Mr.Pilot & Mrs.Culun Secret Wedding

Mr.Pilot & Mrs.Culun Secret Wedding
Episode 11


__ADS_3

Satu Minggu kemudian.


Huekk huekk huekk


"Huftt, kapan mual ini akan berhenti." Ucap Ayumi menyandarkan tubuh lemas nya di tembok toilet setelah membasuh mulut nya.


Iya, sudah 3 Hari ini Ayumi merasa sangat tidak enak badan, kepalanya pusing dan ia juga mual mual bahkan ia tidak bisa makan nasi, hanya roti saja yang bisa ia makan.


Tubuhnya pun terasa lelah, bahkan ia pun tidak berangkat kerja dan kuliah.


"Apa yang terjadi padaku, padahal aku sudah meminum obat maag"


Lalu setelah itu, Ayumi pun bergegas menuju ranjang dan membaringkan tubuhnya. Tanpa sadar ia melirik ke arah nakas dan disana ia melihat bungkusan pembalut nya yang masih utuh.


Hal itu seketika membuat Ayumi terbangun, matanya melotot, ia teringat bahwa sudah 1 bulan ini ia tidak mendapatkan jadwal menstruasi. lalu ia pun segera membuka ponsel untuk mengecek tanggal periode nya.


tepat sekali dugaannya, ia telat menstruasi.


apa jangan jangan ?


Berbagai dugaan muncul di kepalanya.


"Ya Allah, jangan sampai apa yang ada di fikiran ku menjadi sebuah kenyataan." Lalu Ayumi pun melirik jam yang ternyata masih pukul 6 pagi. Ia pun buru - buru bersiap dan segera pergi ke apotek dekat pasar yang sudah buka untuk membeli alat tes kehamilan.


...…...


Satu jam kemudian Ayumi telah sampai kembali di rumah, ia telah mendapatkan apa yang diperlukan nya, ia juga sekalian berbelanja sayuran untuk hari ini agar kakak dan Kakak iparnya tidak curiga.


Ayumi pun segera masuk ke kamar dan mulai membaca prosedur pemakaian beberapa testpack yang ia beli dengan merk berbeda, setelah memahaminya ia pun pergi ke kamar mandi.


"Bismillah, semoga hasil nya sesuai yang aku harapkan" Ucap Ayumi.


Setelah beberapa menit tampak mulai terlihat garis disana. hingga selanjutnya, Tampak lah dua buah garis yang terlihat begitu jelas. membuat jantung Ayumi seakan berhenti.


"Apa ? i- ini ti tidak mungkin kan. benar tespack ini pasti error" Lalu Ayumi pun mencoba testpack selanjutnya hingga 3 kali sekaligus.


Dan hasilnya lagi lagi sama, dua garis dan hasil positif kembali dilihatnya.


"di sini, a ada kehidupan baru ?" Ucap Ayumi bergetar meraba perutnya.


"Ya Allah apa yang harus lakukan ? bagaimana aku memberitahu kan nya pada kak Adit, aku sudah mengecewakan dia" Ucap Ayumi menangis.


Lalu tak lama kemudian, suara ketukan pintu yang keras membuat Ayumi kaget, lantas ia pun bangkit dan membasuh wajahnya.


"Iya kak ada apa ?" tanya Ayumi setelah ia membuka pintu kamarnya hingga tampak lah wajah sang kakak ipar sekar.


"Kamu malah enak enak kan jam segini masih tidur, cepetan masak siapin sarapan udah gitu beresin rumah liat nih lantainya udah pada kotor" ucap sekar membentak Ayumi.


"Baik kak, akan Ayumi lakukan" ucap nya patuh


"Nah gitu dong" Lalu Sekar pun segera meninggalkan Ayumi yang termenung.

__ADS_1


...…...


"Hemm, Ayumi kemana ya. udah 2 hari ini dia gak ke kampus bahkan ia juga izin tidak bekerja. Apa aku nanti ke rumah nya aja ya buat cek keadaan nya" ucap Nara dalam hati.


Sementara itu, Brian yang melihat sang adik hanya melamun dan mengaduk ngaduk makanan nya, membuat ia merasa heran.


"Hey nar, kenapa melamun ? tumben, biasanya juga berkicau kek burung beo" ucap Brian menggoda sang adik, dan hal itu pun membuat nara melihat nya dan memberenggut kesal mendengar ucapan sang kakak


"Emang aku burung apa, lagian juga aku gak melamun kok cuman bengong aja"


"Elah, apa bedanya. lagian Bengong kenapa sih" tanya Brian kepo


"ih kakak pengen tau aja sih, kepo banget jadi orang"


Lalu kakak beradik itu pun malah terus mengoceh saling beradu mulut meramaikan suasana sarapan pagi ini. Hingga interupsi sang raja rumah menghentikan mereka..


