
Tok..tok..tok..
nak,, apa kamu masih didalam ?panggil ibu
kepalaku agak pusing membuat ku terasa berat membangunkan tubuh ku
nak ,buka pintunya kamu masih belum bangun ya ??panggil ibu lagi
aku memaksakan tubuhku tuk bangkit berdiri dengan tertatih-tatih aku pun membuka kunci pintu kamarku
kreekk ..!
kamu gak papa nak kok muka mu agak pucat ? tanya ibu cemas
gak tau bu ,,kepalaku terasa pusing !
ibu membopong dan membaringkan tubuhku
beliau meraba keningku
" panas sekali ,,sepertinya kamu demam !
ibu berangkat keluar dari kamarku hanya dalam hitungan menit ibu masuk kembali membawa mangkok berisi air hangat serta handuk kecil , ibu menyeka pelan kening dan jidatku
bu" apa arfan udah berangkat sekolah ?
baru aja berangkat, ada apa ?
ah ,,gak bu hanya mau titip pesenan mas rendy!
kamu ini,, sakit begini masih aja mikirin kerjaan "gak usah mikirin itu, mending sekarang kamu istirahat ,,nanti ibu buatkan bubur ! ucap ibu sembari menutupkan selimut pada tubuhku
sepertinya aku sakit bukan karna kelelahan tetapi karna menangis semalaman hemm lebay banget kan ..? semalaman aku memikirkan ucapan ibu yang memintaku tuk melepaskan fadil, aku mencerna di setiap kata-kata ibu "yah dari bentuk apapun tak ada keistimewaan dalam diriku ini " terpikir olehku tuk melepaskannya karna rasa percaya diriku seketika hilang saat memandang wajahku yang terpampang jelas di dalam cermin
kupandangi sosok dalam cermin itu menyimpulkan satu pertanyaan dalam hatiku"apakah diri dan wajah ini pantas dicintai oleh lelaki sempurna seperti mu fadil???
tok.. tok ..tok..
assalamualaikum ?? panggil seseorang dari luar
mendengar ada ketukan pintu diserta panggilan,ibu Lia segera keluar membuka pintu
wa'alaikummsalam ,,eh nak fadil ! sapa ibunya Lia tersenyum ramah seolah tak terjadi apa-apa
Lia nya ada bu ? tadi saya kepasar tapi sepertinya Lia gak jualan bu ,
iya gak bisa jualan ,Lianya sedang sakit "
Lia nya di kamar kan bu,, ? tanya fadil nyelonong masuk kedalam tanpa di persilahkan masuk
walah ,,anak muda zaman sekarang ! ucap ibunya Lia geleng-geleng kepala
cekrekkk ..!
pintu kamar ku terbuka. .
"cepat banget ibu bikin bubur nya ! ucap ku sambil memalingkan wajahku ke arah pintu
kagetnya aku ketika melihat sosok lelaki tampan yang sudah tak asing ini berdiri di depan pintu kamarku
"kamu ! ucapku membolakan mataku
"kenapa HP mu gak aktif ? bikin cemas aja,tanya fadil sambil mendekat duduk di kasur ku
aku bingung menjawabnya apakah aku harus jujur atau sebaliknya ,karna HP ku sengaja dimatikan agar ia tak bisa menghubungi ku
kupikir jika HP ku matikan ia akan marah dan gak mau menemuiku karna tak bisa menghubungi tapi nampaknya ia seorang yang gigih
"hey ,,kok diam ? lagi mikirin apa ?tegurnya
"emh,,lagi mikirin kamu lah,, ucapku
"mata mu sembab agak bengkak lagi,, kayak habis nangis ,,! ucapnya menatapku
"ah ini kemaren saat mandi kemasukan sabun ,,perih banget saking perihnya aku menangis hhhe ! ucap ku berbohong
dasar ,, ceroboh banget sih calisku iniii " ucapnya mencubit gemas kedua pipiku
__ADS_1
tiba-tiba ibu masuk membawakan semangkuk bubur
"dimakan dulu nak,, habis itu minum obat ! pinta ibu sembari duduk bermaksud hendak menyuapi ku
emh,,sini bu biar saya aja ! pinta fadil menarik mangkuk bubur yang sedang ibu pegang
seakan mengerti ibu memberikannya
"baiklah,,kalo gitu ibu tinggal dulu ya ,ucap ibu kembali keluar
seperginya ibu ,fadil pun langsung menyuapkan sesendok bubur kedalam mulutku" aaaam ..!!
aku memandang lekat wajah kekasihku sosok penyayang nan lembut ini adalah hadiah terindah dalam hidupku,aku bahkan tak bisa membayangkan kelak ia dimiliki wanita lain
tetapi setelah kupikir dan ku pertimbangkan tadi malam rasanya ingin ku akhiri saja hubungan yang tak sepantasnya ini
" apa kamu gak takut telat ,,ini udah agak siang ?? ucapku
"gak,,masih ada waktu satu jam lagi ? sahutnya
" ada sesuatu yang mau ku omongin,
"oh ya,, ngomong aja "
"apa hubungan kita bisa aa... ! ucapku agak ragu melanjutkannya
"bisa apa ?
