Mr.Pilot & Mrs.Culun Secret Wedding

Mr.Pilot & Mrs.Culun Secret Wedding
Episode 10


__ADS_3

Satu Minggu berlalu, tepat pada hari ini Brian dan Chelsea akan melangsungkan hari pertunangan mereka sekaligus penentuan tanggal pelaksanaan hari pernikahan mereka.


Para tamu undangan yang terdiri dari para collega bisnis, Rekan - rekan pilot dan pramugari serta ada juga dari kalangan selebritis dan para pejabat negeri ini yang turut serta hadir dan memenuhi ballroom hotel Grand Macorp.


Tak hanya itu, para wartawan pun sudah stand bye dari tadi untuk ikut menyaksikan sekaligus mengabadikan moment bersejarah bagi pasangan Brian dan Chelsea.


"Hadirin yang berbahagia, pada malam hari ini mari Kita saksikan rangkaian acara pertunangan Antara pasangan yang sangat fenomenal yaitu tuan Brian Tanu Mahendra dan nona Chelsea" Sahut MC terkenal tersebut sebagai pembuka.


"Dan tanpa menunggu lama lagi, Mari Kita sambut ini lah dia Tuan Brian dan Nona Chelsea"


Lalu tak lama kemudian lampu ruangan di matikan sehingga cahaya nampak hanya menyoroti kedua pasangan tersebut yang tengah berjalan sambil bergandengan tangan, Senyum pun terlihat menghiasi bibir keduanya, tak hanya itu penampilan mereka pun terlihat mencuri perhatian para tamu yang hadir disana.


Brian dengan tuxedo nya yang berwarna hitam dan Chelsea dengan gaun berwarna silver yang membentuk tubuh seksi nya membuat mereka berdua begitu memukau dan bersinar malam hari ini.


Lalu rangkaian acara pun segera berlanjut mulai dari prakata dari masing - masing perwakilan keluarga, sampai pada puncak nya yaitu acara pertukaran cincin.


"Tuan Brian, silahkan pasangkan cincin di jari manis nona Chelsea" Lalu Brian pun segera memasangkan cincin yang sangat indah dengan taburan permata dan berlian sehingga terlihat berkilau.


Dan begitu pun sebaliknya, Chelsea pun melakukan hal yang sama.


setelah acara inti selesai, kini saatnya para tamu undangan menikmati hidangan yang tersedia. Tak hanya itu mereka pun dimanjakan dengan hiburan musik dari para penyanyi papan atas Indonesia. Sungguh pesta pertunangan yang begitu mewah.


Sementara itu, Nara hanya menikmati pesta dengan bosan nya, sesekali ia menguap karena merasa ngantuk.


"Huftt, bosan sekali aku, semua orang pada sibuk sendiri. Huh tau gini aku mending main aja ke cafe nya Ayumi" Ucap Nara sambil memperhatikan sekitarnya.


"Nara hey" Panggil Sang mamah


"Iya ada apa mah"


"Ayo sini sayang, kita lakukan dulu foto bersama, cepat naik ke panggung"


"Iya mah Nara akan segera kesana" Ucap nara, lalu ia pun segera berdiri dan berjalan mengikuti mamah nya dengan malas.


...…...


"Wah, mewah sekali pesta pertunangan Pewaris Macorp, hemm orang kaya memang beda ya acara tunangan saja mewah nya kebangetan" gumam Sekar sambil matanya terus fokus menatap berita pertunangan Brian dan chelsea.

__ADS_1


Dan tanpa disadarinya, ternyata Ayumi pun ikut menyaksikan acara berita itu. dan ketika matanya tak sengaja melihat Brian yang tengah memasangkan cincin seketika membuat nya begitu terkejut.


"Dia ? pria malam itu ? aku tidak salah kan ?" batin Ayumi karena ia tidak begitu jelas memperhatikan wajah Brian kala itu.


Lalu ia pun seketika teringat dengan memory malam itu dimana ia kehilangan kesucian nya . Dan ia pun mengingat bahwa pria itu lah yang merenggutnya, Lantas ia pun segera pergi ke kamarnya dan mencari kartu nama yang diberikan pria itu kepadanya.


