Mr.Pilot & Mrs.Culun Secret Wedding

Mr.Pilot & Mrs.Culun Secret Wedding
Episode 15


__ADS_3

tuk tuk tuk


bunyi jam dinding yang terus berdenting sekarang tengah menunjukkan pukul 11 malam.


Terlihat di sana seorang wanita dengan rambut yang dikuncir dan kacamata yang bertengger rapi di wajahnya tengah gelisah sambil menatap ke arah pintu. Sesekali ia menguap menahan kantuk yang terasa begitu luar biasa malam ini namun sebisa mungkin ditahan nya.


Lantas ia pun berjalan menuju ke sofa dan menyenderkan tubuhnya di sana sambil sesekali mengelus pinggang nya yang terasa keram, Hingga tanpa sadar kelopak matanya tertutup dengan sendiri nya.


Tok tok tok


Bunyi ketukan pintu yang begitu kencang, diiringi suara berat yang memanggil namanya membangun kan wanita yang tengah hamil itu.


"Ayumi buka pintunya, Ayumi"


"Astaga aku ketiduran, Iya sebentar" ucap Ayumi lantas ia pun membenarkan kacamata nya dan segera bangkit untuk membuka pintu.


Ceklek pintu pun dibuka, tampak disana wajah lelah Brian dengan pakaian khas pilot nya memandang Ayumi dingin.


"Lama sekali kau membuka pintu" ucap Brian.


"Ma - maaf mas barusan aku ketiduran"


"Halah alasan saja, belum juga sehari jadi istri udah malas malasan seperti itu"


Ayumi hanya menunduk tanpa berani menjawab ataupun menyanggah ucapan Brian, lantas ia pun segera menyuruh Brian masuk ke dalam untuk beristirahat.


Sesampainya di dalam kamar Ayumi, Brian menelisik kamar sederhana tersebut dengan intens hingga Ayumi merasa tidak enak.


"maaf mas bila kamar nya kecil, oh iya apakah mas sudah makan malam ?" tanya Ayumi kepada sang suami


"Sudah" jawab Brian singkat


"syukurlah kalau begitu, mas kalau mau bersih bersih bilang ya, nanti aku siapin air hangat dan pakaian ganti buat mas dan kalau merasa lapar mas bangunkan saja aku" ucap Ayumi tersenyum.


"Ckk bisa diam tidak ? pusing kepala ku mendengar ucapan mu yang tiada henti nya itu. Sudah lah diam aku mau istirahat jangan ganggu" Bentak Brian kepada Ayumi.


Lantas tanpa mempedulikan Ayumi, Brian merebahkan tubuhnya di kasur tipis milik Ayumi dan Mulai memejamkan matanya.


Sementara itu, Ayumi yang melihat Brian begitu cuek dan bahkan membentaknya hanya bisa menghela nafas pelan, lalu ia pun segera ikut membaringkan tubuhnya di samping Brian.


Sesekali Ayumi menatap punggung kekar yang tengah membelakangi nya itu. Iya ini adalah malam pertama mereka sebagai suami istri namun tak ada aktivitas penuh cinta antara mereka, yang ada hanya pembatas yang entah kapan akan melebur.


.........


keesokan paginya, Cahaya matahari nan terang benderang mengusik ketenangan tidur sang pria tampan. Namun bukan karena itu saja, sentuhan lembut di tangan nya dan alunan panggilan namanya membuat ia mengerjap.

__ADS_1


"Mas, bangun mas sudah pagi" ucap Ayumi membangunkan Brian.


"Mas bangun, apakah mas tidak bekerja ?" ucapnya lagi.


Tak lama kemudian Brian pun bangun, ia lalu menanyakan letak kamar mandi dan segera ke sana untuk bersih - bersih.


sementara itu, Ayumi menyiapkan pakaian ganti untuk Brian milik Adit.


Setelah rapih dan bersiap, Brian pun lantas duduk di atas kasur sambil memainkan ponselnya.


"Siapkan barang - barang mu hari ini juga kita pindah ke apartemen milik Ku" ucap Brian tegas


"Hari ini juga mas ?" jawab Ayumi kaget.


"Apakah perlu aku ulangi?"


"Bukan begitu mas, ehm bisakah untuk beberapa hari ke depan kita tinggal dulu di sini ?"


"Tidak bisa, keputusan ku sudah bulat Kita harus pindah hari ini juga" Ucap Brian tanpa bantahan.


