Mr.Pilot & Mrs.Culun Secret Wedding

Mr.Pilot & Mrs.Culun Secret Wedding
Episode 34


__ADS_3

Hari ini seperti biasanya, Ayumi tengah bersiap untuk berangkat ke kampus. Namun terlihat ada yang berbeda darinya hari ini, wajah yang tampak pucat, mata sayu dan langkah lemah menjadi tampilan nya saat ini.


Sepertinya Ayumi sedang tidak enak badan.


Iya sih, dia merasakan tubuhnya tidak fit tetapi Ayumi tetap harus pergi ke kampus karena saat ini ia sedang melaksanakan ujian semester. dan mau tak mau ia pun harus masuk.


Sesampainya di kampus, Ayumi yang saat ini tengah memakai sebuah dress berwarna abu - abu dan dipadukan dengan cardigan berwarna putih serta tak lupa kacamata yang membingkainya wajahnya tengah berjalan bersama dengan nara menuju ke area kampus karena tadi mereka sempat bertemu di halte dan akhirnya berangkat bersama.


"Yum kamu yakin mau ikut ujian ? kalau gak kuat izin aja" kata Nara


"Hmm gak usah kak, aku kuat kok."


"Beneran ? tapi kamu pucat banget loh itu"


"Iya kak benar, lagipula kan ujian nya gak terlalu lama juga jadi aman lah" kata Ayumi menyunggingkan senyum nya.


"Huftt ya sudahlah kalau begitu, kalau misal gak kuat banget kamu izin aja ya" ucap Nara pasrah.


"Iya kak siap" kata Ayumi sambil tersenyum


Tak lama kemudian di dekat tangga, Ayumi tiba - tiba merasakan kepalanya begitu pusing bahkan bayangan di sekelilingnya tampak berputar dan untuk berjalan pun sudah terseok-seok. Nara yang menyadari hal itu seketika berhenti dan memeluk bahu Ayumi dari samping.


"Yum kamu gak papa kan ?" tanya Nara khawatir


"Kak Nara Aku Aku" ucap Ayumi sambil memegang kepalanya


Dan Brukkk


Belum sempat menjawab seketika tubuh Ayumi jatuh, namun untung saja nara sigap menahan tubuh nya sehingga perut dan bokong Ayumi aman tidak terbentur lantai.


"Astaga ayumi sadar, Ayo bangun. aduh gimana ini" kata Nara panik sambil menepuk-nepuk pelan pipi Ayumi


"Tolong - tolong" teriak Nara ke sekelilingnya hingga beberapa orang mahasiswa datang dan mengerubungi mereka.


"Tolong bawa teman ku ke ruang kesehatan ya, dan cepat bawa brangkar" pinta nara


"Oke kak bentar" kata salah seorang mahasiswa laki - kaki di sana.


"Iya cepat, kasihan dia"


.........


Sementara itu, Saat ini Brian tengah duduk manis di atas kursi kebesaran nya di kantor MaCorp. Iya, kebetulan hari ini dia mendapat jadwal terbang nya nanti malam sekitar pukul 7 dan untuk itu, pagi ini dia lebih memilih untuk pergi ke kantor dan melakukan meeting dengan beberapa klien.

__ADS_1


Ceklek


Suara pintu dibuka diiringi dengan langkah kaki jenjang yang berbalut heels tinggi berwarna merah milik seorang wanita cantik nan seksi. melihat nya Brian langsung bangun dan menyunggingkan senyum tampan nya.


"Hai sayang, tumben kamu mampir ke kantor" kata Brian menyambut kedatangan sang istri.


"ih kamu mah gitu, aku kan kangen sekaligus mau lihat langsung suami aku kerja" kata Chelsea merayu sambil mencium pipi kanan Brian.


"Yang ada, kedatangan kamu ini malah bikin aku gak fokus tau gak"


"Itumah kamu nya aja yang nakal" ucap Chelsea yang membuat Brian seketika terkekeh pelan.


"Ya sudah sekarang kamu tunggu di sana ya dan kalau mau makan ataupun minum, kamu tinggal panggil OB saja" kata Brian


"Oke sayang"


Lantas setelah itu, Chelsea pun duduk di sofa sambil memainkan ponselnya. sementara itu Brian Kembali menuju kursi nya dan segera mengetik kembali bahan untuk meeting.


