
Rasa marah serta kesal masing-masing rasa itu berlomba menggerogoti hati ini, apapun alasannya bagiku jika seorang kekasih menikahi orang lain maka penghianatan lah kata yang pantas untuknya
langkah kaki gontai menyusuri jalan yang tak tau arah ini pikiranku melayang terbawa emosi karna jawaban darinya tak sesuai apa yang aku inginkan
"kenapa harus memilih jalan itu si ,,kenapa aaaggrhhhhh...! teriakku sepanjang jalan
entah sudah sejauh mana langkahku ini yang jelas aku terus berjalan tanpa merasa lelah kulihat cuaca nampak bersahabat dengan suasana hatiku saat ini awan hitam berkelabut di atas kepala yang tak lama
"ssrrrrhhh..
curahan hujan jatuh seiring jatuhnya air mata yang sudah di ujung pelupuk hitam bulat ini ,jatuh di saat yang tepat dimana semua orang yang melintas tak dapat melihatnya
"apa'apaan kamu ini ,! seseorang menarik lengan ku
"kamu mau aku sesak nafas mencemaskan dirimu yang konyol ini heh ,,! bentaknya membalik paksa badanku
"uh sakit lepasin ,! cengkraman tangannya sangat kuat di kedua bahuku
"ma'af , ! ucap fadil menurunkan tangannya
"aku pengen sendiri , plis tinggalin aku ,temui aku jika pikiran mu udah jernih dan udah bisa memberi ku keputusan , ! dengan kepala menunduk tak berdaya menatapnya sembari membalikkan badanku kembali melanjutkan langkah
"kamu udah gak waras ya ,hujan sederas ini mau kemana kamu ! fadil menarik kembali lenganku
"terserah aku mau kemana ,bukan urusan kamu,,kamu bukan suamiku ,kamu hanya seorang pacar yang bentar lagi jadi suami orang , ! ucapku sambil melipat kedua tangan di sela perut menggigil tertimpa rasa dinginnya air penuh rahmat ini
"terus kamu maunya aku gimana ,ngebatalin dan tetap nungguin restu mamah yang gak tau kapan beliau berikan,iyah kamu maunya gitu !
jawab aku " ucap fadil setengah berteriak sembari menyentuh dagu menongakkan kepalaku yang tengah tertunduk
"sebelum aku jawab ,kamu harus jawab dulu pertanyaan ku ,
"apa ?
"kamu masih sayang gak ma aku ? dan seberapa pentingnya aku bagi kamu ?
fadil meraih lembut satu telapak tangan kananku ia letakkan di tengah-tengah dada bidang nya tatapan mata yang sayu itu nampak berkilauan menyorot tajam mataku
"rasakan detak jantung ku ini , inilah jawabannya karna tak ada satupun kata yang cocok untuk mengekspresikan rasa sayang ku ke kamu ,dan jantung ini akan berhenti berdetak jika kamu pergi meninggalkan ku sebab kamu lah nafas hidupku ,jadi jangan kau tanya seberapa penting kau bagiku ! rayuan maut fadil yang tampak sangat tulus itu membuat ku terharu
jantungku berdegup saling bersahutan mengiringi irama detakan jantung nya , hingga telapak tangan yang menempel di dadanya ini terasa bergetar mungkin karna dingin kali ya hehe
"sekarang jawab pertanyaan ku tadi ! ucap fadil
"emmhh kalo,, aku maunya kamu ngebatalin rencana pernikahan itu gimana ?
"mmmm...huhh.." ia menghela nafas dan menghembusnya senyum mengembang menarik pipinya
"kayaknya gak perlu aku jawab , karna jawaban ada di kamu ??
"loh kok di aku ? mengernyitkan dahi
"iya ,kamu sendiri yang punya jawabannya ,jika kamu gak ingin aku menikah dengan selly" its okay ,, tapi harus tanggung resikonya ,sebab selamanya hubungan kita gak kan pernah dapat restu dari mamah ,
"aku gak peduli ,karna yang aku butuhkan darimu adalah" kesetiaan ,cinta,serta kasih sayangmu yang tulus dan kejujuran mu
"kalo itu sih ,,udah dari dulu ampe sekarang gak berubah tetap seratus persen untuk mu !
semua udah selesai kan pertengkarannya , sekarang kita damai ya ? ucap fadil memberikan jemari kelingkingnya
__ADS_1
aku hanya tersenyum sambil menautkan kedua jemari kelingking kami dan di beri bumbu manis satu kecupan mendarat di kening ku
"emuuahh,, sekarang kita pulang ya ! ajaknya
anggukan kepala ku mengiringi langkah kakinya berjalan seirama tanpa sadar bibirku membiru karna hujan begitu derasnya basah mengalir di seluruh tubuhku hingga
"bughhh...
