
Hari ini, entah kenapa langit terlihat tidak bersahabat. Biasanya jika pagi tiba sinar mentari sudah tersenyum menyambut para insan manusia yang akan memulai aktivitas nya. Namun sekarang berbeda, langit terlihat muram dengan awan hitam yang menghiasi sebagian permadani nya.
Angin berhembus kencang terasa dingin menusuk ke kulit, dan seperti nya sebentar lagi juga akan turun hujan. tetapi keadaan cuaca ini tidak menghentikan langkah kaki Ayumi yang ingin pergi ke mini market untuk membeli kebutuhan rumah.
"Yah langit nya mendung ternyata, aku harus membawa payung Takut nya sebentar lagi akan hujan" ucap Ayumi.
Lantas setelah itu, dengan memakai kardigan berwarna putih serta terusan sebetis berwarna merah muda, rambut yang diikat tinggi serta tak lupa kacamata yang bertengger manis di kedua mata nya. Ayumi pun dengan segera berangkat menuju mini market yang dituju.
Di tengah - tengah perjalanan dia berpapasan dengan mbak vera tetangga apartemen nya beserta suami nya.
"Loh, Ayumi kamu mau kemana, sendirian aja" tanya Mbak Vera.
"Eh mbak, ini loh Aku mau ke minimarket mau beli kebutuhan rumah yang udah pada habis. mbak sendiri dari mana ?"
"Mbak habis dari pasar depan yum"
"Oh gitu, ya udah deh mbak aku duluan ya"
"Iya Ayumi, hati - hati ya" ucap Vera sambil memandang Ayumi dan Perut besar nya.
"Iya siap mbak" jawab Ayumi dengan senyum manis nya.
Setelah itu, Ayumi pun pergi meninggalkan Mbak Vera yang kini tengah menatapnya.
"Kasihan sekali Ayumi mas, dengan perut besar itu harus melakukan segala sesuatu sendirian, aku sungguh kesal sekali dengan suami nya yang begitu tidak peduli" geram Vera kepada suaminya.
__ADS_1
"Sudahlah sayang, jangan urusi urusan orang lain, mungkin ada hal lain yang membuat suami nya kurang memperhatikan dia."
"heem iya kali mas"
.........
Lima belas menit kemudian, Ayumi pun telah sampai di minimarket terdekat yang dikunjunginya. Lantas ia pun dengan segera masuk dan mulai berbelanja kebutuhan nya.
hingga 30 menit kemudian, Akhirnya Ayumi pun keluar dari dalam mini market tersebut dengan sekantong belanjaan di tangan kanan nya.
"Wah, sebentar lagi sepertinya akan turun hujan. Aku harus segera pulang" ucap Ayumi.
Lantas setelah itu, Ayumi pun dengan segera pergi dari mini market tersebut. Ia pun berjalan hingga akhirnya berhenti sebentar untuk menyeberang..
Tak lama kemudian, orang - orang yang melihat kejadian itu langsung saja menolong Ayumi dan mencatat plat nomor mobil yang barusan menabrak nya, karena mobil tersebut pergi begitu saja tanpa rasa bersalah.
Di tengah - tengah rasa sadar nya, Ayumi memeluk perut nya sambil menahan rasa sakit.
"To-tolong, selamat kan a-anak ku" ucap Ayumi sebelum akhirnya dia benar - benar menutup mata.
.........
Sementara itu, saat ini Billy yang baru saja pulang dari kampus tengah mengendarai mobil nya untuk pulang ke kediaman nya. Entah mengapa Billy tiba - tiba ingin melajukan mobil nya ke arah apartemen kediaman Ayumi.
"Ayumi, aku sangat merindukanmu." ucap Billy dengan pandangan terfokus pada jalanan.
__ADS_1
Iya, Ayumi yang sudah memutuskan untuk cuti kuliah itu pun, membuat Billy begitu merindukan wanita hamil itu. Biasanya ia akan melihat Ayumi di kampus walau hanya sekilas tetapi sekarang nihil, tidak sedetik pun ia menatap wajah wanita yang kini bersemayam di hati nya.
Dan di tengah - tengah perjalanan nya itu, Terjadi kemacetan secara tiba - tiba di dekat sebuah minimarket yang membuat mobil yang ditumpangi nya berhenti.
"Astaga, macet lagi. Tumben banget di daerah sini macet biasanya lancar - lancar aja" ucap Billy dengan pandangan heran nya.
lantas ia pun, menatap sekeliling nya di mana terlihat orang - orang berlarian dan berkerumun di pinggir jalan dekat trotoar. Dan dengan penuh rasa penasaran, Billy pun lantas menepikan mobilnya dan keluar untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi.
"Ehm maaf pak permisi, ini ada apa ya kok rame gini" Tanya Billy kepada salah seorang bapak.
"Oh ini, ada kecelakaan pak. seorang wanita hamil tertubruk mobil pak, kalau begitu saya permisi" jawab si bapak sambil berlari menuju tempat perkata.
Mendengar hal itu, Billy pun terdiam.
"Wanita hamil ?" gumam nya.
Dan tanpa aba - aba billy pun lantas berlari menuju tempat kerumunan dan ia pun berdesakkan dengan yang lain untuk melihat siapa korban tersebut.
Dan... Alangkah kaget nya Billy kala melihat si korban Adalah wanita yang sedang dia rindukan, wanita yang bersemayam di hati nya, dan wanita yang selalu ada di dalam pikiran nya.
"Ya Allah Ayumi" teriak Billy histeris.
.........
Bagaimana kah nasib Ayumi selanjutnya ?
__ADS_1