Mr. Misterius Falling In Love

Mr. Misterius Falling In Love
Chapter 38


__ADS_3

"Hal terbesar dalam hidup adalah menemukan seseorang yang tahu segala kesalahan kamu dan dia masih menerima apa adanya."


Pov Christian


Bersyukur .... iya sangat bersyukur telah dipertemukan dengan seseorang yang menerima kita apa adanya, dia wanita yang dikirim Tuhan untukku melalui sebuah kesalahan, melalui sebuah dosa , dan melalui sebuah pemaksaan. Dia wanita yang sekarang menjadi istri sekaligus ibu dari anak-anakku .


Entah seperti apa lagi ungkapan terima kasih ku kepada mu Tuhan dengan segala nikmat yang kau berikan untukku, Sheva istriku terima kasih kau telah menerima suami mu ini dengan segala kekurangannya bersedia mendampingiku .


Lamunan itu terhenti ketika ada pukulan dipundak nya dan Christian menoleh kebelakang melihat orang yang memukul pundaknya " Hai bro long time no see".


iya christian melihat sepupu nya yang sudah lama tidak berkunjung siapa lagi Arnold Grey, "hai arnold kemana aja lo!!!" ungkap Christian sembari memeluk sepupunya itu.


"aku sibuk bro di London , banyak pasien dan Fanny pun hamil tidak bisa ditinggal ini saja aku pergi tanpa sepengetahuan dia karena dia lagi sibuk dengan seminar kedokterannya!!!" cicit Arnold membalas pelukan Christian


Christian tidak berkedip,Christian tidak dapat mempercayai dengan apa yang didengarnya bahwa saudara nya itu ternyata perhatian dengan istrinya yang sedang hamil, karena yang iya ketahui bahwa sepupunya itu tidak mencintai istrinya.


"Wah, Bro aku sepertinya ketinggalan cerita penting ya" Christian menatap Arnold menunggu jawabannya


"Ha...Ha..Ha , Kau ini tahu saja ya, nanti aku akan ceritakan ya tian sekarang tujuan aku kesini sebenarnya ingin bertemu istrimu karena dia memegang kendali Manajemen Rumah sakit St. Luisa. tadi aku kesana bertemu dengan sekretarisnya Alona tapi dia mengatakan bahwa Sheva sedang cuti untuk 3 bulan kedepan. karena aku tidak bisa bertemu dengannya aku kemari bertemu denganmu mau ke rumahmu sepertinya sudah pindahkan kalian??" tanya Arnold


Christian mendengus kala nama wanitanya disebut oleh sepupunya, iya tahu sepupunya itu memang sudah lama mencintai Sheva istrinya dalam diam apalagi ketika Arnold mengetahui dia akan dijodohkan dengan Sheva membuat arnold menyetujui perjodohan itu dengan cepat. Tapi sayang perjodohan itu batal karena Sheva lari dari rumah dan menjadi korban perkosaan oleh dirinya lalu hamil. walaupun perasaan Arnold hancur dan kecewa dengan keputusan keluarga Johnson dan Keluarga Grey mengganti Fanny menjadi istri nya wanita yang tidak dicintainya.


Walaupun Arnold tidak jujur dengan perasaan nya terhadap Sheva, Christian mengetahui Arnold masih mencintai wanita nya ketika arnold mabuk dan mengakui perasaannya yang tersimpan untuk Sheva.


"Owh iya dia Sheva sekarang lebih banyak dirumah karena sedang menunggu hari untuk melahirkan juga kan bro!! memang ada urusan apa kamu sama Sheva???" tanya Christian


"'OOO" Arnold cuma ber o ria saja mendengar jawaban Christian


"gak bro lo tahu kan Grey Hospital akan bekerja sama dengan Hospital St. Luisa jadi gue ingin ketemu istri lo untuk membahas tentang Cooperation Agreement nya secara personal dulu sebelum Tim Legal kedua Hospital bertemu"


"Owh begitu , ya sudah nanti kau ikut aku saja pulang sekalian bertemu Sheva kan. tapi tunggu sebentar ya pulangnya soalnya aku mau menyelesaikan semua file yang harus disiapkan untuk besok rapat dengan klien". ungkap christian


Arnold mengangguk mengiyakan kemudian langsung dia berjalan ke sofa di sudut ruangan Kerja Christian.


*****

__ADS_1


POV Author


Sheva duduk sambil membaca file yang diterima nya melalui email yang dikirim oleh sekretarisnya, sekarang dia berada di ruangan kerja Christian.


"Grey Hospital akan bekerja sama??? , lebih baik aku hubungi Donna untuk mengetahi lebih pasti tentang kerja sama ini."


Wajah datar dan tatapan serius seakan sudah melekat sempurna di wajah Sheva, tangannya masih sibuk diatas keyboard Mac Pro nya ,namun dia berhenti ketika mendengar suara ketukan pintu dari luar.


Tok...Tok...(suara Pintu)


"iya masuk."


Seseorang yang dikenalnya masuk melangkah kearahnya, mata Sheva membulat saat melihat kedatangan orang kepercayaannya berdiri didepannya.


"Donna!!, baru aku mau menghubungimu untuk kemari." gerutu Sheva menatap tajam Donna


"Iya Nona Sheva saya kemari untuk memberitahukan anda tentang informasi terbaru  Mendiang Kakak anda Shafana dan Ibu anda Chaterine Doughlas" ungkap Donna memberikan berkas kepada Shava


Shava yang menerima berkas itu dari tangan donna lalu membuka  nya, Shava memejamkan matanya perlahan berusaha mengusir rasa sakit hatinya saat membaca berkas itu tentang mendiang Shafana. Seharusnya dia siap dengan semuanya.


