Mr.Pilot & Mrs.Culun Secret Wedding

Mr.Pilot & Mrs.Culun Secret Wedding
Episode 51


__ADS_3

Pagi hari ini, Pancaran sinar matahari terasa begitu panas dan menyilaukan. Tetapi meskipun begitu, banyak sekali orang yang dengan sengaja berjemur selama beberapa menit untuk menghangatkan badan nya, lagi pula pancaran sinar matahari pagi sangat bagus untuk kesehatan tulang.


Hal ini pula sepertinya sedang di terapkan oleh Ayumi, Namun ada yang berbeda dengan dirinya. Bagaimana tidak ? ia menghangatkan badan nya dari sinar mentari sambil berjalan kaki dari Halte menuju ke area kampus. Dan bukan nya kenyamanan yang di dapat tetapi malah rasa capek dan keringat.


"Ayumi" panggil seseorang


Merasa Ada yang memanggil diri nya, Ayumi pun lantas berbalik dan tak lama kemudian ia menyunggingkan senyum dan melambaikan tangan nya kala melihat seseorang yang kini tengah berjalan ke arah nya.


"Eh kak Nara" ucap Ayumi, dengan nafas ngos-ngosan


Iya, seseorang tersebut adalah Nara.


"Loh, kamu kenapa yum kok ngos-ngosan gitu mana keringetan lagi kaya habis olahraga" ucap Nara


"Eh iya kak hehe, tadi aku jalan dari halte sampai ke sini. ya bisa di bilang itu olahraga juga sih" ucap Ayumi dengan santai nya, tetapi berbeda dengan nara yang justru merasa heran.


"Loh, kok jalan kaki sih ? kan jarak dari halte ke sini lumayan jauh yum. kenapa kamu gak pesen ojek aja ?"


"Nggak kak, uang aku ketinggalan di rumah hehe. Untung saja dari apartemen ke halte aku ada ongkos buat naik angkot yang tertinggal di saku celana. kalau nggak pasti aku akan Malu sekali" ucap Ayumi berbohong.


Iya sebenarnya sih tidak sepenuhnya berbohong, karena dari apartemen menuju ke halte Ayumi memang naik angkot. tetapi sayang nya uang Ayumi habis dan ia tidak punya sepeserpun untuk naik ojek menuju ke kampus.


Dan sekarang pun ia sedang dalam kebingungan. Uang nya sudah habis dan Brian belum memberi jawaban atas pesan yang telah di kirim nya.


"Astaga yumi, penyakit pelupa kamu lagi kambuh ya" ucap Nara terkekeh sambil menggelengkan kepala nya.


"Iya kak kayaknya sih" Balas Ayumi.


"Tapi gak papa, selagi masih ada adik ipar kamu yang cantik ini. kamu gak perlu khawatir okay" ucap Nara,


"Iya sih kak, tapi aku gak mau ngerepotin kakak"


"Aduh ngerepotin apa nya sih, kamu itu kakak ipar aku istri nya kak Brian. jadi sudah sewajarnya bila Kita saling membantu. bukan begitu, kakak ipar ?" kata nara


"I-iya sih tapi...."


"Ah udah gak usah ada tapi - tapian nanti aku antar kamu pulang dan aku traktir okay. ingat gak boleh ada penolakan sama sekali, kalau ada aku ngambek"


Mendengar hal itu, Ayumi pun menghela nafas panjang sambil membenarkan letak kacamatanya.


"Huft baiklah kak" Ucap Ayumi pasrah.


"Nah gitu dong, ayo kita masuk keburu masuk dosen" ajak Nara yang diangguki oleh Ayumi.


Akhirnya setelah perbincangan tersebut, kedua saudara ipar tersebut akhirnya berjalan pergi untuk menjalankan rutinitas nya sebagai Mahasiswa.

__ADS_1


.........


Sementara itu, Brian yang sebentar lagi akan sampai di bandara untuk melakukan penerbangan mengecek terlebih dahulu ponsel yang sejak semalam tidak ia buka. Dan begitu terbuka, Pesan dari Ayumi menjadi jajaran teratas yang muncul di linimasa nya.


Ayumi :


..."Assalamualaikum mas, sebelumnya aku minta maaf. Aku boleh minta uang tidak mas ? uang aku habis tinggal sisa 10 ribu lagi. Gaji aku dari cafe pun masih lama turun nya. Gimana mas ? lagi pula selama kita menikah kamu tidak pernah memberi aku nafkah"...


