MUNGKIN SUDAH TAKDIR

MUNGKIN SUDAH TAKDIR
HADIAH TERINDAH


__ADS_3

Serasa bagai disambar petir yang seakan membakar bola mata selly hingga rintikan hujan perlahan mengalir hangat di pipinya


rasa sakit hati teramat dalam ia rasakan


Penantian panjangnya hanya sebuah kesia-siaan kini telah berakhir ...pupus sudah harapan indah merajut kasih bersama seorang yang ia cintai



tenang saja mas fadil aku gak akan menceritakan tentang hubungan yang telah kita akhiri ini kepada tante maupun ayahku!! kata selly mencoba untuk tegar sambil menghapus air matanya



terimakasih selly kamu memang pantas jadi adik terbaik ku , semoga kamu mendapatkan lelaki yang jauh lebih baik dari aku!! ucap fadil mengusap kepala selly sambil berlalu pergi meninggalkannya



selama itu bisa membuatmu bahagia ""tak apalah jika aku hanya menjadi adik terbaik mu"!! gumam nya dalam hati



dering teleponnya berbunyi panggilan dari ibunya fadil yang tak tau kalo selly sudah berada dirumahnya, selly bergegas turun



hay tante gak tau yaa kalo selly udah disini..!? ucapnya tersenyum seolah tak terjadi apa-apa


tante gak liat ..kapan kamu nyampenya??


baru ajaa tante terus langsung naik keatas" ucapnya melirik kearah kamar fadil


tadi fadilnya pamitan sama tante katanya mau ke acara temannya gitu????


iya selly tau kok tante soalnya sempat ketemu tadi!!


kalo gitu kita berangkat yuk!! ajak ibunya fadil mengambil tas branded nya yang terletak di atas meja


ayuk.." ucap selly


mereka pun segera berangkat menuju tempat salon spa pijat tempat para wanita memanjakan tubuhnya



berbeda dengan arah dan tujuan fadil ia yang sudah tak sabar ingin segera bertemu dengan gadis pilihannya ia yang sudah sampai di halaman rumah mencoba mempercepat langkahnya dan masuk mengetuk pintu rumah Lia,pintu terbuka ia disambut ramah oleh ibunya Lia



assalamualaikum bu"

__ADS_1


wa'alaikummsalam masuk nak"


iya bu"


duduk dulu bentar lagi Lia keluar "


Lia baru selesai dandan cantik iapun segera menemui fadil yang sedari tadi sudah menunggunya



hay ..!??? tegur Lia tampak canggung


fadil tersenyum lebar namun ada yang aneh dengan tatapannya bukannya menatap wajah cantik kekasihnya itu ia malah menatap kearah kaki gadisnya yang terlihat tak seirama yah kakinya sedikit pincang akibat tragedi kecelakaan becak



kenapa kakimu ? tanya fadil


emh kemarin naik pohon terus jatoh..! ucap Lia nyengir sengaja berbohong


terus udah di obatin ?


sudah nih juga mendongi kok!


ayo kita berangkat ..? ucap Lia mengajak fadil sambil berjalan keluar


tiba-tiba tangan fadil menarik lengan Lia


seakan mengerti maksud fadil Lia mengangguk tersenyum kecil



kalo gitu kita ngobrolnya di bawah pohon nangka itu yuk..?? ajak Lia menunjuk kearah pohon yang tumbuh tak jauh dari teras nya, di bawah pohon tersebut terdapat meja kayu tempat biasa ia duduk bersantai



mereka duduk namun sama-sama terdiam sibuk memikirkan cara agar tak canggung seperti biasa yah maklum lah karna pertengkaran waktu itu membuat mereka saling menjauh dengan waktu yang bisa dikatakan cukup lama sangat



kenapa kamu mengganti nomor telepon mu? tanya Lia membuka pembicaraan


HP ku hilang saat mengadakan seminar di luar kota waktu itu!! jawab fadil menjelaskan semuanya mengapa ia tak memberi kabar dan mengapa ia tak bisa menemui gadisnya itu


Lia yang mendengar penjelasannya merasa sedikit menyesal telah berpikir yang gak gak terhadap kekasihnya itu, namun ada sedikit yang mengganjal di hatinya


"terus wanita yang bersamamu di toko perhiasan waktu itu siapa?? tanya Lia tanpa sadar keceplosan

__ADS_1


jadi kamu membututi aku ya??? sahut fadil tertawa kecil


"ng ng gak siapa juga yang ngebuntuti kamu orang kebetulan lihat aja kok" ucap Lia mengelak


fadil tersenyum simpul dan mengambil sesuatu di balik kantong kemeja abu-abu yang ia kenakan tampak seperti kotak kecil berhias tali pita diatasnya namun sebelum ia buka ia terlebih dahulu meminta Lia memejamkan mata dan memalingkan tubuhnya


iapun segera mengeluarkan benda dalam kotak tersebut yang isinya sebuah rantai kalung bertuliskan huruf F&L padahal sebelumnya ia membeli kalung berbentuk liontin namun ia tukar kembali karna menurut saran dari jojo yang menyuruhnya untuk mengganti rantai kalung tersebut namun karna huruf yang ia inginkan tak ada dan kata pemilik toko perhiasan itu harus memesan terlebih dahulu dan akan datang seminggu setelahnya ia pun menyetujui


ia melingkarkan rantai kalung itu di leher Lia segera menyuruh Lia membuka matanya



wahhhh ""'ucap Lia memegangi kalung itu


suka gak..? tanya fadil


suka banget ngett!! sahut Lia tersenyum sumringah nampak terlihat rona kebahagiaan terpancar dari wajahnya tapi sekejap berubah ada pertanyaan yang mengganggunya


"kalo aku make kalung berinisial nama kamu dan aku harusnya kamu juga beli dong yang sama seperti ini"?kata Lia dengan bibir manyun


fadil merasa sangat gemes melihat bibir manyun kekasihnya itu ia membuka sedikit kerah kemeja nya dan memperlihatkan sesuatu kepada Lia



nih udah aku pake kok"" ucap fadil memperlihatkan sesuatu yang ternyata kalung yang sama juga melingkar di leher jenjangnya


Lia merasa terharu bahagia dan saking senangnya tanpa sengaja ia replek memeluk tubuh lelakinya itu membuat fadil kelabakan takut dilihat ibunya Lia "ni anak gak takut dilihat sama ibunya kali ya"gumamnya


fadil dengan perlahan melepas tangan gadis yang memeluknya


nanti dilihat ibu" ucapnya sontak membuat Lia tersadar dan merasa malu


terimakasih sudah memberi hadiah terindah ini" ucap Lia dengan raut wajah gemasnya








__ADS_1




__ADS_2