"emh... bisaaa kita akhiri saja ?
"apa ,kamu ngaco ah ,, kayaknya kamu harus cepat'cepat minum obat , ! ucap fadil sembari mengambil obat yang sudah ibu siapkan
"gak ,,aku serius mas fadil ! kataku enggan menyebutnya dengan sebutan lelakiku
"gak ,,aku gak terima ,,dengan alasan apapun , lagipula mamah sudah setuju dengan hubungan kita
"sejak kapan kamu punya pikiran konyol seperti itu,, ?layak atau tidaknya kamu itu bukan kamu yang menilai tetapi aku ,,aku yang berhak menilai itu dan bagiku" kamu tidak hanya layak namun sangat pantas menjadi pendampingku selamanya sampai maut memisahkan kita..!? kata-kata fadil seketika membuat ku terenyuh aku merasa tersanjung
namun aku tetap pada keputusan ku
"gak mas ,,aku takut jadi beban dalam hidupmu, sebelum terlalu jauh,, mending kita akhiri sekarang ! ucapku bangkit berdiri dan berpaling mencoba menahan air mata yang hampir saja hendak terjatuh
"sekalipun kamu makhluk parasit yang selalu menggangguku, dan sekalipun kamu wanita gembel jalanan aku gak peduli ,,kamu gak akan pernah menjadi beban justru sebaliknya tanpa kamu "hidup ku terbebani ", terbebani oleh rasa cinta yang hilang ! ucap fadil tersirat ketulusan dari kata-katanya
tapi mas ,,coba pikirkan "masa depan kamu sangat cerah kamu akan menjadi seorang dokter nantinya , terlebih dari itu keluarga mu orang berada ,kaya dan terpandang sementara aku ??? aku hanya serpihan debu kotor yang menempel di tubuh mu yang akan hilang jika kamu bersihkan "kataku mulai terisak
hanya wanita bodoh,, yang berpikiran sempit seperti mu " ucap fadil agak meninggi
fadil mendekat kearah ku dan kembali melontarkan satu pertanyaan
" sekarang jawab aku dengan jujur,,kamu masih mencintaiku atau tidak ?? jika kamu masih mencintaiku peluk aku ,tapi sebaliknya jika kamu tidak menginginkan dan mencintaiku lagi maka beri aku satu tamparan keras di wajahku maka aku akan siap meninggalkan kamu detik ini juga " ucapnya mengejutkan hatiku
pernyataan itu membuat ku terdiam bibir tipis ini seakan tertutup rapat seolah membeku
"aku mencintaimu , mencintaimu selamanya,,tapi cinta saja tak cukup semua butuh pengorbanan "ucapku membatin
"jawab aku Lia !
ucapnya menggoyangkan pundak ku
namun aku tetap membisu
beri aku jawaban ! ucapnya lagi terdengar seperti keputus asa'an
karna tak ada jawaban dariku
ia memalingkan tubuhnya berjalan menuju pintu sekejap hilang dari pandanganku
perlahan buliran air mata yang terasa hangat ini jatuh membasahi pipiku
"sanggupkah aku melepaskannya begitu saja setelah sejuta kenangan indah yang ia berikan untukku ?
fadil ..
fadil..
__ADS_1
teriakku sambil berlari mengejarnya dengan rasa penyesalan
fadil,,tunggu !! ucap ku mencegahnya masuk kedalam mobil
aku memeluk erat tubuhnya ia membalas pelukan ku
"aku tau ,kamu masih mencintaiku ! bisiknya
"iya ,,bahkan aku takut kehilanganmu ! ucapku penuh haru
sekarang berjanji lah ,,apapun masalahnya apapun rintangannya, atau apapun itu berjanji lah padaku tuk selalu mencintaiku tanpa pernah goyah sedikitpun ! ucapnya ter
aku janji ! ucapku mengangguk
"kamu tuh ya ,,gak sanggup kehilanganku ,tapi sok' sok an pengen putus denganku ! ucapnya terkekeh membuatku tersipu
tring..tring
HP fadil berbunyi seseorang menghubunginya
" hallo,
"woy,,lo dimana ! teriak seseorang dari balik teleponnya
"santai jo gak usah teriak segala ,gue gak budek ?
lo buruan ke kampus ,dosen udah nungguin ,
busyet dah,,,gue lupa jo, nih gue otw ,
fadil mematikan panggilan itu
ada apa ?tanyaku
aku lupa kalo jam 9 sudah harus ngumpul di kampus,,,ma'af ya wanitaku aku pergi dulu ,!ucap fadil bergegas masuk kedalam mobil
__ADS_1