
Waktu sudah pukul 08.10 dengan tampilan urakan rambut yang tak tersisir rapi seperti biasa namun masih terlihat cool karna tertutup oleh ketampanannya turun dari mobil berlarian di sepanjang koridor
"mampus gue ,bakal remuk nih badan kena semprot si mamang konsul " gumam fadil terus berlari
hari jum'at adalah hari dimana semua para sejawat koas bedah berkumpul dipimpin sang dokter Konsulen melakukan visite besar ,para koas harus tahu tentang pasien yang menjadi tanggung jawabnya dan harus menyiapkan jawaban dari pertanyaan si dokter Konsulen itu
"lo si ,, cewek yang udah gak sayang ama lo lagi terus lo pikirin ,gini kan jadinya !! harusnya lo pisahin urusan cinta ,cinta ,,tugas,tugas ,! omel jojo
fadil terdiam tanpa membantah omelan jojo ,ia sadar akan kesalahannya hampir semalam suntuk semua rongga otaknya penuh dengan sekelumit pikiran tentang bagaimana cara agar ia bisa menaklukkan kembali pujaannya itu ,buyarlah semua pikirannya hingga tak bisa menjawab pertanyaan Konsulen ujung-ujungnya dapat hadiah sebuah tugas tambahan semacam referat wkwkwk
"Lia,Lia,dan Lia hanya 3 huruf tapi sangat menganggu pikiran ku !! ucap fadil membatin
"hey ,pagi dokter muda ! sapa Felisha tersenyum agak centil
senyum malas nampak dari wajah fadil ia bukanlah cowok yang seneng ngeladenin cewek yang bukan ia sukai,karna baginya senyum kata-kata manis serta perhatian hanya akan ia tunjukkan pada wanitanya ,hemm beruntung banget tuh si cewek biduan mendapatkan cowok seperti fadil
"emm, ma'af ya kalo saya sok akrab dengan kamu ,,! ucap Felisha agak lirih
"gak perlu minta maaf , sebenarnya saya lebih senang jika pembicaraan kita hanya mengarah pekerjaan ! ucap fadil menegaskan
"bercanda dikit boleh lah,,kalo terlalu serius dengan pekerjaan bakal stress nih otak !canda Felisha tersenyum nakal
"eem ,,ma'af dok saya agak buru'buru ,, pasien saya sudah menunggu ! ucap fadil sengaja beralasan
fadil pun pergi meninggalkan dokter spesialis bedah nan cantik itu yang terdiam sejenak sambil menggerutu
"jual mahal banget si ! celetuk Felisha sembari melangkah menuju tombol absen karna ia baru datang
" pagi menjelang siang bu asih ,gimana nyeri perut nya apa sudah berkurang ! tanya fadil tersenyum sangat ramah
"masih kerasa dok ,,apa bisa di kasih suntikan lagi dok ! ucap si ibu menekan perutnya
"sakit sekali ya bu?? ma'af saya boleh pegang perut ibu ! ucap fadil meminta ijin
si ibu pun menganggukkan kepalanya serta membuka setengah baju tangan fadil mulai meraba perut si ibu
"apakah disini bu sakitnya ! tanya fadil
"iya dok ,! sahut si ibu nampak kesakitan
fadil keluar dari ruangan menuju ruang tempat Konsulennya berada menjelaskan keluhan si pasien serta meminta ijin tuk di berikan suntikan kembali ,si konsulen pun mengijinkannya rasa percaya diri yang tinggi fadil kembali menangani pasien yang bernama Asih Purwati itu ditemani satu perawat disampingnya
"dok ,saya sangat kagum dengan anda ,meski baru tapi anda sangat the best ! ucap perawat memujinya
"ah bisa aja sus ,,saya masih tahap belajar ! ucap fadil tersenyum tersirat rasa bangga dihatinya hingga omelan konsulen tadi perlahan sirna
fadil sengaja memutar arah menuju ruang VIP tempat rico di rawat berharap bisa bertemu kembali dengan Lia
krekk..!
tangan fadil memegang gagang pintu terlihat kosong melompong tak ada satu nyawa pun dalam ruangan tersebut
"apa sudah pulang ya ,,!!?? aghhh sial berarti kemaren terakhir kalinya iya kesini , kapan lagi gue punya kesempatan ketemu ama dia ,tugas numpuk lagi huhh !! ucapnya mendengus kesal
__ADS_1
"duk..duk..duk..!!
