
"Saya mohon pak, berikan saya kesempatan sekali lagi saja. saya janji akan memperbaiki semua nya" pinta Ayumi memohon.
Sungguh, berita keputusan akan pengeluaran dirinya dari kampus menjadi sebuah bencana besar yang melanda hidupnya. Perjuangan dia dari kecil, dukungan akan impian nya dari sang kakak dan almarhum orang tua nya apakah harus lepas landas begitu saja ?
"Sekali lagi saya mohon Ayumi, sayaa......." kata sang rektor, namun sayang belum sempat ia menyelesaikan ucapannya, sebuah suara tegas milik seseorang membuyarkan semua nya.
"Tidak akan ada yang bisa mengeluarkan dia dari sini" ucap seseorang itu dengan mata tajam nya.
Mendengar ada suara berat dengan rahang yang tegas membuat Ayumi dan pak rektor pun seketika mengalihkan pandangannya.
"Dia ?" Ucap Ayumi dalam hati nya dengan begitu terkejut
"P-pak Billy ?" ucap rektor tersebut.
Iya, orang tersebut adalah Billy.
Dengan langkah kaki tegap, Billy pun mendekati mereka berdua dan dengan santai nya duduk di kursi yang berada di sebelah kanan Ayumi sambil merapihkan jas yang di pakai nya.
"Maksud pak Billy bagaimana ya ? mohon di jelaskan" pinta pak rektor.
"Ehem, jadi saya minta tolong jangan keluarkan Ayumi dari kampus kita pak"
"Loh kenapa pak ? pasti nya bapak sudah tahu kan berita apa yang telah menyebar di kampus kita, bahkan di luar kampus. Sedangkan Saudara Ayumi sendiri dia memberikan bukti dan pembelaan yang kami rasa tidak kuat"
__ADS_1
"Saya saksi dan bukti nya, Ketika beliau menikah saya pula turut hadir dan menyaksikan, karena kebetulan suami dari Ayumi adalah sahabat karib saya Dan dia bernama Brian. Kalau bapak masih tidak percaya dengan penjelasan saya, maka saya pun bersedia untuk mengumumkan sendiri hal ini di aula kampus dan memberikan bukti nya" ucap Billy tegas yang mampu mengundang perhatian.
Sementara itu, lagi - lagi Ayumi dibuat terkejut dengan pengakuan billy. Bagaimana bisa dosen nya ini mengetahui tentang pernikahan nya bersama Brian, Dan tunggu tadi pak Billy bilang dia adalah sahabat karib Brian ? apakah ini berarti Brian sendiri yang mengatakan nya kepada Billy ?
"Lantas kalau memang saudara Ayumi sudah menikah, mengapa dia tidak memberi tahukan kepada semua orang dan hanya diam saja ketika di bully ?"
"Saya mohon pak, masalah pernikahan saya yang di rahasiakan dari publik sebenarnya ini menyangkut masalah pribadi, karena saya sendiri lah Yang meminta. Selain karena status pernikahan masih siri, saya pun tidak ingin status saya ini mengganggu kuliah saya.
Dan sebenarnya saat acara 7 bulanan nanti saya akan mengumumkan pernikahan ini, tetapi sayang rencana saya tidak dapat berjalan karena berita kehamilan ini sudah menyebar terlebih dahulu" kata Ayumi angkat bicara dengan penuh kebohongan.
Mendengar hal itu, pak rektor pun terdiam sambil memikirkan sesuatu. Sementara Billy sendiri, dia tengah menatap Ayumi dengan tatapan yang sulit di artikan.
"Oke saudara Ayumi, saya rasa penjelasan mengenai masalah ini sudah ditemukan titik terang nya dan penjelasan anda pun masuk di logika, maka Saya akan berdiskusi terlebih dahulu dengan rekan yang lain tentang keputusan kami untuk mengeluarkan kamu" ucap sang rektor.
"Baik pak, terima kasih bapak telah mengizinkan saya untuk memberikan penjelasan. Saya harap saya masih bisa menimba ilmu di kampus ini pak, kalau begitu saya pamit Assalamualaikum" Ucap Ayumi
.........
"Pah" Panggil Nara sambil membuka pintu ruang kerja Agra
"Iya nar, ada apa ?" tanya Agra tanpa mengalihkan pandangan dari tablet yang berada di tangan nya
"Gimana soal Ayumi dan kuliah nya pah ?"
__ADS_1
Mendengar pertanyaan itu, Agra pun lantas menatap Nara
"Awalnya besok papah akan pergi ke kampus kalian untuk memberikan penjelasan. Tetapi, anak buah papah telah mengabarkan bahwa masalah ini telah selesai di bahas dan sekarang hanya tinggal menunggu pembatalan keputusan untuk mengeluarkan Ayumi" ucap Arga
"Lah kok bisa ? kalau bukan papah terus siapa ? gak mungkin kak Brian kan ?"
"Huft,, papah juga tidak tahu betul cerita nya. Tetapi anak buah papah yang ditugaskan untuk menjaga Ayumi semenjak pembullyan itu bilang, ada seorang dosen muda yang membantu dia untuk menjelaskan kepada rektor dan menguatkan pembelaan nya"
Mendengar hal itu, Nara pun terdiam sambil memikirkan sesuatu. Siapakah gerangan dosen tersebut, kok dia tidak tahu ya padahal mereka satu kampus ?
"Iya deh pah, kalau gitu aku udah tenang yang penting sekarang Ayumi dan kuliahnya aman tetapi aku masih sangat penasaran sama dia, ah nanti deh aku tanya Ayumi"
"Iya, lebih baik sekarang begitu saja dulu. karena ini juga tidak mudah bagi kita untuk mengungkapkan jati diri Ayumi yang sebenarnya sebagai menantu keluarga kita"
"Hemm papah benar" jawab Nara
.........
Assalamualaikum readers, maaf sebelumnya Author baru up sekarang.
Jika ada yang bilang, author sudah mah up nya lama Eh sekali up cuman sedikit. Author sungguh minta maaf dan maklumi author ya.
kesibukan dan keterbatasan Author membuat nya seperti ini.
__ADS_1
Dan author berjanji akan berusaha up dan menghadirkan kisah yang indah buat readers.
dukung terus karya author ya🤗