
"Ayumi" panggil salah seorang rekan kerja nya di cafe
"Iya ?" jawab Ayumi yang kini tengah sibuk mengelap meja.
"Kata pak bos, Akan ada tuan besar Mahendra yang makan malam bersama klien nya di cafe kita"
"Tuan besar Mahendra ?" ucap Ayumi
"Bukankah beliau adalah ayah nya mas Brian Dan kak Nara ? aduh aku Malu sekali, semoga saja dia tidak mengenaliku" batin Ayumi cemas
"Iya, dia telah memesan ruang VIP di lantai atas. Dan kata bos kita berdua di suruh untuk melayani nya" kata rekan kerja Ayumi yang diketahui bernama Rara tersebut.
"Ah iya baiklah, aku akan bersiap dan membersihkan ruang VIP"
"Okay, kita harus bekerja dengan baik nanti ya. jangan sampai mengecewakan tamu kehormatan kita"
"Siap Ra" ucap Ayumi.
Benar saja selang satu jam kemudian Sebuah mobil sedan mewah berwarna hitam terlihat berhenti tepat di depan pintu masuk cafe. Seorang sopir dan 3 orang bodyguard terlihat turun dari sana dan membukakan pintu. lantas tak lama kemudian turun dari sana seorang pria paruh baya dengan tubuh yang masih terlihat gagah dan tegap, Dialah Agra Mahendra.
Lalu di belakang nya diikuti juga seorang pria paruh baya yang diketahui sebagai rekan kerja nya. Setelah sedikit berbincang mereka pun akhirnya berjalan memasuki cafe menuju ruang VIP yang telah dibooking.
"Selamat datang di cafe kami tuan" ucap Ayumi dan rara serempak yang diangguki oleh Agra.
"Kalian berdua pelayan yang ditugaskan untuk melayani kami ?" tanya sekretaris tuan Rio yang merupakan rekan kerja Agra
"Iya Nona" jawab Rara.
"Baiklah, Saya sudah menulis request menu apa saja yang akan dihidangkan, silahkan kalian bawa" ucap sekretaris tersebut.
"Baik Nona akan kami laksanakan" jawab Ayumi tersenyum ramah.
Sementara itu, tanpa semua orang sadari ternyata Agra selama itu memperhatikan Ayumi dengan tatapan yang sulit di artikan.
Beberapa menit pun berlalu, Akhirnya makanan pun telah di sajikan. Setelah itu, Ayumi dan Rara pun pamit keluar karena tuga Mereka telah selesai.
"Cape juga ya yum, tapi aku senang deh Tuan arga memberi kita uang tips baik banget ya dia. lumayan nih 200 ribu" ucap Rara yang membuat Ayumi tersenyum tipis
"Iya Ra Alhamdulillah, rezeki kita hari ini" jawab Ayumi dengan penuh rasa syukur hingg tanpa sadar ia pun mengelus perut nya.
"Hai dek, kamu senang gak barusan ketemu sama kakek, maaf ya meskipun dia tidak tahu keberadaan kamu. tetapi mamah yakin dia akan baik padamu" ucap Ayumi dalam hati nya.
.........
2 jam pun berlalu, acara makan malam sekaligus pembahasan tentang perusahaan pun telah selesai. Tuan Rio maupun Agra pun lekas berdiri untuk pulang, kebetulan mobil jemputan mereka pun sudah standby di depan pintu cafe. Melihat hal itu, tuan Rio pun pamit dan pulang terlebih dahulu.
__ADS_1
Sementara itu, Agra lebih memilih untuk diam terlebih dahulu di cafe. karena ada sesuatu hal yang perlu ia cari tahu. Lantas, ia pun memanggil salah satu pelayan dan menyuruh nya untuk meminta Ayumi menghadap kepada nya.
"Tolong kamu panggil pelayan perempuan yang bernama Ayumi kemari" ucap Agra
"Ba-baik tuan" ucap pelayan tersebut dengan fikiran bertanya - tanya.
Tak lama kemudian, Ayumi pun datang. lantas ia pun menghampiri Agra
"Se-selamat malam tuan, Anda memanggil saya ?" tanya Ayumi dengan tubuh gemetar
"Iya, saya memanggil kamu. duduklah" pinta Agra yang diangguki oleh Ayumi.
