
"ayo turun ! pinta Evan
"ya ,nih juga mau turun kok' ! sungut ku
sembari membuka pintu mobil
kami masuk kedalam toko distro yang khusus menjual pakaian pria ,Evan mulai sibuk memutarkan kepalanya lirik kanan lirik kiri mencari jaket yang hampir sama dengan miliknya yang ia pinjamkan padaku
"kenapa gak cari yang baru aja si ? saran ku karna udah mulai pegel ngikutin ia hampir setengah jam mondar-mandir pegang sana pegang sini
"emm,,kalo gitu lo aja pilihkan satu jaket yang menurut lo oke ! timpalnya balik
"kok aku,,ogah ah "kan kamu yang mau pake ! tolak ku tegas
"okee ,,kalo lo mau kita lebih lama disini, ! ucapnya tersenyum jahat
terpaksa tangan kecilku ini meraba dan memegang satu persatu jaket yang terpajang di setiap gantungan itu, pilihan ku tertuju pada satu jaket berbahan jeans berwarna abu-abu
"van coba ini ,
"sini ,
Evan langsung mencobanya sambil berdiri di depan cermin besar tak lama ia berpaling kearah ku
"oke gak ?
"ya oke lah,,kan pilihan aku !
ia melepas jaket itu dan memanggil salah satu karyawan meminta tuk segera di bungkus
sambil menunggu Evan mengantri di kasir
"aku nunggu di luar ya ! pintaku Evan hanya tersenyum mengangguk
aku beranjak keluar menunggu disamping pintu sambil menatap kearah jalanan yang begitu ramai dipadati para warga yang tengah berlalu lintas itu , tiba-tiba ada satu bus berhenti tepat berseberangan dengan aku yang tengah asyik duduk ini
aku menduga bus itu menurunkan para penumpangnya ,namun ternyata dugaan ku salah karna hanya seorang pria paruh baya dengan perut agak buncit yang turun dari bus tersebut "mungkin beliau si supir " pikirku sebab ia turun dari pintu paling depan tempat duduk sang supir
mungkin karna jalanan yang kupandangi tadi tertutup oleh besarnya bus membuat mataku hanya dapat memandangi bus itu , hatiku berdegup kencang saat bola mataku tertuju kepada pada salah satu penumpang yang tengah duduk dengan kepala nemplok di kaca ia nampak tertidur dengan earphone yang nyangkut di kepalanya itu
"fadil ,,!!ucapku
akupun bangkit berdiri mencoba mendekat tuk memastikan apakah benar pria yang didalam bus itu fadil,namun saat hendak berjalan tiba-tiba Evan keluar memanggil ku
"woy ,,mau kemana lo ? teriak Evan
" emm,,gak kemana'mana ,, pengen cari angin doang ! ucapku berbohong
"yuk gue anter lo pulang ! ajak Evan
"okee ! sahutku
angin bertiup kencang serpihan debu tiba-tiba masuk kedalam bola mataku
"awh,,! jeritku menggosok-gosok mata
"kenapa lo ! tanya Evan
"perih ,! teriakku
Evan mendekat mencoba meniup mataku namun membuat mataku semakin perih sebab ia menyemburkan air yang berasal dari dalam mulutnya ,uh bau
__ADS_1
"Evan ! teriakku kesal
"up sorry sir ! sahutnya sembari berlari kecil
aku di belakang Evan mengikutinya menuju parkiran sambil kembali melirik kearah bis ,namun cowok yang ku duga fadil itu tak berada di tempatnya lagi malah di gantikan oleh orang lain
"fadil bukan ya??? pikirku membatin
aku dan Evan masuk kedalam mobil aku tak peduli dengan omongan Evan entah apa yang ia ucapkan telinga ku seketika tuli semua pikiran ku tertuju pada cowok yang kuduga fadil
"ahh,, bukan " ucapku menggelengkan kepala
"apanya yang bukan ?? ucap Evan mengagetkan ku yang tiba-tiba menyahut ucapanku yang bukan ku tujukan untuknya
"ah ,,bukan apa , apa " sahutku terbata
"aneh,, lo ,orang ngomong apa jawabnya apa ??! ucapnya
aku terdiam kembali tak menghiraukan ucapan Evan
*****
di sudut lain terlihat fadil sedang duduk menatap kesal kearah wanitanya yang tengah asyik bersama cowok lain , ternyata penglihatan Lia tidak salah cowok yang didalam bus itu memanglah fadil
"gini ya,,,ternyata kata setia itu hanya bualan omong kosong " ucapnya membatin mengepalkan tangannya menahan amarah
sepanjang perjalanan menuju pulang dengan muka asemnya ia terdiam tak menghiraukan ocehan kedua temannya yang tengah asyik bersenda gurau
sesampainya di rumah ia bersama kedua temannya di sambut senyum hangat dari kedua orangtuanya yang sengaja menunggu di depan pintu menunggu kedatangan anaknya
oh ya mah ,ini heru teman ku yang kebetulan satu tim dengan ku ! ucap fadil memperkenalkan
"om ,tante ! ucap heru mengulurkan tangannya disusul oleh jojo
"ayo masuk ? pinta bu Rinawati
mereka masuk kedalam rumah megah saat tiba di dalam fadil langsung mengajak kedua temannya naik menuju kamarnya
"wah dil rumah lo ckckck bokap lu pengusaha ya ?? tanya heru geleng-geleng melihat betapa megah nan mewahnya rumah tersebut
namun fadil kembali terdiam seribu bahasa ia menghempaskan tubuhnya mencoba menghilangkan rasa kecewanya yang teramat berat itu
"jo , kenapa tuh ! ucap heru agak berbisik
"tau gue ,,telat bulan kali ! canda jojo
tok..tok.tok..