"Lia ,hey sayang ..
terdengar samar suaranya di telinga yang serasa berdengung ini tiba-tiba saja suara itu hilang seiring tertutupnya mataku , entahlah sudah berapa lama mataku tertutup tanpa sadar bak orang pingsam yang gak sadarkan diri
"eghh,egh ..! suara jeritanku sembari menekan kepalaku yang tertempel kain basah
krekk...!
terdengar seseorang membuka pintu dan menghampiri ku yang masih dalam keadaan bingung dengan kondisi lemahku saat ini
"hey sayang ,kamu sudah sadar ! suara kecemasan berkicau di telingaku
"egh,,kok aku disini ,,apa yang terjadi dengan ku ?? pertanyaan orang linglung memegang kepala
"kamu pingsan , tadinya si mau aku bawa ke rumah sakit ,tapi kupikir lebih baik aku yang mengobati kamu , sekalian ngegunain ilmu kedokteran ku , jadi kamunya gak di sentuh orang lain hhhe ! ucapnya terkekeh
"tau gini ,mending sakit lagi ah ,,biar terus di rawat sama kamu ! candaku sembari membenahi posisi bantal
tring tring tring ..
fadil pergi megambil ponsel ku yang berdering dalam tas yang ku tinggalkan di atas sofa tak lama ia kembali dengan telpon yang masih bernyanyi
"hallo
"Liaaa ,,lo gila ,kenapa lo bilang jalan sama gue , nih ibu di rumah gue
"lo juga sih,,kenapa mesti berbohong sih
"kan kamu juga yang kasih aku saran
"ya tapi ,gak harus gini juga ,,uhhh sekarang gimana ,gue jujur aja ya ?
"ahh jangan vin, kasih alasan apa kek ,kan kamu ahlinya dalam hal kayak gini
"okee ,tapi ada syaratnya
"apa ? jangan yang berat² ya ,aku gak sanggup ngangkatnya ,
"yee terserah gue dong ,,gue mau lo beliin satu set alat makan bayi hhha
"owh kalo itu mah ,,tanpa kamu minta juga bakal ku beliin
"tapi gue maunya ,, yang merek laukinia baby itu tuh yang waktu gue kasih liat ama lo yang di post ama orang di ig
"hah ,itu mahal banget vin ,,ahh kamu mah nyiksa
"ya udah terserah kamu , mending jujur aja kali ya gue
"ja ja jj jangan vin ,,oke aku beliin
panggilan dari mak lampir berakhir ditutup
dengan bibir terlipat habis kerampokan yang pelakunya sahabat sendiri ,fadil pun menatap heran kearahku
"ada apa ?
__ADS_1
"vina minta aku beliin satu set alat makan bayi yang masih di nempel di perut itu
"ya tinggal beli aja lah ,gak harus pasang muka asem gitu
"gimana gak asem ,vina mintanya yang mahal
"kok bisa gitu ,emmm pasti kamu lagi di bajaknya ya , ayo cerita ma aku
sambil menarik nafas perlahan menceritakan semua tentang aku yang membohongi ibu aku bilang kalo aku jalan ma vina nginep kerumah mertua nya ,fadil nengusap rambutku setelah mendengar penuturan bibirku
"ya'ampun nih pacar ku ,,gak baik bohong ma orang tua apalagi ma camerku , ckckck aku telpon ibu aja ya ?
"jangan ,
"gak papa ,,mending jujur ,toh aku juga yang ngomong ,kamu duduk manis aja disamping ku
"jangan ,,nanti tambah runyam,biarkan vina memberi alasan ! bujukku menarik tangannya yang sudah bersiap menekam tombol telpon hendak menghubungi ibu
"baiklah lah ,, sekarang kamu pake baju gih
"apahhhhhhh ,jadi tadi aku ...
mataku bak tersengat listrik kejang serta tegang membola melihat tubuh yang tanpa sehelai kain yang tertutupi oleh selimut ini ,aku samasekali tak menyadari kalo sejak tadi aku telanjang walaupun tertutup selimut tetapi
"ahhhhh... kamu ngelepas pakaian ku ?
"ya habisnya baju kamu basah semua ,kamunya juga pingsan mau gak mau ku lepas deh , yah ma'af banget yah yah yah !!! telapak tangannya menyatu memohon
"berarti kamu udah lihat ..! mataku melirik ke dua gunung kembar milikku
"dan....hep......! secepat kilat menutup selimut rasa malu yang tak sekira serta marah karna ia sudah melihat seluruh tubuh yang ingin ku perlihatkan saat malam pertama dengannya tentunya setelah ijab qobul
"heyy,,aku gak lihat semuanya ,aku ngelepas baju kamu sambil nutup mata kok ,beneran deh ! fadil menarik dan membuka selimutku dengan paksa
ups... ma'af
fadil membalikkan badannya seketika selimut yang ia tarik terbuka iapun beranjak pergi sambil berlari
__ADS_1