
Serasa bagai disambar petir yang seakan membakar bola mata selly hingga rintikan hujan perlahan mengalir hangat di pipinya
rasa sakit hati teramat dalam ia rasakan
Penantian panjangnya hanya sebuah kesia-siaan kini telah berakhir ...pupus sudah harapan indah merajut kasih bersama seorang yang ia cintai
tenang saja mas fadil aku gak akan menceritakan tentang hubungan yang telah kita akhiri ini kepada tante maupun ayahku!! kata selly mencoba untuk tegar sambil menghapus air matanya
terimakasih selly kamu memang pantas jadi adik terbaik ku , semoga kamu mendapatkan lelaki yang jauh lebih baik dari aku!! ucap fadil mengusap kepala selly sambil berlalu pergi meninggalkannya
selama itu bisa membuatmu bahagia ""tak apalah jika aku hanya menjadi adik terbaik mu"!! gumam nya dalam hati
dering teleponnya berbunyi panggilan dari ibunya fadil yang tak tau kalo selly sudah berada dirumahnya, selly bergegas turun
hay tante gak tau yaa kalo selly udah disini..!? ucapnya tersenyum seolah tak terjadi apa-apa
tante gak liat ..kapan kamu nyampenya??
baru ajaa tante terus langsung naik keatas" ucapnya melirik kearah kamar fadil
tadi fadilnya pamitan sama tante katanya mau ke acara temannya gitu????
iya selly tau kok tante soalnya sempat ketemu tadi!!
kalo gitu kita berangkat yuk!! ajak ibunya fadil mengambil tas branded nya yang terletak di atas meja
ayuk.." ucap selly
mereka pun segera berangkat menuju tempat salon spa pijat tempat para wanita memanjakan tubuhnya
berbeda dengan arah dan tujuan fadil ia yang sudah tak sabar ingin segera bertemu dengan gadis pilihannya ia yang sudah sampai di halaman rumah mencoba mempercepat langkahnya dan masuk mengetuk pintu rumah Lia,pintu terbuka ia disambut ramah oleh ibunya Lia
assalamualaikum bu"
__ADS_1
wa'alaikummsalam masuk nak"
iya bu"
duduk dulu bentar lagi Lia keluar "
Lia baru selesai dandan cantik iapun segera menemui fadil yang sedari tadi sudah menunggunya
hay ..!??? tegur Lia tampak canggung
fadil tersenyum lebar namun ada yang aneh dengan tatapannya bukannya menatap wajah cantik kekasihnya itu ia malah menatap kearah kaki gadisnya yang terlihat tak seirama yah kakinya sedikit pincang akibat tragedi kecelakaan becak
kenapa kakimu ? tanya fadil
emh kemarin naik pohon terus jatoh..! ucap Lia nyengir sengaja berbohong
terus udah di obatin ?
sudah nih juga mendongi kok!
ayo kita berangkat ..? ucap Lia mengajak fadil sambil berjalan keluar
tiba-tiba tangan fadil menarik lengan Lia
seakan mengerti maksud fadil Lia mengangguk tersenyum kecil
kalo gitu kita ngobrolnya di bawah pohon nangka itu yuk..?? ajak Lia menunjuk kearah pohon yang tumbuh tak jauh dari teras nya, di bawah pohon tersebut terdapat meja kayu tempat biasa ia duduk bersantai
mereka duduk namun sama-sama terdiam sibuk memikirkan cara agar tak canggung seperti biasa yah maklum lah karna pertengkaran waktu itu membuat mereka saling menjauh dengan waktu yang bisa dikatakan cukup lama sangat
kenapa kamu mengganti nomor telepon mu? tanya Lia membuka pembicaraan
HP ku hilang saat mengadakan seminar di luar kota waktu itu!! jawab fadil menjelaskan semuanya mengapa ia tak memberi kabar dan mengapa ia tak bisa menemui gadisnya itu
Lia yang mendengar penjelasannya merasa sedikit menyesal telah berpikir yang gak gak terhadap kekasihnya itu, namun ada sedikit yang mengganjal di hatinya
"terus wanita yang bersamamu di toko perhiasan waktu itu siapa?? tanya Lia tanpa sadar keceplosan
__ADS_1
jadi kamu membututi aku ya??? sahut fadil tertawa kecil
"ng ng gak siapa juga yang ngebuntuti kamu orang kebetulan lihat aja kok" ucap Lia mengelak
fadil tersenyum simpul dan mengambil sesuatu di balik kantong kemeja abu-abu yang ia kenakan tampak seperti kotak kecil berhias tali pita diatasnya namun sebelum ia buka ia terlebih dahulu meminta Lia memejamkan mata dan memalingkan tubuhnya
iapun segera mengeluarkan benda dalam kotak tersebut yang isinya sebuah rantai kalung bertuliskan huruf F&L padahal sebelumnya ia membeli kalung berbentuk liontin namun ia tukar kembali karna menurut saran dari jojo yang menyuruhnya untuk mengganti rantai kalung tersebut namun karna huruf yang ia inginkan tak ada dan kata pemilik toko perhiasan itu harus memesan terlebih dahulu dan akan datang seminggu setelahnya ia pun menyetujui
ia melingkarkan rantai kalung itu di leher Lia segera menyuruh Lia membuka matanya
wahhhh ""'ucap Lia memegangi kalung itu
suka gak..? tanya fadil
suka banget ngett!! sahut Lia tersenyum sumringah nampak terlihat rona kebahagiaan terpancar dari wajahnya tapi sekejap berubah ada pertanyaan yang mengganggunya
"kalo aku make kalung berinisial nama kamu dan aku harusnya kamu juga beli dong yang sama seperti ini"?kata Lia dengan bibir manyun
fadil merasa sangat gemes melihat bibir manyun kekasihnya itu ia membuka sedikit kerah kemeja nya dan memperlihatkan sesuatu kepada Lia
nih udah aku pake kok"" ucap fadil memperlihatkan sesuatu yang ternyata kalung yang sama juga melingkar di leher jenjangnya
Lia merasa terharu bahagia dan saking senangnya tanpa sengaja ia replek memeluk tubuh lelakinya itu membuat fadil kelabakan takut dilihat ibunya Lia "ni anak gak takut dilihat sama ibunya kali ya"gumamnya
fadil dengan perlahan melepas tangan gadis yang memeluknya
nanti dilihat ibu" ucapnya sontak membuat Lia tersadar dan merasa malu
terimakasih sudah memberi hadiah terindah ini" ucap Lia dengan raut wajah gemasnya
__ADS_1