Mr.Pilot & Mrs.Culun Secret Wedding

Mr.Pilot & Mrs.Culun Secret Wedding
Episode 42


__ADS_3

"Ayumi"


"Eh kak Nara, ada apa kak ?" tanya Ayumi yang kini tengah berdiri di depan taman kampus.


"Anterin aku shopping yuk Sekarang, baju - baju aku udah pada sempit nih, ntar aku traktir deh" ajak nara.


Mendengar hal itu, Ayumi pun mengernyitkan keningnya


"Ehm maaf kak, aku harus kerja sekarang jadi gak bisa anterin kakak shopping" jawab Nara dengan perasaan tidak enak.


"Yahh, aku kira kamu gak kerja"


"Hehe kerja lah kak, kejar setoran buat lahiran"


"Ih kamu mah, minta aja lah sama suami kamu itu kan tugas nya dia" kata Nara.


"Iya sih kak, tapi kan selagi aku bisa kenapa nggak sekalian aja bantu dia. Namanya suami istri kan harus saling membantu" kata Ayumi bijak yang membuat Nara terkesima dengan sikap bijaksana nya sang sahabat.


"Oh ya udah deh kalau begitu" pamit Nara yang diangguki Ayumi.


"Iya kak sekali maaf ya" ucap nya.


lantas setelah itu, Ayumi pun kembali melanjutkan langkahnya menuju ke tempat kerja.


.........


Malam harinya tepat pukul 9 malam, Ayumi telah menyelesaikan pekerjaan nya dan situ Artinya ia akan segera pulang ke rumah dan mengistirahatkan tubuh nya untuk kembali melanjutkan aktivitas pada esok hari.


Entah kebetulan atau apa, Ayumi yang saat ini tengah berdiri di halte untuk menunggu angkutan tiba - tiba disambut dengan turun nya hujan yang begitu deras. dan mau tak mau Ayumi pun tetap diam di sana hingga hujan reda, karena untuk berjalan pun percuma. Ia pasti akan kehujanan dan takut nanti nya akan jatuh sakit.


"Astaga kalau tahu akan hujan deras seperti ini, lebih baik aku diam saja di cafe. mana gak bawa jaket lagi" kata Ayumi sambil menggesek-gesekkan tangan nya untuk mencari kehangatan.


Beberapa saat pun berlalu, dan hujan belum juga reda. Untung saja di halte ini ia tidak sendirian jadi nya tidak terlalu takut.


Di tengah - tengah lamunan nya sambil melihat Rintik hujan, tiba - tiba sebuah mobil mewah berwarna hitam berhenti di depan nya. Ayumi yang tengah menunduk saat itu pun melihat dengan jelas sepasang sepatu pentofel turun dari mobil dan mulai berjalan ke arah nya.


"Ayumi, Ternyata itu benar kamu" kata seseorang itu.


.........


Sementara itu, di tengah rintik - Rintik hujan yang menurut sebagian orang mengundang dingin. Seperti nya hal itu tidak berlaku bagi pasangan sejoli yang dimabuk asmara ini.


Bagaimana tidak ? saat ini keduanya tengah berbaring bersama sambil berpelukan setelah beberapa saat yang lalu tubuh mereka Saling bercengkrama mesra hingga mengeluarkan keringat.

__ADS_1


"Kamu sungguh luar biasa sayang" kata Brian dengan nafas tidak beraturan nya sambil memeluk erat sang istri


"Ah sayang, kamu bisa saja." jawab Chelsea


"Benaran, kamu begitu pandai memanjakan diriku. Dan itu membuatku semakin cinta sama kamu"


"Itu juga kan aku lakukan, biar kamu betah dan gak berpaling dari aku apalagi nyari simpanan di luar sana" ucap Chelsea yang seketika membuat Brian mematung.


Simpanan ?


Wanita lain ?


Oh tidak, Ia sudah lebih dahulu mempunyai itu. Iya, semenjak pernikahan nya dengan Ayumi dan apakah itu artinya Ayumi adalah wanita lain yang menjadi simpanan seorang Brian ?


