Mr.Pilot & Mrs.Culun Secret Wedding

Mr.Pilot & Mrs.Culun Secret Wedding
Episode 30


__ADS_3

Ceklek


Tepat jam 9 malam, pintu apartemen terbuka. Terlihat di sana Ayumi baru saja pulang dari cafe tempat nya bekerja. Ia pun mulai membuka sepatu yang di pakai dan berniat untuk menyimpannya di rak sepatu, tetapi belum sempat untuk itu ia dikagetkan dengan kehadiran sebuah sepatu pantofel hitam yang begitu mengkilap bertengger rapi di rak paling atas. Pertanyaan nya sepatu siapakah itu ?


Lantas karena penasaran Ayumi pun langsung masuk ke dalam, dan dari situ ia menghela nafas panjang karena telah menemukan sebuah jawaban. Terlihat di sana Brian tengah duduk di sofa sambil memainkan ponsel nya. Dan berarti sepatu itu adalah milik Brian, dan ceroboh nya lagi Ayumi tidak mengetahui sepatu milik suami nya sendiri.


"Mas Brian kamu disini ?" tanya Ayumi yang membuat Brian seketika mengalihkan pandangannya


"Hemmm, dari mana kau jam segini baru pulang" tanya Brian ketus


"Ayumi habis kerja mas, jadi pulang nya malam. Oh iya bagaimana mas bisa masuk ke sini ? sementara kan kunci apartemen aku bawa"


"Apa kau sudah pikun ? Apartemen ini milikku, jadi wajar kalau aku punya kunci cadangan" kata Brian tajam


"Eh i iya sih, maafin Ayumi ya mas."


"Memalukan, pertanyaan mu sungguh tidak berfaedah" kata Ayumi dalam hatinya.


"Kau kerja dimana ?"


"Aku kerja di cafe mas, sebagai waiters"


"hmm baguslah kalau gitu, jadinya aku gak perlu ngeluarin uang banyak buat kebutuhan mu" kata Brian lagi seolah tanpa beban


"Oh iya malam ini apa mas mau menginap disini ?" tanya Ayumi dengan penuh harap tanpa mengindahkan perkataan Brian tadi


Iya, penuh harap. Karena Ayumi ingin sekali merasakan bagaimana menjadi seorang istri yang sesungguhnya seperti melayani suami, tidur bersama, saling bercengkrama dan sebagainya. Apalagi ia belum pernah merasakan itu semua.

__ADS_1


"Iya, kau bereskan kamarnya dan ganti sprai nya aku gak mau tubuhku Gatal - gatal dan tidak nyaman" jawab Brian ketus.


"Baik mas akan aku lakukan, tunggu sebentar ya" kata Ayumi dengan pandangan berbinar


.........


Tepat tengah malam ini, akhirnya Ayumi bisa mengistirahatkan tubuh nya setelah tadi mengeluarkan banyak keringat di tengah dingin nya angin malam. Ia menatap kasur di sebelahnya yang terlihat di sana Brian sudah berbaring damai dengan memunggungi nya.


Ayumi pun menghela nafas panjang, Ini adalah malam keduanya tidur dan tinggal bersama dengan Brian, ya meskipun sebelumnya ia merasa seperti dikerjai habis - habisan.


"Ayumi, kain sprai nya kasar ganti yang baru"


"Apa kau kekurangan dana hingga kamar mu saja tidak memiliki pengharum ruangan, aku tidak bisa tidur dalam keadaan bau"


"Ambilkan tas berisi pakaian ku di mobil, aku lupa tadi"


"Ingat ya, kau jangan berani untuk mendekat ke sini. ini guling sebagai batasan kita"


Iya, sekiranya itulah beberapa perintah dan umpatan dari Brian sehingga membuat Ayumi mau tak mau malam ini harus bersih - bersih dahulu agar Brian merasa nyaman. meskipun saat ini tubuhnya begitu lelah apalagi dia sedang hamil.


"Aku senang akhirnya malam ini mas mau menemani aku, dan akhirnya keinginan calon bayi kita terwujud yaitu tidur bersama dengan papah nya" kata Ayumi setengah berbisik sambil menatap punggung tegap Brian dari belakang.


"Selamat malam mas, semoga kamu mimpi indah" kata Ayumi lagi sambil memejamkan matanya.


.........


"Nara ? hmm jadi namanya Nara, nama yang cantik secantik orang nya" kata Evan

__ADS_1


Iya, atas bantuan salah satu adik kelas nya dulu sewaktu SMP yang mengenyam pendidikan di kampus tempat Nara berkuliah akhirnya ia dapat mengetahui satu persatu identitas dari gadis yang mampu mencuri hati nya itu


Meskipun begitu, Ia tetap saja tidak mengetahui silsilah keluarga ataupun nama orang tau Nara begitupun dengan alamat tempat tinggal nya, ia sama sekali tidak mengetahui karena memang Nara sedikit merahasiakan identitas nya soal itu.


"Tak apa, bukan Evan namanya jika tidak bisa mengetahui semua tentang kamu Nara" kata Evan tersenyum sambil membayangkan wajah cantik Nara yang selalu ketus kepadanya meskipun mereka baru bertemu 2 kali.


"Apa aku coba cari di sosmed nya aja ya ? tapi nama Nara pasti banyak kan, apalagi aku gak tau nama panjangnya. Ah ya sudahlah aku akan coba cari"


Lantas setelah itu, Evan Pun mengambil ponsel yang tergeletak di atas meja dan segera berselancar di sosial media untuk mencari info tentang sang pujaan hati, namun meskipun begitu ia tidak juga menemukan satu pun yang dicarinya. Karena memang Nara jarang bermain sosmed dan kalaupun ada ia selalu memakai nama samaran.


"Arghh sial, gak ada lagi. Oh tuhan susahh sekali sih buat nyari info tentang dia" kata Evan frustasi


.........


"Bagiamana Chelsea sayang, bagaimana apakah kamu sudah mengetahui sedikit info yang kita cari tentang mereka ?" tanya Mike kepada Angeline yang saat ini tengah duduk santai di sofa ruangan kantor nya.


"Belum lah pah, aku juga baru menikah sama Brian sebulan jadi kalo langsung tanya - tanya soal perusahaan kan gak mungkin juga takutnya nanti dia curiga" jawab Chelsea


"Iya sih kamu benar juga, tapi papah harap tidak terlalu lama Chelsea, jangan membuang - buang waktu"


"Iya papah tenang aja, aku juga ngerti kok lagian aku mau nikmatin dulu status sebagai nyonya muda Mahendra, sayang banget kalo aku sia - siain"


Mendengar hal itu, Mike pun menghela nafas panjang.


"Hmm, terserah kamu saja tetapi ingat jangan kecewakan papah"


Chelsea pun mengangguk sebagai tanda setujui.

__ADS_1


.........


maaf ya baru sempat up oh iya jangan lupa like nya ya readers 😘


__ADS_2