10 menit, 20 menit hingga 1 jam pun berlalu. Brian yang terfokus pada kegiatannya membuat Chelsea mendengus kesal. ia saat ini sudah Seperti patung yang menjadi pajangan di lemari majikan nya. Lalu tak lama kemudian Chelsea tersenyum menyeringai seperti nya ia memiliki sebuah ide.


"Sayang" ucap Chelsea manja


"Iya sayang kenapa ?" kata Brian


"kamu kok cuek gitu sih" ucap Chelsea yang mulai menggerayangi tubuh Brian hingga membuatnya panas dingin.


"Sa-sayang Kamu nakal banget ya hemm" kata Brian yang mulai terpancing birahi nya.


Dan entah siapa yang memulai kini Bibir mereka tengah menyatu dan saling berasa. Hingga tak lama kemudian terdengarlah suara sahutan kenikmatan dari sana. Dan sepertinya meeting tersebut akan diundur beberapa jam ke depan.


.........


Sementara itu di sebuah ruangan bernuansa putih dan coklat. Terlihat seorang wanita yang tengah berbaring lemah di atas kasur dan saat ini matanya sedang mengerjap ngerjap menyesuaikan cahaya yang masuk, dan sepertinya ia sudah sadar dari pingsan nya.


"Shhh Aku dimana ini ?" kata wanita itu sambil memegangi kepalanya menatap sekeliling ruangan.


Tak lama kemudian terdengar suara pintu terbuka, menampakan seseorang yang begitu di kenalnya ini masuk ke dalam sambil membawa sebuah gelas berisi teh hangat di tangan nya.


"Ayumi, kamu sudah sadar ?" kata Nara


Iya, wanita itu adalah Ayumi.


"Kak Nara ? aku kok bisa ada di sini sih" tanya Ayumi heran

__ADS_1


"Kamu tadi pingsan nar, dan aku membawa mu ke ruang kesehatan kampus" ucap Nara


"Apa ? aku tadi pingsan kak ?"


"Iya yum" jawab Nara.


Mendengar hal itu, Ayumi pun refleks menyentuh perutnya dan mengelus nya perlahan.


"Kandung kamu baik - baik saja kok yum, tadi dokter sudah memeriksa nya" kata Nara dengan wajah datar nya.


Dan lagi - lagi Ayumi kaget mendengar Nara mengatakan tentang kandungan nya.


"Da-dari mana kak Nara tau ka kalau aku se sedang ha hamil ?" tanya Ayumi terbata.


"Dokter tadi yang bilang, dan aku heran kamu menyembunyikan hal sebesar ini dari ku Ayumi ?" tanya Nara dengan memandang Ayumi tajam.


"Kak aku, sungguh aku tidak bermaksud untuk menyembunyikan semuanya dari mu tapi aku belum siap saja jika kak Nara harus tau secepat ini"


"Sampai kapan Ayumi ? sampai perut mu membesar atau sampai aku tahu dari orang lain ?"


"bukan begitu kak, aku minta maaf" kata Ayumi dengan mata berkaca-kaca


melihat hal itu Nara pun menghela nafas panjang


"Ayumi dengar, aku sudah menganggap kamu seperti adik ku sendiri. apapun yang kamu rasakan apapun kesedihan dan keadaanmu berbagilah dengan ku, siapa tau aku punya solusi dan mampu meringankan beban mu.


maafkan aku juga yang tadi sempat berkata ketus kepadamu. aku kaget Ayumi sungguh, mendengar kamu yang selama ini terlihat biasa saja tiba - tiba sedang hamil seperti ini" kata Nara panjang lebar


"Maafkan aku kak" kata Ayumi


"Oke aku akan memaafkan mu, tetapi nanti kau harus ceritakan semuanya padaku ya, janji ?" kata Nara sambil mengacungkan jari kelingking nya.


"Iya kak aku janji" jawab Ayumi menyambut uluran tangan Nara.


.........


Readers maaf ya,


author bukan nya lelet up, atau kalau pun up eh malah sedikit atau bagaimana.


author juga gak mau up cepat tetapi ceritanya kurang Sreg dan author tuh pengen ngasih cerita yang terbaik buat readers tercinta.


jadi mohon di maafkan plus di maklumi ya readers.. love you all 😘

__ADS_1


__ADS_2