fadil membenturkan kepalanya ke dinding tembok bercatkan putih tersebut
"semua salah gue ! gumamnya
******
Lia tengah bersiap menuju salon tuk memoles wajahnya sebab jam 4 sore ini ia bakal mengisi job acara sunatan ,setelah berbulan-bulan lamanya ia tak manggung , kesempatan langka ini tak bakal ia sia-siakan
sesampainya di salon ia bertemu Eka sang kekasih Evan ,terang saja berbagai cuitan serta sindiran terucap dari mulut Eka tuk dirinya
"muka sejelek itu ,mau di dandanin gimana juga gak bakal ngaruh ,, yang paling ngaruh itu ilmu guna'guna lo ! oceh Eka
marah dengan tanduk dua di kepalanya tangan Lia menjambak rambut Eka yang tengah duduk nunggu si mbak men catok rambutnya itu
"awwhh...uh sakit ! jerit Eka
"sekali lagi kamu ngatain aku kayak gitu bakal ku bikin botak nih rambut ! bentak Lia penuh amarah
"lepasin gak ,,! teriak Eka
Lia mejambak dan menarik kencang rambut Eka hingga kursi yang ia duduki tergelincir jatoh lah tubuh seksi bak gitar spanyol itu ke lantai si mbak salon syok terdiam sangat kaget
merasa puas Lia pun pergi tanpa peduli dengan muka yang masih setengah makeup itu
"dia pikir aku gak berani ,mentang'mentang kemaren gak ngelawan ! gerutu Lia mengoceh sepanjang jalan
sebuah mobil berhenti menghalangi jalan Lia
kaca mobil terbuka keluar lah seorang insan yang bernyawa
"semua gara'gara kamu ,uh sono jangan deket'deket ,entar pacar kamu si sosialita itu bakal kesurupan ! omel Lia
"pacar gue ,lo udah kenal ama Eka ! tanya Evan mengernyitkan dahinya
"bukan kenal lagi ,udah akrab malah ,, saking akrabnya aku plintir tuh kepalanya ! ucap Lia dengan muka segi empatnya
"maksud lo ? ucap Evan
" mending sekarang kamu datengin pacarmu tuh di sono ! ucap Lia menunjuk ke salon
"lo berantem ya ? tanya Evan lagi
"udah ah sono pergi buruan samperin cewek kamu ! ucap Lia berlalu pergi
"terus lo mau kemana ! teriak Evan
"bukan urusan kamu ! sahut Lia
tapi nampaknya Evan tak perduli dengan kekasihnya ia malah mengikuti Lia dari belakang dengan mobilnya
"huh ngapain ngikutin si ! gerutu Lia melirik ke belakang
jam tangannya sudah menunjukkan angka 15.07 dengan sisa waktu yang tersisa terpaksa ia meminta bantuan pada Evan ,Lia membalikkan badannya dan mendekati Evan
"van bantuin aku ?
__ADS_1
"tadi marah'marah ,sekarang minta bantuan ,hu dasar aneh
"mau gak ??
"bantuin apa
"anterin aku ke salon terus anterin ke gg Fatih dekat swalayan ,
"ngapain ??
"udah ah,,nanya mulu deh ,mau apa gak ??
"ya udah ,buruan naik ! ucap Evan
mereka pun meluncur dengan pelan sambil celingak-celinguk mencari salon di pertengahan jalan tiba Evan me' rem mendadak sebab tak melihat sebuah mobil terparkir di tepi jalan
"tu orang markir mobil sembarangan,hampir aja gue tubruk ! omel Evan
"eh kemana kok' turun ?cegat Lia melihat Evan membuka pintu mobilnya
"bentar ! sahut Evan sembari turun
mobil itu nampaknya tengah di landa kebocoran ban terlihat seorang cowok berdiri tengah bingung melototi ban mobilnya
"ada apa bro ! sapaan akrab para lelaki
"bocor ! sahutnya agak terbata merasa tak asing dengan wajah yang memanggilnya bro itu
"ada ban serepnya gak ? tanya Evan
"ada tapi gak bawa alat dongkraknya ! ucapnya
" bentar ! sahut Evan berbalik membuka jok mobilnya
Evan mengambil peralatan bengkelnya ,sementara Lia gelisah karna waktunya sudah hampir mendekati ,iapun turun menyusul Evan
" Evan gimana si ,aku bakal telat nih ! ucap Lia
matanya membola asmara cowok tampan yang berdiri di samping mobil itu adalah fadil
__ADS_1