MUNGKIN SUDAH TAKDIR

MUNGKIN SUDAH TAKDIR
AKU MAU KEJUJURAN


__ADS_3



" hai sell ? sapa fadil



hey,,mas fadil tumben kesini ,mau cari gaun buat Lia ya ?tanya selly menduga-duga



gak ,,mamah gak kasih tau kamu ? jawab fadil



gak ,, emang ada apa ?tanya selly balik



mamah ingin kamu kerumah,bentar lagi oma dateng ,! kata fadil ketus



ah yang bener,,uh aku kangen banget sama oma ! seru selly


bentar aku selesaikan ini ,,dulu tunggu gak sampai 5 menit kok ? pinta selly


iapun masuk kedalam ruangan tempat terkumpulnya gaun-gaun pesenan para pelanggan karna ia sedang mengemas baju pesenan pelanggannya



dengan muka juteknya fadil duduk menunggu sambil menopang dagunya menatap patung yang berbalut gaun cantik itu tiba-tiba muncul pikiran di kepalanya "ni gaun cocok kali ya untuknya,, hemm sangat cantik kalo iya pake"


baru aja ia membayangkan bagaimana cantiknya Lia memakai gaun itu


saat bersamaan Lia berdiri tepat didepannya


ia mengira itu hanya halusinasinya saja


ia berulang kali mengucek-ucek bola matanya yang coklat itu" pergi kau bayangan ,,bikin tambah rinduku aja" fadil mengebas-ebaskan tangannya menyuruh sesosok bayangan itu pergi padahal itu beneran Lia yang berdiri didepannya



"hey ,,ini aku ? ucap Lia mengeryitkan dahi merasa heran



jadi ini, beneran kamu ? ucap fadil



terus, kamu pikir siapa ? ketus Lia



ah , kupikir bayangan mu ,barusan ngehayalin kamu make gaun itu hhe! fadil nyengir sambil menunjuk gaun di patung itu



senyum mengembang terpampang jelas di wajah Lia


kamu ngapain kesini ? tanya Lia yang baru sadar kalo fadil berada di butik selly



eh,emh..anu "ucap fadil terbata



mungkin mau cariin kamu gaun kali ? vina menyela ucapan fadil sambil memberi kode kedipan mata dari vina



ah ,tepat sekali katamu vin ! ucap fadil berbohong



gak jadi surprise dong, ? kata vina



fadil menggigit bibirnya melihat raut wajah wanitanya begitu senang "ma'af aku berbohong padamu" batinnya



sementara Lia mendekat ke arah fadil dengan senyum sumringahnya


" gak usah beliin aku gaun ,simpan saja uangnya buat keperluan kampusmu ! ucap Lia sengaja menolak sebelum fadil benar-benar membelikan gaun itu



ayo mas fadil kita berang...! ucap selly terpotong saat ia baru keluar dari ruangan melihat Lia dan vina berada di dalam butiknya


ia kaget bukan main



vina yang sudah paham dengan situasi ini hanya terdiam tak memberi komentar apapun


berbeda dengan Lia mulai merasa curiga iapun menanyakan hal tersebut



kalian janjian ya ? mau kemana ?



ah gak,,ini apah emh,tadi fadil ku telpon karna aku perlu bantuannya mau nganter pesenan pelanggan ku ! ucap selly terbelit-belit



di telpon,,oh jadi kamu bukan mau beliin aku gaun ? kata Lia kecewa



bu bu ,,bukan em maksudku,



Lia berpaling cepat serta berlari meninggalkan fadil yang belum menyelesaikan omongannya itu


ia berlari menabrak beberapa patung yang ia rasa menghalangi jalannya itu



ck ck ,,sok'sok an pake lari segala ,ampe patung kena imbasnya " gumam vina



fadil mencoba mengejarnya meski ia berlari sangat cepat namun ia kehilangan jejak iapun terus menyusuri pinggiran jalan raya itu berharap dapat menemukan Lia


setelah berlarian sana-sini cukup melelahkan kakinya membuat ia berhenti sejenak


ah huh,,huh,,," kemana perginya huhh,gumamnya dengan nafas tersengal


astaga baru ingat,! ucap fadil kembali berlari ia pergi ke tempat biasa Lia datangi jikalau sedang marah dan sedih


yah kelapangan sepakbola yang kebetulan tak jauh dari butik selly

__ADS_1



tebakannya sangat jitu Lia memang berada di lapangan sepakbola


dilihatnya wanitanya itu sedang duduk dengan menekuk lututnya ia segera menghampiri