Setelah membaca pesan tersebut, Brian pun tampak duduk menyenderkan tubuhnya sambil menghela nafas perlahan. Lantas setelah itu, ia pun mendial nomor Ayumi dan mulai menghubungi nya.


Tut Tut Tut


Setelah menunggu beberapa detik, Akhirnya panggilan pun terjawab.


"Hallo mas, Assalamualaikum" ucap Ayumi dari seberang sana.


"Waalaikumsalam, mana nomor rekening mu" ucap Brian to the point.


"Nomor rekening ? Hmm baiklah mas tunggu sebentar ya aku kirim lewat pesan singkat saja" ucap Ayumi.


Lantas setelah mendengar hal itu, Brian pun langsung mematikan sambungan telfon nya secara sepihak.


Selang beberapa menit kemudian, deringan ponsel kembali terdengar dan setelah dilihat ternyata itu adalah pesan yang dikirim dari Ayumi. Dan tanpa lama - lama Brian pun segera membuka nya.


.........


Sementara itu, di kediaman Mahendra terlihat saat ini reya sedang duduk santai di sofa sambil menikmati secangkir teh hijau yang menjadi minuman favorit nya di pagi hari. Tak lupa pula sang suami yaitu Agra Mahendra juga tengah duduk menikmati secangkir kopi hitam sambil membaca beberapa berita di iPad nya.


"Pah pah" panggil reya


"Iya mah kenapa ?" jawab Agra tanpa mengalihkan pandangan nya.


"Lihat deh pah ini lucu gak ?"


"Hmm yang mana ?"


Melihat kecuekan sang suami, reya pun menghela nafas panjang. Lantas, tanpa berlama-lama ia bangkit dan duduk di sebelah Agra.


"Ih lihat sini dong pah" kata Reya menyentuh tangan Agra, Dan hal itu pun berhasil membuatnya menoleh.


"Huft, iya mah ada apa sih kok kayaknya Antusias begitu sampai ganggu papah lagi baca berita" ucap Agra.


"Lihat deh, menurut papah bagus yang warna biru atau pink ? mamah bingung banget pilih nya lucu -lucu semua" ucap reya sambil memperlihatkan ponsel nya.


Melihat hal itu, Agra pun mengernyitkan dahi nya heran sekaligus bingung.

__ADS_1


"Baju bayi ? buat siapa mah, buat cucu nya teman mamah ya ?" tanya Agra


"ya nggak lah, ini tuh baju buat calon cucu kita" jawab reya


"Cucu ? Chelsea sedang hamil sekarang ? wah senang nya papah bakalan jadi kakek" jawab Agra antusias


"Iya pah kita akan jadi nenek dan kakek, tetapi bukan cucu dari Chelsea" jawab reya.


"Bukan, lalu dari siapa gak mungkin kan kalau dari Nara"


Mendengar hal itu, reya pun menepuk tangan Agra


"Ya bukanlah pah ih ngaco"


"Lantas dari siapa ?" tanya Agra heran.


"Ayumi" jawab reya singkat


.........


Tring


Bunyi pesan yang masuk terdengar dari ponsel milik Ayumi, dan setelah itu dengan refleks ia pun mengambil ponsel dan mengecek siapa yang berkirim pesan kepadanya. lalu tak lama kemudian setelah dibuka tertera nama Brian di sana.


Mas Brian :


..."Aku sudah kirim uang satu juta untuk mu, pakai dengan baik. jangan boros"...


Setelah membaca pesan tersebut Ayumi pun tersenyum lega, Alhamdulillah akhirnya ia mendapatkan uang juga.


To Mas Brian :


..."Terimakasih atas pemberian nya, iya aku gak akan boros. Semoga rezeki mas semakin berlimpah ya"...


.........


Assalamualaikum readers, maaf sebelumnya Author baru up sekarang.


Jika ada yang bilang, author sudah mah up nya lama Eh sekali up cuman sedikit. Author sungguh minta maaf dan maklumi author ya.


kesibukan dan keterbatasan Author membuat nya seperti ini.


Dan author berjanji akan berusaha up dan menghadirkan kisah yang indah buat readers.


dukung terus karya author ya🤗

__ADS_1


__ADS_2