MUNGKIN SUDAH TAKDIR

MUNGKIN SUDAH TAKDIR
TAMUKU


__ADS_3



Rutinitas yang cukup membosankan tiap hari cuman tiduran gak jelas bentar-bentar pergi ke dapur sekedar ngisiin perut kadang nonton TV terkadang pula nangkring di teras liatin tetangga jemurin ikan asin



"huhhh bosan ..! kata yang pantas untuk ku saat ini



gara-gara kaki bengkak nih jalan pun berasa susah belum lagi mata yang masih terkena virus , sebenarnya udah sembuh mata kanan ku cuman balik lagi berpindah ke mata kiri ku seolah gak rela pergi gitu



tring tring tring ..



telpon ku terus bernyanyi ria namun aku berpura tak mendengarnya sebab aku kesal fadil menelpon ku terus'terusan dengan panggilan vc , padahal aku sudah bilang jangan video call eh malah di bilang



"kamu udah gak pengen lagi liat aku kamu gak bla bla bla "..



ujung'ujungnya jadi berantem bikin kesel gak si??gimana coba aku bisa vc ama dia dengan kondisiku yang semengerikan ini



ting ..



karna gak ku jawab fadil pun mengirimiku satu pesan chat dia bilang kalo dia kangen banget sama aku ,senyum lebar merekah di bibir ku aku pikir dia bakal marah lagi seperti sebelumnya



"aku juga kangen banget !balasku penuh semangat dengan emot love tiga



tapi chatku hanya di beri centang biru yang tak berbalas rasa kesal merubah rona wajahku yang semula pink karna senang kini jadi merah semerah darahku yang bergejolak



"tadi bilangnya kangen ,,tapi aku chat gak di bales ugrhhh ngeselin ! melempar ponsel ku keatas selimut yang tergerai di atas kasur



aku beranjak pergi keluar menonton TV sekedar menghilangkan rasa jenuh bercampur kesal sembari ngelirik ke arah jam dinding


kulihat jam dengan jarum pendeknya mengarah ke angka 12 yang sebentar lagi ibu pasti pulang dari pasar semenjak kakiku sakit beliau menggantikan posisiku sebagai pedagang sayur sebenarnya gak rela cuman mau gimana lagi ekonomi terus menerus meneriakkan suaranya



tok tok tok ...



suara ketukan pintu tanpa suara si pengetuk akupun menduga-duga siapa yang datang sebab kalo ibu pasti mengucapkan salam sedangkan ini hening tak bersuara sama sekali malah ketukannya semakin keras



"siapa si ,,apa jangan² ..ih takut ! pikiranku mengarah ke sesuatu yang menakutkan



karna di bayangi rasa takut akhirnya aku memutuskan untuk mengintip di balik tirai dinding samping pintu yang terdapat jendela kaca , nampat samar karna hanya mengandalkan mata kananku terlihat sosok bertubuh tinggi mengenakan jaket plus celana jeans hitam namun wajahnya tak terlihat sebab ia tutupi dengan masker



"biasa kalo penjahat suka pake masker gitu ,berarti dia ... ! aku langsung berlari dengan kaki pincang ku



masuk kedalam kamar langsung kunci pintu terus nyemplung ke atas kasur sembari membenamkan diri dalam selimut corak bunga ku rasa takut yang berlebihan membuat ku menutup telinga dengan kedua telapak tangan ku sambil merem



"Lia ,kamu di dalam nak ! suara yang hampir tak kedengaran di kupingku



tok tok tok ..(keras)



"Lia ,nak ,Lia (lumayan keras)



mendengar suara gedoran pintu nampak sangat keras di susul suara yang tak asing di telinga ku , perlahan kubuka selimut



"ah jadi tadi suara ibu ! aku langsung bangkit membuka pintu



"kamu gak papa kan nak ?raut wajah cemas



"gak papa kok bu ' cuman tadi .. ah iya bu ,ibu gak papa kan ? tanganku meraba mengoreksi tubuh ibu

__ADS_1



"ada apa ? nampak bingung



"ah syukurlah ibu gak terjadi apa² sama ibu , " mendengar ucapan ku wajah ibu semakin heran terlihat dari kerutan dahinya



"kamu ini ,,ada apa si ??



