
Keesokan hari nya, Terlihat saat ini Ayumi dan Brian tengah duduk bersama di meja makan sambil menikmati sepiring nasi goreng ayam suwir yang dimasak spesial oleh Ayumi dan tak lupa segelas susu dan secangkir kopi Hitam yang menjadi minuman utama setiap pagi bagi seorang brian.
"Mas" ucap Ayumi memulai percakapan
"Hemm" jawab Brian dingin dengan pandangan masih terfokus pada makanan di hadapannya
"Aku mau cerita sesuatu sama kamu" kata Ayumi.
"Cerita apa ?" Kata Brian lagi dengan nada malas
Mendengar hal itu, Ayumi pun lantas menghentikan makan nya dan menarik nafas dalam-dalam untuk mencari kekuatan.
"Orang - orang di kampus sudah mengetahui tentang kehamilan ku ini mas, Bahkan di antara mereka banyak yang menghina dan merendahkan ku.
Katanya aku ini seorang wanita tidak baik seorang wanita simpanan dan hamil di luar nikah, Bahkan ada di antara mereka yang mengatakan aku juga menjual diri." ucap Ayumi yang seketika menghentikan Brian dari kegiatan sarapan nya.
"Bagaimana mereka bisa tahu kalau kau sedang hamil ?" tanya brian.
"Perut ku sudah menonjol mas, apa kau lupa bahwa kandungan ku sudah menginjak 6 bulan ? wajar kalau mereka curiga akan perubahan yang terjadi di dalam tubuhku."
"Lantas, apa maksud mu mengatakan hal ini kepadaku ?" ucap Brian menatap Ayumi lekat, seolah ia sedang mencerna sesuatu.
"Bisakah aku meminta status pernikahan kita di publikasikan mas ? meskipun aku tau sedari awal kita telah sepakat atau lebih tepatnya kamu yang menyuruh ku untuk merahasiakan pernikahan ini.
Tetapi Aku tidak mau terus - terusan di hina seperti ini, apalagi calon anak kita. Dia tidak berdosa, dia juga bukan anak haram seperti apa yang mereka katakan , ya walaupun aku akui dia hadir dengan sebuah ketidaksengajaan tetapi tetap saja dia suci" ucap Ayumi menjelaskan dengan wajah tertunduk.
Hingga tak lama kemudian, sebuah dentingan sendok dan garpu terdengar nyaring di sana dan membuat ayumi kaget.
"Sudah aku duga maksud dari perkataan mu itu, dan ya. Aku pun sudah tahu bahwa cepat atau lambat kau akan meminta publikasi akan pernikahan ini.
__ADS_1
Seperti sudah aku katakan sedari awal, pernikahan kita akan tetap menjadi rahasia karena aku bukan tipe pria yang menjilat ludah sendiri.
Jika kau memang berniat ingin mengatakan kepada semua orang di kampus bahwa kau telah menikah, aku serahkan semua keputusan nya padamu. tetapi ingat, jangan pernah sekalipun kau menyeret nama ku." Ucap Brian tegas dengan pandangan menusuk.
"Aku memang ingin mengatakan nya mas, tetapi mereka bukan manusia bodoh yang akan percaya begitu saja dengan ucapan ku, pastinya mereka akan mempertanyakan sosok suami ku.
Dan jika demikian, bagaimana aku harus menjawabnya mas ?" tanya Ayumi
"Aku tidak peduli, semua terserah padamu. dan aku tegaskan sekali lagi, jangan pernah seret nama ku ke dalam pengakuan mu nanti" ucap Brian,
Lantas setelah itu, tanpa berkata apapun lagi brian bangkit dan langsung pergi begitu saja. Dan melihat hal itu, Ayumi pun lantas tertunduk lesu dengan mata berkaca-kaca. Apa yang kini harus ia lakukan ? Sungguh Ayumi sangat membenci kelemahan nya ini.
.........