Heemm mendengar hal itu, Ayumi menghela nafas pelan dan dengan terpaksa ia pun segera membereskan barang - barang milik nya untuk di bawa pindah.


.........


"Nara" panggil Reya kepada sang putri


"Apakah Brian menghubungi mu ? semalaman dia tidak pulang dan tidak memberitahu apa - apa" ucap nya khawatir.


Sementara itu, Nara dan sang papah Agra menghela nafas nya perlahan mendengar kekhawatiran sang ratu rumah tersebut.


"Mamah gak usah khawatir, Kata kak Reno semalam kak Brian ada jadwal penerbangan hingga malam dan ia tidur di apartemen nya kak Reno" jawab Nara.


Flashback on :


Drettt drett drett


deringan ponsel di atas laci berulang kali terdengar dan membangun kan sang pemilik yang tengah tertidur pulas, tertera di sana panggilan dari seseorang yang ia beri nama " Si Seprek" alias si sepupu gesrek.


"Hallo" ucap Nara sedikit membentak


"wohoo seloww sister, gak usah main gas gitu aja takutnya kebablasan" ucap seseorang di seberang sana diiringi dengan kekehan khas nya.


"Huft oke, lagian ngapain sih kak reno telfon malem - malem begini ganggu waktu istirahat aja" Dumel Nara


"Yahh sorry deh, baru juga jam 11 malem. Oh iya aku cuman mau ngasih tau kalau Brian malam ini nginap di apartemen aku"

__ADS_1


"Lah tumben ?"


"Dia kecapean katanya baru pulang dari bandara nih orang nya udah teler duluan" ucap Reno berbohong.


Padahal yang terjadi sebenarnya, saat ini Brian tengah berada di rumah Ayumi dan ia menyuruh Reno menelepon Nara kalau ia tidak pulang dengan alasan kecapean.


"Ya udah kalau gitu bye" kata Nara lalu ia pun langsung mematikan telfon nya dan segera kembali ke alam mimpi.


tuttt tutt tutt


"Hallo nara ? nar ? siall langsung di matiin lagi udahlah mending gue juga istirahat, berbohong itu nguras tenaga juga ternyata" kata Reno merebahkan dirinya di atas kasur.


Flashback off


"Benarkah itu ? mamah hanya takut kalau Brian dan Reno berbohong" ucap reya kembali.


"Sudahlah mah, lagian Brian sudah besar sudah mau kepala tiga dan dia sudah bisa menjaga dirinya sendiri. mendingan sekarang mamah lanjut sarapan dan jangan banyak fikiran oke" timpal Agra menenangkan sang istri.


"Baiklah pah, maafin mamah"


"Iya mah,"


.........


"Kak, aku pamit ya" Ucap Ayumi kepada Adit yang saat ini tengah berdiri di hadapan nya.


Namun bukan nya menjawab, Adit malah menarik Ayumi ke dalam pelukan nya, di usap nya lembut punggung sang adik kecil yang kini telah menjadi seorang istri dan segera menjadi ibu muda.


"Kamu baik baik di sana ya yum, kalau ada apa apa bilang sama kakak. jangan lupa makan, istirahat yang cukup dan jaga calon ponakan kakak ya" ucap Adit lalu ia pun mencium kening Ayumi.


Setelah itu, Ayumi pun bergeser untuk berpamitan kepada sang kakak ipar.


"Kak sekar, Ayumi pamit ya. maaf jika selama ini banyak merepotkan kakak. tolong jaga kak Adit ya kak" ucap Ayumi yang diangguki oleh Sekar.


"Tenang saja Ayumi, tanpa disuruh pun aku akan melakukannya" jawab sekar.


Setelah perpisahan yang menguras air mata ini, Ayumi pun segera masuk ke dalam mobil menyusul Brian yang sudah lebih dulu kesana.


"Sampai jumpa kak," pamit Ayumi, lantas mobil pun perlahan mulai meninggalkan pekarangan rumah.


Sedari tadi, mata Adit tidak melepaskan pandangan nya dari mobil yang ditumpangi ayumi. Ada rasa bersalah, takut dan cemas dalam dirinya namun sebisa mungkin ia berfikir positif dan menerima bahwa ini sudah menjadi takdir untuk sang adik.


"Maafkan kakak Ayumi, Semoga kebahagiaan selalu menyertai mu" batin Adit.


.........

__ADS_1


Haii haii gimana kangen gak sama Ayumi dan Brian ?


__ADS_2