Mr.Pilot & Mrs.Culun Secret Wedding

Mr.Pilot & Mrs.Culun Secret Wedding
Episode 8


__ADS_3

"Kepada para penumpang dengan nomor penerbangan SJ-1108 diharap untuk segera menuju pintu masuk. Sekian terimakasih"


Saat ini suasana di bandara internasional Soekarno-Hatta terlihat ramai dengan para penumpang pesawat.


Terlihat beberapa diantaranya ada yang menangis terharu sambil berpelukan ada juga yang tertawa riang, begitulah pemandangan setiap hari yang di lihat oleh Brian ketika ia sedang berada di bandara. Maklumlah, pernah ada yang mengatakan bahwa Bandara, Terminal dan stasiun adalah tempat pertemuan juga perpisahan.


Begitupun dengan Brian, ia juga sedang berpamitan saat ini. Namun bedanya, ia berpamitan dengan dengan rekan kerja nya sesama awak pesawat untuk kembali pulang ke rumah masing - masing setelah Jadwal penerbangan yang cukup padat Hari ini.


setelah selesai, ia pun lantas masuk ke dalam mobil jemputan yang telah terparkir rapih menunggunya. Memang menjadi kebiasaan nya setelah ada jadwal penerbangan, ia memilih untuk menggunakan sopir. Karena takutnya kalau menyetir sendirian ia malah tidak konsentrasi dan itu bisa saja membahayakan nyawa nya.


drett, drettt, drett


Suara ponsel membangunkan Brian yang saat ini sedang tertidur dengan bersandar di jok mobil nya. Lantas ia pun segera mengangkat panggilan itu.


"Hallo mam, ada apa ?"


"Bri, apa sopir jemputan sudah sampai disana ?" tanya reya ibu nya Brian khawatir, karena tadi sang sopir sempat menelfon kepadanya bahwa ban mobil bagian belakang kempes, sehingga kemungkinan ia akan telat Sampai di bandara.


"Iya sudah, ini Brian lagi di perjalanan pulang"


"Ya sudah kalau begitu, hati hati" kata reya mematikan telfon nya.


"Oke mam" jawab Brian, lalu ia pun kembali melanjutkan tidurnya.


...…...


"Ini pak biaya semesteran saya, silahkan bapak hitung kembali takutnya kurang" kata Ayumi menyerahkan uang tersebut.


Lalu dosen tersebut pun mulai menghitung nya.


"Oke, ini uang nya pas. Terimakasih Ayumi"


"Baik pak, kalau begitu saya permisi" ucap Ayumi.

__ADS_1


Setelah keluar dari ruang dosen, Ayumi pun menghela nafas lega, Akhirnya satu masalah terselesaikan. dan itu semua berkat kak Nara, ah mengingat hal itu Ayumi pun bergegas pergi untuk menghampiri Nara yang saat ini sedang berada di Kantin.


"Kak Nara ?" Teriak Ayumi Lalu dengan segera ia berlari kearahnya.


Nara yang merasa dirinya terpanggil pun segera menoleh ke asal suara. Namun sebelum itu,


Bughhh


Ia dipeluk erat oleh Ayumi, Hingga tanpa sadar ia pun hampir terjatuh untung saja dia berpegangan pada meja.


"Eughh, Ayumi lepas. Sesak tau, kamu ini kenapa ? malu ih diliatin banyak orang" kata Nara.


Setelah menyadari hal itu Ayumi pun terkekeh dan meminta maaf lantas melepaskan pelukan nya, lalu ia segera duduk di hadapan Nara dan membenarkan letak kacamatanya.


"Kak, Awalnya aku gak percaya sama yang namanya malaikat, Namun setelah melihat kebaikan kak Nara yang telah menyelamatkan aku. Dari situlah aku tau kalau malaikat itu nyata adanya, dan bagi Aku, Kak Nara lah malaikat penolong itu." kata Ayumi tersenyum bahagia.