"dil ayo turun nak ajak teman mu makan ! teriak bu Rinawati di balik pintu
"iya bu ! sahut fadil terpaksa bangkit berdiri mengajak Heru dan jojo turun
"wuihh, banyak banget masaknya ,tapi tante gak perlu kuatir kami berdua siap membabat habis ! oceh jojo
"bener ya,,harus di habiskan ! ucap bu Rinawati tersenyum tampak terlihat gigi
mereka duduk bersama menyantap hidangan yang khusus bu Rinawati siapkan sedari pagi tuk menyambut kedatangan anak tersayangnya itu
__ADS_1
"stase bagian apa dil ? tanya mamahnya
"bedah mah ! jawabnya
"uhh,,bakal jaga igd ! ucap mamahnya
"iya tante ,ihh serem ngantuknya ! sahut heru
"tante pernah berada di posisi kalian ,capek ,deg deg ser nahan mata ,itu udah makan sehari'hari para dek koas ! kata bu Rinawati
oh jadi tante dokter ? tanya heru baru tau
bu Rinawati tersenyum mengangguk , sementara fadil agak lesu nampak tak berselera sedari tadi ia hanya mengaduk-aduk makanan dengan garpu sendok di tangannya
"fadil ,kamu kenapa ,kok " gak dimakan ?
, perut ku agak mules mah ,aku ke toilet dulu ! ucapnya berbohong berdiri menuju toilet
merasa sudah tak terlihat dari ruang makan ia berbalok arah naik menuju kamar nya
kembali menghempaskan tubuhnya ia merasakan sesuatu gejolak amarah yang sangat besar tak dapat menerima kenyataan karna rasa cinta yang telah membutakan hati dan pikirannya
"ughhh sial ! ucap kesalnya menggertakkan gigi sembari mengepalkan tangannya siap mencari sasaran tuk ia jotos
sasarannya mengenai bantal yang tak berdosa itu , saking kesalnya bantal tersebut bonyok brojol dibuatnya
"dil lo masih waras kan ! tegur jojo tiba-tiba masuk
"eh lo ,,jo ! sahutnya
"ada masalah apa lagi si ,??
"gue terlanjur cinta ama dia ,,jo !ucap fadil
"kalo itu mah ,,dari dulu juga gue tau ,! emang tu cewek lo bikin ulah apa lagi si ?? tanya jojo
"dia beneran ngehianatin gue , awalnya gak percaya ,tapi kemaren dengan kedua bola mata gue ini ,sangat jelas melihat iya tengah mesra'mesraan agak kecentilan gitu ama cowok yang waktu itu lo liat di sosmed ,
"yah lo,gue bilang juga apa,, tapi apa lo gak ingin coba minta penjelasan dia gitu ?
"kayaknya enggak jo,,malah gue lebih takut denger langsung dari mulutnya !
" yakin cewek lo beneran selingkuh
sapa tau cuma teman dekatnya doang ,? lagian kenapa gak langsung lo samperin si ???
"ya awalnya gue pengen nyamperin ,saat gue turun ,eh dianya tatap'tatapan ama tuh cowok ,pake diam lagi mukanya di elus ama tuh cowok,,apa itu gak cukup tuk buktiin dia nyelingkuhin gue
__ADS_1