Mr.Pilot & Mrs.Culun Secret Wedding

Mr.Pilot & Mrs.Culun Secret Wedding
Episode 23


__ADS_3

Semburat sinar mentari, terlihat memantul menghinggapi untaian gorden kamar hotel tempat Brian Dan Chelsea menghabiskan malam pengantin mereka. Tak lama kemudian sayup - sayup netra tajam milik Brian perlahan terbuka.


Awalnya ia sedikit terkejut, kala melihat ruangan asing tempat nya tidur. Namun sekejap kemudian ia tersadar kalau saat ini ia tengah berada di hotel dan hari kemarin merupakan hari pernikahan nya, apalagi ia merasakan ada kepala seseorang yang tengah tertidur dengan damai berbantalkan lengan nya.


Lantas Brian pun berbalik mengusap rambut Chelsea yang tertidur pulas dan mencium kening nya. sejenak Brian teringat pengalaman nya tadi malam, dimana ia begitu mudahnya menyatukan tubuh dengan Chelsea tanpa ada penghalang apapun.


"Apa Chelsea sudah tidak virgin lagi ? padahal sekalipun aku tidak pernah menyentuhnya ketika masih pacaran dulu, lantas siapa orang yang sudah mengambil kesucian mu itu ?" kata Brian pelan menatap intens wajah Chelsea.


"Tetapi rasanya sangat tidak adil jika aku menghakimi chelsea karena masalah kesucian semata. justru disini akulah yang lebih brengsek karena membohonginya bahwa aku telah menikah dan memiliki anak dari wanita lain, meskipun aku sama sekali tidak menyukainya. maafkan aku sayang karena diam - diam telah mengkhianati mu" kata Brian dalam hati.


Lantas setelah itu, Brian pun memeluk Chelsea dengan erat sambil kembali memejamkan matanya. Ia begitu kelelahan Karena semalam mereka baru bisa tertidur pukul 3 pagi.


.........


Saat ini di perpustakaan kampus, terlihat disana beberapa kesibukan dari para mahasiswa. Ada yang tengah membaca buku, mencari buku, mengetik dengan laptop nya dan sebagainya. Keadaan perpustakaan yang hening membuat sebagian orang betah berlama - lama diam di sana.


Dari banyaknya lalu lalang mahasiswa, Terlihat di sebuah bangku yang berada di Sudut ruangan Ada seorang wanita berambut bergelombang yang tengah menangkupkan wajahnya di sela sela lengan nya. Nampaknya tujuan ia ke perpustakaan bukan untuk mencari buku apalagi belajar tetapi untuk mengheningkan perasaannya.


Sejak kemarin melihat sang suami yang telah melabuhkan bahtera pernikahan dengan wanita lain, sungguh membuatnya tidak memiliki gairah hidup, terdengar lebay sih tapi mana ada wanita yang mau di madu apalagi status dirinya yang hanya seorang istri rahasia.


Iya wanita itu adalah Ayumi.


drett drett drett


Tiba - tiba di tengah lamunan nya terdengar sebuah panggilan dari ponsel nya, lantas Ayumi pun segera mengangkatnya dan Tertera di sana nama sang kakak sebagai pemanggil.


"Halo kak, Assalamualaikum" jawab Ayumi.


"Waalaikumsalam yum, kamu dimana sekarang ?" tanya Adit dari seberang sana


"Yumi masih di kampus kak, ada apa ?"


"Kamu masih ada kelas ? kalau gak ada bisa gak kita ketemu sekarang" pinta Adit


"Nggak ada kak, lagian Ayumi lagi di perpustakaan kok. ya udah kalau gitu kita ketemu dimana kak ?"

__ADS_1


"Nanti kakak chat alamat nya, ya udah kalau gitu Kakak tunggu ya. Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam" kata Ayumi


Setelah mematikan ponsel nya, Ayumi pun lantas memasukkan kembali ponsel tersebut ke dalam tas nya setelah itu ia pun segera pergi dari sana.


.........


Sementara itu, di perusahaan aksara company. Terlihat Mike Aksara tengah Fokus menatap layar monitor di depannya, terlihat saat ini ia menyunggingkan senyum licik nya. Lantas mike juga sesekali memeriksa beberapa berkas yang ada di meja kerjanya itu. Setelah semuanya selesai ia pun menyandarkan tubuh di kursi kebesarannya.


"Hah, Baru 24 jam Chelsea menikah dengan seorang Brian Tanu Mahendra. Sekarang sudah banyak sekali para investor yang ingin bekerja sama"


"Tidak sia - sia perjuangan ku selama ini menjadikan Chelsea sebagai menantu Adiwijaya. Lihatlah ? baru sebentar saja sudah begini, apalagi ke depan nya nanti. pastinya Aku akan dapat keuntungan dan kemajuan yang sangat besar. Tunggu saat nya nanti Tuan" kata Mike tersenyum licik yang entah untuk siapakah ia menunjukkan hal itu.