"ah gak,gak papa bu ,



"mending sekarang kamu keluar ,ada orang yang ingin ketemu sama kamu ? ibu memintaku keluar



"siapa bu ?



udah ,buruan keluar nanti juga tau ! ibu mendesak ku sambil mendorong pelan pundakku



aku penasaran siapakah orang yang bertemu dengan ku baru beberapa langkah tubuh ku berbalik kembali ke tempat semula perasaan malu datang mengganggu pikiranku



"loh ,,kok gak jadi keluar ? tanya ibu



"ah gak deh bu ,,malu ,, bilangin kalo aku gak ada dirumah ! ibu menarik lengan ku yang hendak masuk kekamar



"ibu gak mau bohong ,ayo temuin dia,kasian dia udah nungguin kamu dari tadi loh ?? lagian mau sampai kapan terus'terusan ngehindarin orang ,



"yah sampe sembuh lah bu '



"gimana mau sembuh di ajak periksa aja gak mau , di bawa ke tukang pijat juga gak mau ,udah ayo keluar ! ibu menarik keras tanganku seolah terseret



aku hanya pasrah berontak pun rasanya percuma takut kualat sama ibu dengan wajah yang terduduk sembari menutup mata kiriku dengan helaian rambut yang sengaja ku gerai




"ibu tinggal ke dapur dulu ya nak fadil !



mendengar ibu menyebutkan nama seseorang yang sudah tertulis di label jantung ku ini terang saja aku kaget bukan main ,aku langsung berbalik namun



"hey mau kemana ? menarik ujung bajuku



tubuhku bergetar hebat kaku tak bergerak sementara kepala ku tetap pada posisi semula menunduk aku tak tau apa yang harus aku lakukan sekarang



"duhh gimana ini,,, berbalik gak ya? apa reaksinya kalo ngeliat mata bengkak ku ini ? batinku mengeluarkan suara kecilnya



"kamu kenapa ? ia membalik badan ku



aku hanya menggeleng dan terus semakin menundukkan kepala fadil pun kian penasaran hingga akhirnya



"hey ini aku ! ia mendongakkan kepala ku dengan tiba-tiba



aku pun langsung bergegas berlari masuk dengan kaki yang sakitnya minta ampun tapi aku tak peduli yang penting saat ini aku harus menghindarinya tapi sepertinya ia juga tak mau menyerah terus mengejar ku sampai ikut masuk kedalam kamar



"hey kenapa kamu masuk ini kamar ku ,apa nanti kata ibu ! tanpa sadar aku sudah memperlihatkan wajah ku



"owhh,,jadi gara² ini nih ,kamu gak jawab saat aku vc kamu ,dan sekarang kamu sengaja ngehindarin aku ,?? menyentuh pelan pipiku



ho oh..,," aku mengangguk


__ADS_1


"dasar ,sama calon suami sendiri pake acara malu segala ! memgusak rambutku



"calon suami ,cuman calon ya ??



"kalo gak mau cuman calon ,ayok ikut aku ? menarik lenganku



"kemana ?



"kepenghulu kan katanya, gak mau cuman calon ,



"ihh , bercanda doang kok !



tiba-tiba ibu mengetuk pintu sambil memanggil nama ku , secepat kilat aku menghempaskan tubuhku keatas kasur berpura kesakitan



kreekk!!



"loh ,kalian kok dalam kamar ?? mata ibu melotot sambil mengerutkan keningnya



"aduhhh ,,sakit bu ! memegang betis



"kenapa nak ?



"gak tau bu tiba² aja sakit kakiku ,,makanya tadi aku minta tolong sama fadil buat gotong aku kekamar !



ma'afkan anakmu ini terpaksa berbohong" ucap batinku






























__ADS_1


__ADS_2