hasil DNA nya. Michael pun menarik nafas nya secara pelan dia tidak mau membuat Christian menjadi stres dan menjadi sakit lagi seperti 10 tahun yang lalu dia tidak mau , ditambah lagi melihat Christian yang mulai depresi tidak bisa bertemu dengan Sheva iya Sheva yang membuat anak nya menjadi gila, tapi sampai sekarang dia takjub dengan menantu nya itu dia bisa menerima anak suaminya dari wanita lain mungkin kalau bukan Sheva istri Christian akan marah dan tidak mau menerima anak itu ini tidak dia mau menerima nya malah menantunya itu bikin ultimatum untuk suaminya apabila tidak menerima anak itu dia tidak boleh pulang . Ahh menantu kU kamu baik sekali membuat papa rindu dengan mu nak. "'Baiklah nak lebih baik kamu terima saja anak mu itu ini sudah kuat bukti-bukti nya dan ayah akan membantu mu bilang kepada Sheva untuk mengizinkan mu pulang , kamu rindu kan dengan dia?? Ayolah Christian kau sejak menikah dan menghamili nya kenapa jadi laki-laki yang cengeng apa kau mencintainya???"
Christian pun kaget mendengar pertanyaan papa nya dan muka nya memerah sekejap bingung ingin menjawab pertanyaan papa nya tapi hati nya tidak bisa dibohongi iya aku mencintainya malah merinduinya" papa aku mencintainya melebihi nyawa kU. Aku tidak bisa kehilangan nya pa aku tidak mau dia sedih atau marah akibat ulahku pa!!! Aku ingin dia selalu disamping kU pa selamanya
Tanpa disadari Christian sedari tadi ada sepasang mata yang melihat dan mendengar pengakuan tulus Christian dari belakang nya wanita itu meneteskan airmatanya dan mengelap air matanya secara halus dengan punggung tangannya, dia pun mendekat ke arah Christian dan papa Michael yang sedang duduk di pinggir kolam, dia menepuk bahu Christian lalu tersenyum.
Christian yang merasa ditepuk bahu nya pun dia menoleh ke belakang dia melihat wanita nya sedang tersenyum kepada nya " Sheva!! Kamu disini ada apa???"
Michael yang juga terkejut melihat menantu nya datang "sayang kamu disini ???"
Sheva pun tersenyum melihat papa mertuanya dan Christian "aduh jangan bareng-bareng tanya nya bingung mau jawab yang mana satu!!"
Christian dan Michael pun bangun dari duduk nya dan mengajak Sheva duduk di salah satu gazebo nya yang tidak jauh dari kolam renang nya
__ADS_1
"Christian maafkan aku soal yang kemarin, dan aku kesini hanya mau ..... "perkataan Sheva terputus dan wajah Sheva pun memerah dan melanjutkan ucapannya "aku mau gelato (ice cream khas Itali) tapi kamu yang harus beli" sambil tersenyum dan memegang perut nya " ini kemauan anakmu loh bukan aku yang mau"
Christian yang tersenyum dengan tingkah lucu Sheva pun cuma bisa memegang perut Sheva "kenapa sayang kamu mau gelato ya nanti daddy belikan ya" cup Christian mencium perut Sheva "kau kesini dengan siapa???" Tanya Christian yang penasaran dengan Sheva
"Ehmm (deheman Sheva yang membuat orang sekitar curiga) aku datang sama caca itu dia disana lagi sama bik asih sekalian aku mau kenalin caca kepada kamu dan papa" sambil memanggil bik asih untuk membawa caca ke tempat nya
Michael dan Christian pun menoleh kearah Pintu ruang tengah yang langsung berhadapan dengan kolam renang di belakang mansion Michael, mereka melihat anak kecil perempuan itu berjalan ke arah mereka ditemani oleh pengasuh nya bik asih. Rambut panjang berwarna pirang mata ke abuan dengan kulit putih nya dia tersenyum ke arah Sheva dan berlari memeluk Sheva " mommy kemana tadi mengapa meninggalkan caca di mobil" gerutu anak itu kepada Sheva sambil mengelus perut buncit Sheva
"Sayang anak mommy, tadi kau masih tidur sayang mommy tidak mau menganggu mu jangan marah ya sayang, owh iya ini perkenal kan daddy mu Christian dan grand pa Michael" Sheva menunjuk ke dua pria itu kepada caca yan masih memeluk nya seperti nya dia takut melihat dua pria dewasa yang tidak dikenal nya.
Seperti perkiraaan ku mereka (Christian dan papa Michael) terkejut dan membulatkan matanya sempurna hingga mulut mereka pun terbuka besar melihat caca lalu aku pun mencubit tangan Christian untuk mengulurkan tangan nya kepada caca karena sedari tadi dia cuma bisa berdiam diri
Christian yang merasa kesakitan di paha nya karena di cubit oleh Sheva pun akhirnya mengulurkan tangannya kepada caca "hai sayang , siapa ini namanya" mensejajarkan dirinya didepan caca sambil menyibakkan anak rambut caca ke belakang kuping nya.
"Hai daddy aku Agatha Rose Dornan dan daddy bisa panggil aku caca!!" Sambil memegang tangan Christian
Deg
Perasaan apa ini mengapa anak ini ketika memegang tangan ku merasakan jantungku berdetak kencang perasaan apa ini, apa kah dia anak ku seperti yang Sheva katakan ?? Kalau dia anakku kemana selama ini dia mengapa aku tidak bisa mengingat nya, Christian mengambil nafas nya lalu memeluk caca " sayang maaf kan daddy"
Michael pun sedih melihat pemandangan didepan nya melihat Christian memeluk anaknya yang baru dia ketahui selama 10 tahun dan dia pun mengambil caca dari pelukan nya Christian dan memeluk cucu nya "hai sayang kau tak ingin memeluk grand pa??? Grand pa rindu dengan mu"
"Grand pa!! Caca rindu" membalas pelukan Michael
__ADS_1
Sheva pun tersenyum melihat kedua pria ini bisa menerima caca sebagai anak dan cucu di keluarga Dornan . Apa yang Sheva takuti pun itu tidak terjadi sangat mudah sekali membuat mereka yakin bahwa caca itu keturunan Dornan walaupun masih sakit hatinya untuk kebohongan yang dibuat oleh Christian dan orang tua kU sendiri tentunya dan menjadi tugas besar untuk Sheva untuk mencari tahu semuanya walaupun dengan sedikit bantuan dari asisten nya.