"Brian Tanu Mahendra, Pilot sekaligus pewaris Macorp" Kata Ayumi kembali membaca kartu nama tersebut.


"Astaga benar pria itu lah Yang sedang bertunangan yang telah melakukan nya. Ya Allah aku harap kejadian malam itu tidak membuahkan hasil apa - apa. Aku tidak mau dicap sebagai pelakor" Ucap Ayumi berkaca - kaca sambil membenarkan letak kacamata nya.


...…...


keesokan harinya, seperti biasa Ayumi sedang duduk di kantin kampus nya setelah menyelesaikan 2 matkul hari ini. Tak lama kemudian Nara datang menghampiri nya dan segera menyeruput es jeruk yang sedang Ayumi minum.


"Ehmm Asemmm bangettt" Ucap Nara dengan eskpresi wajah yang begitu kecut.


Ayumi yang melihat hal itu pun hanya tertawa melihat ekspresi nara yang menurutnya begitu lucu.


"hahaha, Kak Nara sih tiba - tiba datang langsung diminum tanpa tanya dulu" kata Ayumi.


"Ihh kamu kok aneh si yum, Kuat banget minum es jeruk asem gini. ih aku gak kuat deh" ucap Nara lalu ia pun segera memesan es teh manis untuk meredakan rasa asam nya.


Sementara itu, Nara yang sedang asyik menyedot minuman miliknya itu seketika terbatuk-batuk karena tersedak.


Ayumi pun lantas segera menepuk nepuk pundak Nara.


"Aduh kak, hati - hati. jangan buru buru minum nya aku gak bakalan minta kok" canda Ayumi


"Ehm bukan gitu yum, aku aneh aja kok kamu kaya orang ngidam sih pengen minum yang asem - asem"


Deggg


apa katanya tadi ngidam ?


Selama beberapa detik fikiran Ayumi pun hanya terfokuskan pada kata itu.


kalau ngidam, itu artinya dia ? ah tidak - tidak mungkin Nara hanya asal mengucap saja iya hanya asak jeplak saja.

__ADS_1


"Yum, kok kamu malah bengong sih ?" tanya Nara mendesak


"Ah itu kak, semalem aku liat di tiktok ada es jeruk yang kaya gini aku penasaran gimana sama rasanya, makannya aku pesen ini. lagi pula rasanya enak kok tidak terlalu buruk. " jelas Ayumi berbohong.


"Yayaya, aku akui sekarang ternyata Ayumi si mata empat ini tahan Asam"


"iyaa kakak benar, Asam kehidupan saja aku nikmati rasanya, apalagi hanya asam es jeruk"


Ucap Ayumi yang seketika membuat tawa mereka berdua pecah, lantas mereka pun kembali mengobrol dan menikmati suasana kantin yang terlihat sepi ini.


...…...


"wah wah Bri, pesta pertunangan Lo jadi trending di berita" Ucap Reno sambil matanya terus fokus membaca berita pertunangan Brian di ponsel miliknya.


"Hemm, ya gue udah tau" jawab Brian singkat


"Makin terkenal aja ni pak pil"


"Pak pil ?" tanya Brian heran, julukan apa lagi yang kali ini disematkan sepupu gesrek nya itu.


"Iya pak pil, kepanjangan nya bapak pilot hahaha"


"Huftt, sejak kapan pilot punya bapak ?"


"sejak Lo terjun jadi pilot lah Bri"


"Ah gak tau gue, pusing dengerin ocehan Lo."


"Ya Elah Bri, jangan ngambek dong sayang" rayu Reno.


"Cihhhhh, resek Lo" lalu Brian pun melempar bantal sofa tepat ke muka Reno.


lalu setelah itu mereka berdua pun kembali melanjutkan pekerjaaan mereka dengan fokus, ya walaupun diselingi dengan candaan candaan receh dari Reno yang membuat Brian kesal.


...…...


hallo readers kuhhh

__ADS_1


terus dukung karya author yaa😘


__ADS_2