.........


Saat ini, Ayumi telah sampai di cafe tempat nya bertemu dengan sang kakak. Dan mereka berdua tengah duduk di salah satu meja dekat jendela Karena di sana tempat nya Lebih private dan nyaman untuk mengobrol.


Semilir Angin berhembus meniupkan kesejukan di antara mereka.


"Ayumi baik kak, kakak sama kak Sekar sendiri bagaimana ? Ayumi juga kangen kakak sama suasana rumah di sana"


"Kabar kami baik yum"


"Oh iya kakak tumben mengajak ku ketemu, ada apa ?" tanya Ayumi Heran.


Mendengar hal itu, Adit pun menghela nafas panjang sebelum menjawab.


"Kamu baik-baik saja kan yum ?" kata Adit to the point dengan pandangan menelisik


"Maksud kakak bagaimana ? Aku baik kok" jawab Ayumi


"Kau yakin baik - baik saja saat ini ? setelah beberapa kejadian kemarin kau masih baik - baik saja ?" ucap Adit memastikan sekali lagi.


"Iya kak Aku baik, semuanya baik." jawab Ayumi

__ADS_1


Tak lama kemudian Adit pun menyadarkan tubuh nya ke kursi, lantas ia memijit - mijit kening nya, Lagi - lagi terdengar helaan nafas panjang dari pria itu.


"Apakah seorang istri akan baik - baik saja kala sang suami Kembali menikahi wanita lain di tengah keadaan nya yang berbadan dua ?" kata adit menatap sang adik dengan tajam.


"Kau bilang kau baik - baik saja sekarang ? Cihh, aku sungguh ingin ketawa mendengar nya Ayumi. Aku bersama mu sejak kau lahir,


Dan aku juga ikut merasakan apa yang kau rasa saat ini. Kau tidak percaya padaku Ayumi, pada Kakak kandung mu Sendiri ?" kata Adit lagi meninggikan volume suara nya.


Untung saja keadaan cafe saat ini terlihat sepi, sehingga tidak banyak orang yang memperhatikan interaksi kakak beradik ini.


Mendengar Adit mengatakan hal itu, Ayumi pun lantas menggenggam tangan Adit erat.


"Maafin Ayumi kak, Aku telah lancang membohongi mu. Kakak benar, Aku sedang tidak baik - baik saja saat ini. Aku tidak berani menunjukkan pada orang - orang kalau Aku kecewa atas pernikahan mas Brian meski sebenarnya hati ku sakit.


Tetapi aku bisa apa kak ? keberadaan ku yang dirahasiakan oleh nya tidak akan membuat orang - orang mempercayai semua yang aku katakan.


Lantas Ayumi harus bagaimana kak ? saat ini sikap pura - pura tegar adalah solusi terbaik untuk ku" kata Ayumi panjang lebar dengan wajah memerah menahan tangisnya


Dan tiba - tiba tanpa Ayumi duga, Adit justru membawa lengan miliknya dan menundukkan kepala selayaknya orang yang berserah diri.


"Maafin kakak Ayumi, kakak telah gagal melaksanakan amanah kedua orang kita untuk selalu menjaga dan menjamin kebahagiaan untukmu. Kakak merasa seperti menjadi orang bisu yang diam melihat mu dalam keterpurukan saat ini, sekali lagi maafin Kakak" kata Adit.


Dan tanpa dapat di tahan Air mata Ayumi meluncur begitu saja hingga membuat kacamatanya berembun.


"Ini bukan salah kakak, ini semua salah ku yang belum bisa menjadi adik yang baik untukmu dan malah menyusahkan mu. Lagipula Ayumi pasrah menerima semua ini, mungkin ini sudah takdir sekaligus jalan hidupku dari Allah. Dan aku yakin kalau suatu saat nanti Kehidupan bahagia akan ku dapatkan" kata Ayumi mengusap air mata di balik kacamata nya.


Dan pada akhirnya, Kedua kakak beradik itu pun hanyut dalam pertemuan yang menyesakkan. Mereka berdua hanya mampu untuk saling menguatkan saat ini, Karena masih belum ada jalan keluar yang mampu di tempuh untuk kembali ke Asal muara.


.........


...Hai hai hai readers readers kesayangan Author ♥️♥️...


Maaf sekali, author baru sempat up. dikarenakan ada beberapa hal yang membuat author belum bisa up. Sekali lagi maaf ya.


...Jangan lupa dukung terus kisah antara Brian dan Ayumi ini dengan terus like, komen & vote 😘...

__ADS_1


__ADS_2