"Apa kabar Ayumi ?" tanya Agra
"Ba-baik tuan Alhamdulillah" jawab Ayumi dengan pandangan menunduk
"Syukurlah, dan ya. Apakah cucu saya baik - baik saja di dalam perut mu ?" tanya Agra to the point yang tiba - tiba membuat Ayumi seketika menatap wajahnya.
"Ma-maksud tuan ?" tanya Ayumi tidak mengerti
"Sudah jelas bukan ? saya bertanya tentang keadaan cucu saya. apa yang membuat kamu tidak mengerti ?" tanya Agra
"Kamu pasti kaget kan dengan pertanyaan saya ini ? sampai kapan kamu akan bungkam kepada saya Ayumi ?" ucap nya lagi
"Kandungan saya baik, Tapi bagaimana bisa anda tahu tentang semua ini ?" tanya Ayumi yang membuat Arga tersenyum.
Flashback on :
"Cucu ? Chelsea sedang hamil sekarang ? wah senang nya papah bakalan jadi kakek" jawab Agra antusias
"Iya pah kita akan jadi nenek dan kakek, tetapi bukan cucu dari Chelsea" jawab reya.
"Bukan, lalu dari siapa gak mungkin kan kalau dari Nara"
Mendengar hal itu, reya pun menepuk tangan Agra
"Ya bukanlah pah ih ngaco"
"Lantas dari siapa ?" tanya Agra heran.
"Ayumi" jawab reya singkat
"Apa Ayumi ? siapa dia mah ?"
"Dia menantu kita pah, lebih tepat nya menantu pertama kita dan sekarang dia tengah hamil anak nya Brian" ucap reya ringan.
__ADS_1
Mendengar hal itu, Agra pun terdiam.
"Bagaimana bisa ? bukan nya istri Brian itu Chelsea, sebenarnya ini apa mah ? apa yang tidak papah ketahui" tanya Agra
Lantas tak lama kemudian, dengan ringan nya Reya menceritakan tentang Ayumi.
Mulai dari dia yang merupakan sahabat dekat nya Nara di kampus, perjalanan nya awal mula menikah dengan Brian hingga kehamilan nya saat ini. Semua itu tidak luput reya ceritakan
"Astaga, jadi selama ini Brian memiliki 2 orang istri dan melakukan sebuah pernikahan rahasia dengan Ayumi untuk mempertanggung jawabkan kehamilan nya"
"Iya pah betul. Dan mamah juga menerima Ayumi, apalagi dia orang nya baik. sungguh mamah tidak pernah keberatan dengan kehadiran nya, justru mamah ingin dekat dengan nya pah, mamah juga menyayangi Ayumi dan bayi nya. Apalagi perjalanan hidup Ayumi yang tidak baik membuat mamah prihatin sama dia" ucap reya panjang lebar.
"Papah tidak keberatan kan ?" kata nya lagi.
mendengar hal itu, Agra pun menghela nafas panjang lalu menggeleng kepala nya.
"Papah sama sekali tidak keberatan mah, justru sebaliknya kita harus menjaga dan melindungi dia sebagai menantu kita apalagi, seharusnya kita juga memperjuangkan dia untuk keluar dari status nya sebagai istri rahasia" jawab Agra yang membuat reya menyunggingkan senyum nya.
Flashback Off
"Ja-jadi anda sudah tau semua nya ?" ucap Ayumi
"Iya, dan kamu jangan takut Ayumi. saya akan menjaga dan menyayangi kamu dan calon cucu saya Ayumi, karena bagaimanapun kamu sekarang adalah menantu saya" ucap Agra
Mendengar hal itu, Ayumi pun tersenyum dengan mata yang berkaca-kaca
"Terimakasih tuan" kata Ayumi.
"Jangan panggil saya tuan, mulai detik ini panggil saya papah"
"Baiklah papah" ucap Ayumi dengan senyum yang merekah manis di bibir nya.
"Terimakasih ya Allah, engkau telah mengirimkan orang - orang baik dan tulus kepada ku dan calon bayi ku" batin Ayumi.
.........
Assalamualaikum readers, maaf sebelumnya Author baru up sekarang.
Jika ada yang bilang, author sudah mah up nya lama Eh sekali up cuman sedikit. Author sungguh minta maaf dan maklumi author ya.
kesibukan dan keterbatasan Author membuat nya seperti ini.
Dan author berjanji akan berusaha up dan menghadirkan kisah yang indah buat readers.
dukung terus karya author ya🤗
__ADS_1