Shava mengusap air mata yang mengalir di pipinya dengan kasar, berusaha menguatkan hatinya untuk menghadapi kenyataan yang ada. Bahwa Ibu kandungnya lah yang meninggalkannya dan ayahnya dan lebih memilih dengan pria lain dan membawa saudara kembarnya.


Donna yang melihat Sheva menangis membaca berkas yang dia berikan membuat dia kebingungan. "Nona Sheva maaf anda kenapa??? apa ada yang salah?? atau anda sakit??." tanya Donna


Sheva menutup berkas nya saat mendengar DOnna memanggil dirinya. " saya tidak apa-apa, terimakasih untuk informasi nya". jawab Sheva menatap datar Donna di depannya.


"Ehmm Donna, aku minta kau bertemu dengan Pimpinan Grey Hospital karena kita punya perjanjian kerja sama dengan mereka, lalu aku minta tolong lagi dengan mu tolong kau cari tahu tentang hubungan masa lalu suamiku dengan mendiang Shafana dan ikuti terus Nyoya Chaterine beritahu aku apa saja yang dilakukannya karena yang aku baca dari berkas informasi itu Nyonya Chaterine sepertinya dendam terhadap suamiku atas kematian anaknya, jadi aku mohon kau cari tahu tentang itu dan Christian atau papa jangan tahu tentang ini. Ok!!" perintah Sheva terhadap Donna


"Dan satu lagi Don, tolong kamu hubungi rumah sakit aku bikin perjanjian kalau aku akan melahirkan hari ini melalu operasi Caesar karena usia kandungan ku pun sudah 38 minggu karena dari semalam juga sudah ada kontraksi."


"tapi maaf Nona kenapa anda harus Operasi Caesar?? bukannya anda baik-baik saja bukan??"


"aduh Donna kau ini banyak tanya sekali, lakukan saja perintahku, kalau aku tidak melahirkan sekarang mau kapan lagi. Dan kalau sedang hamil begini aku tidak bisa berbuat apa-apa dengan mempercepat proses lahiran lewat Caesar karena Hamil anak kembar dan pinggul ku sempit." jawab Sheva.


"baik nona akan saya hubungi pihak rumah sakit sekarang, apa perlu saya hubungi tuan christian juga nona???.'

__ADS_1


Sheva menyeringai, "tidak perlu dia sedang sibuk soalnya!!! kalau sudah melahirkan saja kamu hubungi dia."


****


Sorenya , Sheva yang masih diruangan kerjanya pun merasakan ingin sekali buang air kecil dengan berjalan cepat Sheva buru-buru kekamar mandi sembari memegangi perutnya yang sudah semakin besar.


Selesai buang air kecil tiba-tiba Sheva merasakan hangat menjalar paha sampai kakinya begitu dilihat olehnya , ternyata air ketuban Sheva pecah. Sheva mau melahirkan


"Don.. Donna!!", teriak Sheva dari dalam kamar mandi


Yang sedari tadi Donna masih menemani Sheva diruangan kerja pun berlari kekamar mandi membantu Sheva dan membawa Sheva kerumah sakit.


Sampai dirumah sakit Sheva yang ditemani Donna pun memanggil perawat yang berjaga langsung membawa Sheva keruang persalinan.


"Maaf nona sampai sini saja anda tidak bisa masuk" kata suster kapada Donna


"Baik suster" jawab Donna


dari kejauhan seorang dokter berlari menuju keruangan persalinan dan berhenti di deoan Donna, "bagaimana keadaan Nona Sheva , Donna?? bukannya nanti malam Nona Sheva kerumah sakit."


"aduh Sam kau ini , sudah sana kau bantu proses lahiran Nona Sheva " tegas Donna kepada Dokter Sammy. Dokter kandungan yang merawat Sheva Sekaligus pacar Donna .


Satu jam kemudian, Dokter Sam bersama beberapa suster yang membantu persalinan Sheva keluar ruangan. Donna langsung bangkit berdiri, " gimana keadaan Sheva, Sam??"


Sam pun tersenyum, " Sehat kok, bayinya juga sehat mereka kembar . Tapi sekarang belum boleh dijenguk dulu ya."


Donna tersenyum lebar, " terima kasih Sam."


"Kamu hubungi Christian nanti dia cari Sheva dirumah tidak ada!! kamu tahukan kayak apa dia kalau istrinya tidak ada didepan matanya ." sambil mengelus pucuk kepala Donna


Tak lama kemudian seorang suster sudah memperbolehkan Donna masuk dan menengok Sheva. Donna langsung Excited tidak sabar ingin melihat wajah anak dari Bosnya Sheva dan Christian.


Donna masuk kedalam ruangan melihat Sheva duduk diranjang sedang menyusui anaknya, " Selamat ya Nona Sheva atas kelahiran putra putrinya."


Sheva tersenyum, "terimakasih, Don.. kamu sudah hubungi Christian??"

__ADS_1


Donna yang mendengar ucapan Sheva menepuk jidatnya pelan sambil tersenyum kepada Sheva " Aduh Nona saya lupa hubungi Tuan Christian saking saya panik tadi melihat nona kesakitan, baik saya hubungi Tuan Christian sekarang."



__ADS_2