...…...


Sementara itu, setelah beres memasak Ayumi pun lanjut menyapu dan mengepel lantai, sesekali ia terlihat menghela nafas panjang dan menyeka keringat nya.


"Heem, baru bekerja begini saja aku udah ngerasa cape banget" ucap Ayumi, lalu pandangan nya pun tertuju kepada perut nya yang masih rata.


"Hey baby, ku harap kamu tidak merasa cape juga ya. baik baik disini" ucapnya dalam hati sambil mengelus perut.


Iya setelah mengetahui bahwa ia tengah mengandung, Ayumi pun akhirnya memutuskan untuk membesarkan bayi yang tidak berdosa ini. ia pun sanggup untuk menerima konsekuensi yang akan didapatnya nanti.


Ayumi juga berencana untuk memberitahu kan Brian mengenai kehamilan nya ini, terlepas dari bagaimana tanggapan Brian nanti yang terpenting saat ini ia telah mengetahui kehadiran sang bayi.


...…...


"Duh Ayumi kemana ya ?" kata Nara sesekali melirik jam tangan mewah yang melingkar di tangan nya. lantas ia pun kembali mengetuk pintu rumah Ayumi.


"Assalamualaikum Ayumi, Assalamualaikum"


hingga tak lama kemudian pintu rumah pun terbuka, tampaklah Sekar memandang Nara dengan tatapan menelisik.


"walaaikumsalam, kamu siapa ?" tanya sekar


Sementara itu, Nara menatap dalam wajah Sekar dan memperhatikan penampilan nya. hingga membuat Sekar merasa risih.


"Oh jadi ini kakak ipar Ayumi yang jahat itu" Batin Nara


"hello, kamu cari siapa ?"


"eh maaf kak, saya melamun. saya teman kuliah nya Ayumi dan tujuan kesini mau ketemu sama dia" jawab Nara tersenyum ramah.


"Oh temen nya Ayumi, tunggu" kata Sekar, Lalu ia pun masuk ke dalam rumah.


Ceklek


Pintu kamar Ayumi di buka dengan keras. terlihat Ayumi yang sedang berbaring seketika bangun karena kaget.

__ADS_1


"Iya kak ada apa ?" tanya Ayumi sambil memakai kacamata nya.


"Tuh ada teman kuliah mu di depan" jawab Sekar ketus


"Teman kuliah ? siapa kak ?"


"mana aku tau, cepat sana temui"


"Ehm iya kak, terima kasih"


...…...


Ayumi pun berjalan perlahan, ia memperhatikan terlebih dahulu sosok perempuan memakai dress berwarna coklat dengan rambut dikuncir yang tengah berdiri membelakangi pintu rumah nya. Lalu tak lama kemudian, senyum tercetak di bibir nya.


"Kak Nara ?" panggil Ayumi lantang hingga membuat Nara seketika berbalik badan.


"Ah ayumii" lalu Nara pun berlari ke arah Ayumi dan memeluknya.


"Duh yumi, kau kemana saja sih udah 2 hari gak ke kampus aku nyari ke cafe pun kau tidak masuk kerja." tanya nya


Lalu sebelum menjawab Ayumi pun menyuruh Nara masuk, dan ia pergi ke dapur untuk membuat jus jeruk.


"Ini Kak diminum dulu" kata Ayumi


dan Nara pun segera meminum nya dan mengucapkan terimakasih.


"Terimakasih Yumi, tau saja aku sedang haus hehe. oh iya kamu belum jawab pertanyaan aku"


"Aku udah beberapa hari ini gak enak badan kak, pusing, lemas, dan mual" jelas Ayumi


"Wah ? kau sakit apa ? kok tidak bilang padaku yum"


"Aku hanya sakit maagh biasa kak, udah minum obat kok dan besok juga udah sembuh."


"Hah syukurlah kalau begitu"


Lalu mereka berdua pun lanjut mengobrol.


...…...


Sementara itu, Sekar diam - diam mengintip dan memperhatikan penampilan Nara yang memakai barang - barang branded.


"Wah itu tas kuliah nya merek Channel, harganya saja puluhan juta.


Aku harus rayu mas Adit biar dia bisa beliin aku tas kaya gitu" ucap sekar mengagumi tas yang dipakai Nara.


Lalu ia juga melihat ke luar rumah, dan mengagumi mobil yang dipakai Nara.


"Hemm beruntung banget si Ayumi, punya temen yang tajir melintir. kok Dia mau sih temenan sama si culun" Kata sekat meledek sang adik ipar.


...…...

__ADS_1


dukung terus karya aku ya readers 🤗


jangan lupa like, komen & vote😘


__ADS_2