Melihat sang sahabat yang sudah dianggapnya sebagai Adik itu bahagia, membuat Nara pun refleks tersenyum dan ia juga mengatakan bahwa semua itu ia lakukan ikhlas dan murni untuk menolong nya, lagi pula Nara merasa sangat prihatin dengan keadaan Ayumi, itulah sebabnya Nara selalu siap siaga untuk membantunya.


"Benarkah ? wah boleh tuh aku juga kangen sama sambal ijo dan ayam goreng kecap nya mas Tedjo uhmmm membayangkan nya saja sudah membuat ku ngiler"


Iya, warung mas Tedjo merupakan warung makan langganan mereka. Awalnya Nara pun tidak mengetahui nya tetapi Ayumi lah yang pertama mengajaknya karena ia sudah menjadi langganan tetap warung itu.


Selain rasa masakan nya yang lezat, harganya yang murah meriah pun yang menjadi alasan Ayumi berlangganan pada warung makan itu.


Meskipun hanya warung pinggir jalan, tetapi rasa nya tidak kalah dengan restoran - restoran mewah lain nya.


...…...


Sementara itu di rumah, Sekar saat ini baru saja bangun dari tidur siang nya. Ia pun lantas bergegas ke dapur untuk mencari makanan karena ia merasa sangat lapar.


Ketika sampai di sana ia, tidak menemukan Makanan apapun di atas meja. lantas hal itu membuatnya marah lalu dengan segera ia menelfon Ayumi.


"Hallo Ayumi," bentak sekar kepadanya.

__ADS_1


"Hallo kak, ada apa ?" jawab Ayumi setengah berbisik karena saat ini ia sedang berada di kelas, ia pun mengangkat telfon tersebut secara sembunyi sembunyi. dan untung saja perhatian dosen sedang teralihkan pada kelompok yang sedang melakukan presentasi.


"Kamu gimana sih, di rumah gak ada makanan apa - apa. Kenapa gak masak ? sudah tau aku kelaparan dasar gak tau diuntung."


"maaf kak, tadi pagi Ayumi buru buru sekali ke kampus soalnya ada mata kuliah pagi jam 7 jadi Ayumi tidak sempat memasak"


"Halahh alasan aja kamu, awas saja nanti" Lalu Sekar pun langsung mematikan telfon nya sepihak.


Mengetahui panggilan tersebut sudah mati, Ayumi merasa heran sekaligus takut. Entah apa yang akan dilakukan sekar padanya nanti.


Namun Ayumi tidak mau ambil pusing akan hal itu, ia sudah biasa menerima siksaan kakak ipar nya itu.


...…...


Sementara itu, Di kediaman Aksara, Saat ini Chelsea dan papah nya Mike sedang mengobrol serius di ruang kerja dan itu dilakukan secara sembunyi - sembunyi agar istrinya tidak mengetahui rencana yang dibuat oleh ayah dan anak itu.


"Chelsea, Hari pertunangan mu tinggal sebentar lagi. Papah harap kamu bisa diandalkan saat ini, setelah selesai bertunangan kau harus membujuk Brian agar mempercepat pesta pernikahan kalian, kamu faham kan maksud papa ?" Kata Mike kepada Chelsea


"Tenang saja pah, aku faham kok. Lagian aku juga udah gak sabar istri nya Brian, pastinya hidup aku bakalan jauh lebih enak dari pada sekarang"


Ucapan Chelsea pun diangguki oleh papah nya.


"Namun ingat, kamu jangan sampai terlena akan fasilitas dan kemudahan yang akan kamu dapatkan nanti nya. Ingat tujuan kita yang sebenarnya"


"Menguasai saham serta seluruh Aset MaCorp ? itu kecil pah, aku akan bisa menguasainya. " ucap Chelsea dengan senyum licik yang tercetak di wajah nya.


"Papah pegang ucapan kamu" Lalu setelah itu Mike pun pergi meninggalkan Chelsea di sana.


Lantas apakah yang menjadi alasan Chelsea Dan Mike ingin menguasai seluruh Aset MaCorp ?


...…...


Penasaran kan ? pantengin terus novel nya yaa, pasti kan kelanjutannya akan semakin seru 😍

__ADS_1


__ADS_2