Mr.Pilot & Mrs.Culun Secret Wedding

Mr.Pilot & Mrs.Culun Secret Wedding
Episode 19


__ADS_3

Drett drett drett


Suara ponsel yang berbunyi dari dalam sakunya, membuat Brian seketika menghentikan langkah nya dan mulai mengangkat panggilan tersebut.


"Iya hallo sayang" kata Brian.


"Sayang kamu ada di kantor kan ?" ucap Chelsea


Iya, Chelsea lah yang menelfon Brian.


"Aku masih di bandara, sekitar satu jam lagi aku sampai di kantor" jawab Brian.


"Baiklah, aku tunggu kamu di kantor ya mau ngasih surat undangan sekaligus pengen ketemu, aku kangen banget sama kamu"


"Okay sayang, ya udah aku matikan dulu ya telfon nya, sampai ketemu di kantor bye muach" kata Brian.


"Muachh bye sayang" kata Chelsea yang langsung mematikan telfon nya.


Lantas setelah itu, Brian pun masuk ke dalam mobil jemputan nya yang sudah stand bye menunggu nya.


.........


"Wah ini barang barang nya banget mah" ucap Nara.


"Eh Nara, sini nak bantuin mamah buat nyusun hantaran ini" jawab mamah Brian.


"Hantaran ?" tanya Nara.


"Iya buat seserahan kakak kamu nanti"


Mau tak mau Nara pun Akhirnya membantu menyusun sekaligus menghias hantaran tersebut.


Iya saat ini di kediaman Mahendra tengah disibukkan persiapan pernikahan Brian dan Chelsea, ya seperti saat ini mempersiapkan hantaran pernikahan.


Berbagai macam barang - barang keperluan menjadi isi hantaran tersebut diantaranya Tas, Pakaian, sepatu, Skincare, hingga berbagai macam perhiasan yang sangat indah dan tentunya semua barang tersebut memilik harga yang tinggi dan berasal dari brand brand terkenal.


Seperti saat ini Nara yang tengah mengemas tas branded warna silver merek Gucci.

__ADS_1


"Mah Gak salah ini kakak ngasih dia tas branded ini ?" tanya Nara menatap wajah sang mamah.


"Memang nya Kenapa nar ? ini semua juga atas permintaan nya Chelsea. ya gak papa lah ini juga kan buat pernikahan mereka.


"Iya tapi sayang aja sih ma, menghabiskan uang satu M cuman buat tas aja belum keperluan yang lain" gerutu Nara.


Iya, sungguh ada dua perbedaan besar antara pernikahan Brian. Dimana ia hanya memberikan mas kawin sebesar satu juta rupiah kepada Ayumi dan bahkan tidak ada dekorasi, pakaian pengantin ataupun pesta yang ada hanya kesederhanaan dan Bahkan ia pun menempatkan Ayumi di sebuah apartemen kecil di pinggiran kota.


Sangat berbeda sekali dengan pernikahan nya bersama Chelsea yang penuh dengan kemewahan, gemerlap pesta dan mahar yang begitu besar. Bahkan Brian telah menyiapkan sebuah Rumah yang begitu mewah di kawasan elite Jakarta.


.........


"sayang" Panggil Chelsea begitu melihat Brian memasuki ruangan nya.


"Eh kamu sudah dari tadi disini ?" tanya brian memeluk sang pujaan hati.


"Nggak kok, aku juga baru sampe" Jawab Chelsea.


"Ya sudah tunggu bentar ya aku ganti dulu baju, gak enak masa pake baju pilot"


Setelah selesai, Brian pun lantas menghampiri Chelsea dan duduk di sebelahnya lalu ia pun merangkul pinggang sang kekasih.


"Gimana sayang, undangannya udah kamu sebar ?" tanya brian.


"Teman - teman aku sama partner bisnis papah udah semuanya, dan aku juga nyerahin undangan nya ke mamah kamu. Nah tinggal sisanya aku mau ngasih juga ke buat temen - teman kamu" kata Chelsea sambil menunjuk semua sisa undangan nya.


"yang mau kamu undang berapa orang ?" tanya nya lagi.


"Ehm berapa ya ? semua nya ada deh aku pegang dulu" ucap Brian.


"Ya udah kalau gitu nih kamu pegang"


lantas setelah itu, dua pasangan yang tengah di mabuk asmara tersebut saling berpelukan kembali dan menyalurkan kerinduan nya setelah hampir 5 hari tidak bertemu karena disibukkan dengan persiapan pernikahan dan pekerjaan Brian.


"Sayang nanti kalau udah nikah, kamu cuti dulu ya jangan langsung kerja. aku mau honeymoon" kata Chelsea manja sambil mengelus pipi Brian.


"Iya sayang, ngomong - ngomong kita mau honeymoon kemana ?" tanya Brian

__ADS_1


"Ehm aku mau ke Swiss sayang disana pemandangan nya indah banget" pinta Chelsea


"Swiss ya ? okelah kalau gitu kita ke Swiss lagi pula aku butuh refreshing sumpek kerja terus" jawab Brian menyetujui sambil sesekali mencium pucuk kepala Chelsea.


"Beneran sayang ?"


"Iya"


"Asyikkk makasih ya sayang" kata Chelsea mengeratkan pelukan nya kepada Brian


"Iya, apa sih yang nggak buat kamu"


.........


Keesokan hari nya, Nara yang mau berangkat ke kampus lebih dulu mampir ke toko buku untuk mencari buku materi yang diberitahukan dosen nya sekalian ia ingin membeli novel.


Ketika tengah Asyik berjalan tiba tiba ada seseorang yang menubruk nya hingga sebuah buku tepat jatuh di atas kepalanya. untung saja buku itu kecil sehingga tidak terlalu menyakitinya.


"Awww" ucap Nara mengelus kepalanya.


"Ah astaga, maafkan saya Nona" ucap pria itu langsung membenahi buku yang berserakan.


"Maaf maaf, liat nih gara gara kamu kepala aku jadi nyeri untung aja gak sampai benjol" kata Nara menatap nya tajam.


Sementara itu, pria tersebut malah refleks ikut mengelus rambut Nara yang membuat wanita itu melotot dan langsung menyubit lengan pria tersebut.


"Aww sakit, tolong lepaskan" kata pria tesebut meringis


"Dasar tidak sopan, awas ya kau" ucap Nara lantas ia pun segera meninggalkan pria tersebut.


Sementara pria itu terus memandangi Nara dengan senyum nya, Baru kali ini ada cewek yang menatapnya galak dan bahkan berani menyubit nya. Karena biasanya para cewek akan memandangi nya kagum dan itu sungguh terbalik dengan Nara.


"Sungguh cewek yang sangat menarik, siapa ya dia ?" Batin pria tersebut.


.........


Wah ke Swiss ? Author juga mau ikut dong mas Brian, janji deh gak bakalan ganggu waktu honeymoon nya hehe.

__ADS_1


__ADS_2