MUNGKIN SUDAH TAKDIR

MUNGKIN SUDAH TAKDIR
TERINGAT


__ADS_3


Meskipun sudah 2 minggu berlalunya tragedi yang cukup memalukan diri itu namun rasa malunya masih nempel di ragaku , bayangin aja seluruh tubuh dari ujung rambut sampai ujung kaki terlihat sangat jelas di mata seorang yang masih berstatus pacar



"ughhhh malu ,,ketemu pun rasanya ogahan , tapi kangen gimana dong ????



cuapan serta teriakan yang terdengar hanya di kupingku sendiri karna mulut ku tenggelam dalam bantal setengah empuk persegi empat ini ,tak lama terdengar ketukan pintu akupun beranjak berniat membuka namun pintunya lebih dulu dibuka oleh seorang yang mengetuk pintu itu pula



"vina masuk rumah sakit nak ! ucap ibu dengan tangan memegang gagang pintu



"mau melahirkan ya bu ? tanyaku



"iya ,buruan antar ibu ! desak ibu



aku bergegas berlarian mengambil kunci dan meluncur ke rumah sakit bersama ibu tak peduli dengan baju daster yang ku pake saat ini yang panjangnya hanya selutut serta lengan pendek hampir kelihatan ketiak



"coba telpon nak rico , tanyain ruangannya dimana ? pinta ibu sambil terus berjalan cepat



"loh , jadi ibu gak tau ruangannya ?? terus ibu dapat kabar darimana kalo vina mau brojol ! mengeryitkan dahiku



"dari bude murni , kebetulan tadi lewat pas ibu lagi jemur cucian ! Jawab ibu



"owhh.. !



akupun mencoba menghubungi mas rico namun gak tersambung karna aku lupa bawa ponsel hhhe ,si ibu yang gak tau ceritanya ini terus ngedumel aja



"buruan di telpon ,dari tadi ibu nyuruh ,malah nyengir gak karuan



"hhhee ,ibuku yang cantik ,anakmu ini lupa bawa tas jadinya HP pun gak kebawa



ibu geleng-geleng kepala sambil terus menapaki koridor panjang yang cukup melelahkan otot kaki ini , celingukan mencari ruang bersalin



"kita nanya ke mbak resepsionis itu yuk bu ?



ibu menganggukkan kepalanya baru 2 langkah tiba-tiba seseorang berteriak memanggil kami ibu dan akupun menoleh kearah suara tersebut



"nak kevin !



"bu vinanya sudah melahirkan ,tuh orangnya lagi di bawa ke kamar inap ,,



"Alhamdulillah,,ayo nak ajak ibu kesana



"loh kok ibu doang terus aku ! protes ku



"umur kamu berapa si nak , masih aja kayak bocah ,



"ya habisnya ibu bilang "ayo nak ajak ibu kesana " seolah'olah aku gak ada ,



kevin terkekeh sementara ibu menggelengkan kepalanya sembari menarik lengan kevin aku yang masih ngomel ini ngikut ngintil di belakang mereka , setelah berjalan belok kanan dan kiri akhirnya kami sampai



"kreekk



"vinaaa ! kedua tanganku menyerang tubuhnya



"apa'an si , kayak orang lama gak ketemu aja ,! sanggahnya



"yee ,,kan aku terharu kamu udah ngelahirin dalam keadaan selamat ! ucapku yang tetap memaksa memeluknya



"udah ah lepasin ,gue gak bisa nafas nih ! tangannya mendorong pelan



"iya ya ,,mana baby nya vin ! mataku celingukan



"masih di bawa ma perawat ! ucap vina dengan tangan terpasang infus



ibu mendekati vina sembari mengeluarkan sebuah botol berisikan jamu khusus wanita sehabis melahirkan ramuan rahasia ibu biar cepat ngerampingin tuh perut kata ibu sih hhhe , mereka pun berbincang

__ADS_1



"ah laper ,! gumamku



aku berjalan mendekati pintu saat hendak membuka tiba-tiba muncul secara mendadak cowok nyebelin vs cowok ngeselin dua-duanya sama resek nya



"mau kemana lo ? tanya Evan



"mau makan ,! sahutku berlalu pergi



"tunggu gue ikut ,



Evan berlarian mengikuti langkah kakiku yang berjalan agak cepat ini mataku tertuju pada para suster yang tengah berbisik tatapan mereka seolah membicarakan ku