"tebakanku memang benar ,kamu pasti kesini ! ucap fadil


namun tak ada sahutan dari Lia yang semakin menundukkan kepalanya



"ma'af bukan maksudku bohongin kamu ! tapi



"tapi, tapi apa ? tiba-tiba Lia menyahut



tapi jika aku jujur ,aku takut menyakiti perasaanmu ? ucap fadil lirih



"lebih sakit jika kamu berbohong ,



iya , aku tau salah , ma'afin aku ! ucap fadil memohon



kenapa harus berbohong , meski jujur itu menyakitkan,akan lebih baik daripada berbohong!! ucap Lia agak emosi



ma'af,sekali lagi maaf,aku pastikan gak akan terulang kembali "kata fadil menarik dan menggenggam jemari Lia



ma'afin aku ya ! ucap fadil tulus



setelah beberapa kali kata ma'af terucap dari mulut fadil hati Lia perlahan mulai luluh



jelasin , kenapa kamu berada di butik selly ?



bla bla bla ,,fadil menjelaskan semuanya mengapa dan kenapa



Kenapa gak jujur dari awal,, ?setidaknya aku bisa mengerti situasinya , selama kamu jujur tentang apapun itu ,aku gak akan pernah marah sama kamu , percaya lah ! ucap Lia



iya aku janji mulai sekarang dan seterusnya aku akan selalu jujur ,,! ucap fadil tulus



***


sementara di tempat selly


tring..tring...


selly melihat nama panggilan "mamah" dari layar ponsel milik fadil


selly segera menjawab pertanyaan tersebut



hallo ,tante



ini selly ya ?



iya tante ini selly ,



kalian sudah dimana ?



ma'af tante selly gak bisa kesana teman selly dari jauh datang menemui ku !



terus fadilnya mana ?



oh tadi selly meminta bantuannya tuk mengantarkan pesanan selly , ma'af ya tante ! ucap selly beralasan yang sama seperti ucapannya pada Lia



oh begitu ya,,gak papa sayang gak perlu minta maaf segala ,nanti bilangin sama fadil segera jemput oma , beliau sudah menunggu di bandara,, !



biar selly aja yang jemput tante, takut kelamaan nunggu fadil ,



ah baiklah sayang,,jadi ngerepotin hhe



gak kok tante ! baiklah tante ,, sampai jumpa dirumah ,



percakapan berakhir ,vina sedari tadi mendengar langsung bertanya



gue dengar lo mau ke bandara ? jemput siapa ?



neneknya fadil beliau minta di jemput ,itu sebabnya fadil kesini atas keinginan mamahnya ,jemput aku buat bantuin beliau menyambut kedatangan nenek !



vin mau ikut aku atau ..!



ah gak sell ,gue pulang aja ?

__ADS_1



akhirnya mereka sama-sama keluar namun memiliki jalan masing-masing


vina pulang kerumahnya, di susul selly yang berbeda arah tujuan ke bandara



*****


jam 17.20 fadil melirik jam tangannya berencana ingin pulang namun ia mengurungkan niatnya ketika mendengar suara keroncongan dari perut Lia



krok krok..



"ups,,sepertinya ada yang kelaparan nih ? ledek fadil



"siapa juga yang kelaparan , mereka sedang dangdutan dalam perutku ,jadi itu tadi suara gendangnya ,!



"ada2 aja kamu ,yuk ?



kemana ?



ya cari makan lah,,biar dangdutannya berhenti di perut mu ! ucap fadil tertawa kecil



tanpa penolakan dari Lia , justru sebaliknya Lia malah nyelonong jalan duluan seolah ia yang mengajak makan


" kamu memang unik "gumam fadil



kedua sejoli itu berjalan sambil gandengan tangan sambil menikmati ramainya suasana sore yang dipadati para pejalan kaki lainnya



"kita kesana yuk !


Lia menunjuk kearah gerobak mamang sate yang mangkal di pinggiran jalan raya itu



fadil mengangguk pasrah dan mengiyakan saja kemauan wanitanya meski sebenarnya ia ingin menolak ,karna ia berniat mengajak Lia makan di tempat favoritnya











































__ADS_1


__ADS_2