"Eh te-tentu tidak lah sayang, gak akan mungkin ada orang yang bisa menggantikan posisi kamu di hati dan hidupku. hanya kamu satu - satunya" kata Brian lantas setelah itu, dia pun mencium kening Chelsea dengan mesra.


"Hemm ya, aku percaya itu. Seorang Brian Tanu Mahendra bukan pria sembarangan yang akan berpaling pada wanita biasa" kata Chelsea


"nah itu kamu tau sayang"


.........


"P-pak Billy ?" kata Ayumi speechless melihat sosok pria tampan di depan nya ini.


"Ehm ini pak, saya baru pulang kerja dan sekarang sedang menunggu Angkutan tapi dari tadi belum ada juga" jawab Ayumi


Mendengar hal itu, Billy pun menghela nafas kasar.


"Huftt, ya sudah kalau begitu kamu naik mobil. biar saya antar"


"nggak usah pak, saya tunggu saja mungkin sebentar lagi juga ada" tolak Ayumi


Sebelum menjawab, Billy pun refleks melihat tangan kiri nya dimana di sana bertengger sebuah jam tangan hitam metalik yang menjadi teman pemberi tahu waktu.


"Sekarang sudah hampir pukul 10 malam Ayumi, dan sangat jarang ada angkutan. sudah kamu saya antar saja, apalagi perempuan sendirian malam - malam begini itu tidak baik. kami pasti tahu lah bagaimana" kata Billy.


Mendengar hal itu, Ayumi pun merenung Ada benarnya juga apa yang dikatakan oleh dosen di hadapan nya itu.


"Hemm baiklah, saya ikut bapak. maaf ya kalau merepotkan" kata Ayumi


"Tenang saja, Lagipula kamu adalah mahasiswa saya dan sudah sepatutnya tugas saya sebagai dosen untuk membantu dan melindungi mahasiswa nya" kata Billy.


lantas setelah itu, mereka berdua pun mulai melangkahkan kaki nya menerobos guyuran hujan menuju mobil Milik Billy.

__ADS_1


"Ehm, Ayumi" kata Billy yang kini sudah duduk manis di balik kemudi.


"Ah iya pak ? ada apa" tanya Ayumi heran sambil menatap wajah Billy


"Itu,"


"Hah ? itu apa ?" tanya Ayumi


Dan tanpa menjawab, Billy pun lantas mendekatkan wajahnya ke arah Ayumi hingga membuatnya Refleks mundur, karena kalau tidak sudah pasti Wajah mereka akan bersentuhan.


"A-apa yang ba bapak lakukan" kata Ayumi terbata


Ceklek


Bunyi klip sabuk pengaman terdengar nyaring hingga membuat Ayumi seketika menghela nafas lega.


"Ah astaga, saya minta maaf. tadi hanya ingin memasangkan kamu sabuk pengaman nya" ucap billy


"I-iya pak tidak apa - apa" kata Ayumi canggung


Lantas setelah itu, mereka berdua pun terdiam hingga Tak lama kemudian tatapan mata Billy tertuju pada perut Ayumi yang besar dan tercetak jelas dari kemeja yang basah, apalagi penggunaan sabuk pengaman semakin membuatnya terlihat jelas.


"Ayumi, Perutmu kok seperti wanita hamil" kata Billy


"Ah iya pak, saya memang sedang hamil dan sudah menikah hehe" kata Ayumi sambil mengelus perutnya yang membuat Billy seketika membulatkan mata nya


"Apa ? jadi kau hamil dan sudah menikah ?" tanya Billy


"Iya pak"


"Oh pantas saja, tetapi pas saya lihat di biodata kamu, di sana belum tercantum kalau kamu sudah menikah"


"Biodata saya belum diubah pak, itu yang lama makannya belum diketahui kalau status saya sudah menikah" ucap Ayumi.


"Hemm Begitu ya" kata Billy mangut - mangut meskipun masih banyak pertanyaan lain di kepala nya.


..........


Maaf sekali lagi, author baru up sekarang.


Terus ikuti kisah Brian dan Ayumi ini ya.


Jangan lupa dukung dengan cara like, komen & vote

__ADS_1


...♥️♥️♥️...


__ADS_2