Siang hari nya, Ayumi yang baru saja selesai melaksanakan jadwal matkul nya. Kini tengah duduk di taman depan Area kampus, Ia duduk dengan tenang di bawah pohon dengan semilir angin yang menyejukkan sambil memainkan ponsel nya. Hal itu, Ayumi lakukan untuk mengalihkan pandangan nya dari tatapan mencibir orang - orang yang berada di sana.
Entahlah, sudah beberapa hari ini Ayumi berusaha menguatkan diri nya dalam menghadapi pandangan negatif orang - orang di kampus. Sungguh bibir dan lidah nya terasa gatal ingin sekali ia mengatakan semua, tetapi beberapa pertimbangan masih terus membuat nya diam.
"Kak Nara ?" ucap Ayumi tersenyum lega.
Dan tanpa menjawab, Nara pun lantas berjalan dan duduk tepat di samping Ayumi.
"Kenapa kau tidak bilang yum ?" tanya Nara to the point
"Maksud kakak apa ?" jawab Ayumi tak mengerti
"Kenapa tidak mengatakan kalau beberapa hari ini kamu selalu di bully karena kehamilan itu hah ? kenapa kau diam saja Ayumi ? bilang dong sama aku, hubungan kita bukan lagi sebagai sahabat karib tetapi kakak adik Yum." ucap Nara sedikit menaikkan volume suaranya.
"Ba-bagaimana bisa kakak tau ? kan kakak sedang magang ? maafkan aku, aku tidak ingin mengganggu magang mu kak " ucap Ayumi
__ADS_1
Iya, sudah hampir satu bulan ini Nara tengah melakukan magang di salah satu perusahaan konstruksi yang berada di Jakarta. Sebenarnya dia juga ditawarkan untuk magang di perusahaan milik keluarga nya yaitu MaCorp. Tetapi sayang nya ia menolak karena tidak ingin diistimewakan dan ia juga ingin merasakan bagaimana dunia kerja yang sebenarnya.
"Aku tahu dari grup kampus Ayumi, berita tentang kehamilan mu sudah tersebar luas di sana. Dan aku sungguh heran kenapa kamu tidak bilang sudah menikah yum ? jadi kamu tidak harus di bully seperti ini" tanya Nara
"Kakak sudah tahu kan kalau pernikahan ku ini bersifat rahasia ? jadi bagaimana mungkin aku mengatakan nya kepada semua orang ?" ucap Ayumi tertunduk lesu.
"Lantas, apa susahnya kamu bilang sudah menikah. tunjukkan foto pernikahan mu dan semua beres" kata Nara
Mendengar hal itu, Ayumi pun menghela nafas panjang.
"Mereka tidak akan percaya begitu saja kak, Foto saja tidak bisa menjamin kalau semua masalah akan selesai. Apalagi aku tidak memiliki surat nikah, karena kami menikah secara siri.
tadi aku juga sudah mengatakan hal ini kepada mas Brian dan dia memang menyerahkan semua keputusan padaku, tetapi sayang nya dia tidak ingin nama nya terseret ke dalam masalah ini" ucap Ayumi.
Mendengar hal itu, Nara pun terdiam seketika. Seperti nya permasalahan ini agak rumit untuk di tutup.
"Semua nya agak rumit Yum, apalagi jika kak Brian ingin cuci tangan. Dan aku memang belum punya cara untuk menyelesaikan nya. Tetapi aku punya cara lain" ucap nara sambil menatap Ayumi
"Cara lain ? apa itu kak ?"
.........
Assalamualaikum readers, maaf sebelumnya Author baru up sekarang.
Jika ada yang bilang, author sudah mah up nya lama Eh sekali up cuman sedikit. Author sungguh minta maaf dan maklumi author ya.
kesibukan dan keterbatasan Author membuat nya seperti ini.
Dan author berjanji akan berusaha up dan menghadirkan kisah yang indah buat readers.
__ADS_1
dukung terus karya author ya🤗