"nih tutupin baju lo sobek ! Evan memasangkan jaketnya padaku



"hah sobek dimana ? tanganku raba sana sini



"ahhh dasar cewek ceroboh lo ,make baju gak liat² dulu ,untung sobeknya gak bagian bawah ! tangannya menyentuh di bagian yang sobek



"makasih ! ucapku menundukkan kepala



"udah ayok buruan ,gue laper ! sambil memegang perut



"yee,,kalo mau cepat duluan aja sana ,! celetuk ku



tanpa menyahut Evan pasang muka cemberut berlalu pergi dengan langkah cepatnya mendahului ku mungkin marah dengan ucapan ku barusan



******


sementara cowok tampan bak aktor korea ke cina'an ini tengah senyam senyum teringat kejadian 2 minggu lalu dimana mata sayu'nya itu telah melihat pemandangan keindahan lekukan tubuh yang kekasih



"sst ,dil jangan gila gini dong ,malu di lihat ma warga ! tegur jojo melihat sahabatnya itu cengar cengir gak karuan sambil menyenggol lengan siku fadil



"ah ,eh iyaa jo ! membekap mulutnya dengan je lima jemarinya




perkenalan mereka pun di sambut hangat para warga terlebih para cewek-cewek yang ada desa itu mulai mengepakkan sayapnya memberi asupan nutrisi kepada cowok yang paling tampan di kelompok itu siapa lagi kalo bukan fadil wkwkwk



"nah ini rumah tempat nginap kalian ! ucap cewek salah satu warga di desa itu



rumah sederhana dengan atap rumbianya akan siap di huni oleh kumpulan koaser selama 4 minggu kedepan beberapa pasang mata melototi di sekitar sambil berjalan memasuki rumah tersebut



"wahhh , walaupun terlihat seperti pondok tapi sangat adem ! celoteh heru



"iya ,bersih lagi ! timpal anisa satu satunya cewek yang tergabung di kelompok itu



"sa sambut ! lemparan tas ransel dari jojo mengagetkan cewek cantik itu



karna kaget alhasil tas tersebut tak tersambut dan malah mengenai fadil yang masih larut dalam lamunan indah yang terus-menerus terbayang di matanya



bughhh...



"duhh jojoo ! teriaknya



teriakan sang singa membuat jojo bersiap mengangkat kedua kakinya berlari takut terjadi lebam-lebam yang tak diinginkan yang akan membuat wajahnya tambah amburadul karna ia telah membangunkan sang singa yang tengah asyik melamun itu



"hadeh ckckck ,gak ingat umur apa ?? doni geleng-geleng sambil mendekati anisa



"ehemm !, gue doni ! mengulurkan tangannya



"gue udah tau ! sahut anisa pasang muka jutek sembari masuk



"kenapa si cewek² pada gak tertarik ama gue ,,kurang apa coba gue ,fadil aja kalah tampan ma gue huhh! celetuknya



tak lama malam pun datang menghampiri para koaser yang tengah asyik menghidupkan api unggun sekedar bersantai ria namun beda dengan satu cowok ini ia lebih memilih anteng di dalam kamar sembari mondar-mandir

__ADS_1



"telpon gak ya ,aduhh kalo masih marah gimana ?



"salah gue apa coba , masa iya rezeki di tolak ! matanya terus terbayang dua gunung kembar milik wanitanya itu



"ahhh kebayang lagi kan gue ,,aduhhhh kalo gini bakal terus tegang nih ! menyentuh mr P nya



tring tring tring


ponsel nya yang tengah di pegangnya itu berdering terlihat nama panggilan tersebut dari mamah tercintanya



"hallo ada apa mah ?



"kamu kapan liburnya dil ?



"belum tau mah ,



"loh kok gitu ,masa gak tau ?



"emang ada apa si



"kamu pura2 lupa apa memang gak inget si ,bentar lagi kan kamu nikah , semua perlengkapan udah mamah siapin ,tinggal nungguin tanda tangan kamu aja lagi !



"hah ,,mamah udah nyiapin ,kan masih lama lagi mah ,nih aja aku lagi stase daerah



"ya mamah sengaja persiapin dari sekarang ,biar nanti kamu datang udah beres , jadinya mamah mau mastiin kamu kapan liburnya ?



"nanti mah aku kabarin lagi , udah ya mah aku lagi bikin tugas nih



fadil menutup cepat panggilan telpon sambil terduduk di atas kasur yang hanya mirip badcover itu ia mengusak rambutnya kegusaran melandanya



"waduhh gimana caranya gue ngebatalin si ,,ahhh tau ah bikin memet aja


































__